Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA JALAN GUBERNUR SYARKAWI (SP. EMPAT HANDIL BAKTI – BYPASS BANJARMASIN) Adhi Surya; Muhammad Fikri Azhar; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5118

Abstract

Dinding penahan tanah adalah suatu konstruksi untuk menahan tekanan tanah lateral yang terjadi akibat adanya perbedaan tinggi antara permukaan tanah dan beban luar. Pasangan batu merupaan salah satu jenis dinding penahan tanah yang sering digunakan di lapangan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan desain pasangan batu pada bahu jalan untuk membantu menciptakan pelayanan jalan yang aman, nyaman dan lancar bagi pengguna jalan. Penelitian ini berlokasikan pada ruas Jalan Gubernur Syarkawi (Km 31+000 s.d Km 32+000). Ada dua tahap dalam penelitian ini, yaitu: 1) Mendesain dimensi pasangan batu, perhitungan tekanan tanah lateral dengan teori Rankine, selanjutnya kontrol stabilitas terhadap geser, guling dan keruntuhan daya dukung; 2) Perhitungan daya dukung ultimit cerucuk galam dengan memperhatikan efisensi tiang cerucuk galam. Hasil dari penelitian ini berupa : 1) desain pasangan batu tipe 1,40 m dengan kontrol stabilitas Fgs  = 13,98, Fgl  = 6,75,   F = 5,12, desain pasangan batu tipe 1,50 m dengan kontrol stabilitas Fgs = 8,17, Fgl = 5,85, F = 4,50, desain pasangan batu tipe 1,60 m dengan kontrol stabilitas Fgs = 5,69, Fgl = 5,13, F = 3,97; 2) desain fondasi tiang cerucuk galam sebanyak enam belas tiang galam berdiameter 8/12 cm, dan kedalaman tiang galam sebesar 6,00 m. Kata Kunci : Pasangan Batu, Cerucuk Galam, Dinding Penahan, Perencanaan
STUDI KEBUTUHAN AIR BAKU PDAM BANDARMASIH DI KECAMATAN BANJARMASIN BARAT KOTA BANJARMASIN Nasrullah Nasrullah; Adhi Surya; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.43 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1434

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan akan air bersih semakin meningkat. Hal ini disebabkan bertambahnya populasi masyarakat yang menghuni suatu kawasan. Kota Banjarmasin.memiliki luas wilayah 98,46 Km² yang terdiri dari 5 wilayah kecamatan dengan52 Kelurahan. Adapun Tujuan dari Penelitian ini adalah mengetahui Kebutuhan air Kecamatan Banjarmasin Barat selama 20 Tahun. Kemudian membandingkan Kapasitas intake dengan Kebutuhan air bersih tahun 2037. Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Kecamatan Banjarmasin Barat ini dapat dihitung setelah Pengumpulan data Jumlah Penduduk, Fasilitas umum, Cakupan Layanan, Kapasitas instalasi pengolahan air, kehilangan air dan jumlah penduduk terlayani. Adapun metode yang digunakan adalah metode aritmatik, geometrik, regresi linier, eksponensial dan Logaritmik. Berdasarkan dari perhitungan masing – masing metode proyeksi penduduk. Maka dipilih metode Logaritmik sebagai metode yang akan digunakan untuk proyeksi penduduk Kecamatan Banjarmasin Barat selama 20 Tahun dengan nilai korelasi sebesar 0,9964.
PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH PASAR DESA GUDANG TENGAH MELALUI KONSEP 3 R DAN TEKNOLOGI LINGKUNGAN Adhi Surya; Dewi Ariefah Noor
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.674 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i2.2675

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup yang terjadi di berbagai daerah pada saat ini adalah penurunan daya dukung lingkungan sebagai akibat rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain perubahan fungsi dan tatanan lingkungan, penurunan daya dukung lingkungan dan mutu lingkungan, tidak adanya keterpaduan pengelolaan sumber daya manusia, alam, dan buatan dalam pengelolaan lingkungan hidup antar berbagai pihak, kurang optimalnya pemanfaatan ruang kota, serta pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh adanya sampah. Tujuan suatu sistem pengelolaan sampah ialah mengkonversi sampah menjadi bahan yang berguna secara efisien dan ekonomis dengan dampak lingkungan seminimal mungkin. Untuk melakukan konversi sampah diperlukan adanya informasi tentang karakter sampah, karakter teknis teknologi konversi yang ada, karakter pasar dari produk pengolahan, implikasi lingkungan, persyaratan lingkungan, dan ketersediaan dana. Aktifitas pasar subuh desa gudang tengah dimulai dari jam 00.00 s.d. 08.00 WITA. Untuk aktifitas pasar tidak berhenti kecuali hari libur Agama Islam. Kebanyakan barang yang didagangkan adalah jenis sayur-mayur, buah-buahan dan ikan yang hidup. Terbukti dari sampah yang banyak adalah jenis sayur-mayur dan buah-buahan serta jenis sampah plastik. Pengelolaan Sampah Pasar melalui konsep 3R (Reduce-ReuseRecycle) dan Teknologi lingkungan. Oleh karena itu dipandang perlu untuk melakukan pengelolaan pasar subuh Desa Gudang Tengah Kabupaten Banjar dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin dengan mitra Desa Gudang Tengah Kabupaten Banjar.
KAJIAN KINERJA JALAN ADHYAKSA KOTA BANJARMASIN Adhi Surya; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3595

Abstract

Sebagai Kota Metropolitan yang ke Sembilan, Banjarmasin mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi yang cukup pesat, maka seiring dengan hal tersebut Pemerintah Kota  Banjarmasin merasa perlu untuk meningkatkan pelayanan bidang transportasi melalui kebijakannya dan menciptakan Kota Banjarmasin yang indah dan nyaman, dalam rangka mendukung fungsi kota sebagai pusat jasa dan bisnis dengan aktifitas perekonomian yang melayani sebagian regional wilayah kalimantan pada dua provinsi lainnya (Kaltim dan Kalteng). Jalan perlu dikembangkan sehingga dapat menjamin tersalurnya hasil produksi dari pusat-pusat produksi keluar wilayah melalui simpul-simpul distribusi utama. Kelengkapan jaringan jalan dalam arti khusus terbentuknya suatu jaringan secara hirarki baik arteri, kolektor maupun lokal lengkap dengan sistem yang teratur dengan baik merupakan syarat utama untuk mencapai efisiensi transportasi jalan raya. Ada satu genarator kuat di Jalan Adhyaksa yaitu kampus UNISKA MAB sebagai daya bangkit-tarik transportasi berupa roda dua dan roda empat. Sehingga pada waktu-waktu tertentu bisa terjadi penumpukan atau kemacetan akibat hambatan samping (kondisi parkir) dan pembuatan sistem satu arah jalur menuju Jalan Brigjen H.Hasan Basri dari Jalan Sultan Adam, Jalan Cemara Raya dan Jalan Cemara Ujung sehingga menambah beban lalu lintas Jalan Adhyaksa. Metodologi penelitian menggunakan penelitian deskriptif-kuantitatif yaitu melakukan survei volume lalu-lintas, kapasitas dan mengolah data volume lalu-lintas dengan microsoft excel untuk mendapatkan perhitungan Level of Service (LOS) atau Tingkat Pelayanan Ruas Jalan Adhyaksa berdasarkan MKJI 1997. LOS sebagai ukuran dari kinerja ruas jalan Adhyaksa.
ANALISIS EFEKTIVITAS KINERJA FLY OVER PADA SIMPANG BERSINYAL GATOT SUBROTO BANJARMASIN Robiatul Adawiyah; Adhi Surya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.011 KB)

Abstract

Simpang Gatot Subroto Banjarmasin merupakan simpang yang strategis karena menghubungkan arus lalu lintas dari dan menuju pusat perekonomian, perkantoran, dan pusat pendidikan. Simpang tersebut rawan terjadinya kemacetan dan kecelakaan karena mempunyai beberapa konflik arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi kinerja simpang Gatot Subroto setelah adanya fly over sekarang. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data berupa volume arus lalu lintas, kemudian dari data tersebut dilakukan analisis dengan Program KAJI untuk menentukan derajat kejenuhan (DS) dan tingkat pelayanan (LoS) simpang. Dari data hasil survei lalu lintas pada Simpang tersebut dengan program KAJI didapatkan hasil analisis kinerja simpang pada jam sibuk maksimum berupa DS adalah 0.874 dengan LoS adalah B. Dari perhitungan menggunakan KAJI untuk kondisi sekarang setelah adanya fly over maka direncakan dengan 2 fase pada simpang Gatot Subroto Banjarmasin didapat indeks tingkat pelayanan B dimana arus stabil, tetapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.
ANALISIS HUBUNGAN VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN ARUS LALU LINTAS DENGAN MEMBANDINGKAN METODE GREENSHIELD DAN METODE GREENBERG (Studi Empiris Ruas Jalan Ahmad Yani Km 37 Kota Banjarbaru) Muhammad Gunawan Perdana; Adhi Surya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11684

Abstract

Jalan Ahmad Yani adalah jalan utama yang menjadi akses penghubung antar kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam hal ini perlu dilakukan analisis hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model yang tepat dengan ruas jalan Ahmad Yani Km. 37 berdasarkan Model Greenshields dan Model Greenberg. Hasil analisis arah Banjarbaru menuju Martapura menggunakan Metode Greenshield diperoleh Qmaks = 1811,03smp/jam, Vm = 27,86 km/jam, dan D = 65,00 smp/km. Sedangkan menggunakan Metode Greensberg diperoleh Qmaks = 2686,34 smp/jam, Vm = 15,00 km/jam, dan D = 200 smp/km. Arah Martapura menuju Banjarbaru menggunakan Metode Greenshield diperoleh Qmaks=1817,05 smp/jam, Vm = 30 km/jam, dan D = 65,00 smp/km. sedangkan menggunakan Metode Greensberg diperoleh Qmaks = 2326,65 smp/jam, Vm = 18,61 km/jam, dan D sebesar 125smp/km. Metode yang tepat adalah Metode Greenshields dengan nilai koefisien determinasi R =0,892. Tingkat pelayanan yang didapat pada ruas jalan tersebut berada pada level C
Analysis of Employee Behavior in Improving the Quality of Hajj and Umrah Services in the Industry 4.0 and Society 5.0 Era at the Banjar Regency Office of the Ministry of Religious Affairs Erfan Maulana; Khuzai Khuzaini; Syahrial Shaddiq; Junaidy Junaidy; M. Irpan; Adhi Surya; Riki Welli Saputra; Sulastini Sulastini; Meitria Syahadatina Noor
Hut Publication Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Hut Publication Business and Management
Publisher : PT. Hanken SUkses Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The public service provided by the Office of the Ministry of Religious Affairs (Kemenag) in Banjar Regency focuses on facilitating Hajj and Umrah services. With the continuous increase in the number of prospective Hajj pilgrims in Banjar Regency, it is essential to provide quality services. Employees need to exhibit behavioral competencies to address challenges in the current era, encompassing three aspects: employee behavior in communication and social skills, adaptability and task completion, and technological skills. This research aims to analyze employee behavior in enhancing the quality of Hajj and Umrah services in the era of Industry 4.0 and Society 5.0 at the Ministry of Religious Affairs office in Banjar Regency. This qualitative research adopts a cross- sectional approach conducted over one month. Twenty respondents were selected using convenience sampling. Data were collected, transcribed, translated, and then subjected to directed content analysis to identify main themes. It is observed that employees' behavior in communication and social skills, as well as adaptability and task completion aspects, have been implemented effectively. However, the technological skills aspect is deemed suboptimal. There is a need for improvement in technological skills and a shift in mindset among employees to address the challenges of Industry 4.0 and Society 5.0.
Pemeriksaan Kelaikan Fungsi Bangunan untuk Keselamatan dan Keseimbangan Lingkungan pada Gedung Pabrik Pengolahan Udang Beku Irna Hendriyani; Rilia Rigina Mahargamitha; Adhi Surya
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3303

Abstract

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah dokumen penting yang dikeluarkan pemerintah daerah dan memastikan bahwa bangunan tersebut memenuhi persyaratan fungsionalitas sebelum digunakan. SLF sangat diperlukan untuk pabrik pengolahan udang beku sebagai salah satu persyaratan utama kegiatan produksi. Sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan konstruksi, kenyamanan dan kelayakan operasional bangunan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyelidiki kelayakan fungsi pabrik pengolahan udang beku dari berbagai aspek, termasuk struktur, arsitektur, manfaat, dan lingkungan. Pemeriksaan ini memberikan dasar untuk menentukan penyediaan rekomendasi struktur dan peningkatan jika cacat ditemukan dalam aspek -aspek tertentu. Inspeksi dilakukan dengan metode pengamatan langsung untuk mengumpulkan data tentang kondisi bangunan. Selain itu, pengujian hammer test dilakukan pada beberapa bagian struktur untuk menilai kekuatan dan kelayakan bahan bangunan. Data yang diperoleh diproses dalam pembuatan gambar terperinci. Ini akan digunakan untuk ulasan lebih lanjut dan analisis aspek kelayakan fungsional. Berdasarkan hasil pemeriksaan bangunan pabrik pengolahan udang beku masih laik digunakan dalam aspek struktural, konstruksi, manfaat, dan aspek lingkungan. Namun, ada beberapa rekomendasi perbaikan yang perlu dibuat, terutama dalam aspek penggunaan dan lingkungan, untuk meningkatkan kualitas dan keamanan operasi bangunan.