Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : EDUKASI

EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN LAYANAN MUTU PENDIDIKAN Ahmad Ahmad; Ali Murtopo
Jurnal Edukasi Vol 7 No 2 (2019): JURNAL EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v7i2.827

Abstract

Dalam penelitian ini, kajian pustaka berisi uraian tentang efektifitas kepemimpinan dalam peningkatan layanan mutu pendidikan. Konsep efektifitas (produktivitas) kepemimpinan, tinjauan mengenai layanan mutu pendidikan, kemitraan dalam peningkatan kualitas lembaga, maupun customer fokus merupakan pokok pembahasan ini. Dalam Meningkatkan Layanan Mutu Pendidikan. Keberadaannya teori merupakan kerangka berpikir dalam menganalisis dan membedah fenomena penelitian.Efektifnya kerja pimpinan, kuatnya sistem organisasi, dan mutu layanan pendidikan yang optimal telah menjadi kebutuhan - baik untuk keeksistensian lembaga maupun untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat.Untuk mewujudkan kepemimpinan yang efektif, dimulai dari pemaknaan terhadap figur seorang pimpinan. Pemimpin dimaknasi bukan hanya sekedar seorang manajer, tetapi lebih dari itu, dia adalah penggerak dan penghidup organisasi. Antara diri dan organisasinya harus menyatu untuk dibawa pada satu tujuan, yaitu cita-cita besar yang didinginkan bersama.Secara teoritis, suatu organisasi menjadi besar bila dipimpin oleh orang-orang yang memiliki sifat-sifat pemimpin yang ideal. telah merumuskan delapan sifat pemimpin yang ideal
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ahmad
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): JURNAL EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1106

Abstract

Metode pembelajaran berbasis masalah adalah pembelajaran dengan memperkenalkan permasalahan dunia nyata kepada siswa dan mendorongnya untuk mendalami permasalahan tersebut sehingga siswa dapat menyimpulkan sendiri atas situasi yang terjadi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:Untuk mengetahui apakahpenerapan metode pembelajaran berbasis masalah dapat memperbaiki hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat langkah, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil pembahasan dan analisa data dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sebesar 1350 atau rata-rata 75 pada siklus I, meningkat menjadi 1660 atau rata-rata 92,22. Artinya terjadi peningkatan sebesar 310 dengan rata-rata 17,22.Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I 12 orang siswa (66,67%), meningkat menjadi 17 orang siswa (94,44%), artinya terjadi peningkatan sebesar 5 orang siswa (27,27%).
PENGARUH PELAKSANAAN DESAIN PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR NEGERI 015 SIALANG JAYA KECAMATAN BATANG TUAKA. Ahmad
Jurnal Edukasi Vol 8 No 2 (2020): JURNAL EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i2.1166

Abstract

Keberadaan Pelaksanaan Pelaksanaan desain pembelajaran, berperan untuk lebih terarahnya suatu proses pembelajaran agar dapat menghantarkan peserta didik kepada tujuan pendidikan yang telah ditargetkan semula atau hasil belajar yang sesuai dengan apa yang menjadi kriteria kelulusan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan desain pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 015 Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka, serta dengan manfaat agar proses belajar mengajar menjadi menarik dan memberikan keefektifan dalam pembelajaran di Sekolah. Penelitian ini adalah penelitian Korelasi, subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa sedangkan objek penelitian adalah pengaruh pelaksanaan desain pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, populasi penelitian guru Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 1 orang dan siswa yang berjumlah 114 orang, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, observasi ini digunakan untuk melihat secara langsung tentang pelaksanaan desain pembelajaran dan dokumentasi digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, data dianalisis dengan menggunakan rumus Korelasi Pearson Product Moment. Dengan perbandingan nilai thitung dengan ttabel, maka terdapat selisih yang cukup signifikan antara kedua nilai tersebut. Di mana thitung> ttabel atau 5,614 > 2,132, maka dalam penelitian ini Ho ditolak, ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan desain pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 015 Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka.
GURU SEBAGAI SUPERVISOR PENDIDIKAN Ahmad Ahmad
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): JURNAL EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1728

Abstract

Supervisi pendidikan dapat diartikan sebagai bimbingan professional bagi guru-guru. Bimbingan professional merupakansegala usaha yang memberikan kesempatan bagi guru-guru untuk berkembang secara professional, sehingga mereka lebih maju lagi dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki dan meningkatkan proses belajar murid-muridnya. Berdasarkan banyak jenis pekerjaan yang dilakukan oleh guru-guru maupun para karyawan Pendidikan. Supervisi di dalam dunia pendidikan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu supervisi umum dan supervisi pengajaran. Disamping kedua jenis supervisi tersebut kita mengenal pula supervisi pendidikan memiliki esensi pada sebuah pembinaan dalam rangka membantu meningkatkan kegiatan proses belajar megajar guru dikelasnya dan dilaksanakan secara terprogram. Supervisi pendidikan dalam diartikan bahwa supervisi pendidikan merupakan bentuk pembinaan dalam peningkatan mutu pembelajaran yang dilakukan oleh guru agar dapat menuju kearah yang lebih baik. Fungsi dari supervisi pendidikan yaitu menyelenggarakan inspeksi (pengawasan), penilaian, latihan dan pembinaan. Tujuan supervisi pendidikan adalah untuk mengembangkan situasi belajar mengarah kearah yang lebih baikistilah supervisi klinis, pengawasan melekat, dan pengawasan fungsional.
INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASA PANDEMI COVID-19 Ahmad; Hasnawati; Hasirah
Jurnal Edukasi Vol 10 No 1 (2022): JURNAL EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v10i1.1970

Abstract

Konsep pembelajaran daring adalah bentuk inovasi, tentunya tidak dapat terlepas dari peran teknologi. Teknologi dapat mempermudah segala kebutuhan dalam proses belajar mengajar. Sejalan dengan pendapat Tounder yang mengatakan bahwa tegnologi digital dalam lembaga pendidikan sebagai sarana pendukung dalam pembelajaran, baik sebagai sarana dalam mengakses informasi sumber belajar ataupun sebagai sarana penunjang kegiatan belajar dan berkaitan dengan tugas. Seiring dengan perkembangan zaman teknologi semakin berkembang, saat ini banyak platform yang dapat membantu pelaksaan pembelajaran daring, Inovasi pembelajaran berupa teknologi pendidikan dapat diartikan sebagai teori dan praktik dalam merancang, mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan menilai proses dan sumber untuk belajar. Internet merupakan salah satu media yang relevan jika dimanfaatkan demi menunjang mutu pendidikan agama Islam. Karena dapat memberikan kemudahan dan kecepatan dalam menyampaikan informasi sehingga proses pembelajaran PAI dapat berjalan secara efektif dan efisien.
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DI MI AL ISLAMIYAH PULAU KIJANG KECAMATAN RETEH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nur Baidi; Ahmad
Jurnal Edukasi Vol 10 No 2 (2022): JURNAL EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kepala madrasah dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MI Al Islamiyah Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir, apa saja faktor penghambat dan faktor pendukung yang dihadapi dan upaya apa saja yang dilakukan kepala madrasah dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MI Al Islamiyah Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran kepala madrasah dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MI Al Islamiyah Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir, untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan faktor pendukung yang dihadapi dan untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan kepala madrasah dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MI Al Islamiyah Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan : Pertama, peran kepala madrasah dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MI Al Islamiyah Kabupaten Reteh Indragiri Hilir yaitu sudah terlaksana seperti mengadakan musyawarah, melibatkan warga madrasah, wali murid dan masyarakat untuk memberikan gagasan/ide/pendapat, dan saran untuk kemajuan madrasah, memberikan kesempatan para personil untuk meningkatkan kualitas melalui pelatihan, seminar, dan melanjutkan studi, dan melakukan segala sesuatu melalui semua proses sesuai dengan prosedur. Kedua, faktor penghambat dan faktor pendukung yang dihadapi kepala madrasah yaitu dana atau sumber data terbatas hanya mengandalkan dari dana BOS, dan tenaga ahli yang berkaitan dengan manajemen semua berfokus pada kepala sekolah, dan faktor pendukung yaitu mencari sumber dana kepada pihak pemerintah dan masyarakat dan terdapat beberapa guru melanjutkan studinya mengambil jurusan manajemen pendidikan sehingga akan mempermudah menjalankan madrasah dengan tidak berharapkan atau bergantung sepenuhnya kepada kepala sekolah. Ketiga, upaya yang dilakukan kepala madrasah yaitu mensosialisasikan konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) kepada seluruh warga madrasah, menganalisis situasi madrasah dan luar sekolah, merumuskan tujuan, memilih langkah-langkah pemecahan persoalan dan merealisasikan rencana yang telah dibuat dengan membuat program-program untuk merealisasikan rencana jangka pendek Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).