Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS AYAKAN TERHADAP SAMPEL TANAH PADA WILAYAH KADUN JAYA KM. 9 MIMIKA-PAPUA TENGAH Putri, Nilam Sry; Pakombong, Vhalentio; Item, Reinaldo
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.342

Abstract

Untuk mendapatkan kualitas tanah yang baik makan di lakukannya pengujian analysis ayakan. Pengujian analysis ayakan dapat di lakukan dengan bantuan Shieve Shaker atau bisa juga dengan cara shieve manual.Pada penelitian studi analysis ayakan dengan metode ASTM 422 menggunakan alat Shieve Shaker pada pengujian sempel tanah terhadap wilayah KM.9 Kampung Kadung Jaya.Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengetahui ukuran butir pada masing-masing ayakan dengan menggunakan alat Shieve Shaker sebagai keperluan pekerja sipil. Penelitian ini di lakukan pada bulan maret - mei 2024 pengolahan data ini di lakukan pada PT. SUCOFINDO Cabang Timika. Dari hasil penelitian yang di lakukan oleh penulis maka di ketahui bahwa pada kerikil (Gravel ) 0,09% pasir (sand) 35,46% sedangkan lumpur atau tanah liat (silit & clay) 64,45.
Penyerahan Miniatur Ganesa Batuan Sebagai Media Pembelajaran Siswa Kejuruan Geologi Pertambangan SMKS Energi dan Pertambangan Amamapare Putri, Nilam Sry
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/pakem_amata.v3i2.184

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengevaluasi dampak pemberian Miniatur Ganesa Batuan sebagai media pembelajaran di SMKS Energi dan Pertambangan Amamapare. Diharapkan dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dan juga siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kreativitas siswa dan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya. Miniatur Ganesa Batuan berhasil merangsang imajinasi siswa dan memberikan perspektif yang lebih dalam terhadap kearifan lokal. Selain itu, proyek ini memberikan dampak positif terhadap pengenalan seni dan budaya lokal di kalangan siswa, menciptakan rasa kebanggaan terhadap warisan budaya mereka. Implikasinya mencakup peningkatan kualitas pembelajaran di SMKS Energi dan Pertambangan Amamapare dan potensi perluasan proyek ke sekolah-sekolah lain. Meskipun terdapat beberapa tantangan selama pelaksanaan, pembelajaran yang diperoleh dapat menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang. Dengan demikian, pemberian Miniatur Ganesa Batuan di SMKS Energi dan Pertambangan Amamapare bukan hanya menciptakan pengalaman pembelajaran yang berbeda, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap apresiasi seni dan budaya lokal di lingkungan pendidikan kejuruan.
PEMBUATAN SUMUR BOR PERUMAHAN RAKYAT KELURAHAN KOMORO KABUPATEN MIMIKA, PAPUA TENGAH Rahim, Abd; Putri, Nilam Sry
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/pakem_amata.v4i2.345

Abstract

Salah satu sumber air bersih yang paling banyak digunakan oleh manusia adalah air tanah. Di Kelurahan Kamoro Jaya, banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih dengan mudah. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, mereka sering mengambilnya langsung dari sumber air terdekat, seperti sungai atau sumur-sumur biasa yang terkadang tidak dapat menyediakan air yang cukup. Air tanah menjadi salah satu alternatif penting dalam memperoleh pasokan air bersih. Namun, pembuatan sumur bor untuk masyarakat tidak selalu terjangkau dari segi biaya. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang lebih efektif dan ekonomis. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memanfaatkan air tanah melalui sumur bor sebagai sumber utama pasokan air bersih. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan untuk membangun sumur pengeboran sebagai alternatif pasokan air bersih yang lebih efisien dan terjangkau, menilai peran sumur bor dalam meningkatkan efisiensi distribusi air bersih di kawasan Dusun Kamoro Jaya, khususnya di fasilitas umum, serta mengkaji proporsi penggunaan air tanah dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di masyarakat, dibandingkan dengan penggunaan sumber air lain seperti air permukaan. Dengan program ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses air bersih secara lebih mudah dan terjangkau.
Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Data Sifat Fisik dan Mekanik pada Lereng Batuan di Jembatan Merah Punggawa D’Emba Kabupaten Gowa Arsdin, Dian Dwi Apriliyani; Syarifullah Bundang; Sumantri, Alifianty Delila Imani; Minarti; Putri, Nilam Sry
JFT : Jurnal Fisika dan Terapannya Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jft.v12i2.62912

Abstract

Slope stability analysis is essential to ensure human survival and serves as the basis for disaster mitigation and land-based spatial planning. One area with high landslide potential is the Jeneberang watershed, as evidenced by its frequent landslide history. The stability parameter of a slope is the Safety Factor (FK). The purpose of this study is to analyze the slope stability at the Punggawa D'Emba Red Bridge, Gowa Regency. The methods used in this study include analysis of the types of physical and mechanical properties of the rocks that make up the slope, analyzing the type of landslide using kinematic analysis and analysis of the Safety Factor value of Slide using Rocscience 6.0 Software. The results of this study indicate that if a landslide occurs, the type of landslide that occurs at the research location is a planar landslide type, a slope gradient of 52° and a Safety Factor value of 5.2. The slope at the study location shows a high slope Safety Factor value, this means that the slope is declared stable.
Geochemical and Mineralogical Analysis of Mining Tailings in Mimika Regency for Reutilization Potential Evaluation Nilam Sry Putri; Abd Rahim
ENERGY: JURNAL ILMIAH ILMU-ILMU TEKNIK Vol. 15 No. 2 (2025): ENERGY: JURNAL ILMIAH ILMU-ILMU TEKNIK (July-November 2025 Edition)
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/energy.v15i2.15213

Abstract

This study characterizes the geochemical, mineralogical, and morphological properties of mine tailings along the Kali Kabur River in Mimika Regency, Central Papua. The tailings, generated by mining activities, contain valuable metallic minerals, including iron (Fe), copper (Cu), and titanium (Ti). Using X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), and Scanning Electron Microscope–Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM–EDS), we identified major oxides (Fe₂O₃, SiO₂, CaO) and minerals (quartz, magnetite, ilmenite, chalcopyrite). Results indicate that the tailings possess potential for reutilization as secondary resources for metal extraction and as raw materials for iron sand production. This research provides novel insights into sustainable tailings management and offers guidance for local industries in the reutilization of mining waste, contributing to circular economy practices.
Analisis Karakteristik Dan Dampak Lingkungan Penambangan Rakyat Di Kawasan Kali Kabur, Timika, Papua Tengah Nilam Sry Putri
Jurnal Teknik AMATA Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v7i1.347

Abstract

Penambangan rakyat (artisanal and small-scale mining/ASM) di kawasan Kali Kabur, Timika, Papua Tengah berkembang pesat didorong oleh kandungan mineral logam pada sedimen fluvial daerah tersebut. Kegiatan ini umumnya menggunakan metode sluice box sederhana yang dioperasikan langsung di bantaran sungai. Studi ini dilaksanakan pada Februari 2026 dan bertujuan menganalisis karakteristik kegiatan penambangan rakyat serta dampaknya terhadap kualitas air dan kondisi sedimen Kali Kabur melalui pendekatan observasi lapangan sistematis. Pengamatan dilakukan terhadap kondisi fisik air sungai, morfologi dasar sungai, karakteristik sedimen, kondisi vegetasi riparian, dan luasan gangguan di area penambangan aktif, dibandingkan dengan zona tidak terganggu di hulu. Hasil observasi menunjukkan aktivitas penambangan menyebabkan peningkatan kekeruhan air yang signifikan, kerusakan morfologi dasar sungai berupa lubang galian dan terganggunya gravel bars alami, serta akumulasi material tailings di area kerja. Vegetasi riparian pada zona aktif mengalami degradasi nyata, sementara partikel sedimen halus berpotensi tersebar ke arah hilir. Diperlukan pengelolaan terstruktur dan pemantauan lingkungan berkelanjutan untuk meminimalkan dampak, dengan tetap memperhatikan aspek sosial-ekonomi komunitas penambang.
Strengthening Local Residents’ Capacity for Community-Based Environmental Monitoring in the Mining Area of Mimika, Central Papua Obed Patiung; Frederik Irsan Delu; Abd. Rahim; Nilam Sry Putri; Mapuay Menasye Theo Afasedanya; Oktavianty Batto
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (Agustus 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v4i2.1409

Abstract

Mimika Regency, Central Papua, is a socially and ecologically significant area due to its strong connection with mineral mining activities, which require local communities to have adequate environmental literacy and basic monitoring capacity. This community service program aimed to strengthen local residents’ understanding of mining-related environmental risks and improve their ability to conduct simple community-based environmental monitoring. The program was conducted in Atuka Village, Mimika Tengah District, Mimika Regency, Central Papua, involving 10 participants consisting of local residents, community leaders, youth representatives, and local community groups. A participatory-educational approach was applied through four stages: needs assessment, environmental literacy education, simple environmental monitoring training, and evaluation followed by action planning. The training materials covered mining-related environmental impacts, reclamation and post-mining concepts, simple water quality observation, dust and noise identification, and community-based environmental reporting. The results showed that participants’ understanding increased from an average pre-test score of 49.4 to an average post-test score of 79.8, indicating an improvement of 30.4 points. The program also produced a simple environmental monitoring sheet and an initial plan to establish a community-based environmental monitoring group. These findings indicate that practical environmental literacy training can serve as an initial empowerment model for promoting community participation, transparent communication, and sustainable environmental governance in mining-related areas.
Study Produksi Pembongkaran Batugamping Dengan Cara Peledakan Pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan Nilam Sry Putri; Ruth Bunga Ranggu
Jurnal Teknik AMATA Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v4i2.179

Abstract

Kegiatan penambangan Batukapur PT. SEMEN TONASA menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode Quarry. Target produksi yang ingin dicapai sebesar 31.202,38 Ton/hari. Permasalahan dalam penelitian ini adalah upaya pencapaian target produksi, sehingga dilakukan analisis lebih lanjut tetang seberapa besar efisiensi kerja, kemampuan alat bor, kecepatan pemboran serta produksi berdasarkan geometri actual dilapangan dan geometri peledakan yang sebaiknya diterapkan oleh perusahaan. Data hasil pengukuran dilapangan didapatkan efisiensi kerja alat bor sebesar 80,43%, dengan produksi lubang 105 lubang/hari untuk 3 unit alat bor furukawa HCR 1500-ED II. Kecepatan pemboran 1,13 meter/menit. Sedangkan geometri peledakan yang diterapkan dilapangan yaitu pada lokasi 3 steel, Burden (B) 3,89 meter, spacing (S) 5,29 meter, Kedalaman (H) 9,55 meter, Stemming (T) 1,46 meter, kolom isian (PC) 8,09 meter dan tinggi jenjang (L) 10,43 meter. Dimana jumlah produksi batu kapur yang dihasilkan sebesar 48.285Ton/hari.Blasting ratio 0,15 kg/ton. Jadi untuk mendapatkan 1 ton material terbongkar maka diperlukan bahan peledak sebanyak 0.15 kg.
Peran Administrasi Dalam Penyelenggaraan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) Dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Bagi Lulusan/Calon Lulusan Program Vokasi Di SMKS Amamapare  Energi Dan Pertambangan Mimika, Papua Tengah Nilam Sry Putri
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/qpbd0c38

Abstract

Kesenjangan antara kompetensi lulusan pendidikan vokasi dan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya di sektor jasa konstruksi, masih menjadi persoalan mendasar dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kegiatan pengabdian ini melaporkan pelaksanaan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi lulusan/calon lulusan program vokasi, yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bina Konstruksi Nusantara bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah 7 Jayapura dan SMK Amamapare Timika pada 29 Juni 2026. Uji kompetensi dilaksanakan untuk dua skema, yaitu Juru Gambar Pemula Konstruksi Jenjang 2 dengan 14 peserta dan Juru Ukur Konstruksi Jenjang 2 dengan 10 peserta, menggunakan metode observasi/praktik secara luring. Penulis berperan sebagai Administrasi Penunjang (onsite) yang bertugas mendukung kelancaran administrasi peserta, koordinasi dokumen asesmen, serta pendampingan teknis selama pelaksanaan uji di Tempat Uji Kompetensi (TUK). Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan administratif, pelaksanaan uji kompetensi berbasis observasi/praktik, dan pelaporan hasil kepada Direktur LSP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dukungan administrasi yang tertata menjadi salah satu faktor penentu kelancaran proses asesmen, mempercepat alur dokumentasi peserta-asesor, dan memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan vokasi, lembaga sertifikasi profesi, dan pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat di wilayah Papua Tengah