Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE

ANALISIS KEGIATAN SENAM RUTIN KELOMPOK B DI PAUD IT MINA ACEH BESAR Fitriani Fitriani; Liza Fidiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2424

Abstract

Kegiatan senam yang dilakukan secara rutin akan membantu proses perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimanakah proses pelaksanaan senam rutin dan faktor apa sajakah yang mendukung dan menghambat pelaksanaan senam rutin pada kelompok B PAUD IT Mina. Tujuan penelitian untuk menganalisis proses pelaksanaan senam rutin pada kelompok B dan untuk menganalisis faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan senam rutin pada kelompok B PAUD IT Mina. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif, yang menjadi subjek penelitian guru kelompok B berjumlah 2 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis kualitatif Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan beserta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan senam rutin pada kelompok B dilaksanakan setiap pagi selama 30 menit mulai pukul 07.50 sampai 08.20. Senam rutin menggunakan model demontrasi, yaitu guru memberikan contoh gerakan senam kepada anak  yang terdiri  dari  tiga latihan  yaitu  latihan pemanasan, latihan inti, dan latihan pendinginan. Faktor yang mendukung terlaksananya senam rutin di PAUD IT Mina tersedianya sarana dan prasarana sekolah, guru-guru yang kreatif menciptakan gerakan-gerakan senam. Sedangkan faktor yang menghambat keterlaksanaan senam rutin diantaranya masih menggunakan tafe recorder, dukungan orangtua masih rendah, dan tidak adanya instruktur senam yang profesional dimiliki PAUD IT Mina.Kata Kunci: analisis, senam rutin. Gymnastics activities carried out regularly will help the process of gross motor development of children aged 5-6 years. The formulation of the research problem is how the process of implementing routine exercise and what factors support and hinder the implementation of routine exercise in group B PAUD IT Mina. The purpose of the study was to analyze the process of implementing routine exercise in group B and to analyze the factors that support and hinder the implementation of routine exercise in group B PAUD IT Mina. This study used a qualitative design, which became the research subject of group B teachers totaling 2 people. The data collection instrument used interview sheets, observation and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman's qualitative analysis model, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusions along with verification. The results showed that the process of implementing routine exercise in group B was carried out every morning for 30 minutes from 07.50 to 08.20. Routine gymnastics uses a demonstration model, where the teacher gives examples of gymnastic movements to children which consists of three exercises, namely warm-up exercises, core exercises, and cool-down exercises Factors that support the implementation of routine gymnastics at PAUD IT Mina are the availability of school facilities and infrastructure, creative teachers create gymnastic movements. While the factors that hinder the implementation of routine gymnastics include still using a tafe recorder, low parental support, and the absence of a professional gymnastics instructor owned by PAUD IT Mina.Keywords: analysis, routine exercise.  
TAREK PUKAT ACEH: BENTUK EKSPRESI KEHIDUPAN MASYARAKAT PESISIR ACEH DAN UPAYA PEWARISANYA DI TK NEGERI 5 BANDA ACEH Fitriani Fitriani; Riza Oktariana; Liza Fidiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v9i1.3056

Abstract

Tari Tarek pukat diciptkan oleh Yuslizar pada tahun 1958 awalnya tarian ini diciptakan dalam rangka memeriahkan semangat masyarakat Aceh  dalam kongeres pemuda Aceh yang harus bangga dalam kesuburan di tanah  Aceh. Tari Tarek pukat diwariskan melalui pembelajaran di TK Negeri 5 Banda Aceh yang berada di pesisir Pantai Alue Naga. Tarian ini menceritakan tentang bagaimana kehidupan rakyat Aceh yang tinggal di pesisir pantai. Tarian tarek pukat biasanya di tarikan oleh 5 sampai 9 orang wanita, dan 4 atau 5 orang laki-laki. Berdasarkan keterangan tersebut, tujuan penelitian ini mengkaji ekspresi masyarakat pesisir Aceh sebagai media pembelajaran tari Tarek Pukat. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Lokasi penelitian di TK Negeri 5 Banda Aceh Jl. Tengku Meurah Tibang Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis. Hasil penelitian bahwa tari Tarek Pukat melalui gerak dan properti, yaitu, peuget pukat, tarek pukat,kayoeh,ikat taloe,pasoe engkot lam raga, puwoe engkot sebagai ekspresi masyarakat pesisir Aceh yang terdapat dalam kehidupan masyarakat pesisir Aceh . Berdasarkan hal yang tersebut, maka dapat dikatakan bahwa tari Tarek Pukat ini dapat membentuk karakter sosial berkerja sama, bersemangat optimis, konsisten dan loyal.Kata Kunci: Tarek Pukat, Ekspresi mayarakat AcehThe Tarek Pukat dance was created by Yuslizar in 1958. Initially this dance was created in order to enliven the spirit of the Acehnese people in the Acehnese youth congress who must be proud of fertility in the land of Aceh.The Tarek trawl dance was inherited through learning at the Banda Aceh 5 State Kindergarten which is on the coast of Alue Naga Beach. This dance tells about how the lives of the Acehnese people who live on the coast. The tarek trawl dance is usually danced by 5 to 9 women, and 4 or 5 men. Based on this information, the purpose of this research is to examine the expression of Acehnese coastal communities as learning media for the Tarek Pukat dance. The method used is qualitative. The research location is in TK Negeri 5 Banda Aceh Jl. Tengku Meurah Tibang, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. Data collection techniques used were observation, interviews, and document studies. The data validation technique uses source triangulation. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of the study show that the Tarek Pukat dance through motion and properties, namely, peuget pukat, tarek pukat, kayoeh, tie taloe, pasoe engkot lamraga, puwoe engkot as an expression of the Acehnese coastal community found in the life of the Acehnese coastal community. Based on this, it can be said that the Tarek Pukat dance can form the social character of working together, optimistic, consistent and loyal.Keywords: Tarek Pukat, Expression of the people of Aceh