Muhammad Yudi Ali Akbar
Universitas Al Azhar Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Konseling Islam Perannya Bagi Pemilihan Pasangan dan Kesiapan Pernikahan Rizqi Maulida Amalia; Muhammad Yudi Ali Akbar
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 1 Nomor 2 Agustus 2017
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v1i2.58

Abstract

Pernikahan merupakan prose's ikatan keluarga baru menuju keluarga masarakat secara Luas. Fenomena yang terjadi saat ini adalah prosentase perceraian meningkat. Hal ini ber dampak pada kondisi sosial pada umumnya seperti kesehatan, pekerjaan dan anak. Pada penelitian ini ingin melihat bagaimana peran Konseling Islam bagi persiapan pernikahan dan Pemilihan Pasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa Konseling Islam yang dilakukan pada peserta memberikan peran bagi pemahaman tentang pernikahan dan Pemilihan Pasangan secara Islami. Informan penelitian ini ialah pada mahasiwa Univ swasta di Jakarta.
Ketahanan Keluarga dan Kontribusinya Bagi Penanggulangan Faktor Terjadinya Perceraian Rizqi Maulida Amalia; Muhammad Yudi Ali Akbar; Syariful Syariful
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.95 KB) | DOI: 10.36722/sh.v4i2.268

Abstract

Abstrak - Faktor ketidak harmonisan di dalam keluarga menjadi salah satu sebab terjadinya perceraian keluarga. Ketidak harmonisan keluarga ini disebabkan oleh adanya pergeseran nilai perkawinan. Pasangan suami istri kurang memahami esensi tujuan pernikahan dan berkeluarga yang menjadi salah satu nilai dalam ketahanan keluarga. Hal itu menyebabkan adanya ketidakcocokan, perselisihan, akhlak yang buruk, cemburu dan gangguan fihak luar serta adanya faktor ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder berupa data dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Hasil kajian nya ialah (1). Diperlukan pemahaman kepada masyarakat tentang ketahanan keluarga agar setiap individu pasangan memahami konsep dan tujuan berumah tangga. (2). Optimalisasi lembaga BP4 dalam menjembatani penyelesaian konflik rumah tangga. (3).     Penguatan sendi keluarga dari berbagai aspek baik ekonomi maupun sosial dan lainnya agar dapat meminimalisir tingkat perceraian. Kata Kunci – Ketahanan keluarga, faktor cerai, pernikahan Abstract - Factors of disharmony in the family became one of the causes of family divorce. This family harmony is caused by a shift in marital values. Married couples lack understanding of the essence of the purpose of marriage and family which became one of the values in family resilience. It causes discrepancies, disputes, bad morals, jealousy and external interference and economic factors. This research used qualitative method. This research also used secondary data in the form of data from South Jakarta Religious Court. The results of study are (1). understanding of family resilience is needed so that each individual couple understand the concept and purpose of marriage, (2). Optimization of BP4 institutions in mediator the settlement of domestic conflict. (3). Strengthening family bond in every aspect (economy, social, etc) to decrease the divorce rate.   Keywords - Family resilience, divorce facto, marriage
The Development of Hadith Study in Islamic Boarding Schools and Islamic Higher Education in Indonesia Yuliharti, Yuliharti; Rahman, Rahman; Nafisah, Lailiyatun; Ridwan, Wawan Ahmad; Ali Akbar, Muhammad Yudi; Alfiah, Alfiah; Nurhaidah, Siti Nuri
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 12 No 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i1.8964

Abstract

The study of hadith as a source of Islamic teachings after the Qur’an is an important part of Islamic studies in Indonesia, both in Islamic boarding schools (pesantren) and Islamic higher education. The study of hadith at these two Islamic educational institutions has a different style. Hadith studies in pesantren are more focused on understanding the content of text (matan) of hadith by studying the traditions contained in the books of Riyad al-Salihin, Sahih al-Bukhori, Sahih Muslim and other books. Meanwhile, the study of hadith in Islamic higher education has experienced rapid development by focusing on the study of methodological mastery, for example, sanad and matan research methodologies. The books that are used as references are also more varied, such as the book of the tarikh al-ruwat, al-jarh wa al-ta'dil, rijal al-hadith, and other contemporary hadith books. This study aims to comprehensively reveal the development of hadith studies in these two Islamic educational institutions. This type of research is field research (field research). The data were collected by conducting a direct search in the field through the methods of interview, observation, and documentation. The data collected were analyzed and presented in a qualitative descriptive manner using a phenomenological approach. The research found that the study of hadith in Islamic boarding schools and Islamic higher education had different tendencies. These two tendencies need to be mapped so that they can be used as a model in comprehensively studying the Prophet's hadith.
POLITIK DAKWAH ROSULULLAH DALAM PIAGAM MADINAH DAN IMPLEMENTASINYA PADA SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA Adnan, Ahmad; Ali Akbar, Muhammad Yudi; Muhibudin, Muhibudin; Hidayat, Fikri Nur
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 4 No 2 (2024): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v4i2.699

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi Politik Dakwah Rasulullah dalam Piagam Madina dan penerapannya dalam sistem pemerintahan Indonesia. Metodologi penelitian mencakup analisis historis Piagam Madina serta kajian literatur terkait sistem pemerintahan Indonesia. Hasil penelitian mengidentifikasi kesinambungan nilai-nilai politik dakwah, seperti keadilan, pluralisme, dan kebebasan beragama, yang tercermin dalam prinsip-prinsip konstitusional dan kebijakan pemerintah Indonesia. Implementasi ini dapat ditemukan dalam langkah-langkah seperti promosi multikulturalisme, perlindungan hak asasi manusia, dan pengakuan terhadap keragaman budaya. Studi perbandingan juga mengungkapkan tantangan dan potensi pengembangan nilai-nilai politik dakwah di konteks Indonesia modern. Meskipun terdapat keterkaitan, ditemukan juga sejumlah kendala dalam implementasi, seperti isu keamanan dan interpretasi nilai-nilai agama. Sebagai implikasi, penelitian ini memberikan wawasan tentang relevansi dan kompleksitas politik dakwah dalam konteks kebijakan pemerintahan. Pengembangan lebih lanjut diharapkan untuk meningkatkan keberlanjutan nilai-nilai politik dakwah dalam mewujudkan pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai sejarah dapat membentuk landasan bagi pembangunan masyarakat yang beragam dan harmonis di Indonesia.
RELEVANSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM LEMBAGA DAKWAH Saparudin, Imam; Muhibuddin, Muhibuddin; Nurhaidah, Siti Nuri; Mudrika, Mudrika; Ali Akbar, Muhammad Yudi
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2025): September Al-idaroh
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v5i2.887

Abstract

In conducting da'wah, whether under the direction of another body or independently, education or training for Da'i is very important. As a conveyor of da'wah to the target group, da'i are obliged to carry out their duties professionally. Therefore, based on these arguments, it is important to obtain qualified or professional Da'i. This means that da'wah cannot just happen, it is not a simple act. Thorough planning is required before conducting da'wah, including placing people according to their respective fields of expertise. It is important for a Da'i to have the necessary skills to carry out their duties in the field of Da'wah. The results of this study emphasize the relevance of effective Da'wah competencies and Da'wah to the success of Da'wah organizations. This includes the ability to lead organizations effectively because they have technical, human, and conceptual skills, as well as the ability to apply and expand their mindset in Sharia administration