Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Konseling Islam Perannya Bagi Pemilihan Pasangan dan Kesiapan Pernikahan Rizqi Maulida Amalia; Muhammad Yudi Ali Akbar
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 1 Nomor 2 Agustus 2017
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v1i2.58

Abstract

Pernikahan merupakan prose's ikatan keluarga baru menuju keluarga masarakat secara Luas. Fenomena yang terjadi saat ini adalah prosentase perceraian meningkat. Hal ini ber dampak pada kondisi sosial pada umumnya seperti kesehatan, pekerjaan dan anak. Pada penelitian ini ingin melihat bagaimana peran Konseling Islam bagi persiapan pernikahan dan Pemilihan Pasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa Konseling Islam yang dilakukan pada peserta memberikan peran bagi pemahaman tentang pernikahan dan Pemilihan Pasangan secara Islami. Informan penelitian ini ialah pada mahasiwa Univ swasta di Jakarta.
Ketahanan Keluarga dan Kontribusinya Bagi Penanggulangan Faktor Terjadinya Perceraian Rizqi Maulida Amalia; Muhammad Yudi Ali Akbar; Syariful Syariful
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.95 KB) | DOI: 10.36722/sh.v4i2.268

Abstract

Abstrak - Faktor ketidak harmonisan di dalam keluarga menjadi salah satu sebab terjadinya perceraian keluarga. Ketidak harmonisan keluarga ini disebabkan oleh adanya pergeseran nilai perkawinan. Pasangan suami istri kurang memahami esensi tujuan pernikahan dan berkeluarga yang menjadi salah satu nilai dalam ketahanan keluarga. Hal itu menyebabkan adanya ketidakcocokan, perselisihan, akhlak yang buruk, cemburu dan gangguan fihak luar serta adanya faktor ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder berupa data dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Hasil kajian nya ialah (1). Diperlukan pemahaman kepada masyarakat tentang ketahanan keluarga agar setiap individu pasangan memahami konsep dan tujuan berumah tangga. (2). Optimalisasi lembaga BP4 dalam menjembatani penyelesaian konflik rumah tangga. (3).     Penguatan sendi keluarga dari berbagai aspek baik ekonomi maupun sosial dan lainnya agar dapat meminimalisir tingkat perceraian. Kata Kunci – Ketahanan keluarga, faktor cerai, pernikahan Abstract - Factors of disharmony in the family became one of the causes of family divorce. This family harmony is caused by a shift in marital values. Married couples lack understanding of the essence of the purpose of marriage and family which became one of the values in family resilience. It causes discrepancies, disputes, bad morals, jealousy and external interference and economic factors. This research used qualitative method. This research also used secondary data in the form of data from South Jakarta Religious Court. The results of study are (1). understanding of family resilience is needed so that each individual couple understand the concept and purpose of marriage, (2). Optimization of BP4 institutions in mediator the settlement of domestic conflict. (3). Strengthening family bond in every aspect (economy, social, etc) to decrease the divorce rate.   Keywords - Family resilience, divorce facto, marriage
Reorientasi Strategi dan Tantangan Pembelajaran PAI Era Revolusi Industri 5.0: Reorientasi Strategi dan Tantangan Pembelajaran PAI Firman Mansir; Achmad Ushuluddin; Anisa Rahmadani; Muhammad Yudi Ali Akbar; Abdullah Hakam Shah; Harmathilda Harmathilda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4149

Abstract

This study aims to analyze new strategies in religious education in the digital age. The effectiveness and efficiency of learning are influenced by the accuracy of selecting the learning strategy. The research method employed is a qualitative approach, whereby data is collected through document searches to identify patterns of learning strategies. Analysis is then conducted using Holsti's content analysis, concluding the objective, systematic, and measurable identification of message characteristics. The results of the study confirm that religious education in madrasas has its own characteristics and methods for achieving learning objectives, so that PAI teachers must be able to determine the appropriate and effective models and strategies. In addition, the current learning effectiveness patterns are not yet fully effective, possibly due to a lack of creativity or new strategies to be applied during learning. The digital era has given rise to many learning systems that are conducted virtually and offline, which have a positive impact on the learning process, but also have a negative impact. This is due to several factors that hinder the virtual and offline learning process. Thus, in response to the advances of the digital era, religious education in madrasahs needs to develop new strategies for PAI teachers in implementing their teaching, with the aim and hope that learning can be carried out productively and effectively.
POLITIK DAKWAH ROSULULLAH DALAM PIAGAM MADINAH DAN IMPLEMENTASINYA PADA SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA Ahmad Adnan; Muhammad Yudi Ali Akbar; Muhibudin Muhibudin; Fikri Nur Hidayat
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 4 No 2 (2024): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v4i2.699

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi Politik Dakwah Rasulullah dalam Piagam Madina dan penerapannya dalam sistem pemerintahan Indonesia. Metodologi penelitian mencakup analisis historis Piagam Madina serta kajian literatur terkait sistem pemerintahan Indonesia. Hasil penelitian mengidentifikasi kesinambungan nilai-nilai politik dakwah, seperti keadilan, pluralisme, dan kebebasan beragama, yang tercermin dalam prinsip-prinsip konstitusional dan kebijakan pemerintah Indonesia. Implementasi ini dapat ditemukan dalam langkah-langkah seperti promosi multikulturalisme, perlindungan hak asasi manusia, dan pengakuan terhadap keragaman budaya. Studi perbandingan juga mengungkapkan tantangan dan potensi pengembangan nilai-nilai politik dakwah di konteks Indonesia modern. Meskipun terdapat keterkaitan, ditemukan juga sejumlah kendala dalam implementasi, seperti isu keamanan dan interpretasi nilai-nilai agama. Sebagai implikasi, penelitian ini memberikan wawasan tentang relevansi dan kompleksitas politik dakwah dalam konteks kebijakan pemerintahan. Pengembangan lebih lanjut diharapkan untuk meningkatkan keberlanjutan nilai-nilai politik dakwah dalam mewujudkan pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai sejarah dapat membentuk landasan bagi pembangunan masyarakat yang beragam dan harmonis di Indonesia.
The Integration of Psychology in Digital Da'wah Strategies as a Medium for Islamic Education Muhammad Yudi Ali Akbar; Giri Cahyono; Dede Fahruroji; Mudrikatul Arafah
Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jspai.v2i1.1656

Abstract

This study examines the integration of psychological principles into digital daʿwah strategies as an effective medium for Islamic education in the modern era. The rapid development of social media and digital technology has transformed the way religious messages are delivered and received, particularly among younger audiences. By incorporating psychological approaches such as understanding audience behavior, motivation, emotional engagement, and cognitive processes, digital daʿwah can become more persuasive, relevant, and impactful. This research employs a qualitative approach through systematic literature review and analysis of contemporary digital daʿwah practices. The findings suggest that the application of psychology in content design, communication style, and message framing enhances audience engagement and facilitates deeper understanding of Islamic teachings. Furthermore, digital platforms offer interactive and accessible spaces that support continuous learning and spiritual development. The integration of psychology into digital daʿwah strategies plays a crucial role in strengthening Islamic education by making it more adaptive, engaging, and responsive to the needs of the digital generation. This approach not only improves the effectiveness of daʿwah but also contributes to the formation of positive attitudes and behaviors aligned with Islamic values.
Sistem Pendidikan dan Perlindungan Anak yang Preventif di Indonesia: Perspektif HAM Firman Mansir; Harmathilda; Muhammad Yudi Ali Akbar; Anisa Rahmadani; Achmad Ushuluddin
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8520

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji urgensi penguatan sistem pendidikan dan mekanisme perlindungan anak yang bersifat preventif melalui perspektif Hak Asasi Manusia (HAM), selain itu artikel ini mengungkapkan bahwa lahirnya berbagai konflik dan kekerasan tentang anak-anak yang ada di Indonesia, berawal dari kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan anak. Selain itu kurangnya nilai-nilai akhlak yang berakar dari pendidikan Islam tidak maksimal dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berbasis kajian literatur terhadap regulasi nasional, instrumen HAM internasional serta riset-riset terkini mengenai implementasi pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia. Karena itu, perlu adanya pencegahan dan penanganan yang sesuai dengan realita sehingga konflik dan kekerasan dapat terselesaikan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan preventif harus diwujudkan melalui penguatan kurikulum berbasis HAM, peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan berperpektif hak anak, serta penyediaan sistem pelaporan dan pengawasan yang mudah diakses dan responsif. Dengan demikian, beberapa faktor perlu dipahami bersama bahwa faktor tersebut yang mampu mengentaskan berbagai kasus kekerasan dan mampu memberikan perlindungan terhadap anak. Abstract. This study emphasizes the urgency of enhancing the educational system and implementing preventive measures for child protection. Additionally, it shows that a lack of parental attention to child development is the root cause of many conflicts and acts of violence affecting children in Indonesia. Furthermore, the learning process at educational institutions often fails to maximize moral principles rooted in Islamic education. Through a review of national laws, international human rights treaties, and current research on education and child protection in Indonesia, this study adopts a qualitative approach. Therefore, effective prevention and intervention strategies are necessary to resolve conflicts and violence. The study highlights that achieving a preventive strategy requires strengthening a human rights-based curriculum, improving teachers' competence in child rights education, and establishing accessible, responsive reporting and monitoring systems. It is also vital to understand that these factors collectively have the potential to eliminate various forms of violence and protect children.