Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KKNI Curriculum Management at Islamic Education Management Study Program UIN Raden Fatah Palembang Rita Yulia Anggraini; Julius Julius; Wawan Ahmad Ridwan; Halimatun Syakdiah; St. Humaerah Syarif
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.738 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6072

Abstract

This study aims to determine the management of the KKNI Curriculum at the Islamic Education Management Study Program at UIN Raden Fatah Palembang. The type of research used is qualitative research, with a descriptive approach. Data were collected through observation and interview techniques. This study shows that the KKNI curriculum management at the Islamic Education Management Study Program at UIN Raden Fatah Palembang has been running well. This is influenced by human resources, leadership support (Deans to Chancellors), and the MPI UIN Raden Fatah Palembang study program which received A accreditation. In addition, all lecturers and students gave an excellent response to the implementation of the KKNI in the MPI UIN Raden Fatah Palembang study program to improve the quality of students.
Strategy in Conserving and Marketing Songket Woven Fabrics at Kota Daro I Village I Dewa Gede Ari Pemayun; H. Wawan Ahmad Ridwan; Khairiyatun Sholihah; Nasrullah Nasrullah; Putri Hana Pebriana
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023478

Abstract

This research was conducted to provide information on how to preserve and market songket woven fabrics so they can be widely spread in various cities and abroad. Based on the results of the research conducted, the results show that there are three strategies in preserving songket woven fabric in Kota Daro 1 Village, namely 1) successive strategies, namely efforts to preserve and respect traditional wisdom and local cultural values; 2) educational strategies, namely strategies that produce social actors who are appropriate and able to receive the inheritance of social groups, and can improve hierarchical levels; and 3) economic investment strategy, namely efforts to maintain capital or increase various types of capital, namely the accumulation of economic capital and social capital. Meanwhile, in marketing, songket has woven fabric in Kota Daro 1 Village; the artisans carried out a marketing strategy through promotions on social media and word of mouth. However, due to the limited Internet network and the ability of artisans to use social media to market songket woven fabrics, the marketing was not optimal
Pengaruh Permainan Game Online Terhadap Perkembangan Disiplin dan Prestasi Siswa (Studi Kasus di SMPN 2 Pasawahan Kabupaten Kuningan) Mohammad Syahru Assabana; Cecep Sumarna; Wawan Ahmad Ridwan
Journal Social and Humaniora Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/PJIIB.2023.v23.i02.p05

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat bebeapa kemajuan di bidang teknologi. Perkembangan teknologi tersebut memberikan dampak positif di berbagai bidang termasuk dalam bidang Pendidikan. Namun perkembangan teknologi yang pesat tersebut tidak diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkannya. Game Online merupakan salah satu produk teknologi yang pada saat ini memberikan dampak negative terhadap dunia Pendidikan dikarenakan kurangnya minat belajar siswa dikarenakan kecanduan bermain game online tersebut. Masalah penelitian ini adalah seberapa besar motivasi siswa SMPN 2 Pasawahan bermain game online, seberapa tinggi pengaruh permainan game online terhadap perkembangan disiplin siswa, seberapa tinggi pengaruh permainan game online terhadap prestasi siswa, dan upaya apa yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi siswa kecanduan game online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar motivasi siswa SMPN 2 Pasawahan bermain game online, seberapa tinggi pengaruh permainan game online terhadap perkembangan disiplin siswa, seberapa tinggi pengaruh permainan game online terhadap prestasi siswa, dan upaya apa yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi siswa kecanduan game online. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 60 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket dan wawancara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Hasil uji t hitung menunjukkan bahwa nilai t hitung adalah -10.377 serta nilai signifikansi 0.000 atau kurang dari 0.05. nilai koefisien dari X1 (Game Online) adalah -0.110 sehingga dapat disimpulkan bahwa game online memiliki pengaruh negative dan signifikan terhadap perkembangan disiplin dan prestasi siswa.
Palu Kana Mapande Dalam Pembinaan Perilaku Beragama Pascagempa Andi Anirah; St Syamsudduha; Wawan Ahmad Ridwan; Sitti Nadirah; Aniati Aniati; Siti Maulidah
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2900

Abstract

Palu Kana Mapande (PKM) merupakan salah satu program pembinaan perilaku beragama peserta didik. Program ini dilatar belakangi oleh keinginan pemerintah Kota Palu untuk membangun generasi muda yang berakhlaq mulia, taat beribadah, memiliki kepribadian yang baik, pengendalian diri, dan memiliki kecerdasan. Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada kurikulum dan buku ajar yang telah disusun oleh Tim yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan Kota Palu. Pembelajaran terdiri dari kegiatan awal, inti dan penutup. pembelajaran diawali dengan doa bersama, asmaul khusna, membaca dan menulis pelajaran, menghafal surah-surah pendek, menghafal bacaan shalat, dan terakhir doa bersama sebelum mengakhiri pembelajaran. Hasil pelaksnanan program PKM terlihat pada meningkatnya kemampuan peserta didik membaca dan menulis al-Qur’an, berakhlak mulia, rajin melaksanakan shalat, tartil juz 30, hafal surah-surah pendek dan doa-doa harian. Hasil ini diperoleh dari tes lisan, tulisan dan tes praktek. Implikasi dari penelitian: a. Pemerintah segera membangun sarana dan prasarana pembelajaran; menetapkan aturan (PERDA) agar program ini berkelanjutan, b. Mengintegrasikan materi PKM dengan ayat al-Qur’an yang berwawasan mitigasi bencana, c. Pentingnya membangun kerjasama dengan perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum darurat bencana, pelibatan Volunter (relawan), LSM dan Organisasai keagamaan, kerjasama semua pihak untuk lebih mendorong dan mengasah potensi peserta didik, sehingga terbentuk generasi kuat, dan berakhlak mulia.
Palu Kana Mapande Dalam Pembinaan Perilaku Beragama Pascagempa Andi Anirah; St Syamsudduha; Wawan Ahmad Ridwan; Sitti Nadirah; Aniati Aniati; Siti Maulidah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2900

Abstract

Palu Kana Mapande (PKM) merupakan salah satu program pembinaan perilaku beragama peserta didik. Program ini dilatar belakangi oleh keinginan pemerintah Kota Palu untuk membangun generasi muda yang berakhlaq mulia, taat beribadah, memiliki kepribadian yang baik, pengendalian diri, dan memiliki kecerdasan. Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada kurikulum dan buku ajar yang telah disusun oleh Tim yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan Kota Palu. Pembelajaran terdiri dari kegiatan awal, inti dan penutup. pembelajaran diawali dengan doa bersama, asmaul khusna, membaca dan menulis pelajaran, menghafal surah-surah pendek, menghafal bacaan shalat, dan terakhir doa bersama sebelum mengakhiri pembelajaran. Hasil pelaksnanan program PKM terlihat pada meningkatnya kemampuan peserta didik membaca dan menulis al-Qur’an, berakhlak mulia, rajin melaksanakan shalat, tartil juz 30, hafal surah-surah pendek dan doa-doa harian. Hasil ini diperoleh dari tes lisan, tulisan dan tes praktek. Implikasi dari penelitian: a. Pemerintah segera membangun sarana dan prasarana pembelajaran; menetapkan aturan (PERDA) agar program ini berkelanjutan, b. Mengintegrasikan materi PKM dengan ayat al-Qur’an yang berwawasan mitigasi bencana, c. Pentingnya membangun kerjasama dengan perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum darurat bencana, pelibatan Volunter (relawan), LSM dan Organisasai keagamaan, kerjasama semua pihak untuk lebih mendorong dan mengasah potensi peserta didik, sehingga terbentuk generasi kuat, dan berakhlak mulia.
Noble Character Building at Widya Kusuma Islamic Kindergarten, Saladara, Cirebon, Indonesia Ahmad Ridwan, Wawan; Rindanah, Rina; Dumilah, Ratna; Leti, Gratia; Yusup, Muhammad
Jurnal Edusci Vol 1 No 3 (2024): Vol.1 No.3 Januari 2024
Publisher : Annpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/edusci.v1i3.169

Abstract

Prophet Muhammad was given the task of forming akhlakul karimah by Muslims. The next generation will be strong and resilient if they have noble character. Character-building programs are the most critical need in Indonesia ahead of Indonesia Emas 2045. The basis of character education in the Islamic perspective is the holy book of the Qur'an and the Hadith of the Prophet. The Qur'an is the basis of all areas of life, including moral matters. The character-building program at Widya Kusuma Saladara Islamic Kindergarten includes three successes, six noble phobias, four ropes of faith, three principles of cooperation, four maqodirulloh, four spinning wheels, and five conditions of harmony and compactness. This program is instilled from an early age, from kindergarten to early childhood education, so that akhlakul karimah will be formed in adolescence and adulthood and ready to become future leaders.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran SKI Kelas XI di MA Manba’ul Huda Majalengka Humaedi Fadilah; Muslihudin; Wawan Ahmad Ridwan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1365

Abstract

Model Peembelajaran Inquiry adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada aktifitas siswa di dalam kelas dengan bentuk langkah-langkah penerapan materi yang diajarkan di dalam kelas sesuai dengan tahapan-tahapan Inquiry. Model Pembelajaran Inquiry yang diterapkan pada mata pelajaran SKI kelas XI di Madrasah Aliyah Manba’ul Huda Cisambeng Palasah Majalengka sudah sesuai dengan kurikulum 2013 yang mengharuskan pembelajaran dengan pendekatan student centered atau siswa yang harus aktif dalam kegiatan pembelajaran. Maka dari itu Model Pembelajaran Inquiry ini menjadi menarik untuk dikaji dan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Inquiry terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari hasil analisis, menunjukan bahwa pengelolaan Model Pembelajaran Inquiry di kelas XI MA Manba’ul Huda berjalan sistemastis dan kondusif, dengan kondusifitas pembelajaran tersebut diharapkan minat dan hasil belajar siswa menjadi meningkat.
Dampak Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Canva Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Yeni Indriyani; Muslihudin; Wawan Ahmad Ridwan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1369

Abstract

Problem Based Learning merupakan model pembelajaran berbasis masalah dengan Langkah-langkah orientasi peserta didik pada masalah, mengorganisasi peserta didik untuk belajar, membimbing pengalaman individua tau kelompok, mengembangkan dan menyajikan karya serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantuan canva yang diterapkan pada mata pelajaran SKI kelas X di MAN 1 Kota Cirebon sudah sesuai dengan kurikulum merdeka yang mengharuskan pembelajaran dengan pendekatan student centered atau siswa yang harus aktif dalam kegiatan pembelajaran. Maka dari itu Model Pembelajaran PBL ini menjadi menarik untuk dikaji dan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penggunaan model pembelajaran PBL terhadap peningkatan kemampuan berfikir krits peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Canva mendapat respon yang tinggi dari peserta didik, terlihat dari peningkatan kemampuan berfikir kritis yang diamati melalui observasi dan angket. Sebelum penerapan Problem Based Learning, kemampuan berfikir kritis peserta didik termasuk dalam kategori kurang, dengan skor pretes terendah 10 dan rata-rata 43,75. Namun, setelah menggunakan Problem Based Learning, skor post tes menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor terendah 70, tertinggi 100, dan rata-rata 80,79. dan nalisis hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,017 dengan taraf signifikan α = 0,05.
Pendidikan Keluarga dalam Mencegah Dampak Fatherless Perspektif Mubadalah Ririn Khairunnisa; Septi Gumiandari; Wawan Ahmad Ridwan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1393

Abstract

Pendidikan keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan utama bagi seorang anak. Karena itu kewajiban orang tua terhadap anaknya bukan hanya sekedar memberi dan memenuhi kebutuhan lahiriah saja akan tetapi yang lebih utama adalah menerapkan pendidikan keluarga kepada anak sedini mungkin, karena pendidikan keluarga yang diterimanya ketika ia masih kecil akan sangat berpengaruh terhadap pengalaman agamanya setelah dia menjelang dewasa, sehingga anak-anak menjadi anak yang shaleh. Dalam penerapannya maka kedua orangtua harus menerapkan prinsip mubadalah (kesalingan). Ayah maupun ibu harus saling bekerjasama, membantu, dan bahu membahu dalam mendidik anak-anaknya. Maka akan terciptanya keluarga yang utuh dan harmonis dan mengupayakan tidak terjadinya fenomena fatherless. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pendidikan keluarga dalam mencegah dampak fatherless perspektif mubadalah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan menggabungkan dua jenis yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian ini yaitu : 1) Terdapat lima faktor penyebab terjadinya fatherless di desa Kecomberan yaitu; cerai hidup, cerai mati, pola asuh tradisional akibat sistem patriarki, ayah melakukan kekerasan dan Inner child yaitu kenangan buruk yang tersimpan akibat terjadinya permasalahan orangtuanya. 2) Berdasarkan hasil wawancara informan mengalami dampak fatherless seperti: perasaan iri, sedih, depresi, trauma, kesepian, kesulitan bersosialisasi, ekonomi tidak stabil, mengalami kenakalan remaja dan mengalami tidak semangat dalam menjalani hidup.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android dalam Meningkatkan Minat Belajar dan Hasil Belajar Siswa Abdun Haqiqi; Wawan Ahmad Ridwan; Akhmad Affandi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1407

Abstract

Menggunakan media pembelajaran sejak awal sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman materi. Media pembelajaran juga mampu meningkatkan minat dan motivasi siswa. Ketika siswa tertarik dan memanfaatkan media pembelajaran, hasil belajar mereka cenderung meningkat. Dengan kata lain, media pembelajaran berkaitan erat dengan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran berbasis Android terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih kelas X. Peneliti menggunakan metode kuantitatif Research and Development dengan mengumpulkan data melalui kuesioner serta pretest dan posttest, kemudian menganalisisnya menggunakan regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis, pengembangan media pembelajaran berbasis Android termasuk dalam kategori baik dengan skor 89,8%. Minat belajar siswa juga berada dalam kategori baik dengan skor 81,2%. Hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen pada pretest adalah 38,24 dan meningkat menjadi 83,09 pada posttest. Sementara itu, di kelas kontrol, nilai rata-rata pretest adalah 38,24 dan posttest adalah 59,71. Ada pengaruh pengembangan media pembelajaran berbasis Android terhadap minat belajar siswa dengan korelasi sebesar 23,4%, yang menunjukkan korelasi rendah. Selain itu, pengaruh terhadap hasil belajar siswa juga memiliki korelasi sebesar 23,8%, yang juga menunjukkan korelasi rendah.