Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Implementa Husada

Edukasi Masalah Nutrisi Selama Pandemi Covid-19 kepada Ikatan Remaja Masjid Al Rasyid (Ikrama) Bandar Khalipah Medan Eka Febriyanti; Des Suryani; Ratih Yulistika Utami
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i2.5024

Abstract

Pandemi COVID 19 sudah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mulai dari kesehatan, pendidikan, serta social-ekonomi masyarakat. Hal ini juga turut mempengaruhi masalah nutrisi atau pangan yang belum banyak disadari dampaknya oleh masyarakat. Edukasi masalah nutrisi selama pandemi COVID 19 ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap masyarakat sehingga dapat menanggulanginya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan secara virtual melalui aplikasi zoom kepada ikatan remaja masjid Al Rasyid (IKRAMA) Bandar khalipah. Sebanyak 17 peserta kegiatan mendapatkan edukasi berupa pemaparan materi dan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan menjelaskan pentingnya menerapkan gizi seimbang dan gaya hidup sehat untuk menjaga daya tahan tubuh selama pandemi. Kegiatan ini berdampak positif bagi peserta karena menambah pemahaman mengenai kesiapsiagaan nutrisi menghadapi pandemi COVID 19.
Edukasi Manfaat Mengkonsumsi Buah terhadap Kondisi Obesitas di Lingkungan I Teladan Barat Annisa Fadhila Apshal; Eka Febriyanti
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11801

Abstract

Abstrak[U1] : Obesitas atau kelebihan berat badan terjadi akibat penimbunan lemak yang berlebih baik pada remaja hingga usia dewasa yang dapat menjadi mencetus terjadinya penyakit kronis dan degeneratif. Pola makan adalah perilaku penting dalam mempengaruhi keadaan gizi seseorang. Buah adalah makanan yang penting bagi tubuh manusia karena memiliki kandungan mineral dan vitamin serta antioksidan yang bisa meningkatkan imunitas dan resistensi terhadap infeksi, selain itu buah juga mengandung serat. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bagi masyarakat Linkungan I Kelurahan Teladan Barat tentang pentingnya mengkonsumsi buah buahan maupun sayuran, yang dimana masyarakat yang berada di Lingkungan I Kelurahan Teladan Barat merupakan penduduk usia dewasa dan lansia yang berisiko mengalami penyakit kronis dan degeneratif. Status gizi masyarakat di peroleh dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis seperti kadar gula darah (KGD), tekanan darah dan penimbangan berat badan serta tinggi badan. Dari 34 orang yang dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil pra-hipertensi (11,7%), hipertensi tingkat 1 (23,5%), hipertensi tingkat 2 (8,8%), obesitas (17,6%), overweight (32,3%), hiperglikemia (20,5%) dan underweight (2,9%). Edukasi dilakukan dengan penyuluhan mengenai pentingnya buah buahan, serta pemberian makanan tambahan berupa buah-buahan.Abstrak[U1] : Obesitas atau kelebihan berat badan terjadi akibat penimbunan lemak yang berlebih baik pada remaja hingga usia dewasa yang dapat menjadi mencetus terjadinya penyakit kronis dan degeneratif. Pola makan adalah perilaku penting dalam mempengaruhi keadaan gizi seseorang. Buah adalah makanan yang penting bagi tubuh manusia karena memiliki kandungan mineral dan vitamin serta antioksidan yang bisa meningkatkan imunitas dan resistensi terhadap infeksi, selain itu buah juga mengandung serat. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bagi masyarakat Linkungan I Kelurahan Teladan Barat tentang pentingnya mengkonsumsi buah buahan maupun sayuran, yang dimana masyarakat yang berada di Lingkungan I Kelurahan Teladan Barat merupakan penduduk usia dewasa dan lansia yang berisiko mengalami penyakit kronis dan degeneratif. Status gizi masyarakat di peroleh dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis seperti kadar gula darah (KGD), tekanan darah dan penimbangan berat badan serta tinggi badan. Dari 34 orang yang dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil pra-hipertensi (11,7%), hipertensi tingkat 1 (23,5%), hipertensi tingkat 2 (8,8%), obesitas (17,6%), overweight (32,3%), hiperglikemia (20,5%) dan underweight (2,9%). Edukasi dilakukan dengan penyuluhan mengenai pentingnya buah buahan, serta pemberian makanan tambahan berupa buah-buahan [U1]Mohon dijelaskan berapa banyak subjek yang terlibat dalam penelitian ini 34 orang
Sekolah Dasar Binaan Kesehatan FK UMSU Des Suryani; Eka Febriyanti; Ratih Yulistika Utami
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11760

Abstract

Abstrak: Masalah gizi pada anak merupakan hal penting yang perlu diperhatikan terkait ketersediaan sumber daya manusia penerus bangsa di masa depan. Tingginya masalah gizi pada anak sekolah menjadi alasan pengabdi melaksanakan kegiatan PKPM (Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah) dengan tema Sekolah Dasar (SD) binaan kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Program ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti penyaringan status gizi, pembentukan dokter kecil dan pembinaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pembentukan kantin sehat, penyuluhan gizi dan gotong royong. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 19 Kota Medan pada bulan Mei 2022. SD binaan ini menghasilkan 6 orang dokter kecil terlatih, 1 kantin sehat, 1 UKS yang sudah lengkap fasilitas serta pembinanya, serta perubahan perilaku dan pengetahuan gizi pada mitra. Semua kegiatan berjalan lancar dan memberikan perubahan pada fasilitas sekolah terkait kesehatan dan perbaikan pengetahuan orang tua, guru serta siswa mengenai kesehatan dan gizi pada anak sekolah
Edukasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak sebagai Upaya Pencegahan Sindrom Metabolik Rizka Aulia Hanif; Eka Febriyanti
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11799

Abstract

Abstrak: Kebiasaan masyarakat terhadap asupan gula, garam, dan lemak yang melewati batas konsumsi per harinya akan berdampak pada meningkatnya kejadian sindrom metabolik. Kurangnya pengetahuan terkait asupan gula, garam, dan lemak menjadi salah satu penyebab masalah ini terjadi. Perlu dilakukan edukasi gizi pada masyarakat Lingkungan I Kelurahan Teladan Barat yang merupakan kategori penduduk usia dewasa dan lansia yang berisiko mengalami sindrom metabolik. Status gizi masyarakat diperoleh dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis mencakup kadar gula darah (KGD), tekanan darah dan penimbangan berat badan serta tinggi badan dengan hasil nilai Indeks Massa Tubuh (IMT). Data yang tercatat yaitu dari pemeriksaan tersebut yaitu pra-hipertensi (11,7%), hipertensi tingkat 1 (23,5%), hipertensi tingkat 2 (8,8%), obesitas (17,6%), overweight (32,3%), hiperglikemia (20,5%) dan underweight (2,9%). Edukasi dilakukan menggunakan stiker melalui door to door system yaitu kunjungan dari satu rumah ke rumah lainnya. Kegiatan berjalan lancar dan di sarankan terus dilanjutkan dan disertai dengan diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi Pencegahan Obesitas Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Ade Raisah; Eka Febriyanti
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11797

Abstract

Abstrak: Obesitas merupakan masalah yang banyak terjadi di zaman modern ini. Obesitas merupakan suatu kelainan akibat penimbunan lemak yang berlebihan. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan parameter dalam menentukan seseorang mengalami obesitas atau tidak, parameter ini sering digunakan karena mudah diterapkan, cepat dan memiliki hasil yang tepat. Salah satu faktor yang berperan penting dalam kejadian obesitas adalah aktivitas fisik, yakni segala pergerakan tubuh yang mengeluarkan energi serta membakar lemak. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya mengenal indeks massa tubuh untuk mengetahui kondisi obesitas serta factor resiko dan penanganannya di masyarakat. Sosialisasi dilakukan dalam bentuk penyuluhan berkelompok dihadiri oleh 40 peserta. Kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat pengetahuan IMT kepada masyarakat.