Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B TK Neo Genesis Baene, Elfiras Handayani; Elizabeth Prima; Ni Made Ayu Suryaningsih
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 1 (2025): Pratama Widya April 2025
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v10i1.4023

Abstract

Cognitive ability is one of the important aspects that must be developed because thinking ability is the intelligence needed by children in order to develop knowledge about various things, both in solving problems and in understanding objects, events, and the environment. This study aims to evaluate the effectiveness of the collaborative learning model in enhancing the cognitive abilities of early childhood students in Group B at Neo Genesis Kindergarten. A varied and diverse learning model is one way to improve children's cognitive abilities, and this study was conducted to determine the improvement of cognitive abilities of Group B children at Neo Genesis Kindergarten through the application of collaborative learning models. The process of implementing research activities was carried out in 2 cycles, using observation sheets and documentation as data collection techniques. The results of the research that has been carried out can be seen in the increase in the percentage of children's completeness at the initial observation stage of 20%, in Cycle I the percentage increased to 45%, and in Cycle II the percentage of children's cognitive abilities increased again to 85%. In addition, the initial observation found several obstacles related to children's cognitive abilities, namely: children still have difficulty in classifying objects (based on colour, shape, and size), arranging and combining pictures, sorting numbers, and distinguishing the size of objects. Based on these data, it can be said that the application of collaborative learning models can improve the cognitive abilities of Group B children at Neo Genesis Kindergarten.
Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini melalui Gerak dan Lagu Berbasis Materi Alam Subagia, Ni Komang Theda Febrina; Suryaningsih, Ni Made Ayu; Prima, Elizabeth
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.920

Abstract

Kecerdasan naturalis merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang mendukung pemahaman terhadap berbagai elemen alam serta upaya pelestarian alam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia dini melalui penerapan gerak dan lagu berbasis materi alam. Pendekatan yang digunakan adalah PTK terhadap 17 orang anak di Kelompok B Wisnu TK Kumara Dharma Kerti. Pengumpulan data melalui observasi berpedoman dengan rubrik penilaian yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil studi menunjukkan, kecerdasan naturalis anak pada tahap prasiklus sebesar 23,53%, melalui penerapan gerak dan lagu berbasis materi alam persentase ketuntasan meningkat menjadi, 64,71% di siklus I dan 88,24% pada siklus II. Berdasarkan hasil kajian ini, disimpulkan bahwa gerak dan lagu berbasis materi alam efektif meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia dini, serta merekomendasikan penerapan metode ini sebagai pendekatan dalam pembelajaran yang interaktif untuk menunjang perkembangan anak, khususnya kecerdasan naturalis.
Implementasi Permainan Blok Puzzle Dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Halawa, Ameria; Ni Made Ayu Suryaningsih; Elizabeth Prima
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/xs4n7t57

Abstract

Anak usia dini berada pada masa golden age yang sangat menentukan perkembangan kognitif, emosional, dan sosial. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berperan penting dalam memberikan stimulasi, namun hasil observasi di TK Harapan Negeri Padang menunjukkan anak kelompok B masih mengalami kesulitan dalam mengingat pola, mengelompokkan benda, dan menyusun blok puzzle. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam strategi pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B melalui penerapan permainan blok puzzle dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan ketuntasan belajar dari 40% (10 anak) pada observasi awal, menjadi 72% (18 anak) pada siklus I, dan 88% (22 anak) pada siklus II, disertai pergeseran kategori kemampuan dari rendah ke tinggi dan sangat tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa blok puzzle efektif melatih konsentrasi, logika, dan pemecahan masalah. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan guru, sekolah, dan orang tua agar strategi pembelajaran berbasis permainan dapat memberikan stimulasi optimal.
Implementasi Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Kelompok K1 B di TK Taman Rama Jimbaran Cahyani, Ni Luh Ardia P. R.; Prima, Elizabeth; Poerwati, Christiani Endah
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 1 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i1.2931

Abstract

Anak usia dini merupakan masa dimana anak berada pada masa emas, dimana pada masa ini anak memerlukan banyak rangsangan dan pelatihan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu kemampuan anak yang sedang berkembang saat usia dini merupakan kemampuan berpikir kritis. Kmampuan berpikir kritis dapat distimulasi melalui kegiatan belajar salah satunya melalui pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis anak usia dini melalui pendekatan saintifik. Subjek penelitian ini adalah anak Kelompok K1 B TK Taman Rama Jimbaran yang berjumlah 17 anak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan 2 Siklus, yaitu Siklus I, dan Siklus II. Dengan masing-masing tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak Kelompok K1 B TK Taman Rama Jimbaran. Hal ini dapat dilihat pada kenaikan persentase ketuntasan yang terjadi pada observasi awal sebesar 35.29% atau sebanyak 6 dari 17 anak. Hasil ketuntasan tersebut meningkat pada Siklus I menjadi 64.71% atau sebanyak 11 dari 17 anak yang berada pada kategori sangat tinggi, tinggi, dan sedang. Ketuntasan pada Siklus II kembali meningkan mencapai 88.24% atau sebanyak 15 dari 17 anak. Maka dapat dikatakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini pada anak Kelompok K1 B TK Taman Rama Jimbaran.
PKM Pelatihan Pembuatan APE PAUD di Desa Dauh Puri Kelod Denpasar Prima, Elizabeth; Lestari, Putu Indah; Rimpiati, Ni Luh
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 2 No. 1 (2018): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.204 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v2i1.566

Abstract

ABSTRAKKehidupan anak selalu dekat dengan dunia bermain. Melalui bermain anak akan belajar mengenai kehidupan dan mendapatkan pengalaman yang membawa kesan menyenangkan bagi anak. Guru memiliki peranan penting dalam membantu anak agar dapat membangun konsep dengan baik, sehingga secara komprehensif dapat mengembangkan motivasi belajar anak usia dini. Salah satu alat permainan yang dapat dipergunakan adalah alat permainan edukatif (APE). Oleh karena itu, mitra yang tepat bekerja sama dalam PKM ini adalah PAUD Sari Kumara. Masalah yang dihadapi oleh mitra PAUD ini adalah berkurangnya motivasi guru dalam menyiapkan alat permainan yang edukatif, terbatasnya kreativitas guru dalam menyiapkan alat permainan edukatif, dan kurangnya media permainan edukatif yang dapat dimainkan di sekolah tersebut. Untuk itu, tim PKM menawarkan solusi dalam membantu guru-guru PAUD mengatasi masalah tersebut antara lain, memberikan pelatihan bagi guru cara pembuatan alat permainan edukatif, ToT bagi guru, memonitoring penyampaian kegunaan dan cara menggunakannya bagi peserta didik, serta menyediakan sarana alat permainan edukatif. Target luaran yang ingin dicapai dalam PKM ini adalah jurnal ilmiah ber-ISSN dan alat permainan edukatif (APE) hasil pelatihan yang dilakukan di PAUD Sari Kumara. Besar harapan bahwa pelatihan pembuatan alat permainan edukatif (APE) dapat menumbuhkan motivasi dari para guru untuk kreatif dan berkreasi.KataKunci : guru PAUD, alat permainan edukatif, bermain.ABSTRACTLife of children is always close to the fun world. The children will learn about life by playing and acquire experiences that cause pleasing impression to the children. Teachers have an important role in assisting the children to build well concept, consequently they can comprehensively develop motivation of early childhood. One of the game tools that can be used is Educational Game Tool (APE). Therefore, the appropriate partner to cooperate in this PKM is PAUD Sari Kumara. The difficulties faced by PAUD partners are the lack of teacher’s motivation in preparing educational games, limited creativity of teachers in preparing educational games, and the lack of educative game media that can be played in the school. Thus, the PKM team offers solutions to help PAUD teachers to solve the problem, namely, conducting teacher training of how to make educational games, ToT for teachers, monitoring the delivery of usefulness and how to use them for learners, and to provide educative game tools. The output targets to be achieved in this PKM are an ISSN scientific journal and educational game equipment (APE) result of training conducted at PAUD Sari Kumara. Expectantly the training of educational game making tools (APE) can stimulate the motivation of teachers to be creative and innovative.Keywords : teacher of early childhood education, educational game tool, playing.
PKM Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Di Desa Padang Sambian Kaja Denpasar Barat Prima, Elizabeth; Lestari, Putu Indah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 3 No. 1 (2019): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.914 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v3i1.949

Abstract

ABSTRAKSeorang guru dituntut membuat karya tulis khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK berguna untuk menyeimbangkan antara karier dan profesionalitas guru, karena itu guru harus dapat membuat karya tulis secara baik dan benar. Melalui PTK, guru juga dapat meneliti di kelasnya sendiri dengan tujuan memperbaiki kualitas pembelajaran. Namun pada kenyataannya, masih banyak guru-guru yang merasa kesulitan dalam memenuhi tuntutan tersebut. Hasil identifikasi permasalahan yang dihadapi mitra, ditemukan: (a) kurangnya pemahaman tentang pentingnya menulis karya ilmiah bagi guru; (b) kurang memahami sistematika penulisan PTK; dan (c) sebagian guru belum pernah membuat PTK. Tim PKM menawarkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut antara lain, memberikan penyuluhan kepada guru tentang pentingnya menulis karya ilmiah, memberikan penyuluhan kepada guru tentang sistematika penulisan PTK, dan memberikan pelatihan membuat PTK. Target luaran yang dicapai dalam PKM adalah jurnal ber-ISSN dan makalah hasil pelatihan di TK Tunjung Mekar. Besar harapan bahwa pelatihan PTK dapat menumbuhkan keinginan dari guru untuk memperbaiki kualitas pembelajaran didalam kelas.Kata Kunci : guru TK, Penelitian Tindakkan KelasABSTRACTA teacher is demanded to write a paper particularly regarding Classroom Action Research (CAR). CAR is valuable for balancing the career and professionalism of the teachers, therefore the teachers must be able to write a paper properly and correctly. Through CAR, the teacher also can research in the classroom to amend the quality of teaching. Nevertheless in reality, there are still numerous teachers who find it tough to accomplish these demands. The results of the identification of problems faced by partners were found: (a) lack of understanding of the importance of writing paper for teachers, (b) lack of understanding of the systematic writing of CAR, and (c) some teachers had never made CAR. The CPP team offers solutions to overcome these problems, namely, providing workshop to teachers about the importance of writing papers, providing workshop to teachers about the systematic writing of CAR, and providing training to make CAR. The output targets achieved in CPP are ISSN journals and training papers at Tunjung Mekar Kindergarten. The expectation is that PTK training can foster the desire of teachers to improve the quality of learning in the classroom.Key words: kindergarten teacher, Classroom Action Research
Gizi Seimbang Bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Angel Hearts Denpasar Prima, Elizabeth; Masitah, Ravi; Indra Dewi, Ni Nyoman Ari
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.725 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1438

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan seorang anak sangat dipengaruhi oleh konsumsi makanan sehingga mempengaruhi status gizi anak. Status gizi baik terjadi bila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan secara umum. Untuk menjaga status gizi anak tetap baik maka sebaiknya diberikan makanan yang bergizi seimbang, menerapkan perilaku hidup bersih, serta mendapatkan pola asuh dan pelayanan kesehatan yang baik. Masalah yang dihadapi oleh mitra TK Angel Hearts adalah layanan makan siang atau kudapan yang disajikan belum memenuhi syarat gizi seimbang hal ini karena kurangnya pengetahuan guru/pendamping dan juru masak yang ada di sekolah tentang gizi seimbang bagi anak usia dini. Untuk itu, tim PKM menawarkan solusi yaitu pelatihan dan pendampingan bagi guru/pendamping, dan juru masak untuk menambah pengetahuan gizi seimbang dalam menyiapkan makan siang dan kudapan sehat untuk anak usia dini serta siklus menu makanan 5 hari lengkap. Hasil dari pelatihan dan pendampingan yang dilakukan di TK Angel Hearts yaitu antusias guru/pendamping dan juru masak untuk terus hadir dalam pelatihan serta 90% dari jumlah guru telah memiliki pengetahuan gizi yang sangat baik hasilnya. Selain itu, adanya buku siklus menu makanan dapat menjadi panduan dalam memberikan makanan bergizi seimbang bagi anak TK Angel Hearts.Kata kunci: anak usia dini, gizi seimbang, taman kanak-kanakABSTRACTThe growth of a child is significantly influenced by food consumption that result the affects of child’s nutritional status. Good nutritional status occurs when body gets enough nutrients that are used efficiently to enable physical growth, brain development, work ability and general health. To maintain good nutritional status, children should be given balance food nutrition, implementing clean living behaviors, good parenting, and good health services. The problem faced by Angel Hearts Kindergarten partners is that the lunch or snack menu served does not meet the requirements of balanced nutrition, this is due to the lack of knowledge of teachers / teacher’s assistants and cooks in schools about balanced nutrition for early childhood. Thus the PKM team offers solutions namely training and mentoring for teachers / facilitators, and cooks to increase knowledges of balanced nutrition in preparing healthy lunches and snacks for early childhood as well as a complete 5-day food menu cycle. The results of the training and mentoring conducted at the Angel Hearts Kindergarten are enthusiastic teachers and mentors continue to attend the training as well as 90% of the number of teachers already have an excellent nutritional knowledge results. In addition, a food menu cycle book can be used as a guide on providing nutritionally balanced meals for Angel Hearts Kindergarten children.Keywords: early childhood, balanced nutrition, kindergarten