Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KAMPUS MENGAJAR 2024: MEMBUDAYAKAN LITERASI, NUMERASI, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI DI SEKOLAH DASAR Arief Rahman Yusuf; Angga Prasetyo; Akbar Junio Pranata Akbar Junio Pranata; Diva Sari Eka Putri; Zaidatul Chusnul Rahayu
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3926

Abstract

Program Kampus Mengajar Angkatan 7 merupakan bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia, khususnya terkait rendahnya kemampuan literasi, numerasi, penguasaan teknologi. Topik ini dipilih karena tantangan pendidikan di Indonesia, terutama di tingkat sekolah dasar, membutuhkan intervensi nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung pengembangan sumber daya manusia. Program ini melibatkan mahasiswa sebagai mitra guru yang bertugas untuk membantu proses pembelajaran di sekolah penugasan dengan fokus pada literasi, numerasi, adaptasi teknologi. Metode pengabdian yang digunakan adalah kolaborasi langsung antara mahasiswa dan guru di berbagai sekolah dasar di seluruh Indonesia. Mahasiswa merancang dan melaksanakan program kerja yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, membantu sekolah mengadopsi teknologi. Hasil dari program ini menunjukkan dampak positif yang signifikan, baik bagi siswa maupun sekolah. Kemampuan literasi dan numerasi siswa meningkat melalui pendekatan kreatif yang diterapkan mahasiswa. Selain itu, sekolah merasakan manfaat dari pengelolaan administrasi dan adaptasi teknologi yang lebih baik. Program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, meningkatkan keterampilan kepemimpinan, karakter, dan kemampuan interpersonal mereka.
INTEGRASI BUDAYA LOKAL SEBAGAI INOVASI PEDAGOGIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR Muh. Bahadur Afifi S; La Hendera; Dewi Tricahyani; Joni Tri Wahyono; Arief Rahman Yusuf
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v5i1.8839

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pemahaman mengenai efektivitas integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris melalui studi kasus buku Fun with Flavors and Textures yang digunakan pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen terhadap struktur dan konten buku serta wawancara semi-terstruktur dengan tiga guru Bahasa Inggris yang telah mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini mampu mengintegrasikan budaya lokal secara sistematis ke dalam lima dimensi utama pembelajaran, yaitu konten budaya, struktur bahasa, aktivitas pembelajaran, pendekatan pedagogis, dan relevansi dengan pengalaman nyata siswa. Integrasi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterlibatan, motivasi belajar, dan pemahaman konseptual siswa terhadap Bahasa Inggris. Selain itu, pendekatan kontekstual dan multisensori yang digunakan memperkuat keterhubungan antara materi bahasa asing dan lingkungan sosial-budaya siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa bahan ajar berbasis budaya lokal memiliki potensi kuat dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang bermakna, inklusif, dan responsif secara kultural di tingkat pendidikan dasar. Temuan ini merekomendasikan pengembangan lanjutan berbasis media audio-visual dan digital untuk mendukung pembelajaran multimodal serta memperluas jangkauan efektivitas pedagogisnya.
PEMANFAATAN GOOGLE SITES SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MI MUHAMMADIYAH 14 PONOROGO Fika Karunia; Yuliana Nur; Miftahul Rahman; Yazid Fanani; Arief Rahman Yusuf
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v5i1.8840

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi tantangan rendahnya minat dan pemahaman siswa, khususnya pada materi operasi hitung bilangan bulat yang cenderung abstrak dan sulit dipahami melalui metode konvensional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan Google Sites sebagai media pembelajaran matematika serta menganalisis dampaknya terhadap keterlibatan, pemahaman konsep, dan kemandirian belajar siswa kelas 5 MI Muhammadiyah 14 Ponorogo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola penggunaan media dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Sites mampu menyajikan materi secara visual dan interaktif melalui teks, gambar, video, dan latihan soal daring sehingga meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bilangan bulat sekaligus mendorong keterlibatan dan kemandirian belajar. Selain itu, penggunaan media berbasis web ini turut mengembangkan literasi digital siswa sesuai tuntutan pembelajaran abad ke-21. Meskipun terdapat kendala terkait akses internet dan keterbatasan perangkat, Google Sites dinilai efektif sebagai media pembelajaran inovatif dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan infrastruktur digital dari sekolah dan orang tua.
Teacher Agency and Pedagogical Challenges in an Innovative Learning Environment: Lessons from Semesta School, Indonesia Aris Dianto; Hawinda Widya Fatma; Winarno Winarno; Syapon Syapon; Arief Rahman Yusuf
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7311

Abstract

This study examines teacher agency and the pedagogical challenges faced by educators within an innovative learning environment at Semesta School, Indonesia. The research aims to explore the manifestations of teacher agency, the factors influencing it, and the strategies teachers employ to address pedagogical challenges in innovative classrooms. A qualitative method with a case study design was employed. The research subjects consisted of eight teachers selected through purposive sampling based on variations in teaching experience, subject areas, and level of involvement in innovative teaching practices. The school principal and two academic coordinators were also involved as supporting informants. Data collection techniques included in-depth interviews, participatory observation over three months, and analysis of school documents. Data analysis was performed using thematic analysis with a reflexive approach, through the process of transcription, open coding, theme development, and iterative review. Data validity was ensured through triangulation of sources, techniques, and timing, as well as a member checking process. The results indicate that teacher agency is formed through the interaction of pedagogical competence, professional reflection, a supportive school culture, and adaptive classroom management practices. Teachers were able to negotiate professional autonomy with curriculum demands, utilize learning assessment as a reflective tool, and develop innovative strategies to enhance student engagement and autonomy. The research implications emphasize the importance of structural support, a collaborative culture, and continuous teacher capacity development to strengthen their agency in 21st-century learning transformation.
Implementasi Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Kearsipan Kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Ponorogo Weny Fibrianti; Reizky Rino Dwi Prasetyo; Ribowo Abdullathif Wahid; Mega Shakti Pratiwi Putri; Susiani Nurtyastuti; Arief Rahman Yusuf
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7878

Abstract

Motivasi dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran kearsipan di Sekolah Menengah Kejuruan masih menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan vokasional Indonesia. Rendahnya partisipasi aktif dan capaian hasil belajar yang belum optimal menuntut adanya strategi pedagogis yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi sistem reward dan punishment serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Ponorogo pada mata pelajaran kearsipan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 32 peserta didik sebagai subjek utama, satu guru mata pelajaran kearsipan, kepala program keahlian, dan tiga peserta didik informan terpilih berdasarkan kategori prestasi tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terstruktur dengan indikator motivasi belajar dan interaksi pembelajaran, wawancara mendalam semi-terstruktur, serta dokumentasi prestasi belajar dan aktivitas pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, member checking, dan peer debriefing. Temuan menunjukkan peserta didik memberikan respons positif terhadap sistem reward dan punishment dengan preferensi lebih tinggi terhadap reward. Reward verbal dan sosial terbukti efektif menumbuhkan motivasi intrinsik, sementara punishment edukatif berkontribusi pada pembentukan regulasi diri. Faktor internal peserta didik dan faktor eksternal berupa dukungan orang tua serta konsistensi pendidik menjadi determinan keberhasilan implementasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan pedoman standar, pelatihan pendidik berkelanjutan, dan mekanisme evaluasi sistematis untuk mengoptimalkan efektivitas sistem dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik.
Analisis Penerapan Teori Belajar Kognitivisme dalam Pembelajaran Reading Comprehension Bahasa Inggris Siswa Kharista Putri Ramadani; Lutfy Ummu Hidayati; Radinsa Yola Candadila; Winantu Puji; Ahmad Ali; Arief Rahman Yusuf
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8270

Abstract

Pembelajaran reading comprehension dalam konteks EFL sering kali masih berorientasi pada pemahaman literal sehingga kurang mengoptimalkan proses berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori belajar kognitivisme dalam pembelajaran reading comprehension pada siswa kelas XI di MAN 1 Madiun serta mengkaji dampaknya terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen perangkat pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik serta triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kognitivisme diterapkan melalui aktivasi skemata pada tahap prabaca, penggunaan strategi pemrosesan informasi seperti skimming, scanning, identifikasi ide pokok, dan penarikan inferensi pada tahap saat membaca, serta refleksi metakognitif pada tahap pascabaca. Implementasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam memahami struktur teks, menafsirkan makna implisit, dan memonitor pemahaman secara mandiri. Meskipun demikian, penguatan strategi metakognitif belum sepenuhnya optimal akibat keterbatasan kosakata dan variasi scaffolding yang masih terbatas. Secara keseluruhan, penerapan teori kognitivisme terbukti memperkuat keterlibatan kognitif siswa dan meningkatkan kualitas pemahaman membaca secara analitis.
ANALISIS KOMPETENSI GURU, TANTANGAN PEDAGOGIK, DAN STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Endah Windarti; Yuliana Nur Amini; Indarwati Indarwati; Joni Tri Wahyono; Arief Rahman Yusuf
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.7650

Abstract

This study aims to analyze the implementation of bilingual education at Semesta Bilingual Boarding School Semarang, focusing on teacher competence, pedagogical challenges faced, and improvement strategies applied. The research method used was a qualitative approach through direct observation and semi-structured interviews with the principal and teachers. The results of the study show that the implementation of bilingual education in this school has been running well and is supported by modern infrastructure such as interactive boards and Chromebooks. Teachers demonstrate strong professional and pedagogical competencies, although there are still variations in English proficiency and the application of Content and Language Integrated Learning (CLIL). The main challenges include the uneven linguistic abilities of teachers, the adaptation of new students to the bilingual system, and the suboptimal use of technology. Improvement efforts are carried out through regular training, workshops, seminars, and strengthening the teacher performance monitoring or evaluation system. This study concludes that the success of bilingual education is not only determined by language skills, but also by a continuous teacher professional development system, institutional support, and contextual instructional design. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan bilingual di Semesta Bilingual Boarding School Semarang, dengan fokus pada kompetensi guru, tantangan pedagogik yang dihadapi, serta strategi peningkatan yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan bilingual di sekolah ini telah berjalan dengan baik dan ditunjang oleh infrastruktur modern seperti interactive board dan Chromebook. Guru menunjukkan kompetensi profesional dan pedagogik yang kuat, meskipun masih terdapat variasi dalam penguasaan bahasa Inggris dan penerapan pembelajaran berbasis Content and Language Integrated Learning (CLIL). Tantangan utama meliputi ketidakmerataan kemampuan linguistik guru, adaptasi siswa baru terhadap sistem bilingual, serta pemanfaatan teknologi yang belum optimal. Upaya peningkatan dilakukan melalui pelatihan rutin, workshop, seminar, penguatan sistem monitoring atau evaluasi kinerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan bilingual tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bahasa, tetapi juga oleh sistem pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, dukungan kelembagaan, dan desain instruksional yang kontekstual.  
PENERAPAN REPETITION DAN REINFORCEMENT DALAM PEMBENTUKAN KETERAMPILAN PRAKTIK KEJURUAN MURID SMK Dwi Retno P; Ratna Dwi N; Khurrota A'yuni; Kuntianah Kuntianah; Erna Handayanah; Arief Rahman Yusuf
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9031

Abstract

This research examines the implementation of repetition and reinforcement methods in developing vocational practical skills of students at SMK Negeri 1 Ponorogo. The gap between vocational school graduates' competencies and industry needs drives the necessity for evaluating more effective learning methods. The study employs a quantitative approach with quasi-experimental pretest-posttest control group design involving 120 eleventh-grade students from Visual Communication Design and Accounting programs. Samples were divided into experimental groups receiving repetition and reinforcement methods treatment, and control groups with conventional learning. The intervention was conducted for 12 weeks with measurements using practical skills tests and observation sheets. Data analysis using descriptive and inferential statistics showed significant results. The experimental group achieved N-Gain 0.72 with score improvement from 64.23 to 85.45, while the control group only achieved N-Gain 0.28 with improvement from 63.87 to 72.18. Independent samples t-test produced t-value 10.127 with Cohen's d effect size of 1.85 indicating very large impact. Both vocational programs showed consistent improvement patterns with Visual Communication Design reaching effect size 1.92 and Accounting 1.81. Findings prove that integration of repetition and reinforcement methods effectively enhances students' vocational practical skills through structured repeated practice and continuous positive reinforcement. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji implementasi metode repetition dan reinforcement dalam pembentukan keterampilan praktik kejuruan siswa SMK Negeri 1 Ponorogo. Kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan industri mendorong perlunya evaluasi metode pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group design yang melibatkan 120 siswa kelas XI dari program Desain Komunikasi Visual dan Akuntansi. Sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan metode repetition dan reinforcement, serta kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Intervensi dilaksanakan selama 12 minggu dengan pengukuran menggunakan tes keterampilan praktik dan lembar observasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menunjukkan hasil signifikan. Kelompok eksperimen mencapai N-Gain 0,72 dengan peningkatan skor dari 64,23 menjadi 85,45, sementara kelompok kontrol hanya mencapai N-Gain 0,28 dengan peningkatan dari 63,87 menjadi 72,18. Uji independent samples t-test menghasilkan nilai t hitung 10,127 dengan effect size Cohen's d sebesar 1,85 yang mengindikasikan dampak sangat besar. Kedua program keahlian menunjukkan pola peningkatan konsisten dengan DKV mencapai effect size 1,92 dan Akuntansi 1,81. Temuan membuktikan bahwa integrasi metode repetition dan reinforcement secara efektif meningkatkan keterampilan praktik kejuruan siswa melalui praktik berulang terstruktur dan penguatan positif berkelanjutan.