Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Geospatial and Environmental Analysis of Stunting Prevalence in Pekanbaru City, Indonesia Riska Epina Hayu; Eva Mayasari; Nur Hadziqoh
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 2 (2025): August 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i2.2058

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major public health challenge in Indonesia. In 2022, the national stunting prevalence was recorded at 21.6%, exceeding the WHO threshold of below 20%. In Pekanbaru, the prevalence reached 23%, contributing significantly to the total number of stunting cases in Riau Province. Stunting reflects the socio-economic conditions of a community, as it can be influenced by various factors, including population density and environmental conditions. This study aimed to analyze the spatial distribution of stunting in Pekanbaru and examine its correlation with environmental and geographic factors, including population density, access to clean water, and sanitation facilities. An observational analytical design was used, incorporating spatial analysis and correlation tests. The study was conducted in 2023 by confirming reported stunting cases. Results showed that stunting was distributed across 15 districts in Pekanbaru, with the highest prevalence found in the sub-districts of Lima Puluh. Notably, Lima Puluh also ranked third in population density. The average percentage of clean drinking water quality was 91.8%, and access to healthy latrines averaged 99.8%. Correlation analysis revealed no significant relationship between population density (p 0.112, r 0.417), drinking water quality (p 0.568, r 0.160), or access to healthy latrines (p 0.995, r 0.002) and the prevalence of stunting. These findings suggest that the three examined variables were not significantly associated with stunting incidence. However, the variable of population density showed a potential correlation, indicating a need for further research.
Implementasi Pendidikan Karakter Bertanggung Jawab Pada Anak Usia Dini Di Lingkungan Sekolah RA Manba’ul Irvani Walhikmah Eva Mayasari; Inten Risna; Yoga Mahendra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4451

Abstract

Skripsi ini mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam perkembangan anak sejak usia dini, karena menjadi fondasi dalam membentuk kepribadian, sikap, dan perilaku positif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pendidik dan peserta didik pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan sehari- hari, keteladanan guru, serta kegiatan bermain yang terarah. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan disiplin ditanamkan secara konsisten melalui berbagai aktivitas pembelajaran. Faktor pendukung implementasi antara lain peran aktif guru, lingkungan yang kondusif, dan keterlibatan orang tua. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya dan perbedaan karakter setiap anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter dapat diimplementasikan secara efektif pada anak usia dini dengan pendekatan yang sesuai dan berkesinambungan.