Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan antara Dukungan Orangtua dan Dukungan Pasangan dengan Resilience of Eficacy pada Pramugari Ayu, Diah Setya; Renanita, Theda; Setiawan, Jenny Lukito
Psychopreneur Journal Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.253 KB) | DOI: 10.37715/psy.v1i1.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dan dukungan pasangan dengan resilience of efficacy pada pramugari di perusahaan X. Responden penelitian ini adalah 53 orang pramugari di perusahaan X dengan kriteria wanita dengan usia 20-30 tahun, memiliki orangtua dan pasangan, dan minimal telah bekerja selama satu tahun. Hasil penelitian uji korelasi ganda menunjukkan adanya hubungan antara dukungan orangtua dan dukungan pasangan dengan resilience of efficacy pada pramuagri di perusahaan X (R=0,477;p0,05). Hasil peneltiian ketiga menunjukkan adanya hubungan positif antara dukungan pasangan dengan resilience of efficacy dengan mengendalikan dukungan orangtua pada pramugari di perusahaan X (r = 0,286;p<0,05).
Hubungan antara Kecenderungan Kepribadian Ekstraversion, Informational Support dari Atasan, Emotional Support dari Teman dan Resilience of Efficacy pada SPG Department Store Intyassari, Debora Putri; Renanita, Theda; Setiawan, Jenny Lukito
Psychopreneur Journal Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.197 KB) | DOI: 10.37715/psy.v1i1.359

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara hubungan kecenderungan kepribadian ekstraversion, informational support dari atasan, dan emotional support dari teman dengan resilience of efficacy pada Sales Promotion Girl (SPG) department store X di Surabaya. Subyek penelitian ini merupakan 119 Sales Promotion Girl (SPG) department store X di Surabaya. Teknik yang digunakan dalam mengambil sampel pada penelitian ini yaitu melalui teknik purposive sampling. Skala kecenderungan kepribadian ekstraversion milik Eysenk, informational support, emotional support, dan resilience of efficacy milik Park dan Kim (2008). Hasil uji korelasi ganda antara kecenderungan kepribadian ekstraversion, informational support dari atasan, dan emotional support dari teman dengan resilience of efficacy pada Sales Promotion Girl (SPG) department store X di Surabaya menunjukkan adanya hubungan yang positif (R = 0,563 ; p < 0,05). Hasil uji korelasi parsial variabel kecenderungan kepribadian ekstraversion menunjukkan adanya hubungan positif (r = 0,487 ; p < 0,05). Hasil uji korelasi parsial variabel informational support dari atasan menunjukkan adanya hubungan positif (r = -0,271 ; p < 0,05), dan hasil uji korelasi parsial variabel emotional support dari teman menunjukkan adanya hubungan negatif (r = -0,072 ; p > 0,05). Dari ketika variabel bebas pada penelitian ini, variabel kecenderungan kepribadian ekstraversion berkaitan erat dalam meningkatkan resilience of efficacy pada SPG. Kata kunci : kecenderungan kepribadian ekstraversion, social support, resilience of efficay, sales promotion girl (SPG)
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN PEMBELIAN KOMPULSIF DARING PADA MAHASISWA Fransiska, Laurent; Renanita, Theda
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.55136

Abstract

Pembelian menjadi cara mengatasi perasaan negatif kerap yang disebabkan rendahnya harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kecenderungan pembelian kompulsif daring pada mahasiswa. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara harga diri dan kecenderungan pembelian kompulsif daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 384 partisipan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Online Compulsive Buying Scale yang dikembangkan dari Valence et al., (1988) dan Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) yang dikembangkan oleh Rosenberg (dalam Boduszek et al., 2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara harga diri dan kecenderungan pembelian kompulsif daring (p = 0.00; p <0.05). Hal ini berarti semakin tinggi harga diri yang dimiliki individu, maka semakin rendah tingkat kecenderungan pembelian kompulsif daring dan begitu pula sebaliknya. Penelitian ini memberikan manfaat bagi para peneliti bidang psikologi konsumen dan perguruan tinggi dalam mengurangi kecenderungan pembelian kompulsif daring mahasiswa
Investigation of Construct Validity of The Indonesian Version of The Financial Wellness Questionnaire Renanita, Theda; Hidayat, Rahmat; Santoso, Agung
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol. 13 No. 2 (2024): JP3I
Publisher : FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v13i2.38449

Abstract

Developing a financial wellness questionnaire in Indonesia is necessary to evaluate household financial situation. However, there has been a scarcity of research that adapts and tests the psychometric properties of the financial wellness questionnaire in Indonesia. The purpose of the current study was to evaluate the psychometric properties of the Indonesian version of Joo’s Financial Wellness Questionnaire. Data was collected using an online survey consisting of 388 participants (25-60 years). The results provided two evidences of the validity of the Indonesian version of the Financial Wellness Questionnaire based on the scale’s internal structure. Firstly, the structure of relationships between items in the questionnaire fits the theoretical model of financial wellness, which includes objective and subjective measurements. Furthermore, the structure of relationships between items in the subjective measure fits the theoretical model of the subjective measure of financial wellness, which comprises aspects of subjective perception, financial behavior, and financial satisfaction. Based on the evaluation of the Multiple Indicator Multiple Cause (MIMIC) model fitted, we also identified the effects of gender, education, and socio-economic status (SES) on some of the subjective financial wellness indicators. Therefore, the questionnaire should consider the aforementioned variables in interpreting the questionnaire scores. 
KESEHATAN KEUANGAN RUMAH TANGGA DI ASIA TENGGARA: TELAAH CAKUPAN TERHADAP LITERATUR: Household Financial Wellness in Southeast Asia: A Scoping Review of the Literature Renanita, Theda; Hidayat, Rahmat
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.2.171

Abstract

Kesehatan keuangan rumah tangga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Penyusunan kebijakan peningkatan kesehatan keuangan harus berbasis empiris, tetapi penelitian kesehatan keuangan di Asia tenggara belum teridentifikasi. Telaah cakupan ini bertujuan untuk memeriksa literatur yang membahas kesehatan keuangan rumah tangga di negara Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan publikasi yang terbit pada tahun 1998 sampai 2021 dari basis data Scopus, Science Direct, Proquest, Emerald, Google Scholar, dan basis data perpustakaan dari tiga universitas terkemuka di Indonesia. Penyusunan protokol mengikuti PRISMA Scoping Reviews Checklist. Terdapat lima tahap penelitian, yaitu identifikasi pertanyaan penelitian, identifikasi studi yang relevan, proses seleksi terhadap studi, pemetaan data, dan penyusunan dan pelaporan hasil. Proses seleksi melibatkan dua orang reviewer independen. Pencarian literatur menghasilkan 4788 judul dan hanya 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil telaah cakupan menjelaskan konstruk kesehatan keuangan yang telah diteliti, pengukuran yang digunakan, dan faktor kesehatan keuangan yang meliputi faktor demografi, internal, dan eksternal. Penelitian ini merekomendasikan untuk mempertimbangkan variabel psikologis dan situasional lain untuk memeriksa anteseden dan konsekuensi kesehatan keuangan rumah tangga. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penelitian kesehatan keuangan untuk menyusun strategi peningkatan kesehatan keuangan.
Pelatihan Regulasi Emosi sebagai Upaya Mengurangi Pembelian Impulsif pada Dewasa Awal Sari, Maya Novita; Albarkah, Nadila Rusuk; Aulia Fadhila, Laili Salsabila; Sari, Kristina; Prasetyaningtyas, Kinanthi Restu; Renanita, Theda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7567

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan kecenderungan pembelian impulsif pada dewasa awal melalui peningkatan kemampuan regulasi emosi berbasis pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan mindfulness. Sasaran kegiatan adalah anggota Karang Taruna RW 21 Kelurahan Gilingan, Surakarta, yang rentan terhadap pembelian impulsif akibat tekanan emosional dan pengaruh media digital. Pelatihan dilaksanakan selama empat hari dalam dua minggu dengan desain one group pretest-posttest. Intervensi mencakup psikoedukasi, latihan deep breathing, grounding 5-4-3-2-1, journaling emosi, delay buying 24 jam, dan positive self-talk. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor regulasi emosi dan penurunan kecenderungan pembelian impulsif meskipun belum signifikan secara statistik. Evaluasi peserta menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata 93%) dan peningkatan kesadaran terhadap hubungan antara emosi dan perilaku belanja. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan regulasi emosi dapat menjadi langkah preventif sebagai upaya mengurangi kecenderungan pembelian impulsif pada dewasa awal di era digital.
Predicting M-Payment Adoption Intention in Indonesia: Integrating Technology Acceptance Model and Psychological Factors Priyanto Susiloadi; Theda Renanita; Julaibib
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 8 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v8i3.2586

Abstract

The government is currently promoting the growth of m-payment usage in Indonesia. Therefore, research is needed to identify the factors influencing the adoption intention of m-payment. One theory frequently employed to elucidate the usage intention of m-payment is the Technology Acceptance Model (TAM). According to this theory, intention arises from perceived usefulness and perceived ease of use. This study integrates TAM with psychological variables, namely, trust and subjective norms. This research aims to examine the factors influencing the adoption intention of m-payment. Before conducting the model test, this research begins with adapting and validating all measurement tools in the Indonesian language. Participants in this study are individuals aged 17 and above who own smartphones. The entire data collection is done online. The research instrument is validated with confirmatory factor analysis (CFA) on perceived usefulness, perceived ease of use, trust, subjective norm, and the adoption intention of m-payment (N=209). The model test is conducted through path analysis (N=210). The validation process confirms the theoretical model of the five instruments in the Indonesian version. The CFA results indicate that all five research instruments meet the cut-off criteria for fit indices RMSEA, CFI, TLI, and SRMR. The path analysis results reveal that perceived usefulness, perceived ease of use, and subjective norm influence the adoption intention of m-payment. In contrast, trust does not affect the adoption intention of m-payment. This research contributes both theoretically and practically, particularly regarding the factors influencing m-payment adoption.
Adaptation and Psychometric Properties of The Indonesian Version of The Financial Well-Being Scale Ariffani Rachmansyah Nur; Theda Renanita
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 10 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v10i2.11823

Abstract

Financial well-being is a key indicator of individual welfare and family financial resilience. However, the absence of a standardized Indonesian measurement tool hinders research in this area. This study aimed to adapt the widely used unidimensional In Charge Financial Distress/Financial Well-Being (IFDFW) scale and to provide comprehensive validity evidence for its use in Indonesia. The research was conducted in two main stages: a cross-cultural adaptation and a psychometric validation. Data were collected from 150 workers aged 20–50 across Indonesia using an online survey and a purposive sampling technique. The analysis included Aiken's V and FVI coefficients to assess content validity and response processes, as well as Confirmatory Factor Analysis (CFA) to confirm the scale's internal structure. The study also examined the scale's convergent validity through correlation tests with the Personal Financial Wellness Questionnaire. The results showed that the adapted scale has acceptable content validity (Aiken's V = 0.68) and a high level of clarity (FVI = 0.88). The CFA demonstrated good model fit (CFI = 0.97, TLI = 0.96, RMSEA = 0.08) and high internal reliability (w = 0.89). Additionally, the scale showed significant correlations with the subjective perspective, financial behaviour, and financial satisfaction dimensions of financial wellness. These findings confirm that the 8-item Indonesian version of the IFDFW scale is a valid and reliable instrument. Researchers can use this tool to advance financial well-being studies and for practitioners to design effective financial literacy interventions in Indonesia
Young Families' Financial Stress: The Importance of Financial Management Behavior with Income as Control Variable Fajrina Noor Islami; Theda Renanita
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 10 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v10i3.12291

Abstract

Abstract. Achieving financial well-being is a universal aspiration among families. However, data indicate that numerous families in Indonesia continue to experience financial stress, partially attributed to financial management behavior. This study aims to investigate the effect of financial management behavior dimensions on financial stress among young families, while controlling for income levels. Employing a quantitative approach, the study involved 186 newly married participants with a marriage duration of five years or less, selected using purposive non-probability sampling. Primary data were collected through an online questionnaire utilizing the APR Financial Stress Scale and the Financial Management Behavior Scale. The study proceeded in two phases: instrument validation and model testing. Confirmatory Factor Analysis (CFA) was used for validation, while path analysis was conducted using Mplus version 8.3. CFA results indicated good model fit based on RMSEA, CFI, TLI, SRMR, and factor loadings exceeding 0.30. Path analysis revealed that, after controlling for income, cash and credit management significantly predicted financial stress, whereas saving, investment, and insurance behaviors did not. These findings suggest that educational initiatives focusing on cash flow and credit management may assist newly married couples in adopting more prudent financial practices.