Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efektivitas Layanan Konseling Individual Pendekatan Rebt Untuk Mengunrangi Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Peserta Didik di SMA Negeri 2 Palangkaraya: The Effectiveness Of The Individual Rebt Approach To Services To Reduce Anxiety Speaking In General Ahead In Students In Palangkaraya 2 State High Fitriani Fitriani; Esty Aryani Safithry
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2018): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v3i2.502

Abstract

This study aims to: (1) determine the anxiety profile of class X students in Palangkaraya 2 High School, (2) to find out the effectiveness of individual counselling with the REBT approach to reduce anxiety in speaking students in Palangkaraya 2 High School. The study population was all students of class X MIPA 4 Palangkaraya 2 Public High School as many as 42 students and who were surveyed as a sample of research or population of 2 students. Data collection techniques using observation, questionnaires and interviews. The method used is quantitative experiments, data analysis techniques using the t-test formula (paired sample t-test)
Layanan Penguasaan Konten Dengan Teknik Sosial Modeling Untuk Mengurangi Perilaku Off Task Peserta Didik: Content Control Service With Social Techniques modeling To Reduce Behavior Off Task Of Students Martina Rohama; Esty Aryani Safithry
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 3 No. 1 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v3i1.515

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of content mastery services with social modelling techniques to reduce off-task behaviour of Islamic students. The design of this study uses Single Subject Design (SSD) with multiple large cross variables. The subjects in this study were 5 class II MI HIdayatul students in the 2015/2016 academic year indicated as students who were off task behaving tending to be high and moderate, each of which was identified from the rubric of freedom of observation, intervention, and experimental control. Data analysis uses visual analysis by paying attention to changes in levels and trends.
Restrukturisasi Kognitif Untuk Mengurangi Gejala Insomnia: Cognitive Restructuring to Reduce Symptoms of Insomnia Esty Aryani Safithry
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v2i2.532

Abstract

Lack of sleep can cause mood disorders, emotions, concentration and cause laziness. Cognitive restructuring can be used to reduce symptoms of insomnia; this therapy is a form of psychological treatment that is based on cognitive theories. The research subjects were UM Palangkaraya students. This type of research is a case study. The results showed that this therapy could reduce the symptoms of insomnia, which was marked by changes in positive, negative thinking which eventually generated positive behaviours which could then help them to start sleeping and maintain their sleep quality.
Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management Untuk Menurunkan Prasangka Sosial Peserta Didik: Counseling Group With Self Management Techniques To Reduce Social Prejudice Learners Esty Aryani Safithry; Niky Anita
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 4 No. 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan konseling kelompok dengan teknik self management dalam menurunkan prasangka social peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik Pre-Eksperiment dangn bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X mipa-7 di SMAN 2 Palangka Raya yang berjumlah 40 orang, dengan sampel 9 orang peserta didik yang teridentifikasi memiliki tingkat prasangka social yang tinggi. Data di analisis dengan uji T Test Menggunakan aplikasi Software SPSS versi 20.00. teknik pengumpulan data menggunakan, observasi dan skala prasangka sosial. Berdasarkan hasil Pre-test sebelum pemberian treatment subjek mendapatkan nilai skor rata-rata 86-114 masuk dalam kategori tinggi , dan setelah pemberian treatmen berdasarkan hasil Post-test rata-rata subjek mendapatkan nilai skor 57-85 dan masuk dalam kategori sedang. Pada observasi awal sebelum pemberian treatment mendapatkan nilai skor 9-13 masuk dalam kategori rendah dan setelah pemberian treatment pada observasi akhir rata-rata subjek mendapatkan nilai skor 4-8 masuk dalam kategori rendah. Hasil penelitian menunjukan kesembilan peserta didik yang diberikan treatment mengalami penurunan perilaku prasangka sosial sesudah pemberian treatment yang diketahui dari hasil perbandingan Pretest-Posttest.
Terapi Menulis Ekspresif Untuk Menurunkan Tingkat Stres Akademik Peserta Didik Di Sekolah Full Day School: Expressive Writing Therapy To Reduce Academic Stress Of Students In Full Day School Esty Aryani Safithry; Indah Sari Dewi
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 2 (2020): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v5i1.1313

Abstract

Sistem pembelajaran dengan pola full day school membutuhkan kesiapan baik fisik, psikologis, maupun intelektual yang bagus (Basuki 2016). stres di bidang akademik pada anak muncul ketika harapan untuk pencapaian prestasi akademik meningkat, baik dari orang tua, guru ataupun teman sebaya dan harapan tersebut tidak sesuai dengan kemampuannya. Salah satu solusi yang ditawarkan untuk menurunkan tingkat stress pada Peserta didik di sekolah yang menerapkan full days school adalah dengan terapi menulis ekspresif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stres akademik pada Peserta didik di Sekolah Full Day School sebelum dan sesudah diberikan terapi menulis ekspresif. Dan Untuk mengetahui proses terapi menulis tingkat stres akademik pada Peserta didik di Sekolah Full Day School. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus menggunakan rancangan penelitian multiple baseline Penelitian ini dilakukan pada 15 orang subyek berusia 15-17 tahun. Dengan Memenuhi krirteria DSM IV untuk gangguan penyesuaian (stress), belum pernah diberikan terapi menulis sebelumnya dan bersedia bekerjasama dengan terapis dengan menandatangani inform consent. Hasil peneltian menunjukan Adanya penurunan tingkat stress akademik subjek. Berdasarkan hasil dari sesi 1 sampai sesi ke 10, Skor rata-rata sesi pra terapi adalah 84.5 dan Skor rata-rata sesi pascaterapi adalah 56.7 sedangkan perilaku positif yang muncul . adalah subjek dapat mengerjakan tugas tepat waktu, konsentrasi dalam belajar meningkat dan percaya diri atas kemampuan yang dimiliki.
EFEKTIFITAS COGNITIVE BEHAVIOR THERAPHY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN PADA SISWA: The Effectiveness Of Cognitive Behavior Theraphy To Reduce Students' Examination Anxiety Level Esty Aryani Safithry
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 1 (2022): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v8i1.4094

Abstract

Dalam memantau perkembangan kemampuan dan pengetahuan dalam bidang pendidikan, maka pada periode tertentu diadakan ujian atau tes. Pentingnya ujian ini menjadi tolak ukur keberhasilan pembelajaran dan dapat digunakan sebagai bentuk evaluasi dari proses pembelajaran. Namun di sekolah ada beberapa siswa yang merasa khawatir dan tidak siap. Hal itu mengakibatkan kecemasan yang disebut dengan test anxiety atau kecemasan akan ujian. Salah satu intervensi yang disarankan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut diatas adalah dengan pengunaan Cognitive-Behavioral Therapy karena melalui terapi ini seseorang diajari bagaimana memahami bahwa adanya hubungan antara emosi, pikiran dan perilaku yang dihasilkan, serta melalui terapi ini dapat membantu menghilangkan pemikiran negatif seseorang. Tujuan pelitian ini adalah untuk mengetahui apakah cognitive behavior theraphy dapat menurunkan tingkat kecemasan menghadapi ujian pada siswa SMA yang dikhususkan pada mata pelajaran matematika Rancangan Penelitian menggunakan Single case yang merupakan penelitian yang intensif mengenai individu. Selain itu single case adalah penelitian yang biasa diterapkan oleh kalangan klinis. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain A-B-A pada dasarnya melibatkan fase baseline (A) dan fase perlakuan (B). Penelitian ini dilakukan pada 5 orang subyek. Metode asesmen data mengunakan daftar riwayat hidup, observasi, wawancara dan skala kecemasan menghadapi ujian. Teknik terapi terdiri dari teknik relaksasi dan rekonstruksi kognitif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa penerapan terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral theraphy) yang diberikan dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan mengahadapi ujian pada siswa. grafik dapat dilihat bahwa selama sesi 1-sesi 7 skor menunjukan adanya penurunan tingkat kecemasan menghadapi ujian pada siswa.
Adaptation of Academic Self-Efficacy Measuring Tools using the Confirmatory Factor Analysis (CFA) Esty Aryani Safithry
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v9i2.6935

Abstract

Students with higher self-efficacy, are more self-confident, can set higher learning goals, and are better at problem solving, which may lead to better academic performance. This research aims to adapt and validate The Scale of Sources of Self-efficacy in Mathematics (SSSEM) in the context of Indonesian culture and language and test its reliability in high school students. The research sample consisted of 200 students from six high schools in the city of Palangkaraya. All items were analyzed using Confirmatory Factor Analysis (CFA). The research results show the construct validity of the instrument with the index criterion value ?2 = 170.749 p = 0.97 or (p-value > 0.05) meaning there is a match between the data and the model, then the RMSEA value = .028 (≤ 0.09), CMIN/DF = 1.154 (≤ 2.00), GFI = 0.920, CFI = 0.994, TLI = 0.993 and AGFI = 0897 (≥ 0.90). The results of the reliability analysis show that the scale has an adequate level of reliability. Then the construct reliability has good reliability with coefficient values for each dimension of 0.89 0.88, 0.89 and 0.87. Cronbach's Alpha value is above 0.70. This adapted scale had a good fit with empirical data after several modifications. Therefore, the Indonesian version of the SSSEM can be used as a valid and reliable measuring tool to measure self-efficacy in high school students in Indonesia.
Pelatihan Penyusunan Program Bimbingan Konseling Bagi Mahasiswa Prodi Bimbingan Dan Konseling FKIP Universitas Muhammamdiyah Palangkaraya Esty Aryani Safithry; Karyanti Karyanti
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i1.5211

Abstract

Program bimbingan dan konseling merupakan bagian yang terpadu dari keseluruhan program pendidikan di sekolah. Sebagai bagian yang terpadu, program bimbingan dan konseling di arahkan kepada upaya untuk memfasilitasi siswa asuh mengenal dan menerima dirinya sendiri serta lingkungannya secara positif dan dinamis, dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, mengembangkan dan mewujudkan diri secara efektif dan produktif, sesuai peranan yang diinginkan di masa depan serta menyangkut upaya memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya. Peserta didik sebagai individu yang sedang berada dalam proses perkembangan ke arah yang lebih matang dan mandiri memerlukan bimbingan dan konseling karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannya juga pengalaman dalam menentukan arah kehidupannya. Selain itu terdapat keyakinan proses perkembangan individu tidak selalu berlangsung secara mulus, atau bebas dari masalah. Dengan kata lain, proses perkembangan itu tidak selalu berjalan dalam alur linier, lurus, atau searah dengan potensi, harapan dan nlai-nilai yang dianut. Untuk itulah perlu disusun suatu program bimbingan dan konseling yang dirancang secara baik agar mampu menfasilasi individu kearah kematangan dan kemandirian, yang meliputi aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir. Dalam kelompok diskusi dan pelatihan nampak peserta pelatihan serius mencoba menyusun program bimbingan dan konseling dari program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan dan harian. Masing masing kelompok mendiskusikan agar program tersebut terwujud dan dapat diaplikasikan. Dari pelatihan ini harapanya peserta pelatihan ketika melakukan magang dapat menyusun program dengan benar dan baik sesuai dengan assesment yang dilakukan dari kelas yang diampu.
Optimalisasi Kesehatan Mental Siswa: Inisiatif Sosialisasi dan Pendampingan di SMA Muhammadiyah Palangka Raya Haris Munandar; Esty Aryani Safithry; Istiqamah Hafid; Dwi Sari Usop; Isnaeni Marhani; Siti Juhairiah; Dedy Setyawan; Karyanti Karyanti
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i1.10343

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa SMA Muhammadiyah Palangka Raya melalui intervensi berbasis sekolah. Latar belakang didasarkan pada laporan I-NAMHS (2022) yang menunjukkan 34,9% remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, dengan hanya 2,6% yang mengakses layanan. Metode yang digunakan meliputi: (1) workshop interaktif selama dua hari dengan pendekatan partisipatif, dan (2) aplikasi digital berbasis soal psikologis dengan umpan balik instan. Partisipan terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara acak. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan mental sebesar 38% secara rata-rata, dengan capaian tertinggi pada pemahaman dasar (39%). Intervensi digital mendapat respons positif (85% siswa menyatakan materi mudah dipahami), meskipun 28% mengalami kendala akses internet. Program ini membuktikan efektivitas pendekatan multimodal dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja, dengan rekomendasi pengembangan modul offline untuk menjangkau siswa dengan keterbatasan infrastruktur.