Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pola Asuh Pemberian Makan Balita Gizi Kurang dan Gizi Buruk di Pekuncen Wiradesa Pekalongan Siti Rofiqoh; Windha Widyastuti; Yuni Sandra Pratiwi; Febri Lianasari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.574 KB)

Abstract

Masalah gizi merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian pemerintah. Asupan makan diperlukan untuk memenuhi gizi anak. Asupan makan anak dipengaruhi oleh pola asuh pemberian makan yang baik dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh pemberian makan balita gizi kurang dan gizi buruk di Pekuncen Wiradesa Pekalongan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu dan balita gizi kurang dan gizi buruk di Pekuncen Wiradesa Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 43 responden. Alat pengumpulan data pola asuh pemberian makan menggunakan kuesioner parenting feeding style, sedangkan penentuan status gizi berdasarkan pengukuran berat badan per umur yang disesuaikan dengan tabel BB/umur menurut WHO. Hasil penelitian menunjukkan tipe pola asuh pemberian makan orang tua pada balita gizi kurang di Pekuncen Wiradesa Pekalongan paling banyak adalah permisif yaitu sebanyak 13 (38,2%) dan demokratis sebanyak 10 (29,5%), tipe otoriter sebanyak 8 (23,5%) serta pengabaian sejumlah 3 (8,8%). Pada balita gizi buruk memperoleh tipe pola asuh pemberian makan paling banyak demokratis sejumlah 4 (44,4%) dan tipe permisif sejumlah 3 (33,3%), tipe otoriter sebanyak 1 (11,1%) serta pengabaian sejumlah 1 (11,1%). Simpulan tipe pola asuh pada balita gizi kurang dan gizi buruk di Pekuncen Wiradesa Pekalongan paling banyak adalah permisif dan demokratis.
Indonesian Pre-Elderly Fitness Exercise Program To Prevent Degenerative Diseases In Elderly Karangjati Village Gilang Nuari Panggraita; Mega Widya Putri; Idah Tresnowati; Yuni Sandra Pratiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.191 KB)

Abstract

Kelompok masyarakat lanjut usia beresiko tinggi menderita berbagai macam penyakit. Jama’ah pengajian Mushola Aisyiah Desa Karangjati beranggotakan ibu-ibu yang sudah masuk dalam kategori lanjut usia ditemukan bahwa lebih dari 50% Jamaah memiliki tekanan darah tinggi dan pemahaman akan penyakit degeneratif masih rendah. Pengabidan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit degeneratif pada lansia serta upaya penanggulangannya. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan aktivitas fisik berupa Senam Kebugaran Lansia Pra Lansia Indonesia. Hasil dari pengabdian ini ditemukan terjadinya peningkatan pemahaman lansia tentang penyakit degeneratif dan upaya pencegahannya pada lansia yang semula rata-rata nilai tes angket berada pada skor 55,7 menjadi 79,1. Dan terjadi penurunan prosentase peserta dengan tekanan darah tinggi yang semula 68% menjadi 43% dari keseluruhan peserta. Pemberian penyuluhan, pelatihan dan pendampingan berupa aktivitas olahraga pada lansia dapat memberikan panduan serta bimbingan tentang pelaksanaan olahraga yang tepat dan terukur untuk mengurangi resiko terserang penyakit degeneratif.
Penyegaran Kader Pendukung Asi Puskesmas Kedungwuni II, Kabupaten Pekalongan I Isyti’aroh; Siti Rofiqoh; Windha Widyastuti; Tri Sakti Wirotomo; Dwi Fijianto; Nurul Aktifah; Yuni Sandra Pratiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kapasitas kader pendukung ASI dalam mengedukasi masyarakat tentang ASI dan menyusui perlu dilakukan secara kontinu sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan kapasitas kader dalam mengedukasi dan mendampingi ibu menyusui untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Metoda pengabdian masyarakat berupa penyegaran kader dengan materi penyegaran mengenai anatomi dan fisiologi payudara, laktogenesis, pijat payudara untuk meningkatkan produksi ASI, manfaat ASI dan menyusui serta manajemen laktasi paska pandemik, manajemen laktasi pada ibu bekerja dan masalah psikologi pada iu menyusui dan cara mengatasinya. Penyegaran kader diikuti oleh 30 peserta dari Puskesmas Kedungwuni II Pekalongan. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan menganalisis hasil pretest dan posttest kuesioner pengetahuan tentang ASI dan menyusui yang disusun oleh tim pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan ada peningkatkan rata-rata pengetahuan. Rata-rata pengetahuan sebelum penyegaran kader 29,5 standar deviasi 8,1 (rentang nilai 10-100) sedangkan rata-rata pengetahuan setelah penyegaran kader sebeesar 75,3 standar deviasi 15,3. Simpulan penyegaran kader pendukung ASI dapat meningkatkan pengetahuan tentang ASI dan menyusui. Saran bagi instuti penyelenggara pendidikan di bidang ksehatan agar berperan aktif meningkatkan kapasitas kader dalam mengedukasi masyarakat tentang ASI dan menyusui.
Literature Review : Gambaran Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi Terhadap Kemampuan Sosialisasi Pada Klien Isolasi Sosial Diana Putri; Yuni Sandra Pratiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi sosial adalah keadaan individu tidak dapat bersosialisasi dengan orang lain, tidak merasa aman bila berada dilingkungan sekitar, merasa ditolak, merasa kesepian, serta merasa tidak dapat membangun hubungan yang baik dengan orang yang disekitarnya. Upaya untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi adalah terapi modalitas salah satunya yaitu Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS). Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan terapi aktivitas kelompok sosialisasi pada klien isolasi sosial dalam konteks literature review. Desain karya tulis ilmiah ini menggunakan metode literature review dengan jumlah tiga artikel publikasi yang diambil dari laman google scholar dengan kata kunci “isolasi sosial, kemampuan sosialisasi dan TAKS” terbitan tahun 2011-2021 serta berupa artikel full text. Hasil analisa didapatkan nilai rata-rata pre test 11,40 dan post test 20,91 dengan hasil p value sebesar 0,009 (˂0,05). Kesimpulannya bahwa terdapat pengaruh TAKS terhadap peningkatan kemampuan sosialisasi pada klien isolasi sosial. Saran bagi tenaga keperawatan diharapkan dapat melakukan intervensi atau modifikasi TAKS untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi pada klien isolasi sosial.
Literature Review: Pengaruh Terapi Musik Klasik Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Gita Ayu Imantaningsih; Yuni Sandra Pratiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi adalah individu yang di tandai dengan berubahnya persepsi sensori, pasien mengalami stimulus pendengaran, penglihatan, pengecapan, perabaan atau penciuman yang sebenarnya tidak nyata. Tindakan yang diberikan pada pasien halusinasi adalah dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi yaitu terapi musik yang merupakan salah satu dari teknik relaksasi yang mepunyai tujuan untuk memberikan rasa tenang, membantu mengatur emosi individu serta dapat menyembuhkan gangguan psikologi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik pada pasien halusinasi pendengaran dalam konteks literature review. Desain karya tulis ilmiah ini menggunaan metode literature review dengan jumlah tiga artikel publikasi yang diambil dari laman google scholar dan portal garuda dengan kata kunci “pengaruh terapi musik kasik dan pasien halusinasi” terbitan tahun 2011-2021 serta berupa artikel full text. Hasil literature review pada 3 artikel didapatkan ada pengaruh pemberian terapi musik klasik pada pasien halusinasi pendengaran. Kesimpulannya adalah terapi musik klasik berpengaruh terhadap halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran dengan nilai p value <0,005. Saran bagi tenaga kesehatan dapat memberikan asuhan keperawatan dan memanfaatkan terapi musik klasik untuk menurunkan tingkat halusinasi pada pasien yang mengalami halusinasi.