Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Upaya Mengatasi Prilaku Adiksi Terhadap Game Online Misra Misra
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2529

Abstract

Penelitian ini mengangkat suatu fenomena Game Online di kalangan peserta didik di madrasah. Waktu belajar banyak dihabiskan akan kecanduan Game Online dengan dalih menghilangkan rasa penat dan bosan dalam aktivitas madarsah. Tanpa sadar dampak buruk yang ditimbulkan dari aspek mental-spritual, pisik-psikis, ekonomi-sosial dan agama serta budaya akademik tentunya. Melalui penelitian ini diharapkan agar pihak yang berkepentingan dalam pendidikan terutama orangtua dan guru agar memberikan perhatian lebih terhadap prilaku anak, baik di rumah maupun di madrasah. Peran serta masyarakat sebagai warga madrasah juga menjadi penting ikut berpartisipasi aktif mengatasi berbagai penyimpangan yang dilakukan generasi muda sebagai kaum pembelajar. Metode kualitatif yang bersifat deskriptif penulis gunakan agar temuan lapangan dapat digambarkan seonjektif mungkin menurut apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, adanya upaya guru dan orangtua dalam mengatasi perilaku adiksi game online peserta didik. Dalam bidang akademik guru membangun karakter positif peserta didik melalui proses pembelajaran. Orangtua turut mengontrol perilaku anaknya dengan membangun pergaulan yang harmonis, hangat dan berimbang dalam rumah tangganya. Selanjutnya mengintensivkan kegiatan ekstrakurikuler berupa latihan pramuka, drum band, tahfidz dan forum Annisa, dibimbing oleh guru pendamping yang sudah berpengalaman secara berkelanjutan. Kesimpulannya bahwa kemajuan sains dan teknologi sangat menarik perhatian generasi muda. Celakanya banyak yang tidak sadar efek negatif yang ditimbulkannya makakehadiran guru, orangtua dan masyarakat sangat urgent memberikan kepedualian untuk masa depan mereka.
Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam oleh Guru Tingkat Sekolah Dasar Afifah ‘ ‘Ulya; Zulhiza Romi; Elfa Maijuana; Sasmi Nelwati; Misra Misra
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7872

Abstract

Teaching materials are all forms of materials used in carrying out teaching and learning activities. Teaching materials can include materials about knowledge, skills, and attitudes that must be achieved by students related to certain learning outcomes. The purpose of this study is to discuss the objective conditions of PAI teaching materials, the problems faced by PAI teachers in developing teaching materials, and the steps taken by PAI teachers to develop teaching materials at SD Negeri 04 Tarandam. This study used a qualitative approach, then the instruments used were observation, interviews, and documentation. The result of the research is that the teacher is responsible for compiling the Module while the principal PAI material that has been determined is developed by the teacher himself. The problems faced by teachers are determining teaching materials that are relevant to the Learning Outcomes and Flow of Learning Objectives, lack of infrastructure, and problems that arise from students who do not understand the material coupled with limited teaching material sources. Therefore, the importance of developing teaching materials is for learning activities in the classroom, because the development of teaching materials can make it easier for students to understand the material and be more active in the PAI learning process.
Problematika Guru PAI Dalam Mengembangkan Materi Ajar Untuk Sekolah Tingkat Dasar Zulhiza Romi; Afifah ‘Ulya; Elfa Marijuana; Sasmi Nelwati; Misra Misra
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7873

Abstract

Materi ajar merupakan sesuatu yang bakal di ajarkan kepada para siswa, yang mana hal itu akan disesuaikan berdasarkan tingkatan kelasnya, namun dalam pengembanganya terdapat hambatan guru, baik yang bersumber dari luar maupun dari dalam. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Kondisi Materi Pembelajaran PAI Di SDN 07 Batang Barus dan problematika guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan materi serta solusinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi ajar PAI di SDN 07 Batang Barus sudah sesuai dengan Kurikulum Mardeka dan guru bertanggung jawab dalam menyusun modul ajar serta mengembangkan materi ajar. Problematika yang dihadapi guru yaitu penentuan materi ajar pai yang tidak sesuai dengan tingkat kemampuang siswa, kurangnya sarana prasarana, guru yang kurang menguasai teknologi dan kurangnya alokasi waktu pembelajaran. Solusi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir problem tersebut yaitu dengan cara melakukan monitoring oleh kepala sekolah, melengkapi sarana dan prasarana, dan melakukan pelatihan-pelatihan mengenai peningkatan kompetensi guru.
Analisis Materi Pembelajaran “Ayo Mengenal Tuhan Kita” PAI Tingkat SD Kelas III di SDN 19 Batuang Taba Elfa Maijuana; Afifah ‘Ulya; Zulhiza Romi; Sasmi Nelwati; Misra Misra
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7882

Abstract

Artikel ini menganalisis materi pembelajaran "Ayo Mengenal Tuhan Kita" dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk siswa kelas III di SDN 19 Batuang Taba. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyampaian materi mengenai konsep ketuhanan, termasuk sifat-sifat Allah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan observasi kelas dan wawancara dengan guru serta siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang ketuhanan dan membentuk karakter religius mereka. Selain itu, penerapan metode interaktif dalam pengajaran terbukti efektif dalam menarik perhatian siswa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum PAI di tingkat dasar dan membantu pendidik dalam menyampaikan materi yang relevan dan menarik.
Analisis Hukum Islam: Keabsahan E-Commerce dan Hak Perlindungan Konsumen Wiji Fitri Yanti; Widya Sari; Misra Misra
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ws8nqx80

Abstract

A trade activity through internet media is called as electronic commerce (e-commerce). Consumers who transact through the internet tend to cause losses caused by business actors. The e-commerce transaction process starts from promotional and marketing issues to selling, payment and contract making issues. The purpose of this study is to examine the law of protection for consumers in e-commerce transactions according to the Islamic view. The research method used in this study is a qualitative method with the data collection technique used is a literature study, namely a literature study with data sources from several book references and internet media related to the specific problems of this study. The results of this study show that business transactions through e-commerce are a new alternative in doing business in today's era. The transaction process through e-commerce according to Islam is declared valid if aspects of consumer protection can be guaranteed and proven in accordance with the rules that have been determined by the syara' and as long as they are not prohibited by sharia or contrary to the postulates
Konsep Maqāṣid Syarī'ah dan Implementasinya Pada Organisasi Islam di Indonesia: Studi Komparatif Wina Susanti; Widya Sari; Misra Misra
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1exq4y31

Abstract

Penelitian ini membedah secara komprehensif konsep maqāṣid syarī'ah, landasan teologis-yuridis, aspek hierarkis, serta operasionalisasi al-Darūriyyāt al-khams. Melalui studi komparatif, akurasi analisis diarahkan pada diskrepansi orientasi aplikatif Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Konstruksi maqāṣid tersebut diuji efektivitasnya dalam merespons dua isu krusial kontemporer (2025–2026): dinamika kebijakan fiskal terhadap komoditas hajat hidup publik dan diskursus otoritas kecerdasan buatan (AI) dalam produksi fatwa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi kepustakaan, analisis didasarkan pada dokumen primer, manuskrip fatwa, dan literatur bereputasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya konvergensi substansial ketiga institusi dalam mengadopsi maqāṣid sebagai kerangka ijtihad, namun memiliki divergensi metodologis yang kontras. NU mengartikulasikan pendekatan implisit-substantif berbasis tradisi mazhab; Muhammadiyah meniscayakan corak eksplisit-progresif; sementara MUI menerapkan sintesis integratif-aplikatif. Tatkala dihadapkan pada polemik pengenaan fiskal sembako/hunian (2026) dan disrupsi teknologi AI, konsistensi epistemologis ketiga lembaga tetap rigid, sekaligus menyingkap limitasi adaptif masing-masing terhadap akselerasi zaman. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada peta komparasi metodologi hukum Islam di Indonesia serta memperluas jangkauan aksiologis maqāṣid klasik ke ranah problematika modern yang belum terjamah literatur konvensional.
Nikah Mut'ah dalam Perspektif Ulama dan Hukum Positif Indonesia Ilham Akbar Maulana; Widya Sari; Misra Misra
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 2 (2026): JUNI-NOVEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rfafvz53

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik nikah mut’ah sebagai bentuk pernikahan kontrak yang masih menjadi perdebatan dalam Islam, serta menilai kedudukannya dalam sistem hukum positif Indonesia. Kajian dilakukan dengan metode kualitatif berbasis studi literatur, menelaah sumber klasik fikih, hadis, serta regulasi hukum nasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pandangan ulama: mayoritas Ahlus Sunnah mengharamkan mut’ah dengan dasar hadis dan maqashid syariah, sementara kalangan Syiah masih membolehkannya dengan merujuk pada riwayat sahabat dan pendapat Imam Ahlul-Bait. Dari sisi hukum positif, nikah mut’ah tidak diakui dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan maupun Kompilasi Hukum Islam (KHI), karena tidak memenuhi unsur kekal dan tujuan membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah. Praktik ini juga dianggap bertentangan dengan asas ketertiban umum dan moralitas sosial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa nikah mut’ah tidak sah baik menurut hukum Islam mayoritas maupun hukum positif Indonesia, serta menimbulkan implikasi sosial yang merugikan perempuan, anak, dan masyarakat.