Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PEMBERIAN REWARD AND PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN PADA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TK BUNGA ROS NARU TIMUR KECAMATAN SAPE Wardani, Eka; Salam, Agus; Retnoningsih, Retnoningsih
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5149

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pemberian reward dan punishment dalam membentuk karakter disiplin pada anak usia 5-6 tahun di TK Bunga Ros Naru Timur, Kecamatan Sape. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung dan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward yang konsisten dan tepat sasaran dapat meningkatkan motivasi anak untuk berperilaku disiplin. Sebaliknya, pemberian punishment yang sesuai dan tidak berlebihan mampu mengarahkan anak untuk memahami konsekuensi dari perilaku yang tidak disiplin. Implementasi strategi reward dan punishment secara seimbang terbukti efektif dalam membentuk karakter disiplin anak-anak di TK Bunga Ros Naru Timur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua pendekatan ini, ketika diterapkan dengan tepat, dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan karakter positif pada Anak Usia Dini.
Penanaman Nilai Agama Dan Moral Pada Anak Usia Dini di Paud Kurnia Jaya Nusantara Sai Soromandi Julidah, Julidah; Hendra, Hendra; Muslim, Muslim; Retnoningsih, Retnoningsih
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas Penanaman Nilai Agama Islam Pada Anak Usia Dini Di PAUD Kurnia Jaya Nusantara di SAI Soromandi. Dalam penelitian ini membahas tentang: 1) Bagaimana Peran Guru Dalam Menanamkan Nilai Agama Islam Pada Anak Usia Dini, 2) Faktor Pendukung dan Penghambat Bagi Guru Dalam Menanamkan Nilai agama Islam Pada Anak Usia Dini. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu, kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data, Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan setelah pengumpulan data ada tiga tahap antara lain; analisis data, reduksi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Peran Guru Dalam Penanaman Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini yaitu dengan cara membiasakan anak untuk melakukan kegiatan dan pembelajaran yang berkaitan dengan nilai agama dan moral yang telah diajarkan. 2) Faktor Pendukung Dalam Menanamkan Nilai Agama Islam Pada Anak Usia Dini yaitu, guru dipermudahkan dengan adanya buku panduan, serta sarana dan prasarana yang cukup memadai sehingga mempermudah proses pembelajaran, adapun faktor penghambat, yaitu datang dari kedua pihak yaitu guru (pendidik) dan peserta didik.
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE PEMBIASAAN DI TK PEMBINA LAMBU Nursah, Nursah; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Retnoningsih, Retnoningsih
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2651

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral serta faktor pendukung dan penghambat implementasi penanaman nilai agama dan moral melalui metode pembiasaan di TK pembina Lambu. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan berbagai pendekatan dan teknik untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral melalui metode pembiasaan dalam proses belajar mengajar di TK Pembina Lambu dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu dengan mendorong guru agar selalu berbuat baik karena akan dicontohi oleh muridnya, dan terciptanya hubungan harmonis antara guru dan murid. Kemudian faktor internal yaitu dengan dukungan orang tua di rumah untuk terbiasa menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dirumah pada anak. Adapun faktor yang menjadi tantangan yang dihadapi yaitu: jika pihak sekolah, keluarga dan lingkungan tidak menciptakan situasi yang baik, maka penerapan metode pembiasaan untuk nilai agama dalam penanaman nilai moral pada murid akan menjadi sia-sia.
ANALISIS KEMAMPUAN ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI TK NEGERI 03 WOJA DOMPU Kartini, Kartini; Mulyadi, Wahyu; Retnoningsih, Retnoningsih; Salam, Agus; Ihlas, Ihlas
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di TK Negeri 03 Woja Dompu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangannya. Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman terhadap perkembangan anak dengan ASD, khususnya dalam lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru pendamping, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak dengan ASD di TK Negeri 03 Woja dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu metode pembelajaran yang diterapkan, peran aktif guru dan pendamping, serta dukungan lingkungan sekitar. Penerapan metode pembelajaran berbasis visual dan multisensori terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap materi ajar. Selain itu, keterlibatan guru dan pendamping dalam membimbing anak-anak dengan sabar dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan sosial mereka. Dukungan lingkungan sekolah yang inklusif memberikan dampak positif terhadap kemampuan adaptasi sosial anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa anak dengan ASD memiliki potensi untuk berkembang secara optimal jika diberikan metode pembelajaran yang sesuai, pendampingan yang tepat, serta lingkungan yang mendukung.
PERAN GURU DALAM PENANGANAN ANAK ATTENTION DEFICIT AND HYPERACTIVITY DISORDER USIA 5-6 TAHUN (STUDI KASUS DI TK HANDAYANI DUMU) Arfah, Arfah; Hendra, Hendra; Retnoningsih, Retnoningsih
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menangani anak dengan Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD) usia 5-6 tahun di TK Handayani Dumu. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya tantangan yang dihadapi anak ADHD dalam aspek konsentrasi, pengendalian impuls, dan keterampilan sosial, yang berdampak pada proses belajar mereka. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung perkembangan anak ADHD secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua serta dokumentasi terkait aktivitas pembelajaran dan perkembangan anak. Sumber data terdiri dari guru, orang tua anak ADHD, dan dokumen pendukung seperti laporan perkembangan anak. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Handayani Dumu menerapkan berbagai strategi antara lain identifikasi awal melalui observasi, penerapan pembelajaran visual dan sensorik, pengelolaan perilaku berbasis penguatan positif, pendekatan sosial emosional, kerja kolaboratif dengan orang tua serta profesional, dan evaluasi berkelanjutan.
UPAYA MENGOPTIMALKAN BIMBINGAN KONSELING UNTUK MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG SISWA Retnoningsih, Retnoningsih
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2013): Maret-Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.323 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i1.4742

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan bimbingan konseling untuk mengatasi perilaku menyimpang pada anak. Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 4 SMA Negeri 7 Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan dan wawancara. Analisis dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, indikator awal perilaku menyimpang dipantau menggunakan­ data keaktifan siswa masuk sekolah, catatan kejadian atau informasi dari guru. Kedua, pada siklus I diberikan bimbingan serius kepada siswa agar tidak melanggar­ aturan sekolah. Jika melanggar guru BK memberikan bimbingan intensif kepa­da siswa. Ketiga, pada siklus II diteruskan tindakan dari siklus I dengan pemberian sanksi jika melanggar peraturan.   Kata kunci: perilaku menyimpang, bimbingan konseling, dan indikator penyimpangan
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE PEMBIASAAN DI TK PEMBINA LAMBU Nursah, Nursah; Ihlas, Ihlas; Lukman, Lukman; Retnoningsih, Retnoningsih
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2651

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral serta faktor pendukung dan penghambat implementasi penanaman nilai agama dan moral melalui metode pembiasaan di TK pembina Lambu. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan berbagai pendekatan dan teknik untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral melalui metode pembiasaan dalam proses belajar mengajar di TK Pembina Lambu dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu dengan mendorong guru agar selalu berbuat baik karena akan dicontohi oleh muridnya, dan terciptanya hubungan harmonis antara guru dan murid. Kemudian faktor internal yaitu dengan dukungan orang tua di rumah untuk terbiasa menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dirumah pada anak. Adapun faktor yang menjadi tantangan yang dihadapi yaitu: jika pihak sekolah, keluarga dan lingkungan tidak menciptakan situasi yang baik, maka penerapan metode pembiasaan untuk nilai agama dalam penanaman nilai moral pada murid akan menjadi sia-sia.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Kolase Dengan Media Bahan Alam di TK Negeri 27 Dodu Fithanah, Fithanah; Syafruddin, Syafruddin; Retnoningsih, Retnoningsih
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.4091

Abstract

Meningkatkan ketrampilan fisik motorik merupakan salah satu aspek fundamental dalam pengembangan Anak Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru dalam mengarahkan anak-anak dan meningkatkan kemampuan motorik halus mereka melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam di TK Negeri 27 Dodu. Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas dengan siklus yang berulang. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 15 anak di TK Negeri 27 Dodu. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, kemampuan motorik halus anak mencapai 68.8%, belum mencapai standar tindakan yang diharapkan yaitu ≥76%. Oleh karena itu, penelitian dilanjutkan ke siklus II, di mana kemampuan motorik halus anak meningkat menjadi 86.6%. Dengan demikian, kegiatan kolase dengan menggunakan bahan alam terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak-anak dalam kelompok bermain di TK Negeri 27 Dodu.