Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Penggunaan Financial Technology, Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan terhadap Tingkat Anak Putus Sekolah Mulyadi, Wahyu; Husen, Achmad; Suparno; Fadhilah, Nur Hidayah K; Bahri, Nur Alim
BAJ: Behavioral Accounting Journal Vol. 7 No. 2 (2024): July-December 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/baj.v7i2.354

Abstract

This study aims to analyse the role of Financial Technology (FinTech), digital financial literacy, and financial inclusion in reducing school dropout rates in Indonesia. FinTech provides innovative financial solutions, such as microloans and digital payments, that can enhance educational access for low-income families. However, the low level of digital financial literacy, particularly in rural areas, poses a challenge to fully leveraging FinTech's potential. Additionally, financial inclusion, such as access to savings and educational loans, plays a critical role in sustaining children's education. This research employs a quantitative approach with a correlational design, utilising data from BPS, Kemendikbudristek, AFTECH, and OJK. The findings indicate that FinTech, supported by adequate financial literacy and broader financial inclusion, has a significant impact on reducing dropout rates. These results offer strategic implications for public policy to promote digital financial literacy and expand access to formal financial services as part of efforts to support inclusive education.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Financial Technology (FinTech), literasi keuangan digital, dan inklusi keuangan dalam mengurangi tingkat anak putus sekolah di Indonesia. FinTech memberikan solusi keuangan inovatif seperti pinjaman mikro dan pembayaran digital yang dapat meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Namun, rendahnya literasi keuangan digital di masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, menjadi tantangan dalam memanfaatkan potensi FinTech secara optimal. Selain itu, inklusi keuangan seperti akses ke tabungan dan pinjaman pendidikan memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, memanfaatkan data dari BPS, Kemendikbudristek, AFTECH, dan OJK. Hasilnya menunjukkan bahwa FinTech, jika didukung dengan literasi keuangan yang memadai dan inklusi keuangan yang lebih luas, memiliki dampak signifikan dalam mengurangi angka putus sekolah. Temuan ini memberikan implikasi strategis untuk kebijakan publik dalam mendorong literasi keuangan digital dan memperluas akses layanan keuangan formal sebagai upaya mendukung pendidikan yang inklusif.
ANALISIS KEMAMPUAN ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI TK NEGERI 03 WOJA DOMPU Kartini, Kartini; Mulyadi, Wahyu; Retnoningsih, Retnoningsih; Salam, Agus; Ihlas, Ihlas
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di TK Negeri 03 Woja Dompu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangannya. Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman terhadap perkembangan anak dengan ASD, khususnya dalam lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru pendamping, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak dengan ASD di TK Negeri 03 Woja dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu metode pembelajaran yang diterapkan, peran aktif guru dan pendamping, serta dukungan lingkungan sekitar. Penerapan metode pembelajaran berbasis visual dan multisensori terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap materi ajar. Selain itu, keterlibatan guru dan pendamping dalam membimbing anak-anak dengan sabar dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan sosial mereka. Dukungan lingkungan sekolah yang inklusif memberikan dampak positif terhadap kemampuan adaptasi sosial anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa anak dengan ASD memiliki potensi untuk berkembang secara optimal jika diberikan metode pembelajaran yang sesuai, pendampingan yang tepat, serta lingkungan yang mendukung.
Peran Lingkungan Keluarga Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Pada Anak Rosela, Dian; Mulyadi, Wahyu; Kusumawati, Yayuk
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i1.847

Abstract

This study aims to examine the role of the family environment in shaping religious moderation attitudes in children in Nggeru Kopa Village, Palama, a multicultural area inhabited by communities of Islam, Catholicism, and Protestantism. In this context of diversity, the family plays a strategic role as the main agent in instilling values of tolerance, mutual respect, and peaceful coexistence. The study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the research include parents, community leaders, and elementary school children residing in the village. The findings show that families instill religious moderation through familial approaches, role modeling, and value education from an early age. This moderation practice is reflected in daily life, such as respecting differences in beliefs, engaging in interfaith communication, and participating in social activities together. Universal values such as empathy, honesty, and justice are also taught as part of character education. However, there are challenges faced, such as economic limitations and the influence of a closed social environment, which may hinder the internalization of moderation values. This study concludes that families play a crucial role in shaping moderate character in children within a pluralistic society. The implications of these findings suggest the need for strengthening family capacity through support programs and collaboration with educational institutions and local religious leaders to create an inclusive and harmonious social ecosystem.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGENAI REDOKS DAN SEL ELEKTROKIMIA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS): Penelitian Tindakan Kelas pada Pembelajaran Kimia di Kelas 12 MIPA-2 SMAN 1 Cikatomas Mulyadi, Wahyu
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v2i1.43

Abstract

The reality in the field that chemistry learning in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas has not been solved. Students' difficulties in understanding chemistry learning are: 1) problem submission, 2) implementation of experiments for observation, and 3) conclusion making. This is evidenced by the achievement of chemistry learning results about Redox and Electrochemical Cells so far is still low.  The average score of Class 12 MIPA-2 previously only reached 74. The test results are still low when compared to the minimum completeness criterion, which is 77. Based on the fact that in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas student learning outcomes are still low, an effort is needed to improve student learning outcomes. One alternative method to help improve learning outcomes is to use the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach. The purpose of Classroom Action Research (PTK) is to find out and improve chemistry lessons about Redox and Electrochemical Cells using the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas. The method used in this study is Classroom Action Research (PTK), which is a form of action research that is directly carried out in the classroom. Based on the results of the study that: Learning implementation plan through the application of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach to increase student understanding in Redox and Electrochemical Cell learning in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas, in cycle I by 77.5% and cycle II by 90%. The process of implementing learning through the application of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach to increase student understanding in Redox and Electrochemical Cell learning in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas, in teacher activities in cycle I by 75%, in cycle II increased to 83.3%. In the first cycle student activities it was 70.8% and in the second cycle it increased to 81.3%. Student learning outcomes in learning Redox and Redox Electrochemical Cells and Electrochemical Cells in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas through the application of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach have improved with very good criteria. This can be proven by student learning outcomes in cycle I of 76 while in cycle II increased by 82
How Does Optimize Peer to Peer Lending Investment Mulyadi, Wahyu; Purwanto, Budi; Kusumaningrum Fadhilah, Nurhidayah
Journal of Economics and Business UBS Vol. 13 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v13i1.1489

Abstract

This research uses general data about loans in 5 Credit Grades A, B, C, D and E which can be obtained from the KoinWorks P2PL factsheet platform. The research results show that there are 4 combinations of funding assets in the calculation of the optimal portfolio of the Markowitz Model with the lowest risk preferences consisting of funding assets in Credit Grades A, B, D and E with an expected portfolio return of 24.29% for the year and 2.02. % for monthly and the best risk level in a year of 1.39% for annual and 0.11% for monthly. Meanwhile, in the optimal portfolio planning of the Markowitz model with sharpe ratio, there are 3 combinations of funding assets consisting of Credit Grades A, B and D which obtain an expected portfolio return of 18.29% in the current year and 1.52% in that month. and the level of risk. best in a year of 1.39% for this year and 0.48% for this month, and portfolio performance of 13.1.
Pengabdian Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (Germasting) Kepada Masyarakat Desa Wangunsari Maharani, Melisa Antoineta; Algifari, Anfal; Puspitawati, Anenda; Nurbayiti, Anggi; Faris, Riyan Mirdan; Mulyadi, Wahyu; Yoedani, Yoedani; Juniansyah, M. Andri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1199

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak (Sugianto, 2021). Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Utami et al., 2023). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat (Mubarak et al., 2017). Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi (Saeni & Irwan, 2022). Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.
Pendampingan Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Wilayah Nusa Tenggara Barat Syarifuddin, Syarifuddin; Fathurrahman, Fathurrahman; Mulyadi, Wahyu; Sukrin, Sukrin; Anhar, Ade S; Jamilah, Sri; Fathir, Fathir; Sartika, Dewi
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA terintegrasi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa SMP 15 Kota Bima yang dibagi menjadi kelas eksperimen (30 siswa) dan kelas kontrol (30 siswa). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor berpikir kritis siswa kelas eksperimen meningkat dari 56,40 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,59 (kategori sedang–tinggi). Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 55,90 menjadi 68,10 dengan N-Gain sebesar 0,28 (kategori rendah). Uji independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (p < 0,05). Keterlaksanaan pembelajaran mencapai persentase 92% (sangat baik), dan respon siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis proyek sebesar 89% (sangat positif). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi LKPD IPA terintegrasi Pembelajaran Berbasis Proyek efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Penerapan Metode Demonstrasi Terhadap Pembelajaran Shalat Berjama’ah Pada Mata Pelajaran Fiqih di MIN 07 Bima Natri, Natri; Ilham; Mulyadi, Wahyu
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran Shalat berjama'ah pada mata pelajaran Fiqih di MIN 07 Bima. Metode demonstrasi digunakan sebagai pendekatan efektif untuk memandu siswa dalam memahami tata cara dan nilai-nilai spiritual yang terkait dengan Shalat berjama'ah. Langkah-langkah konkrit termasuk perencanaan pembelajaran, demonstrasi, praktek bersama, refleksi, dan penilaian digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa dalam pelaksanaan Shalat berjama'ah. Penelitian ini juga mencakup evaluasi dampak penerapan metode demonstrasi terhadap pemahaman konsep serta nilai-nilai spiritual yang diperoleh siswa dalam konteks pembelajaran keagamaan. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas metode demonstrasi dalam konteks pembelajaran Shalat berjama'ah di lingkungan pendidikan Islam. Hasil penelitian ini dapat menjadi kontribusi penting untuk pengembangan strategi pengajaran agama yang lebih interaktif dan terarah, memungkinkan siswa untuk lebih memahami dan menghayati nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan ibadah Shalat berjama'ah