Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Implementasi Kinerja Guru Pada Pembelajaran PPKn Irwan Irwan; Kamarudin Kamarudin
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kinerja guru pada pembelajaran PPKn di SD Negeri 1 Lampanairi Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode case studies. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman terdiri atas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kinerja guru pada pembelajaran PPKn yang meliputi perencanaan kegiatan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi kegiatan pembelajaran sudah dilaksanakan tetapi belum maksimal sesuai dengan standar pendidikan. Dalam mengantisipasi permasalahan kinerja guru pada pembelajaran dimana kepala sekolah memberikan catatan dan peringatan bahwa semua guru harus memperhatikan dan lebih maksimal dalam mengelola pembelajaran.
Membangun Kebhinekaan Antar Remaja dalam Perspektif Pendidikan Multikulturalisme Irwan Irwan; Kamarudin Kamarudin; Mansur Mansur
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan keragaman di kalangan remaja di desa Siontapina agar dapat hidup damai dan toleran sesuai dengan pendidikan multikulturalisme yang dianggap sebagai mekanisme yang efektif untuk mengembangkan kepribadian yang harmonis pada remaja berdasarkan nilai-nilai kebangsaan.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan menelusuri atau menggali berbagai temuan dan perkembangan terkait interaksi sosial guna menumbuhkan keragaman di kalangan remaja. Teknik pengumpulan data ini terdiri atas observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi ketegangan di kalangan remaja saat ini, baik yang berdimensi vertikal maupun horizontal, yang berujung pada kesulitan, seperti perkataan kasar di kalangan remaja, seperti yang terjadi di desa Siontapina. Peristiwa ini bertentangan dengan kewajiban bangsa untuk senantiasa mengutamakan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan pribadi, golongan, dan golongan, sebagaimana tertuang dalam pendidikan multikulturalisme. Realitas ini menunjukkan bahwa  etika multikultural tidak mendapat tempat dalam pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan pada remaja, sehingga mengarah pada idealisme fanatisme yang terbatas.  Akibatnya, pendidikan multikulturalisme sebagai landasan penghubung pluralisme pemuda dari beragam etnis untuk mencapai kesetaraan, harmonisasi, dan toleransi belum dipelajari secara menyeluruh. Mengembangkan pendidikan multikulturalisme melalui metode multikulturalisme yang efisien dengan membangun keragaman sehingga tidak terjadi konflik antara remaja yang bernuansa etnik.
Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Pkn Kamarudin Kamarudin; Irwan Irwan; Fita Daud
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1059

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupaka penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus, data diambil yaitu berupa dokumentasi, data observasi melalui lembar observasi motivasi siswa dan lembar observasi guru. Hasil penelitian menunjukan melalui model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Sangia Wambulu. Berdasarkan lembar observasi motivasi belajar menunjukan adanya peningkatan, terbukti dari pra siklus siswa termotivasi belajar 20% atau 4 siswa dan 80% atau 16 siswa motivasi belajarnya masih rendah. Pada siklus I termotivasi belajar 60% atau 12 siswa dan 40% atau 8 siswa motivasi belajarnya masih belum maksimal. Meningkat pada siklus II yang termotivasi belajar 90% atau 18 siswa, belum termotivasi belajar 10% atau 2 siswa. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran PPKn SD Negeri 4 Sangia Wambulu