Yudanti Riastiti
Laboratory of Anatomy and Histology, Faculty of Medicine, Universitas Mulawarman

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HUBUNGAN TERAPI INTERVENSI MINDFULNESS DENGAN TINGKAT GEJALA DEPRESI PADA PASIEN GANGGUAN DEPRESI DI POLI PSIKIATRI RSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Nurmadana, Arya Tarakanatha; Riastiti, Yudanti; Wibowo, Hutomo Judhi Christanto
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i3.8005

Abstract

Gangguan depresi merupakan gangguan mood yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kesedihan, kehilangan semangat, pesimisme, serta rasa putus asa. Pada penatalaksanaannya gangguan depresi dapat diberikan psikoterapi sebagai terapi non-farmakologis. Terapi Intervensi Mindfulness merupakan psikoterapi yang dapat diberikan untuk menurunkan gejala depresi pada pasien dengan gangguan depresi. penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan penerapan terapi intervensi mindfulness terhadap tingkat gejala depresi pada pasien gangguan depresi di poli psikiatri RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan true experimental study dengan metode pretest-posttest control group design. Data yang didapatkan berasal dari data primer berupa kuisoner, pretest, dan post test di poli psikiatri RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Teknik sampling dengan metode quota sampling dengan total 20 pasien yang terbagi rata dalam 2 kelompok yaitu intervensi dan kontrol. Terapi intervensi mindfulness diberikan pada kelompok intervensi selama 4 minggu. Skor HDRS (Hamilton Depression Rating Scale) dan CAMS-R (Cognitive Affective Mindfulness Score-Revised) diukur di awal dan akhir penelitian pada setiap kelompok. Terdapat hubungan antara tingkat mindfulness dengan tingkat gejala depresi (p<0,05). Korelasi kuat ditemukan antara tingkat skor CAMS-R yang tinggi dengan penurunan tingkat gejala depresi. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan penerapan terapi intervensi mindfulness terhadap tingkat gejala depresi
FAKTOR RISIKO SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI KALIMANTAN TIMUR DAN UTARA Aswin, Affan; Riastiti, Yudanti; Retnaningrum, Yuliana Rahmah
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i3.10499

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit autoimun kronis yang ditandai dengan produksi antibodi yang membentuk kompleks imun dan memicu inflamasi organ multisistem. Etiologi SLE hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Variasi genetik, hormon, dan lingkungan diduga berperan penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko SLE di Kalimantan Timur dan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Data merupakan data primer yang diambil dari wawancara pasien SLE di Poliklinik RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dan via online dengan bantuan Komunitas Kula Kupu Borneo. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 52 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data terbanyak adalah kelompok usia 17-25 (32.27%), jenis kelamin perempuan (98.1%), tidak memiliki riwayat keluarga autoimun (80.8%), terpapar dengan paparan asap rokok rendah (42.3%), dan tidak memiliki riwayat konsumsi alkohol (90.4%).
GAMBARAN FOTO POLOS THORAKS PADA BERBAGAI DEFEK PENYAKIT JANTUNG KONGENITAL: SEBUAH TELAAH PUSTAKA Saputra, Rudi; Riastiti, Yudanti
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 3 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung kongenital (PJK) menjadi penyebab utama kematian anak akibat kelainan bawaan. PJK terjadi sekitar 8-10 per 1000 kelahiran hidup dan 30% di antaranya telah memberikan gejala pada minggu-minggu pertama kehidupan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui gambaran foto polos thoraks pada penyakit jantung kongenital. Di Indonesia, empat bayi lahir dengan PJK setiap jamnya. PJK dapat diklasifikasikan menjadi PJK sianotik dan PJK nonsianotik (asianotik). Perbedaan utamanya terletak pada ada atau tidak adanya sianosis sentral. Penyebab PJK pada bayi masih banyak tidak diketahui, tetapi PJK terjadi akibat adanya kesalahan saat embriogenesis. Pemeriksaan radiologis sangat penting dalam penegakkan diagnosis PJK karena dapat memperlihatkan kelainan pada jantung. Foto polos dapat digunakan untuk skrining awal, karena memiliki sentivitas 90,9%, namun spesifisitasnya sangat rendah, yakni 9,9%. Oleh karena kurang spesifik, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan CT scan, MRI, ataupun ekokardiografi. Kata kunci : asianotik, foto polos thoraks, PJK, sianotik DOI : 10.35990/mk.v7n3.p307-318
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Lama Menstruasi Pada Penderita Endometriosis Di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode 2019-2022 Aris, Risky Saputra; Pasaribu, Marihot; Riastiti, Yudanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i9.15739

Abstract

Endometriosis merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya kelenjar stroma endometrium di luar uterus, yang sering mengenai ovarium atau permukaan peritoneum viceralis yang menggantung. Meskipun jinak endometriosis bersifat progresif cenderung kambuh, dan dapat menginvasi secara lokal. Endometriosis merupakan masalah dibidang ginekologi di temukan pada 30- 45% wanita infertil, endometriosis juga ditemukan pada wanita reproduktif usia 15- 49 tahun . Beberapa faktor risiko yang berkontribusi dalam terjadinya endometriosis diantaranya Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lama Menstruasai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan faktor tersebut dengan kejadian endometriosis di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kasus-kontrol. Pengambilan sampel kasus menggunakan teknik purposive sampling pada pasien endometriosis yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Periode 2019-2022 yang diagnosisnya ditegakkan oleh dokter spesial obstetri dan ginekologi sebanyak 41 pasien. Sampel kontrol merupakan pasien yang diketahui tidak mengalami endometriosis yang sedanag menjalani rawat inapi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 41 pasien. Analisis data menggunakan uji chisquare dan uji fisher, hasil uji menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian endometriosis dengan nilai P=0,010. Akan tetapi, tidak didapatkan hubungan lama menstruasi dengan kejadian endometriosis dengan nilai P=0,137. Disimpulkan bahwa, indeks massa tubuh berhubungan dengan kejadian endometriosis di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda, wanita yang memiliki indeks massa tubuh rendah atau 25 (>25).
Hubungan Intervensi Terapi Mindfulness Terhadap Tingkat Gejala Depresi pada Pasien Gangguan Depresif di Poli Psikiatri RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Nurmadana, Arya Tarakanatha; Riastiti, Yudanti; Wibowo, Hutomo Judhi Christanto
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v11i3.8146

Abstract

Gangguan depresi adalah gangguan mood yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kesedihan, kehilangan semangat, pesimisme, serta rasa putus asa. Pada penatalaksanaannya gangguan depresi dapat diberikan psikoterapi sebagai terapi non-farmakologis. Terapi Intervensi Mindfulness merupakan psikoterapi yang dapat diberikan untuk menurunkan gejala depresi pada pasien dengan gangguan depresi. penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan penerapan terapi intervensi mindfulness terhadap tingkat gejala depresi pada pasien gangguan depresi di poli psikiatri RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental sebenarnya pretest-posttest control group design. Data yang didapatkan berasal dari data primer berupa kuisoner, pretest, dan post test di poli psikiatri RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Teknik sampling dengan metode quota sampling dengan total 20 pasien yang terbagi rata dalam 2 kelompok yaitu intervensi dan kontrol. Terapi intervensi mindfulness diberikan pada kelompok intervensi selama 4 minggu. Skor HDRS (Hamilton Depression Rating Scale) dan CAMS-R (Cognitive Affective Mindfulness Score-Revised) diukur di awal dan akhir penelitian pada setiap kelompok. Terdapat hubungan antara tingkat mindfulness dengan tingkat gejala depresi (p<0,05). Hubungan berlawanan ditemukan antara tingkat skor CAMS-R yang tinggi dengan penurunan tingkat gejala depresi. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan penerapan terapi intervensi mindfulness terhadap tingkat gejala depresi.
HASIL UJIAN PRAKTIKUM HISTOLOGI METODE LURING DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MULAWARMAN TIDAK BERBEDA DENGAN METODE DARING Dewi, Ratna; Hasanah, Nurul; Riastiti, Yudanti
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v11i1.9673

Abstract

Histologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang struktur mikroskopis jaringan baik jaringan hewan maupun jaringan tumbuhan. Praktikum histologi merupakan salah satu bentuk pembelajaran histologi dan setelah kegiatan tersebut mahasiswa akan dievaluasi melaui ujian praktikum histologi. Selama pandemi Covid-19, sistem pembelajaran histologi di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman berubah dari luring menjadi daring. Ujian praktikum histologi secara luring adalah mahasiswa mengamati preparat histologi secara langsung di mikroskop sedangkan ujian praktikum histologi secara daring adalah mahasiswa mengamati preparat histologi melalui tayangan foto. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan perbedaan hasil ujian praktikum histologi metode luring dan daring di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini merupakan penelitian analitik retrospektif yang termasuk dalam penelitian kuantitaif. Data yang didapatkan berasal dari data sekunder hasil ujian praktikum histologi angkatan 2019 yang mewakili ujian praktikum luring dan angkatan 2020 mewakili yang ujian praktikum daring. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu dengan mengambil semua data hasil ujian praktikum histologi blok 2 dan 3. Hasil uji statistik Independent Sample T-test didapatkan p=0.52 (p>0.05) yang berarti tidak terdapat perbedaan antara hasil ujian praktikum histologi metode luring dan daring di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Kata Kunci : Histologi, Hasil Ujian, Luring, Daring
The Relationship of Age and Body Mass Index with Histopathological Features of Breast Carcinoma at RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Ihza Firdaus, Ajril; Irawiraman, Hadi; Riastiti, Yudanti
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 7, No 2 (2024): JKPBK Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v7i2.8751

Abstract

Background : Breast carcinoma is a disease characterized by the uncontrolled growth of breast epitel cells. Breast carcinoma is the most common cancer in the world and Indonesia. Breast cancer is caused by many factors, including age and obesity.  Aim : This study aims to explain the relationship between age and body mass index with histopathological features of breast carcinoma at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda. Methods : An analytical observational study with a cross-sectional approach was applied in this study. The research sample was taken from the anatomical pathology laboratory and medical record installation at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda with a purposive sampling method. One hundred fifty-one samples were obtained from all breast cancer patients diagnosed histopathologically at RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda from the period 2020-2021 for this study. The data in this study were tested using the Chi-Square test. Result : The results showed that  the analysis between age with histopathological type and grading of breast carcinoma, respectively, obtained p-value = 0.129 and p-value = 0.174, while BMI with histopathological type and grading of breast carcinoma obtained p-value = 0.467 and p-value = 0.199. Conclusion : There was no relationship between age and body mass index with histopathological features of breast carcinoma.
Hubungan Usia dan Kadar Prostate Specific Antigen (PSA) dengan Derajat Histopatologi Adenokarsinoma Prostat di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Pratiwi, Novita Eka Tyas; Riastiti, Yudanti; Irawiraman, Hadi; Danial, Danial
Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 12 No. 2 (2023): Online July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v12i2.2176

Abstract

Adenocarcinoma prostate generally occurs in older adults and maybe because of increase in prostate-specific antigen (PSA) levels.  It is essential to know the relationship between age and PSA levels with histopathological grade to determine the appropriate management in cases of prostate adenocarcinoma. Objective: To determined  the relationship between age and  PSA levels with the histopathological grade of prostate adenocarcinoma patients at Abdoel Wahab Sjahranie General Hospital, Samarinda. Methods: The research design was analytic observational with a cross-sectional study approach. The data was taken from the medical records of prostate adenocarcinoma patients at Abdoel Wahab Sjahranie Hospital Samarinda from 2018 until 2022 using the total sampling method. 52 patients met the inclusion criteria. Bivariate analysis using the Chi-square test. Results:This study showed that there was no relationship between age (p=0.433) and PSA levels (p=0.347) with the histopathological grade of prostate adenocarcinoma patients at Abdoel Wahab Sjahranie General Hospital, Samarinda. Conclusion: There was no significant relationship between age and PSA levels with the histopathological grade of prostate adenocarcinoma at Abdoel Wahab Sjahranie Hospital, Samarinda.Keywords: adenocarcinoma prostate, age,  histopathological degree, PSA levels
Karakteristik Analisis LCS Meningoensefalitis Anak di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2019-2022 Yunita, Yunita; Riastiti, Yudanti; Muhyi, Annisa
Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 12 No. 2 (2023): Online July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v12i2.2287

Abstract

Meningoencephalitis is a pathological state characterized by concurrent inflammation of the meninges and the brain parenchyma. Liquor Cerebrospinal analysis (LCS) can help establish a diagnosis of diseases affecting the central nervous system, including meningoencephalitis. Objective: To identified the attributes of meningoencephalitis LCS analysis in pediatric patients at RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda from 2019 until 2022. Methods: This study employs a descriptive research design to delineate the features of the LCS analysis. The data utilized in this study was acquired from the medical records of individuals who had experienced meningoencephalitis during their childhood and obtained as many as 39 patient data samples. Results: The findings revealed that most cases were observed in children aged 0-1 years (38.5%), with a higher incidence in males (59.0%). The LCS analysis parameters indicated that lymphocytic pleocytosis was the most common (76.9%), while clear  LCS was observed in 82.1%. The leukocyte count was within the normal range of 56.4%, and the polymorphonuclear ratio was negative (79.5%). The protein levels increased by 56.4%, while the glucose levels were within the normal range (59.0%). Conclusion: There is an increase in LCS  protein levels, which indicates inflammation.Keywords: LCS  analysis, LCS parameters, meningoencephalitis
Karakteristik Fungsi Kognitif Pasien Pasca Stroke Hemoragik Berdasarkan Lokasi Dan Volume Perdarahan Di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda Syafiq, Refanza Fau’az; Riastiti, Yudanti; Diputra, Putu Yudhi Nusartha
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18824

Abstract

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah pecah menyebabkan perdarahan otak dan disabilitas yang parah, salah satunya adalah gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fungsi kognitif, distribusi domain fungsi kognitif, dan karakteristik fungsi kognitif berdasarkan lokasi perdarahan, volume perdarahan, dan waktu pasca stroke pada pasien pasca stroke hemoragik di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif obervasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada Agustus – Oktober 2024. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan Montreal Cognitive Assessment-Indonesia (MoCA-Ina) dan rekam medik. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Sebanyak delapan sampel memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami gangguan fungsi kognitif (100%) dengan domain memori tertunda (100%) dan bahasa (100%) yang paling terpengaruh, sebagian besar lokasi perdarahan di hemisfer serebri sinistra (62,5%) dengan volume perdarahan 20-40 ml (62,5%), dan seluruhnya mengalami gangguan fungsi kognitif ³ 3 bulan pasca stroke (100%). Sebagai kesimpulan, semua responden mengalami gangguan fungsi kognitif dengan domain memori tertunda dan bahasa yang paling terdampak, mayoritas lokasi perdarahan di hemisfer serebri sinistra dengan volume perdarahan 20-40 ml, dan seluruhnya mengalami gangguan fungsi kognitif ³ 3 bulan pasca stroke.