Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL RETENTUM

Peran Transformasi Hukum Pidana dalam Mengatasi Kejahatan Siber Berbasis AI dan Geopolitik Richard, Richard; Andri, Andri; Tiawarman K., Andriansyah; Bombang Sapan, Heber
JURNAL RETENTUM Vol 7 No 1 (2025): IN PROGRESS
Publisher : Pascasarjana UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/retentum.v7i1.5385

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has had a major impact on the dynamics of cybercrime, which is increasingly complex and diverse. AI-based cybercrime, such as automated attacks, deepfakes, and data manipulation, creates new challenges in the global criminal law system. On the other hand, the growing geopolitical dynamics also influence law enforcement efforts against international cybercrime. This study aims to examine the role of criminal law transformation in addressing AI-based cybercrime in the context of ever-changing geopolitics. Using a normative juridical approach, this study identifies the main challenges in law enforcement, including issues of jurisdiction, international cooperation, and differences in geopolitical interests between countries. In addition, this study also proposes updating more adaptive criminal law regulations, increasing international cooperation, and strengthening the capacity of developing countries in dealing with AI-based cyber threats. It is hoped that the results of this study can contribute to the formulation of more effective policies in dealing with AI-based cybercrime globally.
Urgensi Kebijakan Mengenai Kegiatan Penyiaran Melalui Platform Media Sosial Richard, Richard; Abdallah, Moh. Jibril; Adri Perwira, Muhammad; Yunus Ekaputra, Andy Hakim
JURNAL RETENTUM Vol 7 No 1 (2025): IN PROGRESS
Publisher : Pascasarjana UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/retentum.v7i1.5410

Abstract

Penelitian ini mengangkat latar belakang mengenai kekosongan hukum dalam pengaturan penyiaran melalui media sosial, yang semakin penting seiring dengan pesatnya perkembangan platform digital sebagai saluran utama untuk berbagi informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji urgensi pengaturan kegiatan penyiaran di media sosial serta dampak hukum yang ditimbulkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif, dengan pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekosongan pengaturan ini menyebabkan ketidakpastian hukum yang menghambat pengawasan konten yang disebarkan melalui media sosial, yang berpotensi menimbulkan risiko seperti penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, serta mengarah pada perlunya pembaruan regulasi untuk menanggulangi masalah ini secara efektif.