Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PHYSICAL LEARNING REVIEWED FROM THE ASPECTS OF MOTOR SKILLS, PARTICIPATION AND SOCIAL INTERACTION: A CASE STUDY REVIEW IN ELITE AND NON-ELITE KINDERGARTEN SCHOOLS Riduan; Anggri Dwi Nata; Rahmat Sanusi
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the indication of differences in the implementation of physical education learning between schools with complete facilities and schools with limited facilities. The aim is to describe the quality of physical education learning at the kindergarten (TK) level from three main aspects: motor skills, participation, and social interaction, by comparing two types of schools: elite and non-elite kindergartens. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study method. The research subjects included teachers and students from TK Cendekia (an elite school) and TK Negeri Pembina (a non-elite school) in Karimun Regency, Riau Islands. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques, and their validity was tested through source and technique triangulation. The research results show that students in elite kindergartens have more developed motor skills, higher levels of participation, and better social interactions than students in non-elite kindergartens.
PENGARUH PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA PASAR SIMPONG DAN KILOMETER 5 Djalamang, Arie Zulmawan; Hariyami, Diah; Riduan
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol. 3 No. 1 (2023): SIPARSTIKA : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55114/siparstika.v3i1.616

Abstract

keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu permasalahan terbesar yang sering terjadi dalam pekerjaan konstruksi. Beberapa perusahaan di Kabupaten Banggai masih belum memperhatikan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas pekerja pada pembangunan pasar Simpong dan penataan bangunan kilometer 5. Penelitian ini umumnya dilakukan di Kota Luwuk Wilayah Administratif Banggai, mengingat penelitian ini. lokasi di Pasar Simpong dan Kilometer 5. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pekerja. Pada tahap analisis digunakan aplikasi SPSS dalam perhitungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel keselamatan dan kesehatan berpengaruh positif terhadap produktivitas pekerja konstruksi di pasar Simpong dengan nilai signifikansi sebesar 0,003. Nilai ini lebih rendah dari taraf sebenarnya (0,003 < 0,05) dan nilai F-value sebesar 7,298 > F tabel 3.34. Variabel keselamatan dan kesehatan berpengaruh positif terhadap produktivitas penataan bangunan kilometer 5 dengan nilai signifikansi sebesar 0,007. Nilai ini lebih rendah dari taraf sebenarnya (0,007 < 0,05) dan nilai F-value sebesar 6,053 > F tabel 3.34. Kesimpulan dari kedua proyek tersebut adalah dampak keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas pekerja adalah baik.
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DI TINJAU DARI DAYA DUKUNG TANAH DAN VOLUME LALU LINTAS Laide, Sarifudin; Riduan; Hariyami, Diah
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol. 3 No. 1 (2023): SIPARSTIKA : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55114/siparstika.v3i1.617

Abstract

Ruas Jalan Tanjung Jepara di Kecamatan Batui Kabupaten Banggai merupakan salah satu Ruas Jalan yang sering terjadi kerusakan pada lapisan perkerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganlisis faktor-faktor penyebab kerusakan lapisan perkerasan jalan di Ruas Jalan Tanjung Jepara Kecamatan Batui Kabupaten Banggai. Maka untuk menentukan perencanaan ulang tebal lapisan perkerasan lentur perlu adanya pengumpulan data primer dan data sekunder. Untuk pengumpulan data primer yaitu melakukan pengujian DCP untuk mengetahui nilai CBR tanah dasar dan perhitungan survei LHR langsung di lapangan, adapun untuk pengumpulan data primer yaitu data curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata CBR sebesar 12,52 %. Hasil perhitungan jenis-jenis kendaraan yang melintasi Ruas Jalan Tanjung Jepara didapatkan Damage Factor Truk 2 as sebesar 35,40 %, Truk 3 as sebesar 19,31 %, dan Truk gandeng sebesar 16,99 %. Penyebab terjadinya kerusakan perkerasan jalan di dominasi oleh jenis kendaraan Truck 2 as, Truck 3 as dan Truck Trailer. Dari hasil penelitian dapat dismimpulkan bahwah salah satu penyebab terjadinya kerusakan perkerasan jalan di Ruas Jalan Tanjung Jepara adalah damage factor.
STUDI PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN DESA AIR KALIMAT - WAHE KECAMATAN TALIABU UTARA KABUPATEN PULAU TALIABU PROVINSI MALUKU UTARA Riduan
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol. 3 No. 2 (2024): SIPARSTIKA : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55114/siparstika.v3i2.688

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala yang menghambat pembangunan fasilitas prasarana jalan yang rusak dan belum ada perkerasan. Keterbatasan infrastruktur ini jelas mengakibatkan adanya biaya-biaya ekstra yang pada akhirnya akan mengakibatkan biaya menjadi tinggi. Untuk itu perlu dilakukan pembuatan jalan baru dan disesuaikan dengan kondisi lalu-lintas yang ada pada daerah tersebut. Ruas jalan Desa Air Kalimat sampai Desa Wahe memilki panjang total dari proyek peningkatan jalan ini adalah 11 km. Agar konstruksi jalan dapat melayani arus lalu-lintas sesuai dengan umur rencana, maka dibuat perencanaan tebal perkerasan yang baik, karena dengan perencanaan tebal perkerasan yang baik diharapkan konstruksi perkerasan jalan mampu memikul beban kendaraan yang melintas dan menyebarkan beban tersebut kelapisan- lapisan dibawahnya dan tanpa menimbulkan kerusakan yang berarti pada konstruksi jalan itu sendiri. Hasil Perhitungan untuk Perencanaan Tebal Lapis Perkerasan Lentur pada Ruas Jalan Desa Air Kalimat – Wahe pada Manual Desain Perkerasan 2013 menunjukkan HRS WC = 3 cm, HRS Base = 3,5 cm, LPA Kelas A2 = 25 cm, LPA Kelas B = 12, 5 cm dan tidak memiliki hasil pada tipe perkerasan AC. Untuk Manual Desain Perkerasan 2017 menunjukkan hasil perhitungan Tipe perkerasan HRS dan AC. Untuk nilai ketebalan tipe perkerasan HRS yaitu HRS WC = 5 cm, LPA kelas A2 = 15 cm, LPA kelas B = 15 cm. dan untuk nilai tipe perkerasan AC adalah AC WC = 40 mm, AC BC = 60, LPA kelas A = 400 mm.
ANALISA KEBUTUHAN TRAFFIC LIGHT PADA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL DI KOTA LUWUK KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH Riduan; Susilawati, Sri; Indaha, Ispranoki
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol. 5 No. 1 (2025): SIPARSTIKA : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55114/siparstika.v5i1.1267

Abstract

Simpang jalan merupakan titik temu arus lalu lintas yang memiliki potensi konflik sehingga perlu ditangani untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja arus lalu lintas pada simpang tiga tak bersinyal di Kota Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, serta menentukan penanganan yang sesuai terhadap permasalahan yang ada. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan survei volume lalu lintas, dan analisis dilakukan berdasarkan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Lokasi penelitian mencakup simpang ruas Jalan Drs. Moh. Hatta – Jalan Tuna dan simpang ruas Jalan Tj. Branjangan – Jalan Ki Hajar Dewantoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lokasi memiliki nilai Kapasitas (C) yang masih di bawah ketentuan MKJI 1997 yaitu 2700 smp/jam, dengan Derajat Kejenuhan (DS) < 0,85, dan nilai Tundaan berada pada tingkat pelayanan kategori B dan C sesuai MKJI 1997 dan PM No. 96 Tahun 2015. Dengan demikian, kinerja lalu lintas pada kedua simpang masih dalam kondisi baik dan belum memenuhi syarat untuk pemasangan traffic light. Namun, untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas ke depan, disarankan penanganan berupa rekayasa lalulintas guna menurunkan nilai derajat kejenuhan agar arus lalu lintas tetap lancar.