Claim Missing Document
Check
Articles

Rintisan Agrowisata Berkelanjutan melalui Penguatan Kapasitas Komunitas Lokal di Desa Pesantren, Blado, Kabupaten Batang Mustofa, Moh. Solehatul; Retnoningsih, Amin; Rini, Hartati Sulistyo; Ismaya, Erik Aditia
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/6g8n6665

Abstract

Program pengabdian berbasis komunitas ini bertujuan memperkuat kapasitas sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat Desa Pesantren, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, melalui rintisan agrowisata berkelanjutan. Permasalahan utama mitra meliputi budidaya hortikultura yang masih konvensional, tata kelola kelompok yang lemah, inovasi produk yang terbatas, dan promosi wisata edukatif yang belum optimal. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan proses bisnis, eksplorasi potensi desa, pelatihan Good Agricultural Practices (GAP), diversifikasi produk olahan, pemasaran digital, penguatan kelembagaan, dan fasilitasi kemitraan. Program melibatkan Kelompok Tani Perempuan Melati Sejahtera dan Kelompok Sadar Wisata Sadesa sebagai aktor utama. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya demplot hortikultura dengan irigasi tetes dan rumah tanam mini, meningkatnya tingkat keberhasilan bibit dari 60% menjadi 90%, serta naiknya produktivitas dari 300 kg menjadi 700 kg per 1.000 m² per musim. Pada aspek pemasaran, produk olahan mulai dipasarkan melalui dua toko lokal dan dua marketplace. Pada aspek wisata, jalur wisata edukatif berbasis hortikultura mulai dirintis dan jumlah kunjungan meningkat dari 120 menjadi 400 orang per tahun. Program ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas komunitas dapat menjadi fondasi penting bagi pengembangan agrowisata desa yang berkelanjutan.
ADAPTASI SOSIAL BUDAYA MAHASISWA ETNIS BATAK TOBA DALAM LINGKUNGAN MULTIKULTURAL DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES) Kurniasari, Vita; Sulistyo Rini, Hartati
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i5.4682

Abstract

This study examines the socio-cultural adaptation of Toba Batak ethnic students at Universitas Negeri Semarang (UNNES) within a multicultural campus environment. The research aims to analyze the socio-cultural characteristics of Toba Batak students, identify the challenges encountered in social interactions, and explore the adaptation strategies they employ in daily campus life. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach to understand the subjective experiences of students in facing cultural differences. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving Toba Batak students and students from other ethnic backgrounds at UNNES. The analysis applies George Herbert Mead’s Symbolic Interactionism theory to understand how identity and meaning are formed through social interaction. The findings indicate that Toba Batak students maintain strong socio-cultural identities reflected through clan affiliation, communication style, and cultural values brought from their home environment. In the multicultural setting of UNNES, they experience several challenges, including difficulties in understanding the Javanese language, communication misunderstandings caused by differences in speaking styles, and differences in culinary habits. To overcome these challenges, students actively develop adaptation strategies such as learning local language expressions, adjusting communication styles to suit the surrounding culture, and adapting eating habits by seeking alternative foods or cooking independently. The study demonstrates that socio-cultural adaptation is a dynamic process that allows students to maintain their cultural identity while simultaneously adjusting to a diverse social environment. This research contributes to the development of sociological and anthropological studies concerning cultural adaptation among ethnic minority students in higher education.
Peran Komunitas Harapan dalam Pendampingan Anak Rentan di Kampung Sumeneban, Kota Semarang Muti'ah, Lafiya Nailal; Rini, Hartati Sulistyo
PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) Vol 8, No 02 (2026): PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pn.v8i02.18395

Abstract

Children are a vulnerable group at risk of experiencing rights violations, especially in urban areas with densely populated settlements and limited social support. This study aims to analyze the role of Komunitas Harapan in assisting vulnerable children in Kampung Sumeneban, Semarang City, as well as to examine the challenges and vulnerabilities of community-based assistance sustainability through the perspective of Robert D. Putnam's social capital. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with validity tested through triangulation of sources, techniques, and time. Data analysis used an interactive analysis model carried out continuously until saturation was reached. The results of the study show that Komunitas Harapan plays a role in providing educational assistance, character building, and social support. These mentoring practices build social capital in the form of social networks, social norms, and trust among volunteers, children, parents, and external partners. The study also identified challenges such as a limited number of volunteers and funding, the absence of standardized learning modules, and limited facilities. Moreover, social capital vulnerability is marked by disruptions in networks due to volunteer turnover and organizational structure uncertainty, decreased trust due to limited resources, and weakened institutional norms due to the dominance of volunteerism values. The novelty of this study lies in employing a sociological approach based on social capital analysis, highlighting the elements of social networks, social norms, and trust in the context of mentoring vulnerable children in urban areas.
Penguatan Kapasitas Anak Muda Melalui Pembuatan Konten Kreatif untuk Mendukung Branding Desa Sumberejo, Kabupaten Semarang Hartati Sulistyo Rini; Atika Wijaya; Gunawan Gunawan; Amrin Ma'ruf; Eka Yuniati
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.25516

Abstract

Anak muda memiliki posisi yang sangat strategis dalam merespons dinamika sosial budaya dalam masyarakat, terutama yang menyangkut arus besar masyarakat digital dan media sosial. Kecepatan kelompok ini dalam merespon perkembangan dunia digital merupakan potensi yang harus difasilitasi dan diarahkan secara lebih konstruktif melalui pelatihan pembuatan konten kreatif untuk media sosial desa. Pada masyarakat pedesaan kelompok ini sering dilupakan dan belum banyak dipandang sebagai komunitas yang potensial untuk pengembangan desanya. Urgensi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengarahkan ketrampilan digital dan kreativitas anak muda dalam kerangka yang positif, bukan saja secara personal, namun nantinya juga mampu memberikan sumbangsih pada update atau pembaruan informasi dan aktivitas pada media sosial desa yang lebih informatif, promotif, dan atraktif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop terstruktur dengan sistem pelatihan, praktik, dan pengumpulan hasil. Hasil pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan anak muda dalam menggunakan ketrampilan digital dan menyalurkan kreativitasnya dalam membuat konten kreatif yang berbasis pada potensi khas desa. Luaran pengabdian ini terwujudnya dua konten kreatif berbasis potensi desa, video kegiatan yang diupload di youtube lembaga, dan HKI.