Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Arsir

PERHITUNGAN OVERALL THERMAL TRANSFER VALUE (OTTV) PADA SELUBUNG BANGUNAN Setiani, Aprilia Nur; Harani, Arnis Rochma; Riskiyanto, Resza
Jurnal Arsir Vol 1, No 2 (2017): ARSIR
Publisher : Jurnal Arsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pemanasan global menjadi permasalahan terbesar dunia saat ini, beberapa upaya pencegahannya terus digencarkan, salah satunya dengan penerapan bangunan hijau. Di Indonesia bangunan hemat energi harus memenuhi persyaratan SNI 03-6389-2000 yang sudah diberlakukan oleh Pemerintah mulai saat ini. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya dipenuhi oleh owner dan badan perencana atau konsultan. Hal tersebut dapat terlihat dengan masih banyaknya bagian fasad bangunan tinggi yang didominasi oleh material kaca. Salah satunya juga diterapkan pada perencanaan bangunan Proyek Srondol Mixed-Use Development. Material dinding kaca banyak digunakan pada bangunan tersebut khususnya pada bangunan Rumah Sakit dan Podium. Meskipun demikian, tidak semua bangunan dengan dominan kaca termasuk ke dalam bangunan yang tidak hemat energi. Berdasarkan perhitungan OTTV pada bagian selubungnya, bangunan tersebut sudah memenuhi kriteria dari standar SNI yang dipersyaratkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dari hasil perhitungan OTTV yang dijabarkan dalam analisa. Hasil dari penelitian ini adalah bangunan Rumah Sakit Siloam yang berfungsi sebagai menara dan bangunan perbelanjaan yang berfungsi sebagai Podium pada proyek Srondol Mixed-Use Development sudah memenuhi kriteria bangunan hemat energi.The problem of global warming is becoming the biggest problem of the world today, some of the prevention efforts are continuously intensified, one of them is by applying green building requirements. In Indonesia, energy-efficient buildings must meet the requirements of SNI 03-6389-2000 which has been imposed by the Government from now on. However, these demands have not been fully met by the owner and the planning agency or consultant. This can be seen with the still high part of the facade of high buildings dominated by glass material. One of them is also applied to the Srondol Project Mixed-Use Development building planning. Glass wall material is widely used in the building especially in Hospital buildings and Podium. However, not all buildings with dominant glass façade are included into buildings that are not energy efficient. Based on the calculation of OTTV on Mixed-Use Srondol Project Development building envelope, the building meets the criteria of the required SNI standard. The method used in this research is quantitative approach of the OTTV calculation result described in the analysis. The result of this research is Siloam Hospital building which has function as tower and commercial building that has function as Podium in Srondol Mixed-Use Development project has fulfilled the criteria of energy efficient building
Kajian Sirkulasi Vertikal dan Horizontal bagi Atlet Pengguna Wheelchair di Gedung Olahraga Manahan, Surakarta Riskiyanto, Resza; Harani, Arnis Rochma; Pertiwi, Andina Cahya
Arsir Vol 2, No 1 (2018): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v2i1.1236

Abstract

Indonesia memperoleh 191 medali pada Sea Games 2017 dan mendapat predikat juara umum Asean Para Games 2017 yang diselenggarakan di Malaysia. Hal ini membuat pemerintah di berbagai daerah semakin berbenah dalam memberikan fasilitas yang layak bagi pelatihan atlet-atletnya. Pada tahun 2018, Kota Surakarta menjadi tempat dimana atlet-atlet Asian Para Games 2018 menjalankan pemusatan latihan nasional (pelatnas). Hal tersebut melatarbelakangi pemerintah Kota Surakarta dalam merencanakan pembangunan area fasilitas olahraga yang layak dan memenuhi standar, salah satunya Gedung Olahraga Manahan yang sering menjadi tempat diselenggarakannya kompetisi olahraga hingga tingkat internasional. Tahun ini GOR Manahan menjadi salah satu tempat pelatihan atlet Asian Para Games 2018 untuk olahraga bulutangkis dengan kata lain adalah wheelchair badminton. Gedung Olahraga Manahan memiliki akses sirkulasi pendukung untuk atlet pengguna wheelchair, namun belum sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh Permen PUPR RI Nomor 14/PRT/M/2017, International Standard Facilities BWF Statutes, FIBA Guide to Basketball Facilities dan  FIVB Official Volleyball Rules 2017-2020. Sehingga dibutuhkan kajian mengenai sirkulasi vertikal dan horizontal bagi atlet pengguna wheelchair di Gedung Olahraga Manahan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus pada objek-objek sirkulasi di Gedung Olahraga Manahan. Data diperoleh melalui survei literatur dan survei lapangan, kemudian dianalisis dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi desain sirkulasi yang sesuai standar bagi atlet pengguna wheelchair
PERHITUNGAN OVERALL THERMAL TRANSFER VALUE (OTTV) PADA SELUBUNG BANGUNAN Setiani, Aprilia Nur; Harani, Arnis Rochma; Riskiyanto, Resza
Arsir Vol 1, No 2 (2017): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v1i2.879

Abstract

Permasalahan pemanasan global menjadi permasalahan terbesar dunia saat ini, beberapa upaya pencegahannya terus digencarkan, salah satunya dengan penerapan bangunan hijau. Di Indonesia bangunan hemat energi harus memenuhi persyaratan SNI 03-6389-2000 yang sudah diberlakukan oleh Pemerintah mulai saat ini. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya dipenuhi oleh owner dan badan perencana atau konsultan. Hal tersebut dapat terlihat dengan masih banyaknya bagian fasad bangunan tinggi yang didominasi oleh material kaca. Salah satunya juga diterapkan pada perencanaan bangunan Proyek Srondol Mixed-Use Development. Material dinding kaca banyak digunakan pada bangunan tersebut khususnya pada bangunan Rumah Sakit dan Podium. Meskipun demikian, tidak semua bangunan dengan dominan kaca termasuk ke dalam bangunan yang tidak hemat energi. Berdasarkan perhitungan OTTV pada bagian selubungnya, bangunan tersebut sudah memenuhi kriteria dari standar SNI yang dipersyaratkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dari hasil perhitungan OTTV yang dijabarkan dalam analisa. Hasil dari penelitian ini adalah bangunan Rumah Sakit Siloam yang berfungsi sebagai menara dan bangunan perbelanjaan yang berfungsi sebagai Podium pada proyek Srondol Mixed-Use Development sudah memenuhi kriteria bangunan hemat energi.The problem of global warming is becoming the biggest problem of the world today, some of the prevention efforts are continuously intensified, one of them is by applying green building requirements. In Indonesia, energy-efficient buildings must meet the requirements of SNI 03-6389-2000 which has been imposed by the Government from now on. However, these demands have not been fully met by the owner and the planning agency or consultant. This can be seen with the still high part of the facade of high buildings dominated by glass material. One of them is also applied to the Srondol Project Mixed-Use Development building planning. Glass wall material is widely used in the building especially in Hospital buildings and Podium. However, not all buildings with dominant glass façade are included into buildings that are not energy efficient. Based on the calculation of OTTV on Mixed-Use Srondol Project Development building envelope, the building meets the criteria of the required SNI standard. The method used in this research is quantitative approach of the OTTV calculation result described in the analysis. The result of this research is Siloam Hospital building which has function as tower and commercial building that has function as Podium in Srondol Mixed-Use Development project has fulfilled the criteria of energy efficient building