Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : IMAJI

SINEPLEKS IMAX DI SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR POST MODERN putra, harind; iswanto, Dhanoe; riskiyanto, resza
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1468.576 KB)

Abstract

Menonton film di bioskop merupakan kegiatan pengisi liburan yang cocok bagi keluarga yang memiliki sedikit waktu liburan. Menonton telah menjadi gaya hidup tersendiri bagi masyarakat kota yang membutuhkan hiburan. Hal ini juga didukung dengan semakin banyak film-film yang diproduksi baik dalam maupun film luar negeri. Kota Semarang saat ini memiliki tiga tempat menonton, yaitu XXI Paragon, 21 Ciputra, dan E-Plaza Cinema. Ketiga tempat ini masih menggunakan format film lama untuk penyajian filmnya. Teknologi IMAX menyajikan pengalaman menonton film yang berbeda dari teknologi lainnya. Saat ini, banyak film-film Hollywood yang dibuat dalam format IMAX. Karena itu, IMAX dapat menjadi pilihan yang menarik terutama bagi pecinta film di Semarang.
BOUTIQUE HOSTEL DI SOLO khusnul, nurinda; riskiyanto, resza; indrosaptono, djoko
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6389.772 KB)

Abstract

Dalam beberapa waktu terakhir, tren generasi muda untuk berwisata secara backpacking semakin meningkat. Kota Solo termasuk salah satu kota yang sering dijadikan destinasi bagi para backpacker. Selama di Solo tentunya para backpacker akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, sehingga diperlukan tempat menginap yang layak dengan biaya terjangkau. Tempat menginap yang paling cocok untuk para backpacker adalah hostel. Hostel adalah tempat penginapan yang berupa dormitory di mana satu kamar terdiri dari beberapa tempat tidur, yang biasanya berupa tempat tidur bertingkat (bunk bed). Hostel tidak lagi hanya sekedar tren. Hostel berkembang di seluruh dunia karena banyaknya wisatawan yang mencari fasilitas penginapan yang menggabungkan kekuatan dari hotel dan hostel. Hostel menjadi sebuah tempat menginap dengan gaya dan desain yang trendi. Tipe hostel yang berfokus pada interior dengan kualitas yang lebih ini lebih umum disebut dengan Boutique Hostel.
TERMINAL BUS TYPE A KABUPATEN PATI widayanto, tri; iswanto, dhanoe; riskiyanto, resza
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1390.126 KB)

Abstract

Terminal bus merupakan sarana wadah yang penting untuk transportasi umum jalur darat. Sebuah terminal harus dapat menampung semua moda umum yang ada di setiap desa hingga kota. Terminal juga harus dapat memberi rasa nyaman pada pengguna maupun pengelolanya. Sebuah terminal dinyatakan layak operasional harus sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan. Terminal bus ada berbagai type A, B, C, dan Terminal khusus, semua itu mempunyai standarisasi berbeda dari luasan lahan, jumlah moda, dan fasilitas yang ada. Kabupaten Pati sendiri merupakan Kabupaten yang berada di jalur pantai utara jawa atau yang biasa disebut dengan pantura. Jalur pantura merupakan jalur utama dari transportasi umum dari Barat Indonesia sampai timur. Kabupaten Pati sudah mempunyai terminal type B tetapai dari segi pencapainan, luasan, fasilitas masih kurang dan belum sesuai dengan standar terminal type B. Pemerintah Kabupaten Pati sudah merencanakan proyek jangka untuk pembuatan terminal type A untuk menampung transportasi umum yang berada di Kabupaten Pati khususnya bus. dan sudah melakukan Study Relokasi untuk menentukan lokasi yang tepat yang berada di Kecamatan Sukokulon yang terletak di jalur lingkar selatan Kabupaten Pati.
MUSEUM KONTEMPORER JAKARTA prabowo, padmo; riskiyanto, resza; indrosaptono, djoko
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1751.125 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang pesat pada Kota Jakarta menjadikan kota ini semakin dikenal oleh dunia internasional sebagai kota metropolitan. Kata metropolitan sangat sulit untuk dipisahkan dari Kota Jakarta, karena metropolitan adalah istilah untuk menggambarkan suatu kawasan perkotaan yang relatif besar, baik dari ukuran luas wilayah, jumlah penduduk, maupun skala aktivitas ekonomi dan sosial. Definisi kawasan metorpolitan yang relevan dalam konteks Negara Indonesia, yaitu berdasarkan Undang-Undang No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Undang-Undang tersebut mendefinisikan kawasan metropolitan sebagai kawasan perkotaan yang terdiri atas sebuah kawasan perkotaan yang berdiri sendiri atau kawasan perkotaan inti dengan kawasan perkotaan di sekitarnya yang saling memiliki keterkaitan fungsional yang dihubungkan dengan sistem jaringan prasarana wilayah yang terintegrasi dengan jumlah penduduk secara keseluruhan sekurang-kurangnya satu juta jiwa (euforia-again.blogspot.com, di akses 13 April 2014).
TEGAL TOWN HOUSE DENGAN PENEKANAN DESAIN GREEN ARSITEKTUR ayu, diah; Indrosaptono, Djoko; riskiyanto, resza
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.333 KB)

Abstract

Kota Tegal meripakan kota yang sangat strategis terletak pada persimpangan jalur pantura (pantai utara Jawa), yaitu : jalur menuju Cirebon, Jakarta dan Bandung, jalur menuju Purwokerto dan Cilacap, serta jalur menuju Semarang, Surabaya dan Solo. Kondisi seperti inilah yang membentuk Kota Tegal sebagai suatu kota transit yang memiliki mobilitas perekonomian yang cukup tinggi di jalur pantura. Untuk itu, pemerintah Kota Tegal memiliki ide untuk mengembangkan Kota Tegal tidak hanya sebagai kota transit saja tetapi juga mampu untuk menjadi kota dagang yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat kota Tegal dan sekitarnya serta mampu menjadi medan magnet dan menjadi kota andalan bagi masyarakat Jawa Tengah bagian barat. Pesatnya pertumbuhan perekonomi di kota Tegal terutama jalur Pantura (Pantai Utara) ini, kini banyak memunculkan masyarakat kelas atas baru. Seperti diketahui, usaha kecil dan menengah seperti: industri logam rumahan, kerajinan batik Tegalan tumbuh sangat pesat, dan produksi teh nasional 70 persen dipasok dari Tegal, sehingga membuat pertumbuhan ekonomi wilayah Tegal dan sekitarnya dari waktu ke waktu terus meningkat secara signifikan. Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan akan sandang, pangan dan papan.
RUMAH SUSUN MILIK DI JAKARTA maulani, sevi; indrosaptono, djoko; riskiyanto, resza
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.125 KB)

Abstract

Kebutuhan tempat  tinggal  merupakan kebutuhan primer manusia. Berbagai  macam upaya  pemenuhkebutuhan ini terwujud dengan semakin banyaknya proyek-proyek perumahan, rumah susun dan apartemen.Dengan melihat demografi penduduk di Indonesia yang cenderung terpusat di kota-kota besar sebagai efeksentralisasi  pemerintahan dan bisnis, kebutuhan rumah di kota-kota besar pun akan sulit  ditangani  melihatketerbatasan lahan yang terjadi  dari  waktu ke waktu. Sejak  tahun 2010,  Indonesia  terus  mengalamikekurangan pasokan perumahan yang bisa akan terus  bertambah seiring pertumbuhan penduduk.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Di  sisi  lain, tinggal  di  hunian vertikal  dewasa ini  juga mulai  menjadi  trend gaya  hidup masyarakatmodern di  kota-kota besar dan berkembang.  Perlahan paradigma bahwa apartemen atau hunian  vertikalhanya untuk kalangan elit sudah mulai berubah dengan banyak munculnya proyek apartemen dengan hargayang cukup variatif berkisar antara ratusan juta hingga milyaran rupiah Kebutuhan tempat  tinggal  merupakan kebutuhan primer manusia. Berbagai  macam upaya  pemenuhkebutuhan ini terwujud dengan semakin banyaknya proyek-proyek perumahan, rumah susun dan apartemen.Dengan melihat demografi penduduk di Indonesia yang cenderung terpusat di kota-kota besar sebagai efeksentralisasi  pemerintahan dan bisnis, kebutuhan rumah di kota-kota besar pun akan sulit  ditangani  melihatketerbatasan lahan yang terjadi  dari  waktu ke waktu. Sejak  tahun 2010,  Indonesia  terus  mengalamikekurangan pasokan perumahan yang bisa akan terus  bertambah seiring pertumbuhan penduduk.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Di  sisi  lain, tinggal  di  hunian vertikal  dewasa ini  juga mulai  menjadi  trend gaya  hidup masyarakatmodern di  kota-kota besar dan berkembang.  Perlahan paradigma bahwa apartemen atau hunian  vertikalhanya untuk kalangan elit sudah mulai berubah dengan banyak munculnya proyek apartemen dengan hargayang cukup variatif berkisar antara ratusan juta hingga milyaran rupiah
MUSEUM GUNUNG KRAKATAU DI ANYER, BANTEN aditya, bayu; Riskiyanto, resza; Indrosaptono, Djoko
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1543.483 KB)

Abstract

Gunung Krakatau terletak ditengah laut. Tepatnya di Selat Sunda yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Berjarak +45 km dari bibir pantai Desa Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang. Keberadaan Gunung Anak Krakatau ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan domestic dan mancanegara. Ditambah lagi Gunung Anak Krakatau ini terletak di Kawasan Wisata Pantai Anyer.  Mengingat dalam sejarah peradaban manusia modern saat ini  Letusan Gunung Krakatau pada 1883 adalah letusan gunung berapi paling dahsyat sepanjang sejarah (Sumber: Guiness Book Of Record).Maka perlu dibangun sebuah museum untuk mengenang bencana alam paling mengerikan yang pernah terjadi dalam sejarah. Dan juga untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada seluruh lapisan masyarakat, wisatawan domestic & mancanegara berkaitan tentang sejarah letusan Gunung Krakatau dan apa potensi bencana yang terjadi bila sewaktu-waktu Gunung Anak Krakatau meletus lagi. Tentunya menambah pengetahuan tentang evakuasi bencana bagi masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di pesisir pantai anyer dan sekitarnya. 
MUSEUM GUNUNG KRAKATAU DI ANYER, BANTEN bayu aditya; resza Riskiyanto; Djoko Indrosaptono
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1543.483 KB)

Abstract

Gunung Krakatau terletak ditengah laut. Tepatnya di Selat Sunda yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Berjarak +45 km dari bibir pantai Desa Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang. Keberadaan Gunung Anak Krakatau ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan domestic dan mancanegara. Ditambah lagi Gunung Anak Krakatau ini terletak di Kawasan Wisata Pantai Anyer.  Mengingat dalam sejarah peradaban manusia modern saat ini  Letusan Gunung Krakatau pada 1883 adalah letusan gunung berapi paling dahsyat sepanjang sejarah (Sumber: Guiness Book Of Record).Maka perlu dibangun sebuah museum untuk mengenang bencana alam paling mengerikan yang pernah terjadi dalam sejarah. Dan juga untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada seluruh lapisan masyarakat, wisatawan domestic & mancanegara berkaitan tentang sejarah letusan Gunung Krakatau dan apa potensi bencana yang terjadi bila sewaktu-waktu Gunung Anak Krakatau meletus lagi. Tentunya menambah pengetahuan tentang evakuasi bencana bagi masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di pesisir pantai anyer dan sekitarnya. 
BOUTIQUE HOSTEL DI SOLO nurinda khusnul; resza riskiyanto; djoko indrosaptono
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6389.772 KB)

Abstract

Dalam beberapa waktu terakhir, tren generasi muda untuk berwisata secara backpacking semakin meningkat. Kota Solo termasuk salah satu kota yang sering dijadikan destinasi bagi para backpacker. Selama di Solo tentunya para backpacker akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, sehingga diperlukan tempat menginap yang layak dengan biaya terjangkau. Tempat menginap yang paling cocok untuk para backpacker adalah hostel. Hostel adalah tempat penginapan yang berupa dormitory di mana satu kamar terdiri dari beberapa tempat tidur, yang biasanya berupa tempat tidur bertingkat (bunk bed). Hostel tidak lagi hanya sekedar tren. Hostel berkembang di seluruh dunia karena banyaknya wisatawan yang mencari fasilitas penginapan yang menggabungkan kekuatan dari hotel dan hostel. Hostel menjadi sebuah tempat menginap dengan gaya dan desain yang trendi. Tipe hostel yang berfokus pada interior dengan kualitas yang lebih ini lebih umum disebut dengan Boutique Hostel.
RUMAH SUSUN MILIK DI JAKARTA sevi maulani; djoko indrosaptono; resza riskiyanto
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.125 KB)

Abstract

Kebutuhan tempat  tinggal  merupakan kebutuhan primer manusia. Berbagai  macam upaya  pemenuhkebutuhan ini terwujud dengan semakin banyaknya proyek-proyek perumahan, rumah susun dan apartemen.Dengan melihat demografi penduduk di Indonesia yang cenderung terpusat di kota-kota besar sebagai efeksentralisasi  pemerintahan dan bisnis, kebutuhan rumah di kota-kota besar pun akan sulit  ditangani  melihatketerbatasan lahan yang terjadi  dari  waktu ke waktu. Sejak  tahun 2010,  Indonesia  terus  mengalamikekurangan pasokan perumahan yang bisa akan terus  bertambah seiring pertumbuhan penduduk.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Di  sisi  lain, tinggal  di  hunian vertikal  dewasa ini  juga mulai  menjadi  trend gaya  hidup masyarakatmodern di  kota-kota besar dan berkembang.  Perlahan paradigma bahwa apartemen atau hunian  vertikalhanya untuk kalangan elit sudah mulai berubah dengan banyak munculnya proyek apartemen dengan hargayang cukup variatif berkisar antara ratusan juta hingga milyaran rupiah Kebutuhan tempat  tinggal  merupakan kebutuhan primer manusia. Berbagai  macam upaya  pemenuhkebutuhan ini terwujud dengan semakin banyaknya proyek-proyek perumahan, rumah susun dan apartemen.Dengan melihat demografi penduduk di Indonesia yang cenderung terpusat di kota-kota besar sebagai efeksentralisasi  pemerintahan dan bisnis, kebutuhan rumah di kota-kota besar pun akan sulit  ditangani  melihatketerbatasan lahan yang terjadi  dari  waktu ke waktu. Sejak  tahun 2010,  Indonesia  terus  mengalamikekurangan pasokan perumahan yang bisa akan terus  bertambah seiring pertumbuhan penduduk.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Di  sisi  lain, tinggal  di  hunian vertikal  dewasa ini  juga mulai  menjadi  trend gaya  hidup masyarakatmodern di  kota-kota besar dan berkembang.  Perlahan paradigma bahwa apartemen atau hunian  vertikalhanya untuk kalangan elit sudah mulai berubah dengan banyak munculnya proyek apartemen dengan hargayang cukup variatif berkisar antara ratusan juta hingga milyaran rupiah