Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Respons Pertumbuhan Bibit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Penggunaan Komposisi Media Tanam Dan Interval Penyiraman Sintasari, Dewi; Ritawati, Sri; Iman Muztahidin, Nur; Roidelindho, Kiki
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21196

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan tergolong sebagai rempah penting yang dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pertumbuhan bibit bawang merah terhadap penggunaan media tanam dan pemberian air. Penelitian ini dilaksanakan di Screenhouse, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dari bulan September 2024 hingga Oktober 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama adalah komposisi media tanam (M), yang terdiri atas 4 tingkat: tanah (M0), tanah + pupuk kohe ayam (M1), tanah + arang sekam (M2), dan tanah + pupuk kohe ayam + arang sekam (M3). Faktor kedua adalah interval penyiraman (P), yang terdiri atas 3 tingkat: 1 hari 2 kali (P1), 2 hari 2 kali (P2), dan 3 hari 2 kali (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media tanam tanah + pupuk kohe ayam + arang sekam (M3) memberikan hasil tertinggi terhadap parameter jumlah daun 35 HST (3,22 helai), dan panjang daun 35 HST (18,33 cm). Interval penyiraman 1 hari 2 kali (P1) memberikan hasil tertinggi terhadap parameter tinggi tanaman 7 HST (3,83 cm), jumlah daun 21 HST (2 helai), panjang daun 7 HST (3,83 cm), dan panjang akar (4,30 cm).
Pengaruh interval penyiraman irigasi tetes dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan tanaman pepaya (Carica papaya L.) var. Calina IPB-9 Yuliyanti, Siti Siva; Ritawati, Sri; Hilal, Samsu; Laila, Alfu
Agrium Vol. 22 No. 4: December 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i4.25162

Abstract

Pepaya merupakan buah tropis unggulan yang sangat potensial untuk dibudidayakan. Salah satu jeni s pepaya yang termasuk komoditas unggulan yaitu pepaya varietas Calina IPB-9. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval penyiraman irigasi tetes dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan tanaman pepaya (Carica papaya L.) var. Calina IPB-9. Penelitian ini dilakukan di Linkungan Ciwaktu Lor, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, dari Agustus 2025 hingga Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok  dengan dua faktor. Faktor pertama adalah interval penyiraman (I), yang terdiri dari 3 tingkat: satu kali sehari (I1), dua kali sehari (I2), dan tiga kali sehari (I3). Faktor kedua adalah media tanam (M), yang terdiri dari 4 tingkat: tanah (M0), tanah+cocopeat (M1), tanah+arang sekam (M2), dan tanah+serasah daun bambu (M3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval penyiraman tiga kali sehari (I3) memberikan hasil terbaik terhadap parameter tinggi tanaman 69,66 cm pada umur 15 MST, dan jumlah daun 14,83 helai pada umur 15 MST. Jenis media tanam tanah+arang sekam (M2) memberikan hasil terbaik terhadap parameter jumlah daun 14,22 helai pada umur 15 MST, dan media tanam tanah + cocopeat (M1) memberikan hasil terbaik terhadap diameter batang 2,67 cm pada umur 15 MST.
Inventarisasi dan identifikasi penyakit pada perkebunan kopi robusta (Coffea canephora) di kawasan Gunung Karang, Provinsi Banten Nadila, Shafarotun; Ritawati, Sri; Yenny, Ratna Fitry; Saylendra, Andree
Agrium Vol. 22 No. 4: December 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i4.25188

Abstract

Kopi (Coffea sp.) merupakan komoditi perkebunan dengan nilai ekonomis dan tingkat ekspor tinggi bagi Indonesia. Tingkat konsumsi kopi terus bertambah. Salah satu jenis kopi yang ada di Banten yaitu kopi robusta (Coffea canephora). Serangan hama dan penyakit menyebabkan kerugian produktivitas dan kualitas. Penelitian bertujuan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi penyakit dan patogen yang menyerang tanaman kopi robusta pada 3 lokasi yang berbeda di kawasan Gunung Karang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Pengamatan dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis terhadap bagian batang, daun, dan buah kopi yang terserang penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor biotik dan abiotik seperti patogen, tanaman inang, suhu, kelembapan, intensitas penyinaran, dan curah hujan dapat menyebabkan tanaman kopi rentan terserang penyakit. Penyakit utama yang menyerang tanaman kopi robusta di kawasan Gunung Karang adalah kapang jelaga (Capnodium coffeicola) dengan rata-rata kejadian penyakit sebesar 88,89%, karat daun (Hemileia vastatrix) sebesar 46,67%, dan bercak daun (Cercospora coffeicola) sebesar 42,23%.