p-Index From 2021 - 2026
12.103
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Industri KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ) REKAYASA Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Journal of Industrial Engineering Management EKONOMIS : Journal of Economics and Business Jurnal Sistem Cerdas STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Teknika Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Nusantara Science and Technology Proceedings Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Juminten : Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi Journal La Lifesci Journal La Multiapp JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Indonesian Journal of Innovation Studies Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Golden Ratio of Mapping Idea and Literature Format JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Journal of Creative Student Research Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology IIJSE Journal Serambi Engineering (JSE) Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Academia Open Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma dan Perbaikan dengan Kaizen Khusnun Nabila; Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 1 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i1.27

Abstract

Pengendalian kualitas produk dapat meningkatkan produktivitas perusahaan yang berdampak pada kepuasan pelanggan. Permasalahan di PT. XYZ terkait kualitas produk yang diakibatkan oleh defect dengan rata-rata defect sebesar 8,77% pada bulan Januari 2019 sampai Juli 2019. Sedangkan perusahaan memiliki batas tolerir 5%. Six sigma diusulkan untuk diimplementasikan dalam upaya mengatasi defect yang ada. CTQ yang teridentifikasi di PT. XYZ adalah permukaan tidak rata, bentuk tidak sempurna, bintik,, dekok dan tidak glossi. Setelah dilakukan analisis, defect tertinggi terjadi pada defect jenis permukaan tidak rata dengan persentasi defect sebesar 36,170%. Pada bulan Januari 2019 sampai Juli 2019 diketahui defect tertinggi terjadi pada bulan Maret sebesar 1.198 batang dengan jumlah produksi sebesar 14.099 batang. Sehingga diperoleh DPMO rata-rata sebesar 17.531,93 dengan nilai sigma sebesar 3,61. Dari hasil DPMO dan nilai sigma tersebut dapat diketahui ada lima jenis factor yang mempengaruhi kecacatan, yaitu faktor man, milleu, machine, method, dan materials. Berdasarkan pemasalahn di tiap factor maka dlakukan continues improvement dengan metode Kaizen Five MChecklist dan Five Step Plan atau 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) yang digunakan rekomendasi perbaikan untuk menyelesaikan kelima faktor penyebab defect tersebut.
Analisis Waste Pada Aktivitas Produksi BTA SK 32 dengan Menggunakan Lean Manufacturing di PT XYZ Mochamad Ismail Zakaria; Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 2 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i2.29

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan di bidang manufaktur dengan hasil produk batu tahan api (BTA). Dalam memproduksi BTA SK 32, PT. XYZ pada proses produksinya masih terdapat pemborosan (waste) di area lantai produksi, seperti defect, waiting, excess processing, overproduction, transportation, excess inventory, dan unnecessary motion. Penelitihan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan dalam menangani terjadinya waste tersebut dengan menggunakan metode Lean Manufacturing. Berdasarkan skor rata-rata pemborosan yang terjadi pada proses produksi BTA SK 32 adalah Defect dengan skor sebesar 3,5, Waiting dengan skor sebesar 3,2, Excess Processing dengan skor sebesar 3, Inventory dengan skor sebesar 2,5, Overproduction dengan skor sebesar 2,4, Unnecessary Motion dengan skor sebesar 1,3, dan Transportation dengan skor sebesar 1. Rekomendasi usulan yang kritis diketahui dengan jumlah Risk Priority Number tertinggi. Rekomendasi yang diusulkan antara lain perlu adanya pengawasan serta petunjuk Standard Operation Procedure tentang pencampuran air di proses mixing, perlu adanya evaluasi di proses mixing, melihat kondisi mesin secara menyeluruh, pengecekkan yang lebih ketat pada bahan baku.
Penentuan Rute Distribusi Produk Sparepart Menggunakan Metode Tabu Search di PT Murni Berlian Motors Ya Fachrul Rasyid; Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.32

Abstract

Bagi perusahaan, transportasi merupakan komponen yang sangat penting terutama untuk hal pendistribusian barang. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah terlalu panjangnya rute distribusi dengan keterbatasan kapasitas kendaraan yang tersedia. Produk yang didistribusikan, yaitu pelumas dan sparepart yang dimana setiap minggunya mempunyai permintaan yang tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi permasalahan dengan menggunakan metode Tabu Search. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rute terpendek dan pengalokasian kendaraan tanpa memakan waktu. Sehingga diharapkan akan mendapatkan keuntungan dimana tidak hanya dari segi optimalnya sistem distribusi, tetapi juga tingkat kualitas pelayanan yang ikut meningkat. Hasil penelitian ini adalah didapatkan rute usulan menggunakan metode tabu search yaitu kendaraan 1 sebesar 240,6 km dengan pemakaian kapasitas kendaraan sebesar 1949,5 kg dan 220,76 km dengan pemakaian kapasitas kendaraan sebesar 2227,5 kg. Selisih jarak untuk kendaraan 1 sebanyak 51,46 km dengan persentase penghematan sebesar 17,61% dan kendaraan 2 sebanyak 69,94 km dengan persentase penghematan sebesar 24,05%.
Perbaikan Kualitas Produk Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. IFMFI Surabaya Moch Taufik Hidayat; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i4.76

Abstract

Perusahaan di era yang modern selalu berkompetisi dalam meningkatkan kualitas produk yang mereka buat. Produk yang dibuat harus mempunyai kualitas standar yang cukup baik dan harga yang kompetitif dari produk lain. PT. XXZ memiliki permasalahan dalam penurunan kualitas produk yg dihasilkan yang belum memenuhi standart, dan yang menjadi penyebab menurunnya kualitas produk roti tawar gandeng meliputi berbagai kecacatan yaitu Cacat Berlubang , Cacat Gosong ,Cacat Penyok, Cacat Bantat, Cacat Over Fermentasi. Untuk mengatasi permasalahan kualitas produk tersebut adalah dengan cara menggunakan dua metode yaitu Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi penyebab kecacatan dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan menentukan usulan perbaikan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan analisis cacat produk roti tawar gandeng dari proses produksi yg berlangsung telah teridentifikasi dari 5 jenis cacat terdapat 3 cacat yang tertinggi yaitu cacat berlubang dengan nilai probabilitas 6,5 % , cacat gosong dengan nilai probabilitas 5,9 % dan cacat bantat dengan nilai probabilitas 6,9 %.
Perencanaan Rute Distribusi Produk Sosis Merah Menggunakan Nearest Insertion Heuristic di PT. XYZ Ferina Indah Lusiana; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 1 No. 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v1i5.123

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Industri Perunggasan Terpadu di Indonesia. Saat ini rute pengiriman yang terbentuk berdasarkan perkiraan saja tanpa adanya suatu metode untuk menghitung jarak yang ditempuh. Selain itu terdapat 15 agen yang harus dilayani dengan kapasitas angkut yang terbatas dan setiap agen menentukan jadwal pelayanan yang berbeda-beda, mengakibatkan beberapa agen bisa dilalui lebih dari sekali sehingga mengakibatkan bertambahnya jarak tempuh yang mengakibatkan meningkatnya biaya transportasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi permasalahan dengan menggunakan metode Nearest Insertion Heuristic. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rute pendistribusian agar diperoleh jarak tempuh dan ongkos transportasi yang minimum dengan mempertimbangkan kapasitas angkut kendaraan dan waktu pelayanan tertentu yang ditetapkan oleh para agen dengan menggunakan metode Nearest Insertion Heuristic. Metode Nearest Insertion Heuristic merupakan metode yang digunakan untuk evaluasi kenaikan minimum jarak antar pemasok dengan pemasok baru yang akan dikunjungi (pelanggan yang terdekat). Hasil penelitian ini adalah didapatkan rute, yaitu total jarak tempuh yang optimal sebesar 320,7 km dengan memberikan penghematan jarak 19,2% dan total waktu sebesar 17,16 jam dengan memberikan penghematan waktu 22,77 %. Biaya transportasi yang dikeluarkan sebesar Rp.1.086.321,- dengan memberikan penghematan biaya sebesar 22 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rute optimal metode nearest insertion heuristic lebih baik dari rute awal perusahaan.
Analisa Peningkatan Pelayanan Pembelajaran Daring (Online) dengan Implementasi Metode Service Quality (Servqual) dan Importance Perfomance Analysis (IPA) di SMA Negeri 3 Tuban Fibio Isnando Hariatmaja Pradana; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.224

Abstract

Dampak covid-19 di istansi pendidikan yakni pada proses pembelajaraan tatap muka diganti dengan proses pembelajaran daring, dampaknya kurang berpengalaman, minim fasilitas yakni hp, laptop dan data paket internet. Metode Service Quality (Servqual) untuk mengukur tingkat kepuasan pelayanan berdasarkan nilai Gap dan Importance Perfomance Analysis (IPA) untuk pemetaan diagram mengevaluasi dan memberikan usulan perbaikan. SMA Negeri 3 Tuban yang beralamat Jalan Manunggal No.14, Kab. Tuban, Prov. Jawa Timur. Hasil nilai Servqual (Gap) didapat atribut negatif tertinggi yakni TA1 (-0,8), RL3 (-0,58), RS2 (-0,54) , RS1 (-0,5) dan EP1(-0,5),sehingga menampakkan bahwa kualitas pelayanan proses pembelajaran daring tidak memuaskan dan belum dapat memenuhi harapan peserta didik. Berdasarkan pemetaan diagram kartesius Importance Perfomance Analysis (IPA) didapatkan atribut terletak di kuadran I yakni : TA1, RL3, dan EP1..Usulan Perbaikan memvariasi tugas, mengganti tugas lks dengan makalah baik individu atau kelompok, presentasi dalam bentuk ppt dan pemberian tugas terukur selesai dikerjakan maksimal tidak boleh lebih 45 menit, tidak memberikan tugas secara bersamaan dengan mata pelajaran lainnya, menentukan hari pemberian tugas dengan membuat jadwal dan memberikan ruang dan kesempatan pada orang tua selaku assessor merupakan hal terbaik, koordinasi berkesinambungan guru BK dengan orangtua menjadi jembatan penghubung akses informasi dalam perkembangan siswa dengan teknologi yang mudah dan tidak menyulitkan.
Analisis Penerapan Konsep Lean Manufacturing Pada Proses Produksi Stainless Steel Coil Untuk Mereduksi Pemborosan (Waste) di PT. XYZ Ivonne Rakha Salsabila; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.235

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi Stainless Steel Coil. PT. XYZ berharap dapat mengurangi pemborosan dalam proses produksinya, sehing-ga perusahaan dapat mendapatkan laba yang lebih besar dan mampu bersaing di industri saat ini. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi, mereduksi dan mem-berikan usulan perbaikan terhadap pemborosan (waste) pada proses produksi Stainless Steel Coil. Metode yang digunakan adalah konseplean manufacturing dengan tools value stream mapping dan bantuan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil penelitian pada value stream mapping didapatkan reduksi waktu dari 461 menjadi 416 menit. Berdasarkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diketahui akar penyebab masalah pada pemborosan (waste) tertinggi ada-lah Set up hot bucket yang kurang sesuai dan terjadi un-planned downtime atau kurang perawatan mesin. Rekomendasi perbaikan yang dapat diusulkan yaitu pembuatan jadwal pengurasan atau pembersihan hot bucket serta pengetatan terhadap set-up waktu hot bucket dan memperketat jadwal perawatan atau maintainance pada mesin Roll-ing Mill.
Meminimasi Cacat Produk Bogie Tipe S2E-9C Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) pada PT XYZ Kamal Husein; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.250

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi. Salah satu hasil produksi perusahaan ini adalah Bogie atau roda kereta api. Dalam proses produksi masih dihadapkan dengan defect yang sering terjadi seperti crack, pinhole, sinter, dan juga roughness yang memberi pengaruh besar hingga melebihi batas standart perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kecacatan, faktor utama penyebab kecacatan dan dampak/efek yang ditimbulkan, serta memberikan usulan perbaikan yang tepat untuk meminimasi permasalahan kualitas pada produk bogie pada perusahaan ini. Metode yang diusulkan adalah Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Adapun alat SQC yaitu Checksheet, Histogram, Diagram Pareto, Scatter diagram, Control Chart, dan Cause and Effect Diagram. Untuk FMEA digunakan sebagai rekomendasi perbaikan mengacu dari Cause and Effect Diagram. Hasil dari penelitian ini adalah defect yang paling berpengaruh terhadap kualitas bogie yaitu Crack (52,2%), diikuti Pinhole (28,9%), Sinter (11,6%), dan Roughness (7,2%). Penyebab terjadinya kecacatan pada produk disebabkan oleh faktor manusia, mesin, metode, dan material. Berdasarkan FMEA diketahui penyebab kecacatan dengan RPN tertinggi sebesar 392 yaitu pekerja kurang hati-hati saat memotong raser. Adapun rekomendasi perbaikan, dapat memberikan pelatihan kepada pekerja agar terampil dalam melakukan pemotongan raser, dan juga dapat dengan menentukan batasan waktu istirahat dalam melakukan pemotongan raser agar tidak terjadi overheating.
Analisis Kecacatan Produk Tungku Kompor dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. Elang Jagad Vaundra Cunning Hangesthi; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.291

Abstract

Di era globalisasi kontemporer dengan berbagai persaingan, perusahaan dituntut untuk bersaing dengan segala resiko yang akan dihadapi. Cacat produksi yang minimal dan produk berkualitas adalah jaminan yang perlu dipenuhi perusahaan kepada konsumen. Oleh sebab itu, standard kualitas harus terus terjaga. Salah satu upaya menjaga kualitas adalah dengan mengendalikan tingkat kerusakan produk (Product Defect). PT. Elang Jagad adalah perusahaan yang memproduksi tungku kompor di daerah Sidoarjo. Lingkup pemasarannya adalah daerah DKI Jakarta. Perusahaan yang bergerak di bidang ini rentan terjadi adanya kecacatan produk dan memiliki jumlah kecacatan yang pada bulan Januari – Desember 2020 sebesar 7.59%. Perusahaan menargetkan hanya ada 5% cacat dari keseluruhan total produksi. Masalah yang terjadi pada PT. Elang Jagad adalah proses produksinya yang mengakibatkan terjadinya cacat produk yang terdiri dari produk permukaan kasar, produk cuwil, enamel terkelupas dan produk permukaannya peyang/bergelombang/tidak rata karena terlalu lama di oven. Dalam hasil dan pembahasan ini, jumlah kecacatan yang paling sering terjadi adalah adalah Enamel Terkelupas (26.86%), Cuwil, (25.79%) dan peyang karena terlalu lama di oven (23.39%). Dari hasil FMEA, nilai RPN terbesar terdapat pada kurangnya ketelitian di dalam mengerjakan dan SOP tidak dijalankan dengan baik sehingga berakibat cuwil sebesar 175. Usulan perbaikan adalah melakukan pengawasan lebih ketat dan briefing sebelum proses produksi dilakukan.
Analisa Pencegahan Reject Pada Produksi Roll Karet dengan Fault Tree Analysis (FTA) dengan Rekomendasi Perbaikan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) di PT. Ustegra (Usaha Tehnik Grafika) Benedictus V.B.P.; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.297

Abstract

PT. Ustegra (Usaha Tehnik Grafika) adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembuatan dan layanan service rol karet yang berada di Indonesia. Permasalahan yang sering terjadi di dalam perusahaan adalah terdapat produk reject yang menyebabkan proses produksi tidak efektif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dengan rekomendasi perbaikan Failure Mode and Effect Analysis. Penelitian dengan menggunakan metode ini agar dapat mengetahui penyebab reject atau reject pada produk dan dapat memberikan solusi pencegahan agar reject tersebut tidak terjadi. Terdapat 5 jenis reject pada PT. Ustegra yaitu reject melembung dengan peluang terjadi sebesar 1,137%, reject kotoran bahan dengan peluang terjadi sebesar 1,18%, reject ambles dengan peluang terjadi sebesar 1,16%, reject hardness dengan peluang terjadi sebesar 1,54%, reject PU dengan peluang terjadi sebesar 1,152%. Akar masalah penyebab reject tersebut terjadi diantaranya operator terburu-buru, operator kelelahan, mesin yang memerlukan perawatan, deadline kerja produksi yang terlalu singkat, operator malas, sarana prasarana kebersihan lingkungan yang kurang lengkap, dan operator yang bergurau saat melakukan pekerjaannya. Adapun rekomendasi untuk mengurangi dan mencegah kelima reject tersebut terjadi kembali, diantaranya melakukan perawatan mesin secara berkala, memberikan estimasi waktu pengerjaan yang lebih lama kepada konsumen dari estimasi pengerjaan yang sebenarnya, memberikan reward bagi operator yang bisa memenuhi target tanpa melakukan kesalahan.
Co-Authors Adham Roihan Azriel Irfani Afriza, Ajeng Agustina, Mega Alfan Afiyudin Alief Wahyu Pratama Alvionita, Selvi Amalia, Rochmatul Amelia, Avril Firda Annandita, Alifia Rizky Benedictus V.B.P. Benedictus Vibriyanto Bagas Prakosa Berliana D. Novitasari Berliana Dian Novitasari Brilian, Delinda Budiani, Dian Nissa Fitri Bustomy, Andrean Cantika, Devani Nendi Aurillia Chori Dwi Azizah Christabela Jesselyn Citra Wahyuning Dama Yanti, Alviani Dewi Aisarunnisa' Maunah Dimas Wandhika D Dira Ernawati Endang Pudji Widjajati Erlangga, Muhammad Daffa Erlina Erlina Fadilla Umeida Putri Faishal Hidayatulloh Faizal, M. Rizki Nur Fanani, Handre Syahrul Farica Raisa Vania Faris R, Mohamad Fatharisa Ingke Maulida Fatihul F, Ahmad Fenny Novianti Ferina Indah Lusiana Ferina Indah Lusiana Ferraldo Kusuma Artono Putra Ferraldo Kusuma Artono Putra Fibio Isnando Hariatmaja Pradana Fibio Isnando Hariatmaja Pradana Fitria Novi Ariestiyani Fuadah, Layin Ike Jihan Nabila Iriani Iriani Isna Nugraha Isna Nugraha Ivonne Rakha Salsabila Ivonne Rakha Salsabila Kamal Husein Kamal Husein Kezia Grace Sudarman Khusnun Nabila Khusnun Nabila Layin Fuadah Marcella, Sania Mardila Nur Imamah Marisa Tri Indra Nayu Aini Kurnila Marsya Laila Ahyaliya Maunah, Dewi Aisarunnisa' Meisufi, Ruro Wiranti Moch Taufik Hidayat Moch Taufik Hidayat Mochamad Ismail Zakaria Mochamad Ismail Zakaria Muhammad Hadziqul Afkar Muhammad Ilham Romadoni Muhammad Ricky Suryawan Muhammad Rizki Kurniawan Muhammad Zainur Roziqin Mutia Meilanda Nababan, Yohanes Nafa Artha Cahaya Mulia Nafa Artha Cahaya Mulia Nafa Artha Cahaya Mulia Nugraha, Isna Nugroho, Rosa Novarian Agninditya Pradana, Billy Gandis Prakosa, Albertus Adriyanto Satrio Pramudya, Kaka Arya Prasetyo Mukti Prasetyo Mukti Pratama, Alief Wahyu Primadhiya, Fairuzzayyan Pristyanto, Yafie Putra, M. Rizqy Ifaldhi Qanita Zahira Muhar Arifin Qothrunnada, Alisa R. A. Luthfi Asia Fergisya Raditya Dwi Firmansyah Raditya Y E Rafida, Halimas Nafi Rahandi Ramadhan Rahmadianto, Raihan Rahmawati, Dea Ramadhan, Muhammad Afif Ramadhani, Muthia Dita Rauhul Rahman Adam Rebeka P, Adhe Ridwan Alief Ramdhan Adi Ruro Wiranti Meisufi Sastya, Nur Cholifah Shafa, Aura Diva sholeha, fitriatus Sinaga, Boriski Sinta Dewi Sofia Fitri Anasari Sofia Fitri Anasari Subono, Muhammad Wibbie Wiweka Sumiati Sumiati Surya M Ramadhan Syarifah, Faranisa Aulia Ar Rahma Tiara Nuriyah Sani Tivani Nava Arier Tranggono Tranggono Valentino, Eki Vaundra Cunning Hangesthi Vaundra Cunning Hangesthi Widyarsa, Destiara Nabila Widyawati, Diana Windra R, Harys Wisnu Wardana, Wisnu Ya Fachrul Rasyid Ya Fachrul Rasyid Yustina N Yustina Ngatilah Zella Azzahra Achmadani