Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERANCANGAN MEJA DAN KURSI BELAJAR DITINJAU DARI ASPEK ARGONOMIK Peniarsih Peniarsih; Dimpo Sinaga
JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol. 9 No. 2 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Desain - Unsurya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i2.929

Abstract

The definition of human and computer interaction = a relationship between humans and computers that have certain characteristics to achieve a certain goal by running a system that is masked by an interface (interface). • The working principle of a computer = input-) process -) output .The computer is given data which is generally a series of numbers and letters. Then it is processed in a computer which becomes output according to human needs and desires. In aspects of life that must be done by every human being. With the increasing level of maturity of students, it is expected that students can play a role in society. The habits of students who have been very much an obstacle in the teaching and learning process are students who are less or not serious in learning due to inadequate learning facilities. For example, chairs and tables do not match the age level of students, the atmosphere of the room is not supportive, including poor lighting, very low noise levels and others. Therefore, a research is needed to redesign the table and chairs ergonomically, namely the design of tables and chairs by paying attention to comfort for the wearer. The tables and chairs used by school children today generally do not meet the ergonomic criteria, because the shape, design, and size are still very simple, and in the design process, factors related to Argonomics have not been considered.In meeting the design objectives or product design that is in accordance with the needs of school children, it is necessary to consider the dimensions of the children's bodies as the basis for measuring body dimensions. People generally never know what happens when data is entered into the CPU box via the keyboard. . Humans (users) are always focused on the monitor/printer as output. Humans are rarely aware of the process of interacting with computers. Humans only realize the interaction process when they find a problem and do not find a solution. Usually humans blame the interface that is less innovative, less attractive, less communicative Interaction can be said to be a dialogue between the user and the computer Keywords: Ergonomki, Interaksi manusia dan computer
SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN KENDARAAN DINAS OPERASIONAL BERBASIS WEB PADA DIREKTORAT JENDERAL ENERGI BARU TERBARUKAN DAN KONSERVASI ENERGI Taufiqqurrachman .; Amin Suyanto; Ari Rosemalatriasari; Dimpo Sinaga
JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol. 11 No. 1 (2024): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Desain - Unsurya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v11i1.1143

Abstract

Sistem peminjaman kendaraan dinas operasional di Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi saat ini belum menggunakan sistem berbasis komputer yaitu dengan mengisi formulir kertas dan meminta persetujuan tanda tangan atasan menurut penulis masih kurang efektif, dengan mengisi kertas sehingga prosesnya menjadi lama dan informasi data masih kurang akurat. Dengan latar belakang sistem informasi kredit kendaraan yang pengolahan datanya masih manual, maka aplikasi yang dibuat dengan metode air terjun dan dengan bahasa pemrograman HTML, PHP, javascript, framework codeigniter dan database MySQl dengan aplikasi ini diuji menggunakan metode blackbox untuk melihat fungsionalitas sistem, maka aplikasi ini merupakan solusi dalam penerapan sistem yang terkomputerisasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi kredit mobil berbasis komputer yang bila diimplementasikan akan mampu mengatasi segala permasalahan dalam pengolahan data kredit mobil dan memudahkan pegawai dalam peminjaman Kendaraan Dinas Operasional Direktorat Jenderal Baru Terbarukan. Energi dan Konservasi Energi. Kata Kunci: Sistem Informasi, Layanan Operasional Peminjaman Kendaraan
MENGHADAPI PERUBAHAN DUNIA MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL MENUJU KESUKSESAN PADA ERA DIGITALISASI Dimpo Sinaga; Peniarsih Peniarsih
JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol. 11 No. 2 (2024): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Desain - Unsurya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v11i2.1240

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa kita semua untuk memasuki era digital, teknologi yang ada sangat membantu untuk meringankan segala pekerjaan dan aktivitas manusia Konsep digitalisasi memang membutuhkan proses untuk bisa dijalankan terutama bagi mereka yang buta akan teknologi tren digital sudah diterapkan hampir di semua bidang  Seiring dengan perjalanan teknologi di era digital, muncul  transformasi digital. Transformasi digital juga disebut sebagai tahap perkembangan dari kompetensi digital dan penggunaan digital.Transformasi suatu perubahan penggunaan metode tradisional ke konsep teknologi digital. transformasi digital adalah proses perubahan dalam penerapan teknologi digital dalam segala bidang di dalam masyarakat. Dalam meningkatkan transformasi digital menjadi lebih efisien dan inovatif, diperlukannya penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.  Maka  perubahan yang terjadi dalam suatu organisasi atau masyarakat sebagai hasil dari penerapan teknologi digital. Penerapan transformasi digital dapat ditemukan dalam berbagai sektor industri, seperti e-commerce, manufaktur, perbankan, pendidikan,kesehatan, hingga media dan hiburan.Seperti e-commerce, dengan membuka toko online , Internet of Things (IoT) untuk memantau dan mengoptimalkan kinerja mesin pada sektor perbankan, dengan menyediakan layanan perbankan online dan aplikasi perbankan seluler. Sedangkan pada sektor pendidikan, memanfaatkan pembelajaran online, platform e-learning, dan alat kolaborasi digital.pada sektor kesehatan, industri ini menerapkan rekam medis elektronik, telemedicine, dan perangkat wearable dalam pemantauan kesehatan. Dalam sektor media dan hiburan, industri ini mengadopsi transformasi digital dalam meningkatkan konten digital, streaming media, dan platform distribusi online. Perkembangan teknologi sudah mempengaruhi kehidupan dan kebiasan manusia sehari-hari. Transformasi digital, tanpa disadari sudah menjalar di segala lini kehidupan. Perkembangan teknologi menuntut segala lini untuk bisa meninggalkan dunia analog ke dunia digital. Semua dituntut untuk melakukan perubahan kegiatan  sehari-hari hingga ke dunia bisnis.
MOBILE-BASED LAUNDRY ORDERING SYSTEM WITH OPENSTREETMAP INTEGRATION FOR CUSTOMER COORDINATE CAPTURE Muhammad Khaerudin; Khabibillah Khabibillah; Dedi Setiadi; Tata Sumitra; Dimpo Sinaga
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 8 No. 2 (2026): Edition May 2026
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47652/metadata.v8i2.1056

Abstract

Advances in information technology have driven digital transformation across various service sectors, including the laundry industry. Conventional laundry services still face a number of challenges, such as inefficient ordering processes, difficulties in accurately determining customer locations, and the lack of an integrated service monitoring system. This study aims to develop a mobile-based laundry ordering information system that utilizes OpenStreetMap to obtain accurate, real-time customer coordinates. The developed system allows customers to place orders online, specify pickup locations via a digital map, and monitor service status in real time. Meanwhile, service providers can optimize pickup and delivery processes based on location data obtained from the system. The results indicate that the developed system enhances operational efficiency, location accuracy, and service quality. The integration of OpenStreetMap provides flexibility in managing open geospatial data and supports the development of large-scale systems. Additionally, this system adopts the concept of location-based services, which aligns with current mobile technology trends.
Analisis Penerimaan Pengguna Terhadap Implementasi Chatbot Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) pada Layanan Akademik Menggunakan UTAUT Dimpo Sinaga; Peniarsih; Betesda; Hari Mantik; Alciano G Gani
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1529

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong institusi perguruan tinggi untuk mengadopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan guna meningkatkan kualitas layanan akademik. Salah satu inovasi yang berkembang adalah penggunaan chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai media pelayanan informasi akademik secara cepat, responsif, dan tersedia selama 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan mahasiswa terhadap implementasi chatbot AI pada layanan akademik menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Variabel yang diuji meliputi Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, dan Facilitating Conditions terhadap Behavioral Intention. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 mahasiswa aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat penggunaan chatbot. Performance Expectancy menjadi faktor paling dominan, diikuti Facilitating Conditions. Nilai R-Square sebesar 0,684 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 68,4 persen variasi niat penggunaan sistem. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa keberhasilan chatbot akademik sangat ditentukan oleh manfaat nyata, kemudahan penggunaan, serta dukungan infrastruktur yang memadai.