Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : INSPIRASI (JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL)

PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR, MINAT SISWA, MOTIVASI BELAJAR, FASILITAS BELAJAR, DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS DI SDN 1 KARANGANOM KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG sri ratna aisiyah; Hari Subiyantoro; susanto susanto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i1.257

Abstract

Proses pembelajaran yang baik adalah suatu proses belajar yang bersifat interaktif untuk menghasilkan produk (hasil belajar) yang optimal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi  ulangan harian siswa yang masih dibawah kriteria ketuntasan minimal dikarenakan perilaku kebiasaan belajar, minat belajar didalam kelas. Penelitian ini juga dilator belakangi kondisi Fasilitas Belajar dan Lingkungan Sekolah yang ada. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah Pengaruh Kebiasaan Belajar, Minat Belajar, Motivasi Belajar, Fasilitas Belajar dan Lingkungan Sekolah  Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SDN 1 Karanganom Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung?.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   Pengaruh Kebiasaan Belajar, Minat Belajar, Motivasi Belajar, Fasilitas Belajar dan Lingkungan Sekolah terhadap Prestasi Belajar Siswa. 
PERANAN PELAKSANAAN DISIPLIN DISEKOLAH, DI RUMAH DAN LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU SISWA BERBASIS BIMBINGAN KONSELING fuad ahsan; Hari Subiyantoro; sunjoto sunjoto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i2.260

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pelaksanaan disiplin sekolah, di rumah, Lingkungan tempat tinggal terhadap pembentukan perilaku siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngunut, (2) Untuk mengetahui perencenaan pelaksanaan disiplin sekolah, di rumah, Lingkungan tempat tinggal terhadap pembentukan perilaku siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngunut, (3) Untuk mengetahui evaluasi peranan pelaksanaan disiplin sekolah, di rumah, Lingkungan tempat tinggal terhadap pembentukan perilaku siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngunut. Metode penelitian yang diguanakn adalah kualitatif deskriptif. Metode analisis yang digunakan adalah metode Miles dan Huberman. Metode Triangulasi dan konstan komparatif digunakan untuk menjaga keabsahan data.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peranan kedisiplinan disekolah, dirumah, di lingkungan tempat tinggal siswa sangat berperan dalam pembentukan perilaku siswa dalam keseharian mereka, maka dari itu perlu kerjasama dari berbagai pihak yang ada disekolah baik semua guru, kepala sekolah dan semua warga masyarakat sekolah, begitu juga dengan disiplin di rumah perlu adanya kerjasama orangtua dengan semua keluarga termasuk bapak/ibu guru, pada tingkat lingkungan masyarakat juga perlu adanya kerjasama yang berkesinambungan antar element yang ada di masyarakat agar peran kedisiplinan dapat terwujud bagi generasi bangsa.
IMPLEMENTASI JAM TAMBAHAN PELAJARAN DALAM MENANAMKAN KARAKTER KERJA KERAS PADA SISWA SMPN Khoirul Anwar; Nanis Hairunisya; Hari Subiyantoro
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1935

Abstract

Jam tambahan pelajaran dilaksanakan guna mempermudah siswa untuk belajar, guna mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional, dimana dalam fungsi laten ternyata kegiatan tersebut juga ikut andil dalam menanamkan salah satu nilai karakter bangsa, yaitu karakter kerja keras. Dalam penelitian ini mengambil fokus masalah 1) Bagaimana teknik pengadaan pembelajaran jam tambahan, 2) Bagaimana pendekatan pembelajaran, 3) Bagaimana Strategi Pembelajaran, 4) Bagaimana metode pembelajaran 5) Bagaimana evaluasi pembelajaran. Penelitian ini mengambil pada dua lokasi yang berbeda yaitu SMPN 1 Kedungwaru, dan SMPN 2 Karangrejo. Hasil penelitian ini adalah pengadaan kegiatan jam tambahan tergantung kebijakam sekolah, ada yang melaksanakan pada pagi hari, dan ada yang siang hari, pendekatan pembelajaran berorientasi kepada siswa, yang mana siswa dituntut aktif mengerjakan soal soal, strategi pembelajaran menekankan pada materi, dimana lebih banyak membahas soal yang akan keluar saat ujian nasional, metodenya lebih banyak menggunakan metode tanya jawab, diskusi, dan ceramah, tidak ada evaluasi secara terstruktur, lebih cenderung kepada pertanyaan lisan yang diajukan kepada siswa secara acak
PENGARUH BIMBINGAN ORANG TUA, MINAT BELAJAR, PENYEDIAAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH, DAN DAMPAK MENONTON TELEVISI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SDIST IMAM SYAFI’I TAPAN KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG dessy maulina Lestari; Hari Subiyantoro; susanto susanto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i2.259

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh positif dan signifikan bimbingan orang tua, minat belajar, penyediaan fasilitas belajar dan dampak menonton televisi terhadap prestasi belajar terhadap prestasi belajar baik secara parsial maupun secara simultan.  . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengujian regresi linier berganda dengan mengambil sample adalah seluruh siswa kelas IV, V dan VI SDIST Imam Syafi’I. Dengan pembuktian bahwa terdapat linearitas (F) yang signifikan sebesar 0,000 0,050, uji hipotesis dalam signifikasi 5% dimana nilai t (X1) sebesar 2,575, t (X2) sebesar 3,078, t (X3) sebesar 2,971, dan t (X4) sebesar 3,300. Besar koefisien R Square dalam memberikan sumbangan efektif sebesar 0,488, maka dinyatakan ada pengaruh positif dan signifikan semua faktor-faktor yang diuji baik secara simultan maupun parsial terhadap prestasi belajar, dimana kenaikan satu poin bimbingan orang tua, minat belajar, penyediaan fasilitas belajar dan dampak menonton televisi akan meningkatkan sebesar 48,8% prestasi belajar.
MEMBANGUN BUDAYA RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN SEKOLAH DI LINGKUNGAN SMA SUNAN AMPEL Faridatun Amiyah (SMA Islam Sunan Ampel Karangrejo Tulungagung); Hari Subiyantoro (Universitas Bhinneka Tulunggung)
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v17i2.1814

Abstract

SMA Sunan Ampel Karangrejo Tulungagung adalah sekolah yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Putra Al-Ghozali dan Pondok Pesantren Putri Sholahiyatul Fatah. Tesis ini membahas mengenai budaya religius siswa melalui kegiatan sekolah di SMA Sunan Ampel Karangrejo Tulungagung. Penelitian dilaksanakan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan sekolah dan faktor pendukung serta penghambat dalam membangun budaya religius siswa melalui kegiatan sekolah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data menggunakan informan dari siswa, guru, dan kepala sekolah. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan dua macam triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dengan menerapkan model interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan sekolah dalam membangun budaya religius siswa yaitu melalui pembiasaan pagi yang meliputi sholat dhuha berjamaah, asmaul husna, khitobah, membaca surat pendek, berinfaq dan bersodaqoh, peringatan hari besar islam, program budaya S7 (salam, salim, senyum, sapa, sopan, santun, semangat), dan mengucapkan slogan sekolah (saya bisa, saya kaya, saya berakhlaq mulia). Faktor pendukung dalam membangun budaya religius siswa yaitu dengan adanya komitmen dan berani berinovasi, keaktifan siswa, kerjasama semua warga sekolah, lingkungan, kerjasama dengan wali siswa. Sedangkan faktor penghambat dalam membangun budaya religius siswa yaitu kurangnya dukungan dari wali siswa, tingkat kesadaran yang rendah, dan kurangnya keteladanan guru yang untuk menjadi contoh yang baik bagi siswa.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, PERSEPSI SISWA TENTANG KREATIVITAS DAN PROFESIONALITAS GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Heny Dwiastuti; Hari Subiyantoro; sunjoto sunjoto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i1.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh motivasi belajar, persepsi siswa tentang kreativitas dan profesionalitas  guru terhadap prestasi belajar IPS siswakelas VIII SMPN 2 Ngunut dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi sebesar 347 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ngunut dengan sampel80 siswa Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumen hasil UAS Teknik  analisa data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Nilai t Hitung (1,788)   t Tabel (1,664) , (2) Nilai   t Hitung (2,263)   t Tabel, (3) Nilai   t Hitung (4,166)   t Tabel (1,664), dan (4) F hitung (189,555) Ftabel (2,72), yang berarti terdapat pengaruh positif yang signifikan antara motivasi belajar, persepsi siswa tentang kreativitas, dan profesionalitas guru secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS.Pengaruh perubahan variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 0,882 yang berarti bahwa 88,2% prestasi belajar IPS dipengaruhi oleh perubahan variable bebas. Variabel bebas paling dominan berpengaruh adalah variabel X3 persepsi siswa tentang profesionalitas guru.
REAKTUALISASI SEMANGAT KORSA SEBAGAI BAGIAN DARI KARAKTER ANAK MELALUI PENDIDIKAN PASKIBRA DI SMA NEGERI 1 KARANGREJO, TULUNGAGUNG Nanang Misdarko; Hari Subiyantoro
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1936

Abstract

Semangat Korsa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari karakter Paskibra, karena menjadi roh atau jiwa dari bangunan karakter mereka. Berbagai nilai yang ditanamkan dan dibudayakan dalam sikap dan tingkah laku anak Paskibra selalu diwarnai oleh Semangat Korsa yang sekaligus berfungsi sebagai tali pengikat bersatunya perasaan batin mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengertian yang tepat dan mendalam mengenai Semangat Korsa dalam Paskibra; (2)  Memahami arti pentingnya Semangat Korsa sebagai bagian dari karakter anak-anak Paskibra SMAN 1 Karangrejo; (3) Mendeskripsikan faktor-faktor riil yang menyebabkan menurunnya Semangat Korsa anak-anak Paskibra SMAN 1 Karangrejo dan berbagai langkah strategis untuk menguatkannya kembali.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP KOMPETENSI GURU EKONOMI MADRASAH ALIYAH (MA) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG laila churotul hidayah; Hari Subiyantoro; sunjoto sunjoto
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i2.262

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mencari  pengaruh faktor internal dan faktor eksrternal baik secara parsial dan simultan terhadap kompetensi guru ekonomi Madrasah Aliyah (MA) di kabupaten Tulungagung 2016. Peneliti menggunakan seluruh populasi sebagai responden dalam penelitian ini yaitu 30 orang guru ekonomi Madrasah Aliyah di Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelatif, sedangkan yang berkaitan dengan pengujian hipotesis digunakan teknik analisis regresi linier berganda, Uji t, Uji F. hasil analisanya ada pengaruh yang signifikan faktor internal (berfikir kritis, sikap, motivasi berprestasi dan kedisiplinan), Faktor eksternal (kesejahteraan ekonomi, sumber belajar, kegiatan pelatihan, perkembangan teknologi informatika), secara parsial maupun simultan terhadap kompetensi guru ekonomi Madrasah aliyah (MA) di Kabupaten Tulungagung, disarankan setiap guru untuk selalu bersikap positif dan meningkatkan kompetensinya. 
PENGEMBANGAN MODUL SISTEM DAN ALAT PEMBAYARAN TUNAI DAN NON TUNAI KURIKULUM 2013 METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN ILMU-TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT (ITM) Luthvi Tri Handayani; Hari Subiyantoro
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v13i1.252

Abstract

Modul merupakan bahan belajar terprogram yang disusun sedemikian rupa dan disajikan secara terpadu, sistematis, serta terperinci. Melalui penelitian dan pengembangan  dengan model Borg dan Gall yang dimodifikasi diketahui bahwa pengembangan modul materi sistem dan alat pembayaran tunai dan non tunai Kurikulum 2013 metode problem based learning dengan pendekatan ilmu-teknologi dan masyarakat (ITM) dapat meningkatkan tingkat pemahaman dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hal itu disarankan kepada guru, untuk mengembangkan modul pembelajaran ini pada materi ekonomi yang lainnya
Upaya Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Dengan Metode Project Base Learning Untuk Mengaktifkan Kemampuan Higher Order Thinking Skill Melalui Bahan Ajar Mata Kuliah Kewirausahaan Subiyantoro, Hari
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang dikenal dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (.Higher Order Thingking Skill atau HOTS) sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa. Komponen HOTS adalah: reasoning skills, argumentation skills, problem solving critical thingking, dan metacognition. Berdasar hasil analisis define yang terdiri dari analisis permasalahan umum di kelas ditemukan (a) kurangnya motivasi mahasiswa yang terindikasi dari mayoritas mahasiswa tidak menyalakan vidio selama pembelajaran; (b) internet tidak stabil, (c) Bila diberi pertanyaan atau diminta untuk mengajukan pertanyaan mayoritas mahasiswa diam dan (d) terlambatnya pengumpulan tugas. Hasil analisis kebutuhan dengan identifikasi perangkat pembelajaran ditemukan RPS yang sudah direvisi, ada soal UTS dan UAS. Hasil identifikasi kebutuhan mahasiswa menunjukkan: (a) kompetensi mahasiswa berdasar hasil penilaian business plan masih kurang; (b) sebelum menempuh mata kuliah kewirausahaan rata-rata mahasiswa sudah punya pengalaman bisnis meski dalam skala kecil; (c) Respon terhadap materi yang sedang diajarkan dan tugas yang diberikan masih sangat kurang (d) Bahasa dan metode pengetikan yang digunakan dalam proposal belum sesuai dengan ejaan yang baik dan benar serta kurang merujuk pada daftar Pustaka yang update (e) Tingkat kemampuan dan karakteristik mahasiswa berbeda beda , sementara keterbatasan ketrampilan mahasiswa mengakses bahan ajar di dunia online merupakan satu persoalan tersendiri sehingga perlu modifikasi/pengembangan bahan ajar; (f) Analisis Bahan Ajar yang digunakan adalah kurangnya buku ajar yang secara detail mengaktifkan ketrampilan HOTS. Fokus Penelitian ini adalah bagaimana upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dengan metode proyek base learning untuk mengaktifkan ketrampilan penalaran, ketrampilan argumentasi, pemecahan masalah berfikir kritis dan metakognisi mahasiswa melalui bahan ajar  pada mata kuliah kewirausahaan. Manfaat penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui bahan ajar untuk mahasiswa dan dosen yang mengampu mata kuliah kewirausahaan dengan menggunakan project base learning pada penugasan untuk meningkatkan HOTS. Metode penelitian yang digunakan action research menggunakan Prosedur Pengembangan Thiagarajan , model 4D. Sampel penelitian mahasiswa S1 pendidikan ekonomi. Metode analisis menggunakan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembuatan bahan ajar  dengan metode project untuk meningkatkan ketrampilan berfikir tingkat tinggi mahaiswa menunjukkan hasil yang signifikan, artinya ada beda hasil sebelum menggunakan bahan ajar dan setelah mebggunakan bahan ajar