Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Gastritis terhadap Perilaku Pencegahan Masyarakat Di Desa Kaluku Nangka: The Influence of Gastritis Education on Community Prevention Behavior in Kaluku Nangka Village Rukman Nasir; Sukri; Agustiar; Suci Ismawati; Haryati; Jumarni M.; Hajar; Husnul Khatimah; Irma Hajriani; Budiman; Hamidah; Vidyana Aulia Rahman; Revi Ekasetya; Miftahunnisa Yudita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9847

Abstract

Gastritis merupakan masalah kesehatan yang masih banyak dijumpai di masyarakat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak dikelola dengan baik. Tingginya kasus gastritis di Desa Kaluku Nangka menunjukkan perlunya intervensi berupa edukasi kesehatan untuk memperkuat perilaku pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan keluarga atau pendamping penderita gastritis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan sebelum serta sesudah intervensi edukasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap responden telah berada pada kategori baik sejak sebelum intervensi dan tidak mengalami perubahan kategori setelah edukasi. Namun demikian, terjadi peningkatan bermakna pada aspek tindakan, di mana proporsi responden dengan tindakan baik meningkat setelah diberikan edukasi. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada variabel pengetahuan dan tindakan, sedangkan pada variabel sikap tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan tindakan pencegahan gastritis meskipun pengetahuan dan sikap masyarakat sudah relatif baik. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku dapat dipertahankan secara konsisten.
Efektivitas Penambahan Sekam Padi Pada Briket Cangkang Kemiri Sebagai Sumber Energi Alternatif: Effectiveness of Adding Rice Husk to Candlenut Shell Briquettes as an Alternative Energy Source Randi Rukmana Putra; Finta Amalinda; Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4270

Abstract

Konsumsi bahan bakar fosil terus hadapi kenaikan, sedangkan jumlah cadangan terus menjadi menipis, harga yang tidak normal (cenderung terus bertambah) serta isu-isu kalau bahan bakar fosil menimbulkan pemanasan global dan pemicu terbentuknya kehancuran area telah mulai teruji. Energi alternatif dengan menggunakan cangkang kemiri dengan sekam padi merupakan hasil limbah pertanian yang belum dimanfaatkan dan diminimalisir dengan baik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektifitas penambahan sekam padi pada briket cangkang kemiri sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan pengujiannya menggunakan 500ml air hingga mencapai titik didih 100º dalam waktu 5-7 menit. Berdasarkan hasil penelitian efektifitas penambahan sekam padi pada briket cangkang kemiri sebagai sumber energi alternatif yang dilakukan di fakultas kesehatan masyarakat universitas muhammadiyah palu, kedua bahan tersebut diformulasikan menjadi empat campuran, dengan perbandingan 200gram cangkang kemiri murni, 0,25:0,75, 0,50:0,50 dan 0,75:0,25. Keempat formulasi tersebut tidak ada yang bisa mencapai titik didih hingga 100º dalam waktu 5-7 menit. Diharapkan kepada seluruh jajaran instansi-instansi yang bertugas dalam pengelolaan lingkungan untuk bisa memanfaatkan limbah-limbah yang memiliki potensi lebih untuk bisa dijadikan atau dimanfaatkan sebagai bahan yang bisa digunakan. Yang terutama dengan memanfaatkan sampah organik yang bisa dijadikan bahan kreatif seperti briket pada penelitian ini.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Terhadap Penyalahgunaan Napza di SMP 1 Labuan Kab Donggala : The Influence of Health Education on Students' Level of Knowledge on Drug Abuse at SMP 1 Labuan Donggala Regency Fatmawati; Muammar; Suardi; Munifah AM. Idrus; Mulyani; Qursia Lasandang; Windi Vatricia; Stevin Unusa; Fadlika Fadri; Sudirman; Ahmad Yani; Hamidah; Nur Afni Imbran; Rahmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4922

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang dinamis dalam kehidupan individu, ditandai dengan percepatan perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial. Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) semakin meningkat pada masa remaja, memberikan dampak buruk seperti adiksi dan ketergantungan. Survei Badan Narkotika Nasional dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2019 menunjukkan 3,2% pelajar di Indonesia pernah mengonsumsi narkotika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperiment tanpa perbandingan, menggunakan One Group Pre Test dan Post Test. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden melibatkan 79,2% perempuan dan mayoritas berusia 13 dan 14 tahun. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan siswa tentang NAPZA, dengan 100% responden memiliki pengetahuan baik. Pengaruh penyuluhan diukur dengan uji statistik Paired Samples Test, menunjukkan perbedaan signifikan (p-value = 0,019) antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hal ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya NAPZA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mendapatkan penyuluhan tentang NAPZA di SMP 1 Labuan Kabupaten Donggala. Saran diberikan kepada peserta didik untuk mengimplementasikan pengetahuan yang didapat, kepada guru BK untuk menyediakan layanan informasi sesuai kebutuhan, dan kepada kepala sekolah untuk merumuskan kebijakan yang mendukung layanan bimbingan dan konseling efektif di sekolah.
Pengaruh Penyuluhan Diatabetes Melitus Terhadap Pengetahuan dan Sikap Lansia dan Pralansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: The Influence of Diabetes Melitus on Counseling on the Knowledge and Attitudes of the Elderly and Pre-Elderly in the Kamaipura Community Health Center Work Area Regita Gienanti Y. Lalusu; Amsal; Zatul Himmah; Victres Bangkeno; Fatmawati; Uswatun Hasanah; Moh. Ryan; Nur Ain Sarah; Puspita Sandy; Revalina Kerab; Alya Yonu; Ronaldo; Salma; Muh. Jufri; Hamidah; Wiwin; Rikwan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7161

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Lansia dan pra lansia menjadi kelompok yang rentan terhadap penyakit ini akibat penurunan fungsi metabolik dan imunitas. Dari data yang diambil oleh peneliti dari salah satu petugas k=Kesehatan di Puskesmas Kamaipura bahwa penyakit Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura masih meningkat setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap Penyakit Diabetes Melitus di Sibalaya Utara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura.Metode Penelitian ini adalah adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 24 orang masyarakat usia lansia dan Pralansia. Sampel berjumlah 24 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan pengetahuan baik sebanyak 13 responden (54.2%) setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 18 responden (75%). Setelah diberikan penyuluhan responden yang memiliki sika baik adalah 12 responden (50%) dan sikap kurang baik 12 responden (50%). Hasil penelitian dengan uji statistik masing-masing variabel menunjukkan nilai Asymp.Sig atau nilai 0.000 atau nilai p<0.05.Kesimpulannya adalah ada perbedaan sikap tentang penyakit Diabetes Melitus sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan terhadap lansia dan pra lansida di Desa Sibalaya Utara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura.