Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGELOLAAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PUBLIKASI HUMAS SUSKA TV Yulianti, Ana; Lubis, Anggie Nelis Ronalita; Oktaviani, Anggun; Akbar, Dicky Maulana; Novianti, Indah; Hartono, Toni
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i3.24076

Abstract

Media sosial telah menjadi salah satu instrumen yang digunakan sebagai sumber informasi yang dipercaya dan dekat dengan publik. Pengelolaan informasi di media sosial instagram sangat penting dalam rangka menjalin dan mempertahankan hubungan baik dengan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan informasi di media sosian Instagram sebagai media publikasi humas Suska TV. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori New Media yang dikemukakan oleh Pierre Levy. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mengelola informasi untuk publikasi di instagram, humas Suska TV melakukan tahapan berupa penyaringan informasi, pembagian tugas dan jadwal publikasi, publikasi kegiatan, serta evaluasi kegiatan. Aktivitas publikasi yang dilakukan mengenai berbagai kegiatan atau informasi seputar kampus yang dikemas dalam bentuk berita, konten program infotainment, hingga konten dalam bentuk story Instagram.
Pemberdayaan Muslim Muallaf Melalui Home Industry Kerupuk Ikan Lomek di Desa Selat Akar Masduki, Masduki; Hartono, Toni; Sardila, Vera; Arung Triantoro, Dony
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpm.2019.032-09

Abstract

This article discusses about economic empowerment based on home industry to enforce the faith of new Muslim converters in Desa Selat Akar Kepualaun Meranti, Riau. To understand the economic potential of this village, the faith enforcement seems to be more effective when it is done through economic empowerment based on home industry. This resesearch was founded, i.e. To support this, the empowerment uses community based research concept. This research founded i.e. first, doing an evaluation during observation and conducting identification before the empowerment done. Second, this empowerment finds that this a new Muslim group needs physical capital assistance to develop its enterprises. Third, making ‘Lomek’ fish crackers has become an instrument or media among the Muallafs to keep and improve their faith. Tulisan ini mendiskusikan pemberdayaan ekonomi berbasis home industry untuk penguatan akidah Muslim Muallaf di Desa Selat Akar Kepulauan Meranti, Riau. Memahami potensi ekonomi yang ada di desa tersebut, maka penguatan akidah para Muslim Muallaf tampak menjadi lebih efektif apabila dilakukan dengan penguatan sisi ekonomi rumahan atau berbasis home industry. Untuk mendukung keberhasilan kegiatan, pemberdayaan ini menggunakan konsep Community Based Research (CBR) dengan metode kualitatif. Penelitian ini menemukan beberapa program pemberdayaan antara lain; pertama, melakukan evaluasi pada saat observasi dan identifikasi sebelum pemberdayaan dilakukan. Kedua, menemukan bahwa kelompok Muslim Muallaf memerlukan bantuan modal fisik untuk pengembangan usaha mereka. Ketiga, membuat kerupuk Ikan Lomek benar-benar telah menjadi media sekaligus wadah tempat di mana para Muslim Muallaf dapat meningkatkan dan memperkokoh akidah mereka.    
ANALISIS KONTROVERSI CROWDFUNDING PEMBANGUNAN MASJID OLEH DAUD KIM PADA AKUN YOUTUBE @KOREAREOMIT Hartono, Toni; Arianti; Sinaga, Ruwaida; Daruqutni, Imam; Husyaini, Arwin
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.2, Oktober 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i2.7485

Abstract

Technological advancements have driven the emergence of crowdfunding as a digital platform for fundraising. This study analyzes the controversy surrounding the fundraising initiative for the construction of a mosque in Daegu, South Korea, led by YouTuber Daud Kim through crowdfunding, and examines the concept from an Islamic perspective. The research employs a qualitative method with a netnographic approach, collecting data from social media, particularly the YouTube account @KoreaReomit. The findings indicate that the controversy arose due to the use of Daud Kim’s personal PayPal account, a lack of transparency, and non-compliance with the regulations set by the Muslim student community in Daegu. Kemajuan teknologi mendorong munculnya sistem crowdfunding sebagai sarana penggalangan dana digital. Penelitian ini menganalisis kontroversi penggalangan dana pembangunan masjid di Daegu, Korea Selatan, oleh YouTuber Daud Kim melalui crowdfunding, serta meninjau konsepnya dalam perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan netnografi melalui media sosial, khususnya akun YouTube @Korea Reomit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroversi muncul akibat penggunaan akun PayPal pribadi, kurangnya transparansi, serta ketidaksesuaian dengan aturan komunitas mahasiswa Muslim di Daegu.