Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Onibala, Anjelia; Rotinsulu, Tri Oldy; Rorong, Ita Pingkan Fasnie
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 2 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.35097.22.2.2021

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis data sekunder dengan  alat uji nonparametric menggunakan Wilcoxon Test. Berdasarkan hasil penelitian, dampak pandemi COVID-19 menyebabkan adanya penurunan kinerja keuangan Kabupaten Minahasa Tenggara di masa pandemi Covid-19 dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya namun pengaruh/dampaknya tidak siginifikan. Kata Kunci: Pandemi covid 19, Kinerja, Keuangan daerah ABSTRACTThe purpose of this study was determine the Impact of the Covid-19 Pandemic on Regional Financial Performance in Southeast Minahasa Regency. The method used in this research was descriptive quantitative method using a secondary data analysis approach with a nonparametric test instrument using the Wilcoxon Test. Based on the research results, the impact of the COVID-19 pandemic caused a decline in the financial performance of Southeast Minahasa Regency during the Covid-19 pandemic compared to the previous year's performance, but the impact was not significant. Keywords: Covid 19 pandemic, performance, regional finances
ANALISIS PENGARUH TRANSAKSI PEMBAYARAN NON TUNAI TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR M1 DI INDONESIA TAHUN 2009-2019 Puspitasari, Andhika Nur; Rotinsulu, Tri Oldy; Niode, Audie O.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 9, No 3 (2021): JE. Vol 9 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.538 KB) | DOI: 10.35794/emba.v9i3.34905

Abstract

Sistem pembayaran berpengaruh terhadap efektivitas kebijakan moneter dan stabilitas keuangan melalui penggunaan uang di masyarakat. Peningkatan transaksi non tunai di masyarakat disebabkan oleh mudahnya menggunakan alat pembayaran non tunai sehingga dapat mendorong penurunan biaya transaksi dan pada saatnya akan menstimulus pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh transaksi pembayaran non tunai terhadap jumlah uang beredar dalam arti sempit (M1) di Indonesia tahun 2009-2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data sekunder yang berbentuk runtut waktu (time series). Data diolah menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kartu debet dan volume e-money berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar. Sedangkan volume kartu kredit memiliki pengaruh tapi tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar. Hasil Uji F, kartu debet, kartu kredit, dan e-money berpengaruh simultan atau secara bersama-sama signifikan terhadap jumlah uang beredar (M1) di Indonesia.Kata kunci: jumlah uang beredar (m1), kartu debet, kartu kredit, e-money
ANALISIS STRUKTUR PEREKONOMIAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN PERIODE TAHUN 2016-2020 Sendow, Sifra J.; Rotinsulu, Tri Oldy; Naukoko, Amran T.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 5 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap daerah memiliki keunggulannya masing-masing tergantung pada letak wilayah, sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki. Perbedaan struktur perekonomian dari setiap daerah mengakibatkan adanya perbedaan dalam merencanakan dan menyusun kebijakan perekonomian. Setiap daerah juga harus menentukan lapangan usaha yang sesuai dengan kemampuan daerahnya, yaitu lapangan usaha yang mempunyai keunggulan dan juga lapangan usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis lapangan usaha apa saja yang termasuk dalam lapangan usaha basis dan non basis, struktur perekonomian yang seperti apa yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan serta lapangan usaha mana yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan bersifat kuantitatif dengan analisis Static Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Dokumen yang diperlukan adalah data PDRB berdasarkan harga konstan Kabupaten Minahasa Selatan dan Provinsi Sulawesi Utara tahun 2016-2020. Hasil menunjukkan bahwa terdapat empat lapangan usaha basis yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan tiga lapangan usaha di Kabupaten Minahasa Selatan yang memiliki perkembangan lebih cepat dibandingkan provinsi Sulawesi Utara. Hasil dari National Share menunjukkan bahwa masing-masing lapangan usaha di Kabupaten Minahasa Selatan membawa pengaruh positif bagi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara. Hasil Propotionally Shift terdapat 6 lapangan usaha yang tidak termasuk dalam spesialisasi di Kabupaten Minahasa Selatan dalam pendapatan daerah dan Hasil Differential Shift menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif di Kabupaten Minahasa Selatan memberikan pengaruh yang negatif terhadap peningkatan PDRB di Provinsi Sulawesi Utara.
ANALISIS SEKTOR BASIS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN, SUMATERA UTARA TAHUN 2015-2019 Siburian, Kiki Farida Br.; Rotinsulu, Tri Oldy; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan tolak ukur perekonomian  suatu daerah  pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan  merupakan kondisi utama atau suatu keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sektor ekonomi yang basis dan sektor ekonomi yang tetap basis dimasa akan datang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian  kuantitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa nilai PDRB Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Provinsi Sumatera Utara ADHK tahun 2015-2019 yang bersumber dari BPS Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan BPS Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ), Static Location Quotient (SLQ), dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Hasil penelitian berdasarkan analisis LQ menunjukkan bahwa terdapat dua sektor basis di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yaitu sektor industri pengolahan dan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Hasil analisis SLQ terdapat dua sektor ekonomi yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dan sektor industri pengolahan yang memiliki tingkat spesialisasi perekonomian Kabupaten Labuhanbatu Selatan lebih tinggi dari sektor yang sama di Provinsi Sumatera Utara. Hasil analisis DLQ ada lima sektor yang memiliki DLQ>1 yaitu sektor-sektor pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; kontruksi; jasa keuangan dan asuransi; dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial, di mana menunjukkan bahwa kelima  sektor-sektor bisa diharapkan untuk menjadi sektor basis dimasa yang akan datang
ANALISIS SEKTOR EKONOMI UNGGULAN KABUPATEN BANGGAI ., Nurmila; Rotinsulu, Tri Oldy; Naukoko, Amran T.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 5 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor unggulan dihararapkan mampu meningkatkan perekonomian dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Oleh karena itu, perlu adanya penentuan sektor unggulan yang nantinya dapat digunakan untuk menentukan arah kebijakan perekonomian suatu daerah. Untuk mengetahui sektor unggulan di Kabupaten Banggai, diperlukan suatu metode yang berguna untuk mengkaji dan memproyeksi perekonomian wilayah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka digunakan beberapa metode analisis data, yaitu : 1) Analisis Static Location Quotient (SLQ), 2) Analisis Dynamic Location Quotient (DLQ), 3) Analisis gabungan SLQ dan DLQ. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa PDRB Kabupaten Banggai yang diperoleh dari Website resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Banggai dan PDRB Provinsi Sulawesi Tengah yang diperoleh dari Website resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian berdasarkan analisis gabungan SLQ dan DLQ menunjukan yang merupakan sektor unggulan dengan kriteria SLQ lebih dari 1 dan DLQ lebih dari 1 adalah sektor pertambangan dan penggalian.
ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KOTA MANADO TAHUN 2004-2019 Dharmmayukti, Bhawika; Rotinsulu, Tri Oldy; Niode, Audie. O.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 5 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks dan selalu menjadi masalah dalam negara berkembang. Oleh karena itu, penanggulangan kemiskinan merupakan agenda dan prioritas dalam pembangunan nasional. Berbagai kebijakan, strategi dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi kemiskinan yang bersifat langsung maupun tidak langsung telah dilaksanakan semaksimal mungkin baik dalam skala nasional maupun lokal. Dalam lingkup Kota Manado, setiap tahunnya kemiskinan mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan dampak urbanisasi yang terjadi di Kota Manado, baik dari luar Kota Manado maupun luar pulau Sulawesi. Sementara itu dengan meningkatnya kemiskinan, maka inflasi juga akan menambah jumlah penduduk miskin dikarenakan harga secara menyeluruh meningkat, sedangkan daya beli masyarakat semakin berkurang.  Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Inflasi dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Kemiskinan di Kota Manado periode 2004-2019. Penelitian ini menggunakan data yang di dapat dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Data penelitian terdiri dari variabel dependen yaitu Kemiskinan dan variabel independen yaitu Inflasi dan Indeks Pembangunan Manusia selama periode 2004-2019. Alat atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Inflasi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan. Sedangkan, Indeks Pembangunan Manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan. Hasil Uji F menunjukkan, Inflasi dan Indeks Pembangunan Manusia secara simultan berpengaruh atau secara bersama-sama signifikan terhadap Kemiskinan di Kota Manado. 
PENGARUH BELANJA MODAL DAN INVESTASI TERHADAP TENAGA KERJA PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SULAWESI UTARA Pangalila, Ansyela Milli Kristi; Rotinsulu, Tri Oldy; Kawung, George M.V
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 2 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32819.21.2.2020

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Belanja Modal dan Investasi terhadap pertumubuhan ekonomi dan tenaga kerja di Sulawesi Utara. Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah makro ekonomi jangka panjang pencapaiannya dilakukan pada setiap program sektor ekonomi, dimana program sektoral akan melibatkan investasi negara maupun investasi swasta. Secara konseptual pertumbuhan ekonomi disertai dengan distribusi pendapatan yang adil akan mensejahterakan masyarakat luas. Belanja modal untuk membiayai infarstruktur akan memicu investasi swasta, menambah kesempatan kerja baru dan banyak masyarakat yang akan memperoleh pendapatana sehingga tingkat kemiskinan berkurang.Pertumbuhan ekonomi mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan ekonomi dengan mengelola sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan dengan masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang akan mempengaruhi perkembangan kegiatan ekonomi dalam daerah tersebut (Kuncoro, 2004).Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperolah berdasarkan data yang tersedia dan bersumber dari laporan Badan Pusat Statistik. Jenis data yang digunakan adalah Time series. Data Time Series dari tahun 2005 sampai 2019. Objeknya adalah Provinsi Sulawesi Utara. Sedangkan alat analisis yang digunakan adalah analis berganda.Temuan penelitian ini adalah secara statistik belanja modal dan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Jika belanja modal meningkat maka akan terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja, Belanja Modal dan Investasi ABSTRACT            This study aims to analyze the effect of capital expenditure and investment on economic growth and labor in North Sulawesi. Economic growth is a long-term macroeconomic problem that is achieved in every economic sector program, where sectoral programs will involve state and private investment. Conceptually, economic growth accompanied by an equitable distribution of income will prosper the wider community. Capital expenditure to finance infrastructure will trigger private investment, increase new job opportunities and many people will get income so that poverty levels are reduced.Economic growth encourages local governments to carry out economic development by managing existing resources and forming a partnership pattern with the community to create new jobs that will influence the development of economic activities in the area (Kuncoro, 2004).The data used in this study are secondary data obtained based on data available and sourced from the Central Statistics Agency report. The type of data used is Time series. Time Series Data from 2005 to 2019. The object is North Sulawesi Province. While the analytical tool used is multiple analysts.               The findings of this study are statistically capital expenditure and investment have a positive and significant effect on economic growth. If capital expenditure increases, there will be an increase in economic growth.               Keyword: Economic Growrth, human labor, capital expendticture, and invesment
ANALISIS KINERJA PENDAPATAN ASLI DAERAH DIKAITKAN DENGAN BELANJA DAERAH PADA PEMERINTAH KOTA BITUNG Mandey, Kevin R.M.; Rotinsulu, Tri Oldy
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 744 - 877
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.128 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.3.2015.9615

Abstract

Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang dianggarkan dalam APBD meliputi semua penerimaan uang melalui kas umum daerah, yang menambah ekuitas dana, yang merupakan hak daerah dalam satu tahun anggaran yang tidak perlu dibayar kembali oleh daerah. Kinerja adalah gambaran pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, misi, tujuan dan visi organisasi.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja keuangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada pemerintah Kota Bitung yang diukur menggunakan analisis rasio keuangan tahun anggaran 2006-2010.Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisis rasio, antara lain, (1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, (2) Rasio Efektifitas, (3) Rasio Keserasian, (4) Rasio Pertumbuhan. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kinerja pemerintah Kota Bitung dalam khususnya pada PAD dilihat dari tingkat kemandirian masih rendah dan memiliki kecenderungan menurun. Jika dilihat dari keefektifan, secara umum dapat dikatakan sangat efektif karena dari tahun 2006–2010 rata-rata efektivitas Pendapatan Asli Daerah yaitu 102,38%. Dilihat dari tingkat keserasian, secara umum belum serasi karena kinerja Pendapatan Asli Daerah pada belanja tidak langsung lebih besar daripada belanja langsung. Dan jika dilihat dari tingkat pertumbuhan, secara umum efektiv karena dari tahun 2006–2010 rata-rata pertumbuhan sebesar 95,70%.   Kata kunci: kinerja, rasio, ekuitas dana.
ANALISIS PENGARUH VARIABEL-VARIABEL EKONOMI MAKRO TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016:Q1-2020:Q4 Hidayat, Ferdy Fadly; Rotinsulu, Tri Oldy; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel ekonomi makro terhadap IHSG. Penelitian ini dilakukan di BEI pada tahun 2016-2020. Jenis data yang digunakan adalah time series triwulan 1 sampai dengan triwulan 4 disetiap tahunnya. Variabel makro yang digunakan dalam meneliti IHSG ada empat variabel yaitu inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah dan PDB. Teknik analisis yang digunakan adalah analis regresi linier berganda. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah dan PDB secara simultan berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa secara parsial inflasi dan suku bunga berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap IHSG, kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, dan PDB berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG.
ANALISIS PENGARUH SUKU BUNGA KPR DAN PRODUK DOMESTIK BRUTO TERHADAP PENYALURAN KPR DI INDONESIA TAHUN 2014:Q1 – 2020:Q4 Rombe, Joshua B.; Rotinsulu, Tri Oldy; Maramis, Mauna Th. B.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 7 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah adalah kebutuhan pokok bagi setiap orang dan terlebih khusus untuk rumah tangga. Karena semakin banyaknya kebutuhan masyarakat yang harus di penuhi, pembelian rumah secara tunai semakin sulit dilakukan. Berdasarkan data dari Bank Indonesia tahun 2019, Pembiayaan Residensial melalui mekanisme pembayaran KPR memiliki persentase paling tinggi yaitu 72%, sementara cicilan pengembang sebesar 20% dan Tunai hanya 8%. Peran perbankan dibutuhkan sebagai lembaga yang menjembatani antara masyarakat yang membutuhkan dana dengan masyarakat yang berkelebihan dana. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Suku Bunga KPR dan Produk Domestik Bruto terhadap Penyaluran KPR di Indonesia Tahun 2014:Q1 – 2020:Q4. Penelitian ini menggunakan data yang di dapat dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Data penelitian terdiri dari variabel dependen yaitu Penyaluran KPR dan variabel independen yaitu Suku Bunga KPR, dan Produk Domestik Bruto selama periode 2014:Q1 – 2020:Q4. Alat atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Suku Bunga KPR memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Penyaluran KPR. Produk Domestik Brutp memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Penyaluran KPR, Hasil Uji F menunjukkan, Suku Bunga KPR, Produk Domestik Brutosecara simultan berpengaruh atau secara bersama-sama signifkian terhadap Penyaluran KPR di Indonesia. 
Co-Authors Abdullah, Muttaqin Kokala Agnes L. Ch. P. Lapian Agnes L.Ch.P. Lapian Aidore, Alderon Edi Ampou, Jonly Amran T. Naukoko Anderson Kumenaung Aring, Alfy B. W. Bintang, Andika Presley Bujung, Reinhard Eliezer Yusup C. Wauran, Patrick Christina Wambemu Daisy S.M. Engka, Daisy S.M. Dama, Yustinus Dennij Mandeij Dharmmayukti, Bhawika Een N. Walewangko, Een N. Ellong, Tasya Alifah Elvira Jacobus Ersandy Rumansjah George M.V. Kawung, George M.V. George, Pricelya Tresye Greydi Normala Sari Hidayat, Ferdy Fadly Imanul Hakim Ivone Deasy Anneke Goni Jacky S. B. Sumarauw JUNIOR LAKAT KAWUNG, GEORGE M.V Kawung, George Manuel Victor Kevin R.M. Mandey, Kevin R.M. Klasjok, Kristina Koleangan, Rosalina A.M Korompis, Claudia Wanda Melati Lantu, Yeni Saarce Magdalena Latiki, Sahrul Lidya Thevi Nouke Dondokambey Malang, Destri Mamonto, Chikita Manopo, Stivano Maramis, Mauna T. B. Maramis, Mauna Th. B Maramis, Mauna Th. B. Maramis, Mauna Th. B. Maramis, Mauna Th.B Masinambow, Vecky A.J. Mauna Th. B. Maramis Mauna Th.B. Maramis Mawu, Inggrid Maria Meisye Ella Jacklien Rumbayan Mokodongan, Arasi Mokodongan, Zefanya Z.M Muari'F, Munazar R Muarif, Munazar Rafsanjani Mumu, Nifel Elvis Naukoko, Amran T. Niode, Audie O. Niode, Audie O. Niode, Audie. O. Nurmila . Onibala, Anjelia Pakasi, Salvatori Amadeus Pangalila, Ansyela Milli Kristi Pangandaheng, Zulser G Pantas, Oldri O. Patadang, Tirza Meireny PATEDA, YOLANDA - Patiro, Kalcum Paulus Kindangen Payangan, Kristian Pieter Runturambi, Ari Polontalo, Fahrurrazi Puspitasari, Andhika Nur Rauf, Sadat Riung, Isabella N. E Robot, Clarasita Tifany Rombe, Joshua B. Rorong, Ita Pingkan Fasnie Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M. Rotinsulu, Debby Ch. RUMATE, VEKIE A Rumate, Vekie A. Sanggor, Katerose Margareta Saumana, Nova SENDOW, RONAL HERLY Sendow, Ronald Herly Sendow, Sifra J. Siburian, Kiki Farida Br. Simbolon, Ronauli Siwu, Hanly F. D.J Siwu, Hanly F. Dj. Sondakh, Karina H. Sondakh, Karina Hillegonda Sumendap, Steven Sumendap, Steven S.F Sumolang, Zisca Veybe Sumual, Jacline I. Syah, Rabiatul Adwia Tarumingkeng, Winsy A. Tembang, Triones Th. B. Maramis, Mauna Timbuleng, Gloria Tjodi, Andi Maujung Tolosang, Krest D. Tumangkeng, Steeva Y.L Vanessa Elisabeth Korompis, Vanessa Elisabeth Wangke, Stendi Chrisolik Wati, Evi S. Candra Wiku, Firda Wiwik Handayani Wua, Inka Gratya Yehosua, Susan A.