Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH PROVINSI SULUT SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI Sondakh, Karina Hillegonda; Rotinsulu, Tri Oldy; Rotinsulu, Debby Ch.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 2 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32726.19.2.2018

Abstract

ABSTRAK Kinerja keuangan Pemerintah Daerah bertujuan untuk mendukung program-program Pemerintah Daerah, salah satunya yaitu untuk mendukung terlaksananya Pertumbuhan Ekonomi. Salah satu alat untuk menganalisis kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerahnya adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap APBD yang telah ditetapkan dan dilaksanakannya. Analisis rasio keuangan indikator-indikatornya antara lain Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas dan Efisiensi pendapatan asli daerah serta Rasio Aktivitas.Sehingga dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat diketahui rasio apa dalam Pengelolaan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulut yang paling berperan dan berpengaruh dalam terlaksananya Pertumbuhan Ekonomi dengan mengambil tempat pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Utara.Dalam penelitian ini digunakan metode Analisa Linier Berganda dimana Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel dependen dan digunakan tiga variabel independen yakni Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas dan Efisiensi pendapatan asli daerah serta Rasio Aktivitas. Dengan menggunakan data LRA yang diambil pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah dan data PDRB pada situs Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara. Kata kunci : Kinerja Keuangan, Kemandirian, Efektivitas Dan Efisiensi, Aktivitas, Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACT The financial performance of Local Government aims to support the programs of Local Government, one of which is to support the implementation of Economic Growth. One tool to analyze the performance of local governments in managing their regional finances is to conduct financial ratio analysis of APBD that has been established and implemented. Financial ratio analysis of the indicators include Independence Ratio, Effectiveness Ratio and Efficiency of local revenue and Activity Ratio.So that with this research is expected to know what ratio in Financial Management of Government of North Sulawesi Province which play the most role and influential in the implementation of Economic Growth by taking place at Financial Management Board And Asset Region of North Sulawesi Province.In this study used the method of Multiple Linear Analysis where Economic Growth as a dependent variable and used three independent variables namely Ratio Independence, Effectiveness Ratio and Efficiency of local revenue and Ratio Activity. By using LRA data taken at the Regional Finance and Asset Management Board and GDP data on the Central Bureau of Statistics of North Sulawesi. Keywords: Financial Performance, Independence, Effectiveness And Efficiency, Activity, Economic Growth
PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Saumana, Nova; Rotinsulu, Debby Ch.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 4 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32840.21.4.2020

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Bonus Demografi ,Indeks Pembangunan Manusia, dan Angkatan kerja terhadapa pertumbuhan ekonomi di kabupaten minahasa tenggara.Bonus demografi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi karena punduduk berusia produktif memperoleh pendapatan sehingga secara keseluruhan memberikan kontribusi tehadap produk domestic bruto. IPM merupakan suatu kondisi dimana setiap penduduk mampu mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, dan pendidikan, sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurut BPS (2010), Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan, ketika memperoleh pekerjaan dan memperoleh pendapatan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data sekunder atau data rutut waktu dikumpulakan dari dinas terkait. Sedangkan analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Model ini menguji Bonus demografi, Indeks pembangunan manusia (IPM), dan angkatan kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Model ini menunjukan bahwa  Bonus demografi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa Tenggara. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Angkatan kerja secara signifikan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya secara bersama-sama / simultan Bonus demografi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angkatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci: Bonus Demografi, IPM, Angkatan Kerja, dan Pertumbuhan Ekonomi. ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of the Demographic Bonus (difference between productive and non-productive ages), Human Development Index (IPM), and the Labor Force on the level of economic growth in Southeast Minahasa. The research was conducted in Southeast Minahasa Regency and the type of data used was quantitative data sourced from secondary data. This type of research uses descriptive analysis method with multiple regression models, where theoretically this form analyzes the dependent variable (Economic Growth) which tends to have a linear relationship with each of the independent variables (Demographic Bonus, HDI and Labor Force). The results showed that the Demographic Bonus (BD) had a significant effect on economic growth in Southeast Minahasa Regency, and the Labor Force (AK) had no significant effect. whereas HDI has a negative and significant effect and together the Demographic Bonus, Human Development Index and the Labor Force have a significant effect on Economic Growth. Keywords: Demographic Bonus, HDI, Labor Force, and Economic Growth.
PENGARUH SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI SULAWESI UTARA Mumu, Nifel Elvis; Rotinsulu, Tri Oldy; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 2 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32818.21.2.2020

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja. Pembangunan Ekonomi adalah proses perubahan secara multidimensional yang melibatkan berbagai aspek dan mempengaruhi kualitas dan kesejahteraan hidup manusia. Pembangunan ekonomi dapat didekati (approach) secara regional yaitu melakukan pemetaan wilayah dan growth pool bertujuan tercapainya efisiensi produksi distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Pembangunan ekonomi juga dapat didekati secara sektoral, menemukan sektor unggulan kemudian mengarahkan belanja modal membangun infrastruktur, pada gilirannya mampu menarik investasi swasta. Secara sektoral, maka sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja, melibatkan usaha perekonomian rakyat, menarik wisatawan dan mendatangkan devisa. Itulah mengapa, percepatan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lewat penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dapat dilakukan dengan mempromosikan pengembangan pariwisata.Dalam penelitian ini yang dianalisis adalah pengaruh jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel terhadap pertumbuhan ekonomi, pengaruh kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara, dan pengaruh kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel melalui pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan analisis jalur.Temuan penelitian ini secara statistik menunjukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Jumlah kunjungan wisatawan yang datang di Sulawesi Utara tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sedangkan tingkat hunian hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kata Kunci: Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi, kunjungan wisatawan, dan hunian kamar hotel ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of the tourism sector on Economic Growth and Labor Absorption. Economic Development is a multidimensional process of change that involves various aspects and affects the quality and welfare of human life. Economic development can be approached regionally by mapping regions and growth pools with the aim of achieving the efficiency of production distribution and consumption of goods and services. Economic development can also be approached sectorally, finding leading sectors and then directing capital expenditure to build infrastructure, which in turn is able to attract private investment. By sector, the tourism sector is one sector that absorbs labor, involves the business of the people's economy, attracts tourists and brings in foreign exchange. That is why, accelerating economic growth and employment through broader job creation can be done by promoting tourism development.In this study, the analysis is the influence of the number of tourist visits and hotel occupancy rates on economic growth, the influence of tourist visits, hotel occupancy rates on employment in the Province of North Sulawesi, and the influence of tourist visits and hotel occupancy rates through economic growth on labor absorption in North Sulawesi Province. This research uses path analysis.The findings of this study statistically show that the number of tourist visits and hotel occupancy rates did not significantly influence economic growth. The number of tourist arrivals in North Sulawesi did not have a significant effect on employment while hotel occupancy rates had a positive and significant effect on employment. Keywords: Labor, Economic Growth, tourist visits, and hotel room occupancy
ANALISIS PENGARUH BANTUAN SOSIAL (PKH DAN KUBE) TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Wiku, Firda; Rotinsulu, Tri Oldy; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 1 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32810.21.1.2020

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bantuan sosial (PKH dan KUBE), terhadap tingkat kesejahteraan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Program Keluarga Harapan merupakan subsidi terhadap pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan dan kesehatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, sedangkan alat analisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Bantuan sosial yang dimaksud adalah program PKH (Program Keluarga Harapan) yang diberikan pada rumahtangga miskin untuk membantu beban pengeluaran rumahtangga terutama berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan. PKH sebagai program bantuan bersyarat membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan layanan pendidikan yang tersedia. PKH juga memberikan perlindungan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia. PKH menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan. Program KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang diberikan untuk pemberdayaan pendapatan rumahtangga lewat kelompok masyarakat. KUBE merupakan kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh dari Program PKH dan KUBE terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian variasi perubahan peningkatan kesejahteraan rumahtangga 65,4% disebabkan oleh variasi perubahan jumlah bantuan sosial (PKH dan KUBE) yang diterima rumahtangga. 34,6% disebabkan oleh bantuan-bantuan sosial lainnya yang diberikan pemerintah baik pusat dan daerah pada Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci          : PKH, KUBE dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat ABSTRACTThe intended social assistance is the FHP (Family Hope Program) program that is given to poor households to help with the burden of household expenses, especially in relation to education and health. FHP as conditional aid program to open access of poor families, especially pregnant women and children to take advantage of a variety of health care facilities and education services available. FHP also provides protection for persons with disabilities and elderly people. FHP becomes the epicenter and center of excellence for poverty alleviation. The KUBE (Joint Business Group) program is provided to empower household income through community groups. KUBE is a group of poor families formed, growing, and developing on their initiative in implementing Productive Economic Enterprises (UEP) to increase family income and social welfare. The research objective was to determine the magnitude of the influence of the PKH and KUBE Program on improving the welfare of the community in Southeast Minahasa Regency. The analytical method used is Ordinary Least Square (OLS). The results of research on changes in changes in household welfare 65.4% caused by variations in changes in the amount of social assistance (FHP and KUBE) received by households. 34.6% was due to other social assistance provided by the central and regional government to Beneficiary Families in Southeast Minahasa Regency. Keyword          : FHP, KUBE and Public welfare
PENGARUH IMPLEMENTASI E-PURCHASING, AKSES PASAR, DAN PERSAINGAN BISNIS TERHADAP PRINSIP AKUNTABEL PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara) Dama, Yustinus; Rotinsulu, Tri Oldy; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 3 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32832.21.3.2020

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi e-purchasing, akses pasar dan persaingan bisnis terhadap prinsip akuntabel Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif. Teknik analisis data yang diguakan adalah Analisis regresi yang merupakan salah satu analisis statistik yang sering digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  : (1) secara parsial e-purcahsing berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah, (2) secara parsial akses pasar berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah, (3) secara parsial persaingan bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah dan (4) secara simultan e-purcahsing, akses pasar dan persaingan bisnis berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah. Kata kunci : implementasi e-purchasing, akses pasar, persaingan bisnis, prinsip akuntabel ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of e-purchasing implementation, market access and business competition on the principle of accountable Government Procurement of Goods / Services.\The type of research used is associative research. The data analysis technique used is regression analysis which is one of the statistical analyzes that is often used to analyze the relationship between two or more variables. The results showed that: (1) partially e-purcahsing had a significant effect on the principle of accountable procurement of government goods / services, (2) partially market access had a significant effect on the principle of accountable procurement of goods / services of the Government, (3) partially business competition did not significant effect on the principle of accountable procurement of government goods / services and (4) simultaneous e-purcahsing, market access and business competition have a significant effect on the principle of accountability of procurement of goods / services of the Government.                     Keywords: e-purchasing implementation, market access, business competition, accountable principles
ANALISIS PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP), PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP NILAI INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA BITUNG Patiro, Kalcum; Rotinsulu, Tri Oldy; Kawung, George M.V
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 1 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32783.20.1.2019

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bitung pada Tahun Anggaran 2011 sampai 2017 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian. Penulis ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai informasi laporan keuangan pemerintah Kota Bitung. Untuk itu penulis melakukan analisis apakah Nilai informasi laporan keuangan dipengaruhi oleh faktor-faktor : Sistem pengendalian intern pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan pengawasan keuangan daerah.Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner sebanyak 120 kuesioner, yang dibagikan kepada responden yang merupakan Kepala dan staf Bagian Keuangan pada Perangkat Daerah di Kota Bitung. Data diolah dengan menggunaakan SPSS 16.Setelah data dianalisis, ditemukan bahwa semua faktor diatas berpengaruhi signifikan positif terhadap nilai informasi laporan keuangan Pemerintah Kota Bitung. Artinya, jika sistem pengendalian intern pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan pengawasan keuangan daerah semakin baik maka nilai informasi dari laporan keuangan yang dihasilkan pemerintah  akan semakin baik pula. Kata Kunci : nilai informasi, sistem pengendalian intern pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan pengawasan keuangan daerah. ABSTRACTBased on the result of the Bitung city Government Financial Report Fiscal Year 2011 to 2017 received opinions Wajar Tanpa Pengecualian. The writer wanted to know  the  factors that infuluence the value of information on the financial statements of the Bitung city government.. For this reason, the writer  analyses whether the information value of government financial is influenced by several factors : the system of intern control, information technology utilization and the control of regional finance.  This research was conducted by giving questionnaires as many as 120 questionnaires, which were distributed to respondents who were the Head and staff of PD’s acounting departement in Bitung City. Data is processed using SPSS 16.After the data were analyzed, it was found that all of the above factors had a significant positive effect on the value of the financial statements of the Bitung City Government. That is, if the government internal control system, the utilization of information technology and regional financial supervision is getting better, the value of information from the financial statements produced by the government will be better also.   Keywords : information value, government internal control system, the utilization of information technology and regional financial supervision
ANALISIS DETERMINAN PENYALURAN KREDIT USAHA MIKRO, KECIL, MENENGAH PADA BANK UMUM DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2014.1 – 2019.4 Sanggor, Katerose Margareta; Rotinsulu, Tri Oldy; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran dan kontribusi yang penting dalam perekonomian Indonesia, yaitu menyediakan lapangan kerja yang luas dan memberikan sumbangan cukup signifikan terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB). Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Tahun 2012 UMKM menyediakan lapangan kerja sebesar 97,2% dari total lapangan kerja, dan menyumbang sekitar 56,5% pembentukan PDB Indonesia.Skripsi ini Menganalisa Penyaluran Kredit Usaha Mikro, Kecil, Menengah pada Bank Umum di Indonesia periode Tahun 2014.1-2019.4. Penelittian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suku bunga kredit, Non Performing Loan (NPL), Loan Deposit Ratio (LDR) Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit UMKM oleh Bank Umum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi bergandaHasil penelitian ini menunjukkan, Tingkat Suku Bunga mempunyai pengaruh yang negative terhadap Penyaluran Kredit UMKM. Sementara Non Performing Loan (NPL) mempunyai pengaruh negative terhadap Penyaluran Kredit UMKM. variable Loan to Deposit Ratio (LDR) mempunyai pengaruh positif terhadap Penyaluran Kredit UMKM. Dan yang terakhir, variable Capital Adequacy Ratio (CAR) mempunyai pengaruh positif terhadap Penyaluran Kredit UMKM. Dan dari hasil estimasi didapatkan bahwa variable Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyaluran Kredit UMKM. 
PENGARUH ALOKASI DANA DESA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA BOLAANG MONGONDOW RAYA TAHUN 2015-2018 Mamonto, Chikita; Rotinsulu, Tri Oldy; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 03 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan adalah salah satu masalah dalam perekonomian yang selalu menjadi pusat perhatian dinegara manapun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alokasi dana desa dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Bolaang Mongondow Raya tahun 2015-2018. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif dan analisis regresi berganda.       Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alokasi Dana Desa berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten/Kota Bolaang Mongondow Raya, sedangkan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif tapi tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten/Kota Bolaang Mongondow Raya.
ANALISIS FAKTOR PENENTU PENDAPATAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Ampou, Jonly; Masinambow, Vecky A.J.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 1 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.34134.22.1.2021

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, usia nelayan, lamanya melaut, pengalaman dan biaya operasional (modal) secara bersama-sama terhadap hasil tangkapan/produksi nelayan. (2) Mengetahui pengaruh secara parsial antara tingkat pendidikan, usia nelayan, lamamnya melaut, pengalaman dan biaya operasional (modal)  terhadap hasil tangkapan/produksi nelayan dan (3) Mengetahui pengaruh hasil tangkapan/produksi nelayan terhadap pendapatannya.Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan jenis data yang digunakan adalah data primer dengan melakukan interview langsung ke 50 rumahtangga nelayan yang ada 3 kecamatan utama yaitu Kecamatan Belang, Pusomaen dan Ratatotok,Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Pendidikan tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan atau produksi nelayan; Umur tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan atau produksi nelayan; Lama melaut berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil tangkapan atau produksi nelayan; Pengalaman memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil tangkapan atau produksi nelayan; Biaya Operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil tangkapan atau produksi nelayan; Tingkat pendidikan, umur, lama melaut, pengalaman dan biaya opersioanl secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan atau produksi nelayan; Hasil tangkapan nelayan sangat berpengaruh positif terhadap pendapatan nelayan.Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara sebaiknya lebih konsentrasi lagi untuk meningkatkan pendapatan nelayan dengan memberikan stimulan biaya operasioanl dan kemudahan kepada nelayan untuk medapatkan modal usaha Kata Kunci: Pendapatan Rumah Tangga Nelayan, Tingkat Pendidikan, Umur, Lama Melaut, Pengalaman, Biaya Operasional dan Produksi Nelayan. ABSTRACTFactors that affect fishermen's income are: education, age of fishermen, length of sea, experience and operational costs (capital). This study aims to (1) Know the influence of education level, age of fishermen, length of sea, experience and operational costs (capital) together on the catch / production of fishermen. (2) To know the partial influence between the level of education, the age of fishermen, the length of sea, experience and operational costs (capital) on the catch / production of fishermen and (3) Knowing the influence of fishermen's catch / production on their income.The research was conducted in Southeast Minahasa Regency and the type of data used is primary data by conducting direct interviews to 50 fishing houses in 3 main sub-districts namely Belang, Pusomaen and Ratatotok.Les résultats ont montré que le niveau d’éducation n’affecte pas la capture ou la production des pêcheurs; L’âge n’affecte pas la capture ou la production des pêcheurs; La longueur de la mer a un effet positif et significatif sur la capture ou la production des pêcheurs; L’expérience a une influence positive et significative sur la capture ou la production des pêcheurs; Les coûts opérationnels ont un effet positif et significatif sur la capture ou la production des pêcheurs; Le niveau d’éducation, l’âge, la longueur de la mer, l’expérience et le coût de l’opersioanl affectent ensemble les prises ou la production des pêcheurs; Les prises des pêcheurs ont un effet très positif sur le revenu des pêcheurs.The Government of Southeast Minahasa Regency is more focused on increasing the income of fishermen by providing stimulants of operational costs and convenience to fishermen to obtain business capital. Key words: Fishermen's Household Income, Education Level, Age, Length of Sea, Experience,       Operational Costs and Production of Fishermen
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA BAGI HASIL (DBH), DANA ALOKASI UMUM (DAU), DAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) MINAHASA TENGGARA DENGAN PENGELUARAN DI BIDANG KESEHATAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Patadang, Tirza Meireny; Rotinsulu, Tri Oldy; Rorong, Ita Pingkan Fasnie
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 2 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.35104.22.2.2021

Abstract

ABSTRAK            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah, dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus terhadap indeks pembangunan manusia melalui variabel intervening pengeluaran di bidang kesehatan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Dana Bagi Hasil berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia.  Dana Alokasi Umum tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia Dana Alokasi Khusus tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Pendapatan Asli Daerah melalui Pengeluaran di Bidang Kesehatan  tidak berpengaruh secara  signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Dana Bagi Hasil melalui Pengeluaran di Bidang Kesehatan berpengaruh secara  signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Dana Alokasi Umum melalui Pengeluaran di Bidang Kesehatan  tidak berpengaruh secara  signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Dana Alokasi Khusus melalui Pengeluaran di Bidang Kesehatan tidak berpengaruh secara  signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Pengeluaran di Bidang Kesehatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Kata Kunci : PAD, DBH, DAU, DAK, IPM dan Pengeluaran Bidang Kesehatan ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of local revenue, profit sharing, general allocation funds, special allocation funds on the human development index through the intervening variable of expenditure in the health sector. The analytical method used is path analysis. The results of the study of Regional Original Income do not significantly affect the Human Development Index. Revenue Sharing Fund has a significant effect on the Human Development Index. The General Allocation Fund has no significant effect on the Human Development Index. The Special Allocation Fund has no significant effect on the Human Development Index. Regional Original Income through Expenditures in the Health Sector does not significantly affect the Human Development Index. Revenue Sharing Funds through Expenditures in the Health Sector have a significant effect on the Human Development Index. The General Allocation Fund through Expenditures in the Health Sector does not significantly affect the Human Development Index. The Special Allocation Fund through Expenditures in the Health Sector does not significantly affect the Human Development Index. Expenditures in the Health Sector have no significant effect on the Human Development Index. Keywords: PAD, DBH, DAU, DAK, IPM and Health Expenditure
Co-Authors Abdullah, Muttaqin Kokala Agnes L. Ch. P. Lapian Agnes L.Ch.P. Lapian Aidore, Alderon Edi Ampou, Jonly Amran T. Naukoko Anderson Kumenaung Aring, Alfy B. W. Bintang, Andika Presley Bujung, Reinhard Eliezer Yusup C. Wauran, Patrick Christina Wambemu Daisy S.M. Engka, Daisy S.M. Dama, Yustinus Dennij Mandeij Dharmmayukti, Bhawika Een N. Walewangko, Een N. Ellong, Tasya Alifah Elvira Jacobus Ersandy Rumansjah George M.V. Kawung, George M.V. George, Pricelya Tresye Greydi Normala Sari Hidayat, Ferdy Fadly Imanul Hakim Ivone Deasy Anneke Goni Jacky S. B. Sumarauw JUNIOR LAKAT KAWUNG, GEORGE M.V Kawung, George Manuel Victor Kevin R.M. Mandey, Kevin R.M. Klasjok, Kristina Koleangan, Rosalina A.M Korompis, Claudia Wanda Melati Lantu, Yeni Saarce Magdalena Latiki, Sahrul Lidya Thevi Nouke Dondokambey Malang, Destri Mamonto, Chikita Manopo, Stivano Maramis, Mauna T. B. Maramis, Mauna Th. B Maramis, Mauna Th. B. Maramis, Mauna Th. B. Maramis, Mauna Th.B Masinambow, Vecky A.J. Mauna Th. B. Maramis Mauna Th.B. Maramis Mawu, Inggrid Maria Meisye Ella Jacklien Rumbayan Mokodongan, Arasi Mokodongan, Zefanya Z.M Muari'F, Munazar R Muarif, Munazar Rafsanjani Mumu, Nifel Elvis Naukoko, Amran T. Niode, Audie O. Niode, Audie O. Niode, Audie. O. Nurmila . Onibala, Anjelia Pakasi, Salvatori Amadeus Pangalila, Ansyela Milli Kristi Pangandaheng, Zulser G Pantas, Oldri O. Patadang, Tirza Meireny PATEDA, YOLANDA - Patiro, Kalcum Paulus Kindangen Payangan, Kristian Pieter Runturambi, Ari Polontalo, Fahrurrazi Puspitasari, Andhika Nur Rauf, Sadat Riung, Isabella N. E Robot, Clarasita Tifany Rombe, Joshua B. Rorong, Ita Pingkan Fasnie Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M. Rotinsulu, Debby Ch. RUMATE, VEKIE A Rumate, Vekie A. Sanggor, Katerose Margareta Saumana, Nova SENDOW, RONAL HERLY Sendow, Ronald Herly Sendow, Sifra J. Siburian, Kiki Farida Br. Simbolon, Ronauli Siwu, Hanly F. D.J Siwu, Hanly F. Dj. Sondakh, Karina H. Sondakh, Karina Hillegonda Sumendap, Steven Sumendap, Steven S.F Sumolang, Zisca Veybe Sumual, Jacline I. Syah, Rabiatul Adwia Tarumingkeng, Winsy A. Tembang, Triones Th. B. Maramis, Mauna Timbuleng, Gloria Tjodi, Andi Maujung Tolosang, Krest D. Tumangkeng, Steeva Y.L Vanessa Elisabeth Korompis, Vanessa Elisabeth Wangke, Stendi Chrisolik Wati, Evi S. Candra Wiku, Firda Wiwik Handayani Wua, Inka Gratya Yehosua, Susan A.