Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

UJI AKTIVITAS TOKSISITAS DARI EKSTRAK TANAMAN MIANA MERAH (Coleus hybridus) MENGGUNAKAN METODE BSLT ( Brine Shrimp Lethality Test) Syari, Dede Indra; Aini, Rhida -; Sy, Rudi Hendra; Teruna, Hilwan Yuda
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.47 KB)

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang menakutkan bagi banyk orang. Coleus merupakan satu spesies tanaman dari famili lamiaceae, yang berpotensi sebagai tanaman obat tradisional. Dalam studi berikut ini mempelajari identifikasi aktivitas tosisitas tanaman Coleus hybridus dari fraksi ekstrak n-heksan dan faksi ekstrak etilasetat. Aktivitas toksisitas dilakukan dengan metode BSLT. Hasil dari identifikasi toksisitas dari ekstrak fraksi n-heksan dan fraksi ekstrak etilasetat. Ekstrak n-heksan dan ekstrak etil asetat menunjukan bahwa aktivitas toksisitas untuk LC50 n-heksan >1000 ppm dan ekstrak etil asetat >1000ppm. Ekstrak etil asetat menunjukan aktivitas kedua senyawa negatif sebagai toksisitas.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS DARI EKSTRAK DAUN MAHANG (Macaranga bancana) Putri, Rianti; Hendra Sy, Rudi; Teruna, Hilwan Yuda
Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.369 KB)

Abstract

Macaranga bancana (Euphorbiaceae) dikenal  sebagai “mahang” yang banyak tersebar di Indragiri Hulu, Provinsi Riau dan juga diyakini memiliki khasiat sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kandungan metabolit sekunder dan aktivitas toksisitas dari berbagai ekstrak daun M. bancana. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan berbagai pelarut, yaitu n-heksana, diklorometana, etil asetat, metanol dan etanol. Analisis toksisitas dilakukan dengan metode Brine shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa daun M. bancana mengandung senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid, steroid, flavonoid dan fenolik. Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana memiliki toksisitas yang tinggi diikuti dengan ekstrak diklorometana, etil asetat, dan metanol dengan nilai LC50 masing-masing 65; 87; 227; 605 g/mL, sedangkan ekstrak etanol tidak toksik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa M. bancana memiliki aktivitas toksisitas yang baik dan dapat dijadikan sebagai uji pendahuluan untuk antikanker.