Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrimics Journal

Strategi Pengembangan Wisata Pantai Sembilan dengan Metode Analytical Hierarchy Process Mufida, Rizma Olivia; Rum, Mokh.; Priyanto, Moh Wahyudi
Agrimics Journal Vol. 2 No. 1: Januari 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v2i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pengembangan wisata Pantai Sembilan di Kabupaten Sumenep dengan mempertimbangkan kriteria prioritas yang diperlukan. Metode analisis data menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas kriteria dan alternatif strategi pengembangan wisata. Teknik pengumpulan data penelitian ini melibatkan wawancara dan pengisian kuesioner kepada 5 informan yang memiliki kemampuan terhadap kegiatan wisata Pantai Sembilan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur memiliki bobot tertinggi dalam kriteria prioritas, diikuti oleh sosial, kelembagaan, dan ekonomi. Dalam alternatif strategi, bobot tertinggi adalah kerja sama dengan stakeholder, kemudian menyusul, penguatan kelembagaan, multiplier effect terhadap ekonomi desa, peningkatan pendapatan usaha destinasi wisata, manajemen pariwisata berbasis Masyarakat lokal Madura, dan pemanfaatan teknologi informasi dan digital. Infrastruktur dan kerja sama dengan stakeholder menjadi kunci utama dalam pengembangan wisata Pantai Sembilan.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Rumput Laut (Eucheuma cottonii), di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep Fitri, Lailatul Hidayah; Rum, Mokh; Hidayati, Dwi Ratna; Burhan; Isaskar, Riyanti
Agrimics Journal Vol. 2 No. 2: Juli 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v2i2.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan dan pendapatan serta menganalisis kelayakan pada usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Analisis tersebut dilakukan menggunakan pendekatan R/C ratio dan Break Event Point (BEP) untuk menilai efisiensi biaya dan potensi keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan petani mencapai sebesar Rp. 4.021.250 untuk per luas lahan, sedangkan per hektar sebesar Rp. 168.735.222, dengan pendapatan sebesar Rp. 1.924.784 untuk perluas lahan sedangkan per hektar sebesar Rp 77.103.829. Analisis R/C ratio sebesar 2,24 (<1) menunjukkan bahwa usaha ini layak dijalankan. BEP produksi perluas lahan mencatat sebesar 202 Kg, lebih rendah jika dibandingkan dengan produksi rata-rata yaitu sebesar 338 Kg, sementara BEP produksi per hektar sebanyak 8.311 kg lebih rendah dibandingkan dengan produksi rata-rata sebesar 15.846 Kg. Selain itu, BEP harga sebesar Rp. 6.168/Kg lebih rendah jika dibandingkan harga jual rata-rata sebesar Rp. 10.625/Kg. Dengan demikian, usaha ini dapat dinyatakan layak diusahakan dan menguntungkan.