Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BUDAYA DI NEGERI EMA KOTA AMBON Saineran, Wahyu H; Rumahuru, Yance Z; Kristyowidi, Belly I
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v1i2.142

Abstract

Negeri Ema, adalah salah satu negeri yang terletak di kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Maluku, Indonesia. Negeri Ema juga merupakan salah satu negeri di kota ambon yang memiliki banyak nilai dan budaya, penelitian ini dilakukan karena adanya potensi wisata budaya yang ada di negeri Ema yaitu Rumah Dokter Johannes Leimena dan Peninggalan Kerajaan Majapahit, potensi wisata budaya yang ada di negeri Ema ini tidak dimiliki oleh daerah lain yang ada di maluku sehingga harusnya pemerintah memperhatikannya, tetapi karena kurangnya perhatian dari pemerintah maka ada beberapa peninggalan Kerajaan Majapahit yang telah rusak seperti Kendi emas dan Gamelan. maka solusi yang penulis berikan yaitu pemerintah dan masyarakat harus di setarakan karena pemerintah memberi dana untuk pembangunan dan pengembangan tetapi masyarakat juga yang mempunyai atau memiliki budaya tersebut sehingga kerjasama antar kedua pihak sangat dibutuhkan, perencanaan strategi promosi selain media sosial dan dari mulut ke mulut, seperti pembuatan film dokumentar, promosi lewat festival-festifal dan melalui poster, libatkan semua pemangku kepentingan atau pentahelix dalam pembangunan dan pengembangan destinasi wisata budaya supaya destinasi wisata ini tetap berkelanjutan dan memberikan dampak yang baik bagi pemerintah maupun masyarakat.
RITUAL MA’ATENU SEBAGAI MEDIA KONSTRUKSI IDENTITAS KOMUNITAS MUSLIM HATUHAHA DI PELAUW MALUKU TENGAH Yance Z. Rumahuru
Jurnal Kawistara Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.3949

Abstract

This article aims to expalin identity construction of the Hatuhaha muslim community in Pelauw territory,one which use ritual as its main arena. Data on ma’atenu ritual was collected through of ma’atenuimplementation, and interviewing of informants in Pelauw.There are ritual partisans and ritual leaderswho use symbols in the ritual. The article relates the present ritual to their historical evens and the currentcondition of local community. This research concludes that (1) the ritual has been a useful and strategicmedia for identity construction, and (2) through the ritual implementationof ritual, the interpersonalolidarity of Pelauw poeple or Hatuhaha muslim community has been well-developed, it is knoum locallythe maningkamu relation.
Sikap Radikalisme Agama Terhadap Relasi Sosial Antar Umat Beragama di Indonesia Situmorang, Lina Daniati; Purba, Natanael; Rumahuru, Yance Zadrak; Sopakua, Samel
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme memiliki sifat negatif yang berujung perpecahan ditengah-tengah masyarakat. Di Indonesia secara Khusus, Radikalisme paling sering ditemui pada agama. Banyak kelompok penganut radikalisme yang pada akhirnya menimbulkan perang. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan titik terang hal yang menimbulkan Pemikiran radikalisme. Maka dalam artikel ini akan dikuak satu persatu agama-agama yang ada di Indonesia dengan harapan dapat menemukan apa sebenarnya yang menjadi pemicu munculnya radikalisme. Karena pada dasarnya semua agama selalu mengajarkan kebaikan yang meciptakan manusia yang manusiawi.
Mengelola Keberagaman Agama dan Denominasi Gereja di Jemaat GPM Tifure Huwae, Evalin; Rumahuru, Yance Z; Sopakua, Samel
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman agama dan denominasi merupakan realitas sosial dan teologis yang tak terelakkan di banyak wilayah Indonesia, termasuk di Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Tifure, Pulau Tifure, Maluku Utara. Keberagaman ini menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi gereja dalam membangun kehidupan bersama yang damai dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model dan strategi konkret yang telah dan sedang diterapkan Jemaat GPM Tifure dalam membangun relasi harmonis antar umat beragama dan antardenominasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menemukan pola-pola strategis dalam pelayanan gereja di tengah keberagaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jemaat GPM Tifure menerapkan empat strategi utama: dialog lintas iman dan denominasi, pelayanan sosial bersama, edukasi internal tentang toleransi, dan peran aktif gereja dalam rekonsiliasi sosial. Keempat elemen ini membentuk suatu pendekatan yang disebut Model Rekonsiliasi Partisipatif, yaitu sebuah model pastoral yang bersifat kontekstual, relasional, dan partisipatif dalam membangun perdamaian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa GPM Tifure secara praksis telah menjadi teladan gereja kontekstual yang menghadirkan damai sejahtera Allah dalam masyarakat plural. Model yang dikembangkan dapat direplikasi atau disesuaikan oleh jemaat-jemaat lain di wilayah yang menghadapi tantangan keberagaman serupa. Penelitian ini juga merekomendasikan studi lanjutan yang bersifat komparatif dan multidisipliner untuk memperluas dampak dan validitas temuan.
Antara Luka Lama dan Harapan Baru: Persepsi Masyarakat Ambon terhadap Konflik dan Harmoni Salhuteru, Jean Alicia; Rumahuru, Yance Zadrak; Sopakua, Samel
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ambon dikenal sebagai kota dengan kekayaan budaya dan keberagaman etnis serta agama yang hidup berdampingan secara historis. Namun, harmoni tersebut pernah runtuh akibat konflik sosial yang terjadi pada tahun 1999–2002, meninggalkan luka mendalam secara fisik, sosial, dan psikologis. Sejak itu, berbagai upaya pemulihan telah dilakukan melalui rekonsiliasi berbasis budaya lokal seperti Pela Gandong, serta kerja sama lintas agama. Meski demikian, ketegangan sosial masih sesekali muncul, menunjukkan bahwa perdamaian belum sepenuhnya kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana masyarakat Ambon memaknai pengalaman konflik masa lalu dan membangun harapan terhadap masa depan yang harmonis. Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap masyarakat dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika persepsi yang mencerminkan perasaan trauma, harapan, dan komitmen terhadap perdamaian. Faktor-faktor seperti pengalaman konflik, pendidikan, kondisi sosial-ekonomi, dan peran agama memengaruhi cara masyarakat menilai harmoni saat ini. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan perdamaian pascakonflik perlu mempertimbangkan persepsi dan kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.
Strategi Membangun Moderasi Beragama, Salam-Sarane di Desa Nania melalui hari besar keagamaan (Kecamatan Baguala – Kota Ambon) Sohilait, Tobias Dominggus; Matital, Noni; ., Kristi; Rumahuru, Yance Zadrak; Sopakua, Samel
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting hari besar keagamaan dalam memperkuat moderasi beragama di Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Dalam masyarakat yang majemuk secara agama, hari-hari besar keagamaan tidak hanya bermakna teologis dan ritual, tetapi juga menjadi ruang sosial untuk mempererat hubungan antarumat. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui wawancara tokoh agama dan pemuda lintas iman serta observasi kegiatan keagamaan. Hasil menunjukkan bahwa kolaborasi pemuda lintas agama dalam merayakan Natal dan Idul Fitri, seperti bermain musik rebana dan terompet bersama, mencerminkan praktik moderasi beragama. Tradisi lokal "Salam-Sarane" juga memperkuat solidaritas dan toleransi. Hari besar keagamaan, jika dimaknai secara inklusif dan dikaitkan dengan kearifan lokal, terbukti menjadi strategi efektif untuk membangun jembatan harmoni antarumat beragama. Temuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal, jika diintegrasikan secara tepat dalam praktik keagamaan, dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat moderasi beragama.
Transformasi Budaya Pembelajaran Era Kenormalan Baru Pasca Covid-19 di SMP Negeri 2 Kairatu Barat Rumahuru, Yance Z; Siahaya, Agusthina; Tuhuteru, Ajuan; Ririhena, Ira; Rampisela, Theohanny P.Th
Journal Community Service Consortium Vol 2 No 2 (2021): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v2i2.3282

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk : menigkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SMP Negeri 2 Kairatu Barat dalam merancang kelas virtual interaktif berbasis media social facebook. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru SMP Negeri 2 KB dari semua mata pelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Sekolah SMP Negeri 2 Kairatu Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Adapun tahapantahapan dalam kegiatan ini adalah Pembekalan, pre test, pelatihan, penugasan/pendampingan, post test, evaluasi dan penutup. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama lima hari pertemuan, dimana pada hari pertama pembukaan, hari kedua dan ketiga kegiatan pembekalan, hari keempat dan kelima dilanjutkan kegiatan inti yaitu pelatidan dan pendampingan pembuatan kelas virtual interaktif berbasis media social facebook, penugasan dan post test. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta dapat membuat kelas virtual interaktif berbasis media social facebook. Hasil post test yang dilakukan pada tahap akhir kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan para peserta mengalami peningkatan.
Transformasi Budaya Pembelajaran Era Kenormalan Baru Pasca Covid-19 di SMP Negeri 2 Kairatu Barat Rumahuru, Yance Z; Siahaya, Agusthina; Tuhuteru, Ajuan; Ririhena, Ira; Rampisela, Theohanny P.Th
Journal Community Service Consortium Vol 1 No 2 (2020): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v1i2.3284

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk : menigkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SMP Negeri 2 Kairatu Barat dalam merancang kelas virtual interaktif berbasis media social facebook. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru SMP Negeri 2 KB dari semua mata pelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Sekolah SMP Negeri 2 Kairatu Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Adapun tahapantahapan dalam kegiatan ini adalah Pembekalan, pre test, pelatihan, penugasan/pendampingan, post test, evaluasi dan penutup. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama lima hari pertemuan, dimana pada hari pertama pembukaan, hari kedua dan ketiga kegiatan pembekalan, hari keempat dan kelima dilanjutkan kegiatan inti yaitu pelatidan dan pendampingan pembuatan kelas virtual interaktif berbasis media social facebook, penugasan dan post test. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta dapat membuat kelas virtual interaktif berbasis media social facebook. Hasil post test yang dilakukan pada tahap akhir kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan para peserta mengalami peningkatan.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI ANAK PUTUS SEKOLAH DI FAKAL KABUPATEN BURU SELATAN Soselisa, Mila; Duha, Antoniat; Sopacua, Samel; Rumahuru, Yance Z.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31268

Abstract

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran orang tua dalam mengatasi anak putus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran orang tua dalam mengatasi anak putus sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian sebanyak 6 orang yaitu 2 orang anak dan orang tuanya, 2 orang anak SMP beserta orang tuanya dan 2 orang anak SMA beserta orang tuanya, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua diantaranya sebagai pendidik, orang tua sudah melakukan perannya seperti (afektif, kognitif, dan psikomotorik) dengan baik, peran orang tua sebagai pengasuh anak, orang tua sudah melakukan perannya seperti (afektif, kognitif, dan psikomotorik) dengan baik, peran orang tua sebagai pengasuh anak, orang tua sudah melakukan perannya seperti (afektif, afektif psikomotorik) dengan baik, peran orang tua sebagai motivator, orang tua sudah melakukan perannya namun masih belum maksimal dalam memberikan motivasi seperti nasehat, teguran, pujian dan hadiah sebagai bentuk motivasi agar anak termotivasi untuk melanjutkan sekolah, orang tuanya memberikan dukungan moril dan motivasi namun tidak secara materi. Dan dalam from of providing facilitator, orang tua memberikan fasilitas belajar yang masih kurang memadai, artinya belum adanya penyediaan fasilitator yang dapat menunjang prestasi pendidikan anaknya, sehingga dari hasil penelitian orang tua belum maksimal dalam perannya sebagai fasilitator.
The Role of Church Leadership In Managing Ethnic Diversity In Church Services In Kasih Perumnas, Sorong City Purnama Sari, Novanty; Fonataba, Rini L.; Sopakua, Samael; Rumahuru, Yance Z.; Rieuwpassa, Habel S.J.
KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : IAKN TORAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/kinaa.v6i2.213

Abstract

This study aims to examine the role of leadership within the Evangelical Christian Church (GKI) in Sorong City in managing ethnic diversity in a pluralistic society. Cultural and ethnic diversity presents a unique challenge for the church in creating inclusive and harmonious ministry. Using a descriptive qualitative approach, this research reveals that church leadership plays a vital role in fostering awareness of tolerance, creating spaces for dialogue, and designing ministry programs that respect differences. GKI in Sorong applies strategies such as inclusive leadership, cross-ethnic representation in church structures, and the integration of local cultural elements in worship. These findings affirm that the successful management of diversity is a witness to the Gospel and a theological calling to build a respectful and united fellowship in the body of Christ.