Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Optimalisasi Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Melalui Terapi Akupresur dan Kompres Hangat di Klinik Rumah Sehat Bidan Hartati, Aceh Utara Novianti Novianti; Siska Desta Roza; Myrna Lestari; Fatiyani Fatiyani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44643

Abstract

Upaya pencegahan partus lama dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan fisiologis, seperti senam hamil, teknik pernapasan dalam, serta intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupresur dan kompres Hangat. Intervensi tersebut bertujuan untuk mendukung proses persalinan yang alami, mempercepat fase aktif kala I, serta mengurangi intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Optimalisasi Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Melalui Terapi Akupresur Dan Kompres Hangat di Klinik Rumah Sehat Bidan Hartati, Aceh Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment. Sampel terdiri dari 30 responden yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu 15 responden pada kelompok akupresur dan 15 responden lainnya pada kelompok dengan intervensi Kompres Hangat compress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok akupresur adalah 162,33 menit dengan standar deviasi 37,88. Sementara itu, kelompok Kompres Hangat memiliki rata-rata waktu 221,67 menit dengan standar deviasi 56,71. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan nilai p-value 0,002 (p < 0,05). Artinya, kelompok yang diberikan akupresur mengalami kemajuan persalinan lebih cepat, yaitu 59,3 menit lebih singkat dibandingkan kelompok Kompres Hangat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi edukatif bagi mahasiswa serta mendorong penelitian lanjutan dengan kontrol terhadap variabel lain agar hasilnya lebih representatif.
Intervensi Kesehatan Digital untuk Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan dalam Pelayanan Antenatal: Scoping Review Nina Surya Fitri Yanti; Evi Kristina; Siska Desta Roza; Novvi Karlina; Setia Nisa; Welly Handayani; Resi Citra M; Yohana Suganda
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54342

Abstract

Pendahuluan: Pemberdayaan perempuan selama kehamilan merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal yang berorientasi pada woman-centered care, namun berbagai hambatan seperti keterbatasan akses informasi, literasi kesehatan yang rendah, serta ketimpangan digital masih mengurangi kapasitas perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan kesehatan. Seiring meningkatnya penggunaan intervensi kesehatan digital seperti mobile health, telekonsultasi, dan edukasi berbasis SMS, diperlukan pemetaan bukti ilmiah yang dapat menjelaskan sejauh mana teknologi ini berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dalam pelayanan antenatal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memetakan bentuk, jenis, dan efektivitas intervensi kesehatan digital dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan selama kehamilan. Metode: Scoping review ini menggunakan pedoman PRISMA-ScR dengan pendekatan Population Concept Context (PCC). Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, Scopus, ScienceDirect, DOAJ, dan Google Scholar dengan publikasi antara tahun 2020–2025, dilanjutkan dengan seleksi judul, abstrak, dan telaah teks penuh. Hasil: Ditemukan bahwa ada sekitar 880 artikel dalam jurnal penelitian yang berkaitan dengan tema tersebut. sebanyak 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi digital terutama aplikasi mHealth, SMS edukatif, dan layanan telekonsultasi secara konsisten meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan literasi kesehatan maternal, penguatan otonomi pengambilan keputusan, dan peningkatan keterlibatan digital dalam pelayanan antenatal. Kesimpulan: Integrasi intervensi kesehatan digital ke dalam pelayanan antenatal berpotensi memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendukung kualitas layanan maternal yang lebih responsif dan berpusat pada perempuan