Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH MANAJEMEN GERAKAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN TERHADAP EFEKTIVITAS PELAPORAN KINERJA GURU PADA ERA DIGITAL Juan Haiti; Rudi Hariawan; Hardiansyah Hardiansyah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10072

Abstract

ABSTACK The rapid development of digital technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 to Society 5.0 demands educational transformation, yet its implementation still faces a gap between policy and practice, particularly in the effectiveness of teachers’ performance reporting in schools. This study aims to analyze the influence of Educational Technology Movement Management (GTK) on the effectiveness of teacher performance reporting in the digital era at SMK Negeri 4 Mataram. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The population as well as the sample consisted of 89 teachers, including civil servant, contract, and non-civil servant teachers, using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires, observation, and documentation, and analyzed using product moment correlation. The results indicate a very strong positive relationship between GTK management and the effectiveness of teacher performance reporting, with a correlation coefficient of 1.000 and a significance value of 0.000. These findings suggest that effective technology management significantly enhances accountability, efficiency, reporting quality, and supports accurate, systematic, transparent, and sustainable data-driven decision making in schools. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 hingga Society 5.0 menuntut transformasi pendidikan berbasis teknologi, namun implementasinya masih menghadapi kesenjangan antara kebijakan dan praktik, khususnya dalam efektivitas pelaporan kinerja guru di sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Manajemen Gerakan Teknologi Pendidikan (GTK) terhadap Efektivitas Pelaporan Kinerja Guru pada era digital di SMK Negeri 4 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 89 guru yang terdiri dari PNS, PPPK, dan non-PNS dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif sangat kuat antara manajemen GTK dan efektivitas pelaporan kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 1,000 dan signifikansi 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan teknologi pendidikan yang optimal berkontribusi signifikan terhadap peningkatan akuntabilitas, efisiensi, kualitas pelaporan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara lebih akurat, sistematis, transparan, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Bertema Kewirausahaan dan Gaya Hidup Berkelanjutan Lu’luin Najwa; Hardiansyah
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/55z6v670

Abstract

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan komponen strategis dalam Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk membentuk karakter, kompetensi, dan keterampilan masa depan peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi P5 dengan fokus pada tema Kewirausahaan dan Gaya Hidup Berkelanjutan di Sekolah Dasar Negeri 2 Ampenan sebagai studi kasus. Dorongan penelitian ini didasari oleh pentingnya menanamkan nilai kreativitas, kemandirian, dan kepedulian lingkungan sejak pendidikan dasar, serta kebutuhan untuk memahami sejauh mana P5 dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, melibatkan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis data statistik sederhana untuk mengukur kecenderungan capaian siswa. Penelitian dilaksanakan selama delapan minggu dengan melibatkan 32 siswa kelas V, guru fasilitator, dan unsur pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi peluang usaha sederhana berbasis bahan ramah lingkungan, memunculkan kesadaran perilaku berkelanjutan, serta meningkatkan kemampuan kolaboratif dan kreatif. Produk siswa seperti kompos, pot tanam dari barang daur ulang, dan tas ramah lingkungan menjadi bukti nyata ketercapaian kompetensi proyek. Temuan ini juga memperlihatkan sejumlah tantangan implementasi, termasuk keterbatasan fasilitas pendukung dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru sebagai fasilitator proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi tema kewirausahaan dan gaya hidup berkelanjutan dalam P5 mampu memberikan pengalaman belajar bermakna, relevan, dan aplikatif bagi siswa sekolah dasar. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat dukungan sekolah dan menyusun model evaluasi autentik yang lebih komprehensif.
Peningkatan Mutu Layanan Perpustakaan Melalui Re-Desain Program Kerja dan Optimalisasi Manajemen Koleksi Taktis di MA Al-Muwahhidin Lelede Hardiansyah; Restu Wibawa
Jurnal Dedikasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Lentera Mandalika Berinovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan madrasah swasta di lingkungan pondok pesantren rural sering kali dihadapkan pada kendala struktural tata kelola konvensional, keterbatasan anggaran, serta rendahnya kompetensi kepustakawanan tenaga pengelola. Masalah tersebut teridentifikasi di Perpustakaan MA Al-Muwahhidin Lelede, Lombok Barat, yang melayani 195 siswa dan 39 guru, di mana rasio koleksi buku berada di bawah standar nasional, pelayanan sirkulasi masih manual, dan petugas harus membagi waktu dengan tugas mengajar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan, redesain program kerja tahunan, dan penguatan kapasitas tata kelola perpustakaan agar mampu memenuhi indikator Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Pendampingan Partisipatif (Participatory Action and Assistance) melalui workshop mandiri yang mengeksekusi delapan pilar manajemen koleksi taktis, penataan ulang tata letak interior yang ergonomis, formulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) sirkulasi tertulis, serta aktivasi gerakan "Santri Membaca" dan resensi buku mingguan. Hasil evaluasi komprehensif berbasis instrumen baku SNP yang difinalisasi pada 17 April 2026 menunjukkan keberhasilan intervensi dengan capaian skor akumulatif sebesar 85% (Kategori Baik). Komponen standar penyelenggaraan dan pengelolaan meraih persentase tertinggi sebesar 87,5% berkat adanya legalitas struktur organisasi dan dokumen program kerja yang adaptif. Simpulan dari kegiatan PKM ini adalah bahwa penertiban administrasi manual, standardisasi klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC) yang disederhanakan, dan pemanfaatan modal sosial pesantren terbukti efektif mentransformasi mutu layanan perpustakaan secara substansial tanpa ketergantungan biaya tinggi, sekaligus meletakkan fondasi administrasi yang matang menuju rintisan otomasi perpustakaan digital di masa mendatang.