Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KAJIAN KUAT LENTUR BALOK BETON BERTULANGAN BAMBU ORI TAKIKAN TIPE V DENGAN JARAK 4 CM DAN 5 CM Fathoni, Helmi; Budi, Agus Setiya; Safitri, Endah
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 3 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v2i3.37414

Abstract

Beton masih menjadi material favorit pembentuk sebuah bangunan, karena beton memiliki nilai kuat tekan yang relatif tinggi, namun memiliki kuat tarik yang kecil. Beton biasanya dipadukan dengan baja sebagai tulangan agar dapat meningkatkan nilai kuat tarik tersebut. Penggunan baja sebagai tulangan menimbulkan kekhawatiran, karena baja adalah bahan tambang yang tidak dapat diperbaharui suatu saat akan langka. Penggunaan bambu dianggap bisa menjadi material pengganti baja sebagai tulangan, karena memiliki kuat tarik yang cukup tinggi dan bambu adalah produk alam yang dapat diperbaharui, namum bambu tetaplah material organik yang bersifat higroskopis sehingga diperlukan takikan agar terjadi kontak antara beton dan bambu.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untukmengetahuinilai kuat lentur balok beton bertulangan bambu ori takikan berbentuk V dengan jarak takikan 4 cm dan 5 cm. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini balok panjang 170 cm x 11 cm x15 cm. Tulangan bambu dengan dimensi 165 cm x 2 x 0.55 cm. Sebagai pembanding balok bertulangan baja polos diameter 8 mm dan balok tanpa tulangan. Mutu beton direncanakan dengan f'c = 17.5 MPa. Uji kuat lentur dilakukan pada umur 28 hari dengan menggunakan alat Loading Frame.Dari hasil penelitian uji kuat lentur diperoleh hasil sebagai berikut, balok tanpa tulangan 2.437 N/mm², balok tulangan baja 12.235 N/mm², balok tulangan bambu ori takikan 4 cm 8.470 N/mm² dan balok tulangan bambu ori takikan 5 cm 8.447 N/mm². Dari hitungan menghasilkan besar kuat lentur tulangan bambu ori hanya mampu mencapai 2/3 dari nilai kuat lekat tulangan baja
Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan dengan Variasi Kadar Superplasticizer Saraswati, Anita; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.2843

Abstract

Salah satu metode untuk memprediksi kekuatan beton di tempat secara langsung adalah metode maturitas beton. Dalam melakukan perhitungan kuat tekan dengan metode maturitas ada beberapa model prediksi yang dapat digunakan, salah satunya yaitu persamaan logaritmis. Penelitian dengan metode eksperimental ini bertujuan untuk menentukan indeks maturity dalam memprediksi nilai kuat tekan pada beton dengan variasi kadar superplasticizer 0%; 1%; 1,5%; dan 2%  dari berat binder dan membandingkan nilai kuat tekan antara metode maturitas dengan metode destructive test. Pengujian menggunakan beton berbentuk silinder ukuran 30 cm x 15 cm dengan sensor suhu dimasukkan sedalam ± 15 cm. Pengukuran suhu dilakukan pada saat beton berumur 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dan pengujian kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari dengan alat Compression Testing Machine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan persamaan logaritmis dalam kurva hubungan kuat tekan-maturity pada beton dengan variasi kadar superplasticizer 0%; 1%; 1,5%; dan 2% menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) mendekati 1 dan selisih nilai kuat tekan antara pengujian destructive dan metode maturitas nilainya masih di bawah 4%.
Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan dengan Variasi Kadar Retarder Agustiantoro, Adib Noor Ahdi; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.2866

Abstract

Ketepatan waktu pada proyek menjadi hal yang sangat krusial karena akan berpengaruh pada keberlangsungan proyek. Salah satu metode untuk memprediksi kekuatan beton di tempat secara langsung adalah metode maturitas beton. Persamaan paling efisien untuk perhitungan kuat tekan beton dengan metode maturitas beton (maturity method) adalah persamaan logaritmis. Metode penelitian dilakukan dengan cara uji eksperimental untuk menentukan indeks maturity lalu diolah dengan persamaan logaritmis untuk memprediksi nilai kuat tekan beton. Sampel beton dengan variasi campuran retarder sebanyak 0%; 0,3%; 0,4%; serta 0,5% dari berat binder. Sampel yang digunakan berbentuk silinder dengan dimensi tinggi 30 cm dan dengan diameter 15 cm. Kemudian kuat tekan beton metode maturity test dibandingkan dengan pengujian compression test machine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode prediksi dengan persamaan logaritmis dalam kurva hubungan kuat tekan dan maturity pada beton dengan variasi kadar retarder menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) diatas 0,9500. Dapat disimpulkan bahwa persamaan logaritmis dapat digunakan dengan baik untuk memprediksi kuat tekan beton menggunakan metode non destructive. Selisih kuat tekan beton dengan metode destructive test dan non destructive test paling besar adalah 4,29%
Kajian Kuat Tarik Belah Pada Beton Bubuk Reaktif Dengan Pasir Kuarsa 30% dan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Parsial Semen Wijaya, Dhimas Widya Taruna; Safitri, Endah; Wibowo, Wibowo
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.2964

Abstract

Inovasi dalam teknologi beton telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu contoh perkembangan teknologi pada beton adalah penggunakan fly ash pada beton bubuk rekatif atau Reactive Powder Concrete (RPC). Penggunaan fly ash dalam campuran beton berperan sebagai substitusi parsial semen dan dalam upaya pemanfaatan limbah dari batu bara. Pada penelitian ini, komposisi beton bubuk reaktif menggunakan pasir kuarsa sebesar 30% dari berat agregat halus dan variasi komposisi fly ash sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25% dari berat semen dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh dari penggunaan fly ash pada setiap variasi terhadap nilai dari kekuatan tarik belah beton bubuk reaktif. Pada pembuatan beton bubuk reaktif menghilangkan penggunaan agregat kasar dan menggantinya dengan menggunakan agregat halus dengan tujuan untuk meningkatkan homogenitas pada campuran beton dan menghasilkan beton mutu tinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 18 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan untuk mendapatkan nilai kuat tarik belah berbentuk silinder dengan diameter 15 cm, dan tinggi 30 cm yang sudah mencapai umur beton 28 hari, dan pengujian dilakukan menggunakan mesin compression testing machine (CTM). Pada pengujian kuat tarik belah dengan pasir kuarsa 30% dan variasi komposisi fly ash sebagai substitusi parsial semen didapatkan nilai berturut-turut sebesar 4,76 MPa; 4,90 MPa; 5,47 MPa; 5,19 MPa; 5,05 MPa; dan 4,36 MPa.
Compressive Strength Study on Reactive Powder Concrete with 30% Quartz Sand and Variations in Fly Ash Composition as Partial Substitution of Cement Safitri, Endah; Wibowo, Wibowo; Fadhil, Bayu Dian
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3009

Abstract

The concrete industry is considered environmentally unfriendly and unsustainable due to the significant consumption of natural materials. Currently, the industry predominantly uses Portland cement as its main ingredient, leading to an increase in Portland cement production. However, the use of fly ash can help make the concrete industry more sustainable in the future. Fly ash can be used as a partial replacement for Portland cement in concrete production. This study aims to determine the effect of fly ash variations on the compressive strength of reactive powder concrete. The research method used is experimental. The concrete mix design includes 30% quartz sand and fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. The compressive strength test specimens are cylindrical with a diameter of 7.5 cm and a height of 15 cm. The resulting test specimens have a compressive strength of more than 41.4 MPa, thus qualifying as high-strength concrete. The compressive strength test results for fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% are 62.62 MPa, 66.27 MPa, 75.59 MPa, 68.78 MPa, 66.21 MPa, and 63.70 MPa, respectively.
“Siap Menikah? Laki-Laki Atau Perempuan?”: Studi Komparatif Kesiapan Menikah Pada Dewasa Awal Ditinjau Dari Jenis Kelamin Annisa, Nida Muthi; Safitri, Endah
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.037 KB) | DOI: 10.37278/jipsi.v2i2.370

Abstract

Kesiapan menikah adalah salah satu aspek yang penting dimiliki oleh individu dewasa yang akan memasuki jenjang pernikahan. Secara biologis maupun sosial pada dasarnya individu dewasa laki-laki dan perempuan memiliki tugas dan peran yang berbeda dalam sebuah pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah perbedaan kesiapan menikah pada dewasa awal laki-laki dan perempuan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 140 orang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 70 orang perempuan pada usia dewasa awal yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil pengambilan data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis independent sample t-test. Berdasarkan hasil uji beda pada data kesiapan menikah dewasa awal laki-laki dan perempuan didapatkan nilai Sig (2 tailed) sebesar 0.085 (Sig > 0.05). Hal tersebut dapat diartikan bahwa hipotesis ditolak sehingga tidak terdapat perbedaan kesiapan pada dewasa awal antara laki-laki dan perempuan.
Hubungan Efikasi Diri Dengan Kecemasan Bertanding Pada Atlet Tunadaksa NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Kota Bandung Dalam Menghadapi Pertandingan Febriyani, Devi; Safitri, Endah; Hastuti, Evi Srinur
In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism) Vol 21 No 2 (2022): In Search
Publisher : LPPM UNIBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/insearch.v20i2.965

Abstract

NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) merupakan wadah untuk kegiatan olahraga bagi penyandang disabilitas. Pada ajang kompetisi National Paralympic Week di Papua, para atlet NPCI Kota Bandung gagal meraih medali. Selain karena faktor kesiapan fisik yang kurang, faktor psikologis juga turut mempengaruhi performa atlet. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan bertanding pada atlet quadriplegia NPCI Kota Bandung dalam menghadapi pertandingan. Populasi penelitian adalah atlet quadriplegia NPCI Kota Bandung yang berjumlah 35 orang. Data penelitian diperoleh dengan Skala General Self-Efficacy (GSE) dikembangkan oleh Ralf Schwarzer; kecemasan bertanding menggunakan Sport Competition Anxiety Test (SCAT) dikembangkan oleh Martens. Metode penelitian menggunakan metode korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan berkompetisi pada atlet NPCI disabilitas di Kota Bandung dengan koefisien korelasi sebesar rs= -0,500. Hal ini berarti hipotesis penelitian diterima yaitu semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecemasan berkompetisi atlet tersebut.
Peran Efikasi Diri Pada Atlet Tunadaksa NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Kota Bandung Dalam Menghadapi Pertandingan Febriyani, Devi; Safitri, Endah; Hastuti, Evi Srinur
In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism) Vol 21 No 1 (2022): In Search
Publisher : LPPM UNIBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/insearch.v21i1.966

Abstract

NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) merupakan wadah untuk kegiatan olahraga bagi penyandang disabilitas. Pada ajang kompetisi National Paralympic Week di Papua, para atlet NPCI Kota Bandung gagal meraih medali. Selain karena faktor kesiapan fisik yang kurang, faktor psikologis juga turut mempengaruhi performa atlet. Tujuan penelitian untuk mengetahui efikasi diri pada atlet quadriplegia NPCI Kota Bandung dalam menghadapi pertandingan. Populasi penelitian adalah atlet quadriplegia NPCI Kota Bandung yang berjumlah 35 orang. Data penelitian diperoleh dengan Skala General Self-Efficacy (GSE) dikembangkan oleh Ralf Schwarzer. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri pada atlet NPCI disabilitas di Kota Bandung berada pada kategori tinggi dengan aspek generality yang paling mempengaruhi.
PENGARUH SERVICESCAPE, KUALITAS PRODUK, KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN BEAN SPOT ALFAMART PENGGILINGAN Safitri, Endah; Budiono, Aris
Human Capital Development Vol 11 No 2 (2024): Human Capital Development
Publisher : Human Capital Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh servicescape, kualitas produk, dan kepuasan pelanggan serta loyalitas pelanggan di Beanspot Alfamart penggilingan. Populasi penelitian ini ialah pembeli Beanspot Alfamart penggilingan yang membeli produk bean spot minimal dua kali pembelian didapatkan sampel sebanyak 80 sampel dengan Teknik roscoe. Hasil uji F menunjukan bahwa variabel servicescape, kualitas produk, dan kepuasan pelanggan secara loyalitas konsumen; secara parsial servicescape tidak mempengaruhi loyalitas konsumen. Dua variabel bebas, kualitas produk dan kepuasan pelanggan, mempengaruhi loyalitas konsumen.
Kajian Penerapan Persamaan Fungsi Regresi Non-Linier untuk Memprediksi Kuat Tekan Beton di Bawah Umur 28 HariKajian Penerapan Persamaan Fungsi Regresi Non-Linier untuk Memprediksi Kuat Tekan Beton di Bawah Umur 28 Hari Guterres, Sandro; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Action Research Literate Vol. 7 No. 9 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i9.153

Abstract

Saat ini dengan menggunakan metode maturitas lebih relatif sederhana untuk menilai perkembangan kekuatan beton selama konstruksi di tempat. Penelitian untuk menentukan hubungan antara nilai kematangan dan kuat tekan pada beton berumur 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dengan variasi faktor air semen 0,4 0,45 0,5 0,55 0,6 dan variasi campuran fly ash 10%, kemudian penerapan persamaan fungsi regresi non linier untuk memprediksi kuat tekan beton berdasarkan temperature-time factor. Penelitian ini mengkaji pengaruh faktor air semen dan bahan tambahan pada campuran beton terhadap tingkat kematangan dan kekuatan beton. Benda uji yang digunakan adalah beton konvensional, berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui implementasi persamaan fungsi regresi non linier untuk memprediksi kuat tekan beton di bawah umur 28 hari berdasarkan temperature-time factor pada beton dengan jenis dan campuran yang sama.Hasil pengukuran suhu beton pada umur awal (0 hingga 1 hari) campuran beton dengan faktor air semen yang lebih kecil menghasilkan suhu awal beton yang lebih tinggi. Sedangkan beton dengan campuran fly ash menunjukkan suhu awal yang lebih rendah dan Hasil nilai kuat tekan beton pada FAS 0,5 hingga FAS 0,6 dihasilkan nilai kuat tekan yang lebih tinggi pada campuran beton dengan faktor air semen yang lebih rendah.Berdasarkan uji regresi linear pada hubungan antara faktor air semen dan maturity, didapatkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 84,9%. Dimana perubahan pada variabel X dapat dijelaskan oleh variabel Y.