Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS BUKU AJAR GEOGRAFI PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS DINAMIKA LITOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN Dwi Kurniawati; Siti Halimatus Sakdiyah; Karolus Enso
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 2 No 2 (2023): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v2i2.3733

Abstract

This study analyzes a geography textbook for class X SMA/MA published by Erlangga by K. Wardiyatmoko on the basic competency of analyzing lithosphere dynamics and their impact on life. The purpose of this study was to find out 1) the correctness of the concept 2) the feasibility of the language 3) the feasibility of graphics in the Geography textbook Class X SMA/MA published in Erlangga by K. Wardiyatmoko. The type of research used is descriptive quantitative. Data collection techniques in research are documentation assisted by check-lish accompanied by coding. Data analysis techniques use concept analysis, language, and graphics. Based on the results of this study, it can be concluded that the textbooks that have been analyzed are quite good to use, because of the three indicators of suitability of concepts, language correctness, graphic feasibility, only a few sub-indicators whose percentage results are below 40%. In compiling textbooks, you should pay attention to concepts that include material content, use of language and fulfill the rules set by the Curriculum Standards and Education Assessment Agency. Abstrak Penelitian ini menganalisis buku ajar geografi kelas X SMA/MA terbitan Erlangga karya K. Wardiyatmoko pada kompetensi dasar menganalisis dinamika litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) kebenaran konsep 2) kelayakan bahasa 3) kelayakan kegrafikan pada buku ajar Geografi Kelas X SMA/MA terbitan Erlangga karya K. Wardiyatmoko. Jenis penelitian yang digunakan yakni kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu dokumentasi dibantu dengan check-list yang disertai pengkodean. Teknik analisis data menggunakan analisis konsep, bahasa, dan kegrafikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa buku pelajaran yang telah dianalisis cukup baik digunakan, karena dari ketiga indikator kesesuaian konsep, kebenaran bahasa, kelayakan kegrafikan hanya beberapa sub indikator saja yang hasil persentasenya dibawah 40%. Dalam menyusun buku ajar hendaknya memperhatikan konsep yang mencakup isi materi, penggunaan bahasa dan memenuhi kaidah yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS MITIGASI BENCANA DI DESA SUWARU KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Dwi Kurniawati; Ika Meviana; I Gusti Agung Darmayudha
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya peningkatan kapasitas mitigasi bencana di Desa Suwaru dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian pengetahuan dan informasi kebencanaan. Program pengabdian ini diharapkan dapat memberi solusi kepada masyarakat cara mengantisipasi dan menanggulangi jika terjadi bencana. Metode pengabdian ini dilakukan melalui pemberdayaan kepada masyarakat tentang informasi kebencanaan yang mencakup peningkatan kapasitas bencana yang berkaitan dengan kesiapsiagaan seperti, langkah-langkah menghadapi kondisi darurat dan penyelamatan diri dari bahaya serta penanggulangan bencana. Sedangkan aplikasi pelaksanaan pengabdian yakni dosen pengampu matakuliah Geografi Bencana sebagai pemateri peningkatan kapasitas mitigasi bencana. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Suwaru: 1) Materi informasi kebencanaan disampaikan dengan baik meskipun ada beberapa yang belum maksimal; 2) Masyarakat memberikan respon positif yakni ditunjukkan dengan antusias masyarakat dalam menerima pengabdi dan diskusi bersama; 3) Hasil dari kegiatan tanya jawab dan diskusi, dapat diketahui bahwa pengetahuan awal masyarakat terhadap kebencanaan masih kurang; 4) Keberhasilan kegiatan pengabdian ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat dalam menyikapi potensi bencana di desa Suwaru. Berdasarkan hasil pengabdian disarankan bahwa masyarakat, aparatur desa, dan lembaga terkait perlu menyusun forum Penanggulangan dan Relawan Penanggulangan Bencana, kawasan mitigasi, peta daerah rawan bencana, dan sistem peringatan dini dalam bentuk peta Indeks Risiko Bencana di desa Suwaru.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Islam Diponegoro Wagir Kabupaten Malang Febrianti Ronga Kaka; Nila Restu Wardani; Dwi Kurniawati; Onik Farida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Geografi di SMA Islam Diponegoro Wagir. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain Non-Equivalent Control Group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji sampel independen dengan bantuan SPSS 30 untuk Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor n-gain pada kelas eksperimen sebesar 62,07, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 29,83. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Geografi.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif dan Hasil Belajar Siswa Ayu Dewi Halida; Roni Alim Ba’diyah; Dwi Kurniawati; Nila Restu Wardani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1357

Abstract

Model pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Model pembelajaran Treffinger merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa di SMA Islam Diponegoro Wagir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes berpikir kreatif dan tes hasil belajar yang telah divalidasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest kepada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa di SMA Islam Diponegoro Wagir.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK DIGITAL BERBASIS QR CODE MATERI KEARIFAN LOKAL MALANG Siti Halimatus Sakdiyah; Dwi Kurniawati; Triwahyudianto Triwahyudianto; Resky Wahyu Permadi
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i1.21635

Abstract

This research focuses on innovating educational tools by developing a QR Code-based Digital Pop-up Book as an interactive learning medium for the IPAS subject in grade IV elementary school, employing the ADDIE model through its five key stages: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation, to create an engaging resource that actively involves students in the learning process. Initial observations and interviews at SDN Wonoagung 2 Malang revealed that IPAS instruction remains predominantly teacher- centered and relies on conventional media, often resulting in student disinterest and boredom; thus, this new medium integrates elements of a physical interactive book with accessible digital content via QR Codes to transform traditional lessons into more dynamic and enjoyable experiences. Validation by experts in content, language, and media yielded an average feasibility score of 92.6%, categorizing it as highly suitable, while implementation feedback indicated strong practicality, with teachers rating it at 94% and students between 90% and 93%, although a full effectiveness evaluation was not completed due to constraints in time and resources. Overall, the Digital Pop-up Book effectively boosts student interest, presents material in a more tangible manner, and fosters an interactive classroom atmosphere, positioning it as an innovative alternative that aligns with 21st-century educational demands and holds potential for broader application in enhancing IPAS teaching quality ABSTRAK Penelitian ini difokuskan pada inovasi pembelajaran dengan mengembangkan Pop-up Book Digital berbasis QR Code sebagai media interaktif untuk mata pelajaran IPAS di kelas IV sekolah dasar, di mana model ADDIE melalui tahapan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation digunakan sebagai kerangka pengembangan utama untuk menciptakan alat yang menarik dan mendorong partisipasi siswa secara aktif. Di SDN Wonoagung 2 Malang, analisis awal melalui observasi dan wawancara mengungkapkan bahwa pendekatan pembelajaran IPAS masih dominan berorientasi pada guru serta bergantung pada media konvensional, yang sering kali mengakibatkan penurunan minat dan kebosanan di kalangan siswa; oleh karena itu, media baru ini dirancang untuk mengintegrasikan elemen buku fisik interaktif dengan konten digital yang dapat diakses mudah melalui QR Code, guna mentransformasi proses belajar menjadi lebih dinamis dan menyenangkan. Hasil validasi oleh pakar materi, bahasa, dan media menunjukkan tingkat kelayakan rata-rata 92,6%, yang termasuk kategori sangat layak, sementara penerapan di lapangan memperoleh penilaian kepraktisan tinggi dari guru (94%) dan siswa (90%–93%), meskipun evaluasi efektivitas belum sepenuhnya selesai akibat keterbatasan sumber daya. Secara keseluruhan, inovasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar, menyajikan materi secara lebih konkret, dan membangun suasana kelas yang interaktif, sehingga menawarkan alternatif pembelajaran inovatif yang selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 dan berpotensi diterapkan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pengajaran IPAS.