Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kemampuan Pembuktian Matematis Mahasiswa Menggunakan Induksi Matematika Firmasari, Siska; Sulaiman, Herri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.642

Abstract

Kemampuan mahasiswa dalam melakukan pembuktian matematis tidak sama bergantung dari kategori kognitifnya. Salah satu metode pembuktian matematika adalah induksi matematika yang memerlukan pemahaman konsep secara sistematis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan pembuktian matematis mahasiswa yang memiliki kategori kognitif tinggi dan rendah menggunakan induksi matematika. Subjek penelitian ini adalah empat orang mahasiswa tingkat tiga Program Studi Pendidikan Matematika dengan klasifikasi dua orang mahasiswa memiliki kemampuan kognitif tinggi dan dua mahasiswa berkemampuan rendah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes materi induksi matematika dan pedoman wawancara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mendeskripsikan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa dalam menyelesaikan soal terkait induksi matematika disesuaikan dengan kemampuan kognitif tinggi dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kategori kognitif tinggi mampu menyelesaikan setiap langkah pembuktian secara benar namun belum sistematis, sedangkan yang berkemampuan kognitif rendah tidak memahami alur pembuktian pada langkah induksi, kekeliruan memahami sifat distributif, dan ketidakteraturan menghubungkan setiap langkah pembuktian. Melalui artikel ini, peneliti berharap dapat menganalisis perlakuan yang tepat pada mahasiswa saat mengajar berbagai materi matematika yang menggunakan prasyarat induksi matematika. Kata kunci: pembuktian matematis, induksi matematika, kemampuan kognitif.   ABSTRACT The students’ ability to perform mathematical proof is different depending on their cognitive category. One of mathematical proofing is mathematical induction which requires concepts understanding systematically. The purpose of this research is to know the ability of mathematical proof using mathematical induction of high and low cognitive category students. The subjects of this study are four third graders of Mathematics Education Study Program. Two students have high cognitive ability and the others have low cognitive ability. The mathematical induction material test sheet and interview guideline are used as research instruments. This is a descriptive research which describes the mathematical proof ability of students in solving problems related to mathematical induction adjusted with high and low cognitive ability. The results show that students with high cognitive category are able to complete each step of proof correctly but not systematically. At the same time, the students with low cognitive ability are not understand the proof steps at the induction step, the misunderstood the distributive property, and the irregularity connect the proof steps. The researcher expects to analyze the appropriate treatment to the students while teaching mathematical materials using mathematical induction prerequisites. Keywords: mathematical proof, mathematical induction, cognitive ability.
Sosialisasi Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) di Sekolah Raudhatul Athfal (RA) Baiturrahman Cirebon Herri Sulaiman; I. Robia Khaerudin
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v4i3.2318

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bermitra dengan kelompok kerja guru Raudhatul Athfal (RA) Baiturrahman di komplek Bima Kota Cirebon. Jenis kegiatan PKM ini dengan memberikan sosialisasi informasi seputar program profesi untuk guru Raudhatul Athfal (RA). Adapun materi dari kegiatan sosialiasi ini ialah pemberian informasi kepada guru terkait pendaftaran untuk mengikuti PPG ke BELMAWA, seleksi masuk PPG, kegiatan PPG dimulai dari perkuliahan Daring (selama 3 bulan), Lokakarya, PPL, Ujian Kinerja sampai dengan pemberian kisi-kisi materi untuk Ujian Pengetahuan. Selain itu produk dari pengabdian ini berupa draft yang berisi tentang panduan untuk mengikuti Program Profesi Guru (PPG) bagi guru-guru RA Baiturrahman. Kemudian akan ada kegiatan pendampingan dan konsultasi untuk guru-guru RA yang akan mengikuti kegiatan Program Profesi Guru (PPG) pada tahun 2020 selama durasi PKM ini dilaksanakan.
AKTIVITAS MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA PADA MASYARAKAT PESISIR DI PASAR IKAN GEBANG KABUPATEN CIREBON Herri Sulaiman
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 7 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.22 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2019v7n1a5

Abstract

Abstrak :Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas etnomatematika pada budaya lokal masyarakat pesisir di pasar ikan Gebang kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling), adapun sampelnya yaitu 2 tokoh adat, 3 pegawai pasar, 3 tokoh masyarakat, 3 nelayan, dan 2 pedagang ikan. Peneliti menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis domain. Adapun untuk memeriksa keabsahan data digunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aktivitas matematika berbasis budaya di pasar ikan Gebang Cirebon. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas menghitung, membilang, mengukur dan membuat rancang bangun.Abstract:The purpose of this study was to describe the ethnomatematic activities in the local culture of coastal communities in pasar ikan Gebang Cirebon. This research used qualitative approach. The samples were 2 traditional leaders, 3 market employees, 3 community leaders, 3 fishermen, and 2 fish traders who were choosed by using purposive sampling. The researcher used three data collection techniques, namely observation, interview, and documentation then data were analyzed using domain analysis. Triangulation of data sources was used to check the validity of the data. The results indicated that there were cultural-based mathematical activities in pasar ikan Gebang Cirebon which was showed by the activity of counting, measuring and making design.
Pelaksanaan Try Out Mata Pelajaran Matematika dalam Menghadapi USBN Di SD Negeri Kedung Dawa 2 Cirebon Herri Sulaiman; Tonah Tonah; Trusti Hapsari; Fuad Nasir
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.639

Abstract

ABSTRAKUjian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) merupakan evaluasi skala nasional yang diselenggarakan pemerintah sebagai alat ukur untuk mengetahui keberhasilan seluruh elemen dalam proses pendidikan. Namun, ujian ini seringkali menjadi sebuah hal yang menakutkan bagi siswa dikarenakan mereka menganggap USBN sebagai pengganti UN menjadi satu-satunya alat ukur dalam keberhasilan siswa. Siswa pun seringkali merasa cemas dan khawatir dalam menghadapi ujian sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan persiapan siswa dalam menghadapi USBN melalui berbagai kegiatan dalam pelaksanaan pengerjaan dan pembahasaan soal-soal latihan (tryout). Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa siswa memiliki tingkat kesiapan yang lebih baik setelah beberapakali mengerjakan soal latihan. Hal ini menunjukkan bahwa jika siswa sering berlatih mengerjakan soal latihan, maka siswa akan memiliki tingkat kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi ujian nasional. ABSTRACTThe national standard school examination (USBN) is a national scale evaluation held by the government as a measuring tool to determine the success of all elements in the educational process. However, this exam is often a frightening thing for students because they consider USBN as a substitute for the UN to be the only measuring tool in student success. Students also often feel anxious and worried in facing school exams. The purpose of this activity is to optimize student preparation in facing USBN through various activities in the implementation and discussion of practice questions (tryouts). The method used includes socialization, implementation and evaluation. From the results obtained, it can be seen that students have a better level of readiness after working on the practice questions several times. This shows that if students often practice doing practice questions, then students will have a better level of readiness in facing the national exam.
PEMANFAATAN TIMBANGAN DARI LIMBAH KAYU DAN BUKU POP-UP SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DI SLB TUNAGRAHITA GUGUS KELOMPOK KERJA GURU (KKG) KABUPATEN CIREBON Dina Pratiwi Dwi Santi; Herri Sulaiman; Maya Dewi Kurnia
Al-Khidmat Vol 2, No 2 (2019): Vol 2 No.2 Jurnal Al Khidmat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v2i2.5927

Abstract

Mental retardation is a child who has below average intelligence. In other words, they have less learning ability compared to others. This situation caused them difficulty in understanding abstract mathematical material. In addition, it appears that the material presented by the teacher is considered to be less interesting and boring by them. Though the model of the presentation of material that is fun, interesting, and easy to understand is one of the factors that influence their learning success. They are bored with the model of presenting the material using the media that the teacher uses repeatedly. Therefore, teachers' creativity and innovation are needed in utilizing the media and being able to package it into concepts that are interesting and fun for their students. So that the learning needs can be met optimally. Thus, this service aims to improve teacher skills in utilizing instructional media in the form of wooden scales and pop-up. Thus, through community service activities, it is expected to be able to provide benefits to teachers of mentally retarded KKG groups in Cirebon District, namely: (a) increase teacher knowledge about mathematics learning by utilizing learning media (b) enhancing teacher pedagogical competence by utilizing scales from wood waste and pop-up books. up to teach retarded students.
Kemampuan Berpikir Relasional Abstrak Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Soal-Soal Non-Rutin pada Topik Geometri Non-Euclid Mohammad Dadan Sundawan; Wawan Irmawan; Herri Sulaiman
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.517 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i2.438

Abstract

AbstrakBagi calon guru matematika, kemampuan berpikir relasional abstrak sangat mutlak diperlukan untuk menunjang kompetensinya sebagai calon guru yang profesional di masa mendatang, sehingga untuk mengetahuinya dapat dilakukan uji dengan memberikan soal-soal non-rutin geometri non Euclid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeteksi kemampuan berpikir relasional abstrak calon guru matematika dalam menyelesaikan soal-soal non-rutin. Metode kualitatif digunakan pada penelitian ini. Subjeknya ialah tiga orang mahasiswa tingkat akhir di Keguruan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) yang dipilih berdasarkan hasil dari nilai kemampuan akademik tinggi. Teknik untuk menganalisis suatu data dilakukan dengan cara mereduksi data terlebih dahulu, kemudian data disajikan, selanjutnya ditarik sebuah kesimpulan, dan tahap akhir yaitu dapat diverifikasi hasil penelitian tersebut. Penelitian ini dapat mengetahui bahwa subjek telah memenuhi kemampuan berpikir relasional abstrak dengan fungsi kognitifnya. Sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir relasional abstrak bagi calon guru matematika program studi pendidikan matematika Universitas Swadaya Gunung Jati sudah beberapa yang memiliki dan terdeteksi sesuai dengan fungsi kognitif yang ada. Relational Abstract Thinking Ability of Prospective Mathematics Teacher Solved Non-Routine Problems on Non-Euclid Geometry Topic AbstractFor prospective mathematics teachers, abstract relational thinking skills are necessary to support their competencies as future professional teachers, so that they can be tested by giving non-Euclid geometry non-routine questions. This study aims to determine and detect the ability of relational thinking abstract of prospective mathematics teachers in solving non-routine questions. Qualitative methods are used in this study. The subjects were three final-level students at the Swadaya Gunung Jati University Teacher Training (UGJ) who were selected based on the results of high academic ability scores. The technique for analyzing a data is done by reducing the data first, then the data is presented, then a conclusion is drawn, and the final step is to verify the results of the research. This research can find out that the subject has fulfilled the ability of abstract relational thinking with cognitive functions. So, in general, it can be concluded that abstract relational thinking skills for prospective mathematics teachers of the mathematics education program at Swadaya Gunung Jati University have some that have and are detected according to existing cognitive functions.
Tingkat Self Esteem Siswa Kelas XII pada Pembelajaran Matematika Daring Herri Sulaiman; Felicia Shabrina; Sri Sumarni
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.03 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i2.883

Abstract

AbstrakSelf-esteem merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan siswa dalam pencapaian akademik. Self-esteem yang rendah ditunjukkan oleh sifat siswa yang cenderung malas dan kurang fokus dalam belajar. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat self-esteem siswa kelas XII SMA Majalengka tahun ajaran 2019/2020. Metode penelitian ini kuantitatif melalui pengambilan data terkait self-esteem siswa. Adapun sampelnya ialah 72 siswa dari kelas XII IPS. Hasil penelitian saat pembelajaran daring, dapat diketahui bahwa rata-rata skor terendah untuk self-esteem siswa terdapat pada indikator keseriusan dan fokus ketika belajar matematika. Artinya mayoritas siswa kurang fokus ketika belajar matematika saat pembelajaran daring, dan motivasi yang muncul dari dalam dirinya sangat kurang sehingga keseriusan dalam belajar matematika juga kurang. Sedangkan untuk skor tertinggi berada di indikator kepuasan diri yang didapat siswa ketika mereka berhasil mempelajari matematika. Tentu saja ini sebanding dengan usaha yang dilakukan siswa agar dapat berhasil dalam belajar matematika yaitu dengan belajar dan berlatih matematika dengan tekun. AbstractSelf-esteem is one of the factors that influence student success in academic achievement. Low self-esteem is indicated by the nature of students who tend to be lazy and less focused on learning. The research objective was to determine the level of self-esteem of class XII SMA Majalengka students in the 2019/2020 school year. This research method is quantitative through data collection related to student self-esteem. The sample is 72 students from class XII IPS. The results of research when learning online, it can be seen that the lowest average score for students' self-esteem is on the indicators of seriousness and focus when learning mathematics. This means that the majority of students are less focused when learning mathematics during online learning, and the motivation that comes from within them is very lacking so that they are not serious about learning mathematics. Meanwhile, the highest score is in the indicator of self-satisfaction obtained by students when they are successful in learning mathematics. Of course, this is comparable to the efforts made by students to be successful in learning mathematics, namely by studying and practicing mathematics diligently.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DISKRIT DAN PEMBENTUKAN KARAKTER KONSTRUKTIVIS MAHASISWA MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBANTUAN APLIKASI EDUCATION EDMODO BERMODELKAN PROGRESIF PACE (PROJECT, ACTIVITY, COOPERATIVE AND EXERCISE) Jajo Firman Raharjo; Herri Sulaiman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 2, No 1 (2017): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.476 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v2i1.569

Abstract

Pembelajaran merupakan faktor yang esensial dalam mencapai tujuan pendidikan, tidak hanya sebagai pengupayaan perbaikan mutu yang berfokus pada masa lalu dan masa kini, tetapi sudah seharusnya merupakan suatu proses yang mengatisipasi dalam perbaikan kualitas mutu pendidikan di masa depan yang bersifat progresif. Perkembangan yang pesat dibidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika dibidang teori bilangan, aljabar, teori peluang dan matematika diskrit yang berjalan beriringan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era learning society atau masyarakat pembelajar.Banyak kritikan dengan cara dosen yang menyampaikan konsep hanya secara informatif belaka dan mahasiswa hanya dibebani dengan tugas latihan yang banyak tanpa pemahaman yang bermakna. Di lain pihak, penyajian materi pada bahan ajar perkuliahan belum sepenuhnya efektif dan komprehensif menyentuh ranah mahasiswa, memberikan akses mahasiswa untuk berkembang secara mandiri melalui pemahaman konsep. Standar pencapaian kemampuan pemahaman konsep mengiringi kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sangat mungkin tercapai dengan mengembangkan bahan ajar dengan aplikasi adaptive e-learning melalui aplikasi Edmodo dengan model Progresif PACE (Project, Avtivity, Cooperative learning, Exercise) karena dengan edmodo model progresif PACE,  mahasiswa mampu mengkonstruksi sendiri ide matematis melalui kegiatan ilmiah sehingga karakter konstruktivispun terbentuk.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan 4-D Thiagarajan yaitu define, design, develop dan dessiminate untuk mengembangkan bahan ajar aplikasi Edmodo dengan model Progresif PACE yang valid, implementasi bahan ajar yang efektif dan kepraktisan bahan ajar sebagai antisipasi progresif pada pencapaian kemampuan pemahaman konsep dan pembentukan karakter konstruktivis mahasiswa. Bahan ajar yang dikembangkan adalah Buku Ajar Mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar yang dapat memotivasi dosen untuk menggunakannya sebagai variasi pembelajaran yang inovatif dan progresif. Implementasi bahan ajar yang berkontribusi kepada mahasiswa untuk mampu menemukan kemampuan pemahaman konsep secara konstruktivis.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa buku ajar yang dikembangkan menggunakan model Progresif PACE dalam mengembangkan kemampuan pemahaman konsep matematis pada mata kuliah matematika diskrit berbantuan aplikasi Education Edmodo adalah berkriteria baik, yaitu: 1) Ketuntasan pembelajaran menggunakan model Progresif PACE dalam mengembangkan kemampuan pemahaman konsep matematis pada mata kuliah matematika diskrit berbantuan aplikasi Education Edmodo, 2) Buku ajar yang dikembangkan dengan pembelajaran menggunakan model Progresif PACE efektif dalam mencapai kemampuan kemampuan pemahaman konsep matematis pada mata kuliah matematika diskrit berbantuan aplikasi Education Edmodo dan 3) Buku ajar yang dikembangkan dengan pembelajaran menggunakan model Progresif PACE praktis dalam mencapai kemampuan pemahaman konsep matematis pada mata kuliah matematika diskrit berbantuan aplikasi Education Edmodo, hal itu ditunjukan dari respon positif mahasiswa terhadap pembelajaran yang dilakukan, 4) Pembelajaran menggunakan model Progresif PACE dalam mengembangkan kemampuan pemahaman konsep matematis pada mata kuliah matematika diskrit berbantuan aplikasi Education Edmodo berpengaruh terhadap pembentukan karakter konstruktivis mahasiswa. Kata Kunci : Pengembangan Buku ajar, Aplikasi Edmodo model Progresif PACE, pemahaman konsep dan Karakter konstruktivis.
MODEL MANGSA PEMANGSA ANTARA PHYTOPLANKTON dan ZOOPLANKTON dimana PHYTOPLANKTON BERADA di LINGKUNGAN yang BERACUN pada EKOSISTEM LAUTAN Fahrudin Muhtarulloh; Fuad Nasir; Herri Sulaiman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 4, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v4i1.1815

Abstract

Penulisan artikel ini berawal dari permasalahan populasi phytoplankton terinfeksi yang hidup bersama dengan populasi zooplankton dalam suatu lingkungan yang beracun pada ekosistem lautan. Tujuan dari artikel ini adalah mengetahui punah atau tidaknya masing-masing populasi tersebut dan hilang atau tidaknya konsentrasi racun dalam jangka waktu yang lama. Pada artikel ini dikonstruksi satu model, yaitu model mangsa pemangsa dengan phytoplankton terinfeksi di lingkungan yang beracun. Racun pada lingkungan mempengaruhi laju pertumbuhan pada populasi phytoplankton, namun tidak mempengaruhi laju pertumbuhan populasi zooplankton. Pada model phytoplankton dan  zooplankton dengan phytoplankton yang terinfeksi di lingkungan yang beracun didapat empat titik ekuilibrium. Untuk semua nilai parameter yang memenuhi kondisi tertentu, jika diambil nilai awal yang dekat dengan titik ekuilibrium, maka untuk jangka waktu yang lama terdapat tiga kemungkinan, hanya populasi phytoplankton terinfeksi yang punah, hanya populasi zooplankton yang punah, atau hanya populasi phytoplankton terinfeksi dan populasi zooplankton punah. Selanjutnya, untuk nilai parameter yang memenuhi kondisi tertentu, dalam jangka waktu yang cukup lama, dengan sebarang nilai awal, semua populasi dan konsentrasi racun tetap eksis. Simulasi numerik diberikan untuk mengilustrasikan kestabilan titik ekuilibrium.
KAJIAN PEMODELAN MATEMATIKA TERHADAP PENYEBARAN VIRUS AVIAN INFLUENZA TIPE-H5N1 PADA POPULASI UNGGAS Dian Permana Putri; Herri Sulaiman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 1, No 1 (2016): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.92 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v1i1.515

Abstract

Seperti yang dikutip dari Centers of Disease Control and Prevention, Avian Influenza (AI), atau sering disebut dengan flu burung adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus H5N1 tipe A pada unggas. Virus H5N1 diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu patogenik rendah dan patogenik tinggi yang mengacu pada kemampuan virus untuk menyebabkan penyakit parah (berdasarkan karakteristik molekuler dari virus dan mortalitas pada unggas di bawah kondisi percobaan). Virus H5N1 hidup dalam saluran pencernaan unggas sehingga unggas yang terinfeksi dapat mengeluarkan virus ini melalui tinja yang kemudian mengering dan hancur menjadi semacam bubuk. Bubuk inilah yang kemudian dihirup oleh manusia atau binatang lainnya. Pada penelitian ini, untuk mempresentasikan pola penyebaran virus Avian Influenza pada populasi unggas dibuat ke dalam bentuk model matematika dengan menggunakan Sistem Persamaan Diferensial Nonlinear (PDNL). Dari fakta yang ada mengenai virus Avian Influenza, dibentuk asumsi yang nantinya digunakan untuk membuat model matematika. Setelah model matematika terbentuk lebih lanjut dicari titik ekuilibrium model dan dianalisis apakah titik ekuilibrum yang ditemukan stabil asimtotik atau tidak, kemudian diakhir penelitian ditentukan simulasi numeris dengan membuat plot/grafik dari sistem model matematika agar dapat diinterpretasikan pada keadaan yang sebenarnya.Kata kunci : Avian Influenza, Pemodelan Matematika, Titik Ekuilibrium, Kestabilan