Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI NASABAH DAN MINAT TERHADAP KEPUTUSAN MEMILIH TABUNGAN FIRDAUS DI BANK ACEH SYARIAH CABANG BANDA ACEH arif; Ashal, Farid Fathony; isnaliana
Journal of Sharia Economics Vol. 2 No. 2 (2021): Islamic Finance
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jose.v2i2.1359

Abstract

Tabungan Firdaus merupakan salah satu tabungan yang ada pada Bank Aceh Syariah dengan skema Mudharabah, tabungan ini mendominasi dibandingkan tabungan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi nasabah berpengaruh terhadap keputusan nasabah memilih tabungan firdaus, dan untuk mengetahui apakah minat nasabah berpengaruh terhadap keputusan nasabah memilih tabungan firdaus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer (kuesioner). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi dan pengujian data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih Tabungan Firdaus pada Bank Aceh. Dengan nilai thitung > ttabel sebesar 2.180 > 1.984. dan minat secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih Tabungan Firdaus pada Bank Aceh. Dengan nilai thitung > ttabel sebesar 5.933 > 1.984. Bagi bank diharapkan untuk lebih mengoptimalkan kinerja operasional dengan kemampuan dalam memberikan informasi, pelayanan dan lainnya.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Kemudahan, dan Perilaku Konsumtif Terhadap Minat Masyarakat Aceh dalam Menggunakan Fintech Peer To Peer Lending Syariah Amalia, Zikra; Isnaliana, Isnaliana; Muksal, Muksal; Gunawan, Eddy
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jtpscs14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis dan memberikan bukti mengenai Pengaruh Literasi Keuangan Islam, Kenyamanan, dan Perilaku Konsumtif terhadap Minat Masyarakat Aceh dalam Menggunakan Fintech Peer-to-Peer Lending Syariah. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada individu yang mengetahui dan menggunakan Fintech Peer-to-Peer Lending Syariah. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Total sampel berjumlah 80 responden. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kenyamanan dan Perilaku Konsumtif berpengaruh positif terhadap minat masyarakat, sedangkan Literasi Keuangan Islam tidak berpengaruh positif terhadap minat masyarakat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis dan menghasilkan bukti mengenai Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Kemudahan dan Perilaku Konsumtif Terhadap Minat Masyarakat Aceh Dalam Menggunakan Fintech Peer To Peer Lending Syariah. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu menyebarkan kuesioner kepada masyarakat yang mengetahui dan menggunakan Fintech Peer To Peer Lending Syariah. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode Purposive Sampling. Jumlah masyarakat yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah 80 responden. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemudahan dan Perilaku Konsumtif berpengaruh positif terhadap minat masyarakat, tetapi Literasi Keuangan Syariah tidak berpengaruh positif terhadap minat masyarakat. 
Assessing the Effectiveness of al-Qarḍ al-Ḥasan Financing  (A Case Study of Baitul Misykat Microfinance Institution in Aceh) Hasnita, Nevi; Ayumiati, Ayumiati; Isnaliana, Isnaliana; Aini, Intan Qurratul; Amanatillah, Dara
AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah Vol. 25 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajis.v25i1.45586

Abstract

Al-qarḍ al-ḥasan, a non-profit Islamic financing model, holds great potential in empowering marginalized communities. However, its practical implementation and long-term sustainability within Islamic microfinance institutions (IMFIs) remain limited in research, particularly in terms of integrating non-economic elements, such as spirituality. This study analyzes the effectiveness of al-qarḍ al-ḥasan financing implemented by Baitul Misykat in Aceh, with a focus on spiritual development as a key strategy for economic empowerment. Using a qualitative phenomenological case study approach, data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. Findings show that al-qarḍ al-ḥasan's financing significantly contributes to the economic empowerment of small traders. Effectiveness is influenced by four interrelated factors: strict beneficiary selection, continuous business monitoring, innovative non-monetary repayment incentives, and integration of spiritual development programs. These elements foster borrower discipline, ethical conduct, and business sustainability. The involvement of government officials, religious leaders, and economists enhances institutional capacity and community confidence. This study introduces a novel perspective by demonstrating how spiritual mechanisms can be synergized with Islamic finance to shape ethical entrepreneurial behavior. It offers a scalable and replicable model for IMFIs, suggesting that integrating ethical-spiritual education into financial systems may support poverty alleviation and inclusive development strategies in Muslim-majority societies.   Abstrak Al-qarḍ al-ḥasan, sebagai model pembiayaan sosial, memiliki potensi besar dalam memberdayakan komunitas marjinal. Namun, implementasi praktis dan keberlanjutannya pada lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) masih minim kajian, terutama terkait integrasi aspek non-ekonomi seperti spiritualitas. Studi ini menganalisis efektivitas pembiayaan al-qarḍ al-ḥasan yang diterapkan oleh Baitul Misykat di Aceh, dengan fokus pada pengembangan spiritual sebagai strategi utama dalam pemberdayaan ekonomi. Menggunakan pendekatan studi kasus fenomenologis kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan al-qarḍ al-ḥasan secara signifikan berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang kecil. Efektivitasnya dipengaruhi oleh empat faktor yang saling berkaitan: seleksi penerima manfaat yang ketat, pengawasan usaha yang berkelanjutan, insentif pelunasan non-moneter yang inovatif, dan integrasi dengan program pengembangan spiritual. Unsur-unsur ini mendorong kedisiplinan, perilaku etis, dan keberlanjutan usaha. Keterlibatan pemerintah, tokoh agama, dan ekonom turut memperkuat kapasitas lembaga dan kepercayaan masyarakat. Studi ini menghadirkan pendekatan baru dengan menunjukkan bagaimana pembinaan spiritual dapat disinergikan dengan pembiayaan syariah untuk membentuk perilaku kewirausahaan yang etis. Temuan ini menawarkan model kebijakan yang dapat dikembangkan dan direplikasi oleh LKMS, serta menunjukkan bahwa integrasi pembinaan etika-spiritual dalam sistem keuangan dapat mendukung strategi pengentasan kemiskinan dan pembangunan inklusif di masyarakat  Muslim.
ANALISIS PENETAPAN MARGIN KEUNTUNGAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA Ahadi, Mu’thial; Zulhilmi, Muhammad; Isnaliana, Isnaliana
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v5i2.25423

Abstract

Murabahah financing is a form of buying and selling financing with certain benefits added on top of the acquisition cost, where repayment can be made in cash or in installments. This study aims to look at the factors determining murabahah profit margins. The researcher uses a qualitative descriptive approach using primary data, library research, literature studies, and is also supported by related topics obtained from the web and information sources on Islamic banking. The results showed that the factors with the greatest potential in determining margins were internal factors (overhead costs, financing volume, profit targets, third party funds and acquiring costs) and external factors (BI rate and market competition).
REVITALISASI BISNIS PT. BPR INGIN JAYA AKSELERASI KONVERSI KE SYARIAH isnaliana, isnaliana; Meutuah, Arief; Syauqi Bin Armia, Muhammad
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v7i1.28270

Abstract

The presence of Qanun on Sharia Financial Institutions No. 11 of 2018 provides special rights for Aceh and contributes positively to the growth of the sharia banking industry. This phenomenon encourages banks operating in Aceh to transform into sharia banks. This research aims to analyze PT's conversion acceleration strategy. BPR Ingin Jaya from a conventional bank to a sharia bank, as well as identifying the obstacles faced in this process. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through interviews and documentation. The research results show that the strategy implemented by PT. BPR Ingin Jaya's acceleration of conversion includes fulfilling the conversion requirements set by the Financial Services Authority, developing a core banking IT system for BPR Syariah, training for employees, as well as recruiting candidates for the Sharia Supervisory Board. However, PT. BPR Ingin Jaya also faces several obstacles, including difficulties in fulfilling requirements in accordance with the provisions of the Financial Services Authority and a lack of customer understanding of the sharia banking system. These findings are based on a survey conducted by the bank via a questionnaire.AbstrakKehadiran Qanun tentang Lembaga Keuangan Syariah No. 11 Tahun 2018 memberikan hak istimewa bagi Aceh dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri perbankan syariah. Fenomena ini mendorong bank-bank yang beroperasi di Aceh untuk bertransformasi menjadi bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi percepatan konversi PT. BPR Ingin Jaya dari bank konvensional menjadi bank syariah, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh PT. BPR Ingin Jaya dalam percepatan konversi meliputi pemenuhan persyaratan konversi yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, pengembangan sistem IT core banking bagi BPR Syariah, pelatihan bagi karyawan, serta rekrutmen calon Dewan Pengawas Syariah. Namun demikian, PT. BPR Ingin Jaya juga menghadapi beberapa kendala, antara lain kesulitan dalam pemenuhan persyaratan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan kurangnya pemahaman nasabah terhadap sistem perbankan syariah. Temuan tersebut berdasarkan survei yang dilakukan pihak bank melalui kuesioner.
Analisis Dana Wadiah Terhadap Kinerja Bank Aceh Syariah Iskandar, Evy; Isnaliana, Isnaliana; Walidain, Birrul
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v7i1.28622

Abstract

Profitability data analysis is important for stakeholders in assessing company performance as a consideration in making decisions. This research aims to analyze the influence of wadi'ah savings and wadiah current accounts on the profitability of PT Bank Aceh Syariah.  The data in this research comes from quarterly financial reports for 2016-2023 and was analyzed using multiple linear regression-OLS. The research results show that wadiah savings and wadiah current accounts partially and simultaneously have a good influence on the performance of Bank Aceh Syariah. These findings have implications for improving sharia financial governance and better bank services.AbstrakAnalisis data profitabilitas penting bagi pemangku kepentingan untuk menilai kinerja perusahaan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tabungan wadi'ah dan giro wadiah terhadap profitabilitas PT Bank Aceh Syariah.  Data dalam penelitian ini bersumber dari laporan keuangan triwulan tahun 2016-2023 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda-OLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabungan wadiah dan giro wadiah secara parsial dan simultan memberikan pengaruh yang baik terhadap kinerja Bank Aceh Syariah. Temuan ini berimplikasi pada peningkatan tata kelola keuangan syariah dan layanan bank yang lebih baik.