Eva Musyrifah, Eva
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Efektivitas Teknik SCAMPER dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Hani Cahyati; Abdul Muin; Eva Musyrifah
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.299 KB)

Abstract

Teknik SCAMPER awalnya banyak digunakan di ruang lingkup perusahaan untuk menciptakan produk-produk baru. Seiring dengan perkembangan zaman, teknik SCAMPER kini digunakan sebagai teknik pelatihan berpikir kreatif di berbagai bidang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknik SCAMPER dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dalam matematika. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP di Tangerang Selatan pada siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan randomized post-test only control group design. Sampel penelitian yang digunakan terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol yang dipilih secara acak dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis yang meliputi indikator: 1) fluency, 2) flexibility, dan 3) originality. Analisis data didasarkan pada perbedaan dua proporsi yaitu proporsi ketuntasan belajar siswa yang diuji dengan Chi-Square Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik SCAMPER efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Selain itu, teknik SCAMPER juga lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi guru tentang penggunaan teknik SCAMPER sebagai teknik pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Kata kunci: Teknik SCAMPER, fluency, flexibility, originality. ABSTRACT The SCAMPER technique was originally widely used in the company's scope to create new products. But now SCAMPER technique is used as a creative thinking training in various fields. This study aims to analyze the effectiveness of SCAMPER techniques in developing mathematics creative thinking skills. This research was conducted to IX grade junior high school students in South Tangerang in 2017/2018 academic year. The research uses quasi experiment with randomized post-test only control group design. The samples were 30 students of experimental class and 30 students of control class which were selected randomly by cluster random sampling technique. The research instrument used was a test of a description to measure the ability of mathematical creative thinking which assesses 3 indicators. They are 1) fluency, 2) flexibility, and 3) originality. The research wants to know about two mastery learning proportions difference tested with Chi-Square Test at 5% significance level. The results are SCAMPER technique is effective in developing students' mathematical creative thinking ability. In addition, SCAMPER technique is more effective than conventional learning. This research can be used by teachers as an effective learning techniques in developing the ability of mathematical creative thinking. Key words: SCAMPER technique, fluency, flexibility, originality.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Eva Musyrifah; Desy Nurasiah; M. Hafiz
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol 5, No 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32581

Abstract

Berpikir aljabar adalah kemampuan menganalisis, menggeneralisasi, memodelkan, membuktikan, memprediksi, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan simbol, pola, dan bilangan yang digambarkan dalam bentuk kata-kata, diagram, tabel, grafik, dan persamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh positif pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa dan untuk mengetahui besarnya pengaruh tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Randomized Posttest Only Control Group Design. Terdapat sebanyak enam puluh siswa kelompok X IPA yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan Cluster Random Sampling. Metode pengumpulan data terdiri dari tes kemampuan berpikir aljabar sebanyak tiga belas soal. Dengan kata lain, nilai rata-rata kemampuan berpikir aljabar siswa yang diajar dengan pendekatan RME lebih besar daripada siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan RME memberikan pengaruh yang sedang terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa. Oleh karena itu, RME dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir aljabar siswa sebagai salah satu alternatif model pembelajaran.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATISNYA Tasya, Elisya Laesya; Hafiz, M.; Musyrifah, Eva
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 9, No 2 (2023): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.9.2.207-218

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan dasar matematika yang penting yang harus dimiliki oleh siswa. Kemampuan berpikir kritis ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kecemasan matematika siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis dalam menyelesaikan masalah trigonometri ditinjau dari kecemasan matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di empat sekolah menengah atas atau sederajat di Kabupaten Bogor dengan melibatkan 126 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan terdiri dari 5 butir soal kemampuan berpikir kritis, angket kecemasan matematika, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecemasan matematika rendah memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan siswa dengan kecemasan matematika sedang, sedangkan siswa dengan kecemasan matematika sedang memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan siswa dengan kecemasan matematika tinggi.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing t terhadap Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa Satriawati, Gusni; Musyrifah, Eva; Purwanto, Sigit
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta. Volume 1, Nomor 1, Tahun 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.021 KB) | DOI: 10.21009/jrpmj.v1i1.4961

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Tangerang Selatan Tahun Ajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes essay sebanyak 6 soal untuk mengukur kemampuan komunikasi matematik. Untuk teknik analisis data penelitian menggunakan uji perbandingan satu arah dengan uji “t”. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar 1,92 dan ttabel sebesar 1,671, karena thitung lebih besar dari ttabel (1,92 > 1,67) maka Ha diterima. Artinya rata- rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajarkan dengan strategi Active Knowledge Sharing lebih tinggi dari rata- rata kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajarkan dengan metode konvensional.
Analysis Prospective Mathematics Teachers’ Lesson Planning: A Praxeological-Didactical Theory Musyrifah, Eva; Suryadi, Didi; Cahya, Endang; Dahlan, Jarnawi Afgani
Southeast Asian Mathematics Education Journal Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : SEAMEO Regional Centre for QITEP in Mathematics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46517/seamej.v14i2.431

Abstract

A high quality of lesson planning is the key to achieving effective learning. One of the characteristics of effective learning is that it minimizes learning obstacles. This study aims to explore an Indonesian prospective mathematics teacher’s lesson planning and identify its learning obstacles. Data was analyzed from the lesson plan document of prospective mathematics teacher students carrying out teaching practices at one of the high schools in Jakarta. Analysis was done using the praxeological-didactical (PDA) method. PDA offers space to analyze human actions, such as lesson plans. Four types of tasks are presented in the lesson plan on drawing graphs of quadratic functions.  The predicted learning obstacles identified from the lesson plan are (1) epistemological obstacles, caused by the limitations of certain contexts; (2) ontogenic obstacles, caused by the presentation of tasks due to inappropriate prerequisites; and (3) didactic obstacles, caused by tasks that are not relevant to the next task.  The implication is that the results of the study can be used to improve a quality lesson plan, and the use of a PDA can be a consideration for prospective mathematics teachers when designing a quality lesson plan. 
Literasi Statistik Ditinjau Dari Adversity Quotient Siswa Liyanti, Rekha Putri; Musyrifah, Eva; Hafiz, M.
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 4 No 1 (2025): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jmlipare.v4i1.10981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literasi statistik siswa berdasarkan Adversity Quotient (AQ), mengingat bahwa kemampuan menghadapi tantangan (AQ) dapat mempengaruhi pemahaman dan penerapan konsep-konsep statistik. Penelitian ini dilaksanakan di sebuah sekolah menengah pertama di Kelurahan Kamal, Kota Tangerang Selatan, pada semester genap tahun ajaran 2023/2024, dengan fokus pada siswa yang menghadapi tantangan pembelajaran matematika dalam konteks literasi statistik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan 140 siswa sebagai subjek. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes, yang mencakup 9 soal utama yang dikembangkan menjadi 14 soal esai literasi statistik, serta instrumen non-tes yang terdiri dari 60 pertanyaan. Data dikumpulkan melalui tes uraian literasi statistik dan angket AQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi statistik siswa dalam menyelesaikan soal masih tergolong rendah, sementara rata-rata tingkat AQ siswa berada pada kategori sedang. Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan statistik berdasarkan kategori AQ, dengan siswa AQ tinggi menunjukkan kemampuan statistik yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kategori sedang, dan siswa kategori sedang unggul dibandingkan siswa kategori rendah. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan AQ sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan literasi statistik siswa
PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Atiqoh, Khamida Siti Nur; Ranaista, Jihan Abiyyah; Musyrifah, Eva
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol 5, No 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32605

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the use of Google Classroom with Problem Based Learning model on students' mathematical representation abilities. This research was conducted at SMP Negeri 17 Tangerang Selatan City in the 2021/2022 academic year. The method used in this research is descriptive quantitative method, the test instrument has given in the form of 6 test items for mathematical representation ability and student response questionnaires in learning mathematics by Google Classroom with Problem Based Learning model. The research instrument was given to 78 students as research subjects. The results of this study are: the use of Google Classroom in learning mathematics with the Problem Based Learning model can be implemented by utilizing the features available in Google Classroom. The mathematical representation ability of students who learn by using Google Classroom with Problem Based Learning model as a whole is in the medium category. The positive response of students who learn mathematics using Google Classroom with Problem Based Learning model cumulatively 73.89% is in the high category. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media Google Classroom dengan model Problem Based Learning terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, instrumen tes yang diberikan berupa 6 butir soal tes kemampuan representasi matematis dan angket respon siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan Google Classroom dengan Model Problem Based Learning. Instrumen penelitian diberikan kepada 78 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran matematika dengan model Problem Based Learning dapat diimplementasikan dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada Google Classroom. Kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan media Google Classroom dengan model Problem Based Learning secara keseluruhan berada pada kategori sedang. Serta untuk respon positif siswa yang belajar matematika menggunakan Google Classroom dengan model Problem Based Learning secara kumulatif sebesar 73.89% berada pada kategori tinggi.
Analisis Kemampuan Berpikir Aljabar Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Adilawati, Fitria Legi; Atiqoh, Khamida Siti Nur; Musyrifah, Eva
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Volume 13 Issue 2 August 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v13i2.32947

Abstract

The low ability of algebraic thinking in solving math problems is still a problem. One of the causes is that many students still make mistakes when solving math problems. This study aims to describe the algebraic thinking ability of high school students, cognitive style of Field Independent (FI) and Field Dependent (FD) students, determine the relationship and the magnitude of the influence between algebraic thinking ability with cognitive style of students. This research was conducted at 38 Senior High School  Jakarta, 66 Senior High School Jakarta, and 97 Senior High School Jakarta in the 2023/2024 school year. This research is a quantitative descriptive research, the test instrument is 6 items of description of algebraic thinking ability and GEFT test instrument developed by Witkin. The results showed that students' algebraic thinking ability was in the moderate category. Of the 102 respondents, 59% of students have FI cognitive style about 41% of students have FD cognitive style. There is a significant difference that students with FI cognitive style better than students with FD cognitive style. There is an influence between the cognitive style of students on the ability to think algebraically by 16.70%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Musyrifah, Eva; Nurasiah, Desy; Hafiz, M.
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32581

Abstract

AbstractAlgebraic thinking ability is the ability needed to analyze, generalize, model, prove, predict, and solve problems using symbols, patterns, and numbers presented in the form of words, diagrams, tables, graphs, and equations. Students' algebraic thinking skills still need to improve. This study aimed to test and determine the effect of the RME approach on students' algebraic thinking skills. This research is a type of quasi-experimental research with a research design using a Randomized Posttest Only Control Group Design. The research subjects were X IPA group students, as many as 60 people. The sample determination was carried out using the Cluster Random Sampling technique. Data collection techniques using student algebraic thinking ability tests in the form of descriptions totaling 8 items, documentation studies, and interviews. The results showed an effect of the RME approach on students' algebraic thinking skills, and the effect was classified as moderate. Therefore, RME can be an alternative learning model that can be used to improve students' algebraic thinking skills.AbstrakKemampuan berpikir aljabar adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk menganalisis, menggeneralisasi, memodelkan, membuktikan, memprediksi, dan memecahkan masalah, dengan menggunakan simbol, pola dan bilangan yang disajikan dalam bentuk kata, diagram, tabel, grafik, dan persamaan. Kemampuan berpikir aljabar siswa masih rendah. Tujuan dari penelitian iniadalah menguji dan mengetahui besarnya pengaruh pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Randomized Posttest Only Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelompok X IPA sebanyak 60 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir aljabar siswa berbentuk uraian berjumlah 8butir soal, studi dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatpengaruh pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa dan pengaruhnya tergolong kategori sedang. Oleh karena itu RME dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir aljabar siswa.
PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Atiqoh, Khamida Siti Nur; Ranaista, Jihan Abiyyah; Musyrifah, Eva
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32605

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the use of Google Classroom with Problem Based Learning model on students' mathematical representation abilities. This research was conducted at SMP Negeri 17 Tangerang Selatan City in the 2021/2022 academic year. The method used in this research is descriptive quantitative method, the test instrument has given in the form of 6 test items for mathematical representation ability and student response questionnaires in learning mathematics by Google Classroom with Problem Based Learning model. The research instrument was given to 78 students as research subjects. The results of this study are: the use of Google Classroom in learning mathematics with the Problem Based Learning model can be implemented by utilizing the features available in Google Classroom. The mathematical representation ability of students who learn by using Google Classroom with Problem Based Learning model as a whole is in the medium category. The positive response of students who learn mathematics using Google Classroom with Problem Based Learning model cumulatively 73.89% is in the high category. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media Google Classroom dengan model Problem Based Learning terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, instrumen tes yang diberikan berupa 6 butir soal tes kemampuan representasi matematis dan angket respon siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan Google Classroom dengan Model Problem Based Learning. Instrumen penelitian diberikan kepada 78 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran matematika dengan model Problem Based Learning dapat diimplementasikan dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada Google Classroom. Kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan media Google Classroom dengan model Problem Based Learning secara keseluruhan berada pada kategori sedang. Serta untuk respon positif siswa yang belajar matematika menggunakan Google Classroom dengan model Problem Based Learning secara kumulatif sebesar 73.89% berada pada kategori tinggi.