Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ijed

Arrogance and Forgetfulness: Analyzing the Roots of Moral Degradation from a Spiritual Perspective Setiawati, Tita; Qurniati Rahmani, Nia; Yunengsih, Ida
Islamic Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2024): IJED: Islamic Journal of Education in proses
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/gxpk2c76

Abstract

The phenomenon of moral degradation has become a significant issue in contemporary society, particularly in an era marked by disruption, individualism, and hedonism. This moral decline is evident in the rise of traits such as arrogance and forgetfulness, which are seen as fundamental roots of moral negligence. These behaviors lead to various forms of deviance, including violence, misuse of technology, free sex, integrity erosion, bullying, disrespect, and corruption. Identifies arrogance and forgetfulness as the core traits driving moral degradation. Arrogance, symbolized by Satan's downfall due to pride, and forgetfulness, represented by Prophet Adam’s disobedience regarding the forbidden tree, contribute to this decline. This study explores these traits from the perspective of Islamic spirituality and their impact on social life, employing library research with a qualitative-descriptive approach. The findings suggest that arrogance involves denial of truth and belittlement of others, while forgetfulness entails neglect of life’s purpose and divine trust. If not addressed, these traits can lead to systemic moral corruption. The study recommends revitalizing spiritual education based on monotheism (tauhid) and self-reflection (muhasabah) as essential tools for combating moral degradation, with a focus on reflection and sincere repentance, particularly through practices like remembering death (dzikri maut)
Pergeseran Paradigma Pendidikan Setiawati, Tita
Islamic Journal of Education Vol. 4 No. 1 (2025): Ijed: Islamc Journal of Education
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/zftfxx94

Abstract

Pergeseran paradigma pendidikan merupakan suatu keniscayaan dalam merespons dinamika abad ke-21 yang ditandai oleh perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan kebutuhan masyarakat. Transformasi ini tidak hanya menyentuh aspek metodologis pembelajaran, tetapi juga menyentuh ranah filosofis pendidikan, yaitu dari pendekatan teacher-centered menuju student-centered. Paradigma baru ini menekankan pada pengembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Pandemi COVID-19 berperan sebagai katalisator yang mempercepat adopsi pembelajaran daring, sekaligus menyingkap tantangan besar dalam akses teknologi dan kesiapan pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research), mengkaji berbagai literatur, kebijakan pendidikan, serta hasil-hasil penelitian relevan guna mengidentifikasi faktor pendorong, tantangan, dan strategi dalam menghadapi pergeseran paradigma pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pergeseran ini didorong oleh revolusi industri 4.0, perkembangan teknologi informasi, serta kesadaran akan pentingnya pendidikan yang adaptif dan humanis. Tantangan yang muncul meliputi kesenjangan digital, ketimpangan sumber daya, dan resistensi perubahan dari pemangku kepentingan. Adapun strategi yang disarankan antara lain penguatan kapasitas guru, peningkatan literasi digital, penyusunan kurikulum adaptif, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Kesimpulannya, pergeseran paradigma pendidikan merupakan langkah strategis menuju sistem pendidikan yang lebih inklusif, fleksibel, dan relevan dengan tuntutan zaman. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengambil kebijakan dan pelaku pendidikan dalam merancang pendidikan masa depan yang transformatif.