Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendampingan caregiver formal dalam peningkatan pengetahuan tentang analisis kebutuhan sistem informasi catatan keperawatan lansia di Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKS-LU) Pangesti Lawang Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Firdaus, Jeffry Atur; Krisnawati, Endang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33277

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat di Lembaga Kesejahteraan Sosial-Lanjut Usia (LKS-LU) Pangesti Desa Ketindan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur dilaksanakan dengan memperhatikan adanya kebutuhan peningkatan pengetahuan caregiver formal tentang analisis kebutuhan bagi pengembangan sebuah sistem informasi yang dapat mendukung kegiatan pencatatan keperawatan yang telah terlaksana selama ini secara manual. Data hasil pemeriksaan atau observasi keperawatan yang telah dilakukan secara rutin setiap hari dicatat secara manual pada kertas masing-masing caregiver pemeriksa lansia untuk selanjutnya dipindahkan secara manual ke dalam formulir status kesehatan masing-masing lansia. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan caregiver formal tentang analisis kebutuhan sistem informasi catatan keperawatan. Peningkatan pengetahuan dilakukan dengan memberikan penyuluhan serta melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan data kebutuhan sistem informasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 (tiga) kali pertemuan pada tanggal 3, 9 dan 11 Juli 2025 dengan peserta yang terlibat caregiver formal di LKS-LU Pangesti Lawang sejumlah 14 (empat belas) orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kegiatan pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner yang terdiri atas sejumlah 15 pertanyaan. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pemahaman pre-test 57,64 dan rata-rata skor post-test 88,14 dengan capaian peningkatan pengetahuan caregiver formal tinggi yang ditunjukkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,72, dengan capaian efektivitas kegiatan pengabdian masyarakat tergolong cukup efektif yang ditunjukkan oleh nilai persentase N-Gain sebesar 72,46%. Peningkatan pengetahuan caregiver formal tentang analisis kebutuhan sistem informasi meningkatkan kapasitas caregiver formal dalam pengelolaan rencana pengembangan sistem informasi catatan keperawatan berikut tersedianya data tentang analisis kebutuhan sistem dan pengguna yang dihasilkan dari Focus Group Discussion yang telah dilaksanakan. Disarankan bagi LKS-LU Pangesti Lawang untuk meningkatkan pengetahuan caregiver formal melalui metode lain seperti penyuluhan tidak langsung menggunakan poster atau leaflet serta mempertimbangan pengembangan sistem informasi bagi catatan keperawatan lansia di LKS-LU Pangesti Lawang. Kata kunci: analisis kebutuhan; catatan keperawatan; lansia; sistem informasi. Abstract Community service activities at the social welfare institution for the elderly (LKS-LU) Pangesti Ketindan Village, Lawang District, Malang Regency East Java Province were carried out by taking into account the need to increase formal caregivers' knowledge regarding needs analysis for the development of an information system that can support nursing recording activities that have been carried out manually so far. Data from nursing examinations or observations that have been carried out routinely every day are recorded manually on each caregiver's paper for examining the elderly and then transferred manually into each elderly person's health status form. The purpose of this activity is to increase formal caregivers' knowledge about needs analysis for nursing record information systems. Knowledge improvement was carried out by providing counseling and conducting Focus Group Discussions (FGD) to formulate information system needs data. This activity was carried out in 3 (three) meetings on July 3, 9 and 11, 2025 with 14 (fourteen) participants involved as formal caregivers at LKS-LU Pangesti Lawang. Evaluation of the activity was carried out through pre-test and post-test activities with a questionnaire instrument consisting of 15 questions. The results of the activity showed an average pre-test understanding score of 57.64 and an average post-test score of 88.14 with a high achievement of increasing formal caregiver knowledge as indicated by an average N-Gain value of 0.72, with the achievement of the effectiveness of community service activities being classified as quite effective as indicated by the N-Gain percentage value of 72.46%. Increasing formal caregivers' knowledge about information system needs analysis increases the capacity of formal caregivers in managing the nursing records information system development plan, along with the availability of data on system needs analysis and users resulting from the Focus Group Discussion that has been conducted. It is recommended for LKS-LU Pangesti Lawang to increase the knowledge of caregivers through other methods such as indirect counseling using posters or leaflets and considering the development of an information system for elderly nursing records at LKS-LU Pangetsi Lawang. Keywords: needs analysis; nursing records; elderly; information systems.
Edukasi petugas pendaftaran terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pendaftaran di klinik X Aini, Nita Dwi Nur; Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Khalifatulloh, Bhre Diansyah Dinda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21219

Abstract

Abstrak Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk edukasi terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pendaftaran di Klinik X mengacu pada permasalahan yang ditemukan yaitu belum ada SOP pendaftaran di Klinik X yang meliputi SOP penamaan dan penomoran rekam medis. Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dapat mengoptimalkan pelayanan yang ada terutama di bagian sistem pendaftaran pasien karena merupakan pintu pelayanan pertama sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di salah satu klinik yang berada di Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi terkait pentingnya SOP dalam melakukan pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan FGD terkait identifikasi kebutuhan SOP pendaftaran dan praktik penyusunan SOP pendaftaran yang mancakup sistem penamaan dan penomoran rekam medis. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan, peserta akan diberikan tes sebagai salah satu alat untuk evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang menunjukkan peningkatan dari nilai pretest yaitu 65.00 dan nilai postest yaitu 95.00. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu dapat memberikan kontribusi bagi permasalahan yang dihadapi mitra melalui pencapaian hasil kegiatan dan output yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta sehingga dapat membantu petugas pendaftaran dalam melakukan proses pendaftaran pasien sesuai dengan prosedur yang sudah dibuat agar pelayanan kepada pasien berjalan baik dan lancar. Kata kunci: sistem pendaftaran; penyusunan sop; pengetahuan Abstract The existence of community service activities in the form of education related to the preparation of Standard Operating Procedures (SOP) for the registration system at Clinic The aim of carrying out community service activities is to optimize existing services, especially in the patient registration system because it is the first service door before a health examination is carried out. This community service activity took place at one of the clinics in Malang Regency. This activity was carried out using the socialization method and Focus Group Discussion (FGD). This activity began with socialization regarding the importance of SOPs in carrying out work, then continued with FGD related to identifying the need for registration SOPs and the practice of preparing registration SOPs which include the naming and numbering system for medical records. Before and after carrying out the activity, participants will be given a test as a tool for evaluation in this activity. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge which showed an increase in the pretest score, namely 65.00, and the posttest score, namely 95.00. The conclusion of this activity is that it can contribute to the problems faced by partners through achieving the results of activities and outputs obtained, namely there is an increase in participants' knowledge and skills so that they can assist registration officers in carrying out the patient registration process in accordance with the procedures that have been created so that service to patients runs well and smoothly. Keywords: registration system; preparation sop; knowledge
Peningkatan keterampilan caregiver formal dalam pengoperasian sistem informasi catatan keperawatan lansia di Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKS-LU) Pangesti Lawang Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Debora, Oda; Firdaus, Jeffry Atur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35233

Abstract

AbstrakPelaksanaan pengabdian masyarakat di Lembaga Kesejahteraan Sosial-Lanjut Usia (LKS-LU) Pangesti Desa Ketindan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur merupakan upaya untuk membuat sebuah sistem informasi catatan keperawatan berbasis website (pangesti.mikspwm.com) sebagai solusi pencatatan keperawatan lansia yang selama ini masih terlaksana secara manual menggunakan kertas (paperbased). Pengabdian masyarakat ini selain menyediakan sistem informasi juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi sebagai tindaklanjut adanya penerapan sistem informasi yang baru dibuat dan diimplementasikan. Peningkatan keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi memberikan implikasi penguatan kapasitas LKS-LU sebagai sebuah organisasi dalam mengelola dan menyediakan data kesehatan lansia. Hal ini mendukung pengambilan keputusan, pemantauan, dan pelaporan yang lebih baik di dalam institusi. Peningkatan keterampilan dilakukan dengan memberikan pelatihan bagi caregiver formal dengan metode ceramah tanya jawab beserta praktik secara langsung menggunakan perangkat laptop dan telepon seluler. Pelatihan dilaksanakan dalam 8 (delapan) kali pertemuan tanggal 2 sampai dengan 18 September 2025 melibatkan caregiver formal sejumlah 15 (lima belas) orang. Evaluasi pencapaian keterampilan dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan instrumen checklist sejumlah 15 pertanyaan. Evaluasi keberfungsian sistem informasi menggunakan metode Blackbox. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor keterampilan pre-test dan post-test adalah 54,20 dan 91,13 dengan capaian peningkatan keterampilan caregiver formal tinggi dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,81, dengan capaian efektivitas kegiatan pengabdian masyarakat tergolong efektif ditunjukkan nilai persentase N-Gain sebesar 81,21%. Diperolehnya keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi meningkatkan kapasitas manajemen dalam pengelolaan dan penyediaan data kesehatan lansia. Disarankan pihak manajemen lebih meningkatkan keterampilan caregiver formal dalam mengoperasikan sistem informasi dengan rutin menggunakan sistem informasi tersebut setiap hari serta mengembangkan keberlanjutan sistem informasi tersebut. Kata kunci: caregiver formal; catatan keperawatan; lansia; sistem informasi. Abstract The implementation of community service activities at the Pangesti Social Welfare Institution for the Elderly (LKS-LU), located in Ketindan Village, Lawang District, Malang Regency, East Java Province, constitutes an initiative to develop a web-based nursing record information system (pangesti.mikspwm.com) as a solution to elderly nursing documentation, which has previously been conducted manually using paper-based methods. In addition to providing the information system, this program aims to enhance the competencies of formal caregivers in operating the newly developed platform, thereby ensuring its effective adoption and utilization. Strengthening caregiver skills in system operation carries significant implications for reinforcing the organizational capacity of LKS-LU in managing and providing elderly health data, ultimately supporting improved decision-making, monitoring, and reporting within the institution. Capacity building was undertaken through structured training sessions employing lectures, interactive discussions, and hands-on practice using laptops and mobile devices. The training was conducted in eight sessions between September 2 and 18, 2025, involving 15 formal caregivers. Skill achievement was evaluated through pre-test and post-test assessments using a 15-item checklist, while system functionality was assessed using the Blackbox method. The results demonstrated average pre-test and post-test scores of 54.20 and 91.13, respectively, with a high level of skill improvement reflected in an average N-Gain score of 0.81. The effectiveness of the community service program was further confirmed by an N-Gain percentage of 81.21%, categorized as effective. The acquisition of caregiver competencies in operating the information system has strengthened management capacity in organizing and providing elderly health data. It is recommended that institutional management continue to enhance caregiver skills by encouraging routine daily use of the system and ensuring the sustainability of the information system through ongoing development. Keywords: elderly; formal caregiver; information system; nursing documentation.