Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : PRISMA FISIKA

Aplikasi Metode Geolistrik untuk Identifikasi Sebaran Limbah Lada Putih di Kecamatan Galing Kabupaten Sambas Budiman, Budiman; Ihwan, Andi; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.866 KB)

Abstract

Metode geolistrik telah diaplikasikan untuk menginvestigasi sebaran limbah lada putih. Penelitian ini dilakukan di Dusun Kota Lama, Desa Ratu Sepudak, Kabupaten Sambas dengan menggunakan konfigurasi elektroda Wenner-Schlumberger. Nilai resistivitas limbah lada putih yang dijadikan acuan dalam penelitian ini didapatkan dengan menggunakan alat conductivity-meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah lada putih dominan berada pada lintasan 2 dengan rentang nilai resistivitas 6,35-17,5 Wm mencapai kedalaman 3,9  meter dari permukaan tanah. Kata Kunci : Geolistrik, Wenner – Schlumberger, limbah lada putih, Kecamatan Galing.
Pemodelan Anomali Magnetik Berbentuk Prisma Menggunakan Algoritma Genetika Antonius, .; Arman, Yudha; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.567 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i2.15622

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemodelan anomali magnetik berbentuk prisma menggunakan metode algoritma genetika. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan anomali magnetik total dengan pendekatan benda anomali berbentuk prisma dua dimensi. Anomali magnetik total dihitung berdasarkan parameter model berupa posisi prisma pada bidang horizontal (Xo), kedalaman prisma dari permukaan (d), panjang prisma dari permukaan (D), lebar prisma (b), dip ( ), dan suseptibilitas magnetik (k). Pengujian metode algoritma genetika dilakukan terhadap data anomali magnetik total yang diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan. Dari hasil pemodelan pada data A diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,9870 dengan nilai kesalahan kuadrat rata-rata (RMSE) sebesar 26,9006, sedangkan hasil pemodelan pada data B diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,8590 dengan kesalahan kuadrat rata-rata (RMSE) sebesar 7,4398.   Kata Kunci : Anomali Magnetik, Prisma, Algoritma Genetika
IDENTIFIKASI JENIS GAMBUT BERDASARKAN STRUKTUR PORINYA DENGAN MENGGUNAKAN GEOMETRI FRAKTAL Norsiah, Norsiah; Ihwan, Andi; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1971.93 KB) | DOI: 10.26418/pf.v5i2.20709

Abstract

Telah dilakukan analisis terhadap tingkat kompleksitas struktur mikroskopik dari berbagai jenis gambut untuk mengetahui pola keteraturan struktur porinya. Data yang digunakan berjumlah 9 buah sampel gambut yang terdiri dari 3 buah saprik, 3 buah hemik, dan 3 buah fibrik. Analisis sampeldilakukan dengan cara makroskopik dan mikroskopik. Secara makroskopik, sifat fisik tanah yang dianalisis adalah porositas. Sedangkan secara mikroskopik, sifat fisik tanah gambut dianalisis dengan cara sampel dipindai dengan Micro-CT Scanner untuk menghasilkan citra 3D. Hasil dari pemindaian tersebut diolah dan dianalisis dengan metode fraktal. Hasil perhitungan dimensi fraktal yang dilakukan dengan metode box-counting menunjukkan bahwa dimensi fraktal saprik 1,7196 sampai dengan 1,7989, hemik 1,6149 sampai dengan 1,7322, dan fibrik 1,5271 sampai dengan 1,6817. Rentang nilai dimensi tersebut menunjukkan tingkat keteraturan struktur pori pada tiap jenis gambut yang bervariasi. Tingkat keteraturan struktur pori pada tiap jenis gambut dari yang paling teratur hingga tak teratur secara berturut-turut adalah gambut saprik, hemik, dan fibrik.   Kata Kunci :Gambut, Dimensi Fraktal, Box-Counting, Struktur Mikroskopik
Pemodelan Penyebaran Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Mempawah Menggunakan Metode Cellular Automata Sofiani, Maria; Sampurno, Joko; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1570.198 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i2.24419

Abstract

Metode cellular automata telah digunakan untuk memodelkan penyebaran kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tutupan lahan Provinsi Kalimantan Barat dari citra satelit tahun 2012 dan peta yang memuat fire history tahun 2013 di Kabupaten Mempawah. Tahap pengolahan data dimulai dengan mengelompokkan data vegetasi ke dalam 2 kelompok vegetasi yaitu: vegetasi basah dan vegetasi kering. Peta yang telah disimpan sebelumnya dalam format “.jpg” dipotong ke dalam ukuran 250 x 250 piksel. Pemodelan kebakaran hutan dan lahan dengan metode cellular automata menggunakan geometri sel segi empat 2 dimensi. Jenis tetangga sel utama yang digunakan adalah jenis moore neighborhood (8 sel tetangga). Gambar hasil pemodelan dan data pembanding kemudian diolah melalui tahap grayscale dan thresholding, lalu kedua gambar diuji untuk diperoleh nilai koefisien korelasinya. Nilai koefisien korelasi tertinggi dari pengujian gambar hasil pemodelan terhadap 49 koordinat titik api yang berbeda sebesar 0,6850 (korelasi kuat) pada koordinat titik api (100,130). Hasil penelitian menunjukan bahwa metode cellular automata dapat digunakan untuk memodelkan penyebaran kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah dengan baik. Kata Kunci :Cellular Automata, Kebakaran Hutan, Grayscale, Thresholding
Aplikasi Metode Fraktal untuk Karakterisasi Struktur Mikroskopik Karbon Aktif Limbah Tandan Sawit Teraktivasi NaOH Evelin, Luluk Surya; Faryuni, Irfana Diah; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.071 KB)

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi karbon aktif dari limbah tandan sawit teraktivasi larutan NaOH. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa struktur mikroskopik khususnya pola distribusi pori pada karbon aktif dengan menggunakan metode fraktal. Karbon aktif disintesis melalui tahapan karbonisasi pada suhu 400°C selama 1 jam, kemudian diaktivasi secara kimia dengan perendaman arang dalam variasi larutan NaOH sebesar 0,125 M, 0,25 M, 0,5 M, 1 M dan 2 M selama 24 jam. Proses selanjutnya karbon diaktivasi secara fisika dengan pemanasan pada suhu 600°C. Karbon aktif selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Citra SEM karbon aktif limbah tandan sawit kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis fraktal berdasarkan metode box-counting. Hasil pengolahan citra menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi aktivator NaOH menyebabkan pola distribusi pori menjadi tidak teratur. Hal ini diperlihatkan oleh peningkatan nilai dimensi fraktal seiring meningkatnya nilai konsentrasi aktivator. Kedua parameter ini berkorelasi positif dengan tingkat korelasi kuat hingga sangat kuat (62,56% hingga 96,23%). Kata Kunci : fraktal, metode box-counting, karbon aktif, tandan kelapa sawit
Identifikasi Sesar di Perairan Misool, Papua Barat dengan Menggunakan Metode Magnetik Sari, Nur Novita; Ivansyah, Okto; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3415.444 KB) | DOI: 10.26418/pf.v5i3.21348

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi sesar di Perairan Misool dengan menggunakan metode magnetik telah dilakukan. Data yang digunakan berupa data distribusi medan magnet total. Proses penelitian ini dimulai dengan mengkoreksi data menggunakan koreksi IGRF (International Geomagnetic Reference Field) dan koreksi Tie-line Levelling untuk mendapatkan distribusi medan magnet lokal. Dari distribusi medan magnet lokal dipilih tiga buah zona anomali. Pada ketiga zona ini, dibuat sebuah sayatan 1D untuk mengidentifikasi kemungkinan keberadaan sesar dibawah permukaannya (lintasan A-A’, B-B’ dan C-C’). Berdasarkan hasil pemodelan inversi pada ketiga lintasan, diketahui bahwa di bawah lintasan A-A’ ditemukan keberadaan sesar dengan posisi yang membentang dari Barat Laut ke arah Tenggara dan berada pada kedalaman 25 hingga 75 meter dari dasar permukaan laut.
Pemodelan Kebutuhan Daya Listrik Di PT. PLN (Persero) Area Pontianak dengan Menggunakan Metode Gauss-Newton Soleha, Mei Sari; Sampurno, Joko; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.556 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pemodelan kebutuhan daya listrik di PT. PLN (Persero) Area Pontianak. Pemodelan ini menggunakan metode Gauss- Newton. Konsumen daya listrik tersambung ini dibagi menjadi 5 jenis, yaitu jenis pelanggan sosial, jenis pelanggan rumah tangga, jenis pelanggan bisnis, jenis pelanggan industri, dan jenis pelanggan pemerintahan. Fungsi persamaan matematika untuk kelima jenis pelanggan yang telah didapatkan dari hasil pemodelan yaitu; Eksponensial Orde 1; Polinomial Orde 4; Polinomial Orde 7; Polinomial Orde 2 dan Polinomial Orde 6. Dengan nilai koefisien korelasi hasil validasi masing-masing yaitu; 0,81; 0,80; 0,92; 0,89 dan 0,93. Sedangkan nilai RMSE untuk kelima jenis pelanggan   konsumen    tersebut     yaitu  :  6,85 × 105 ; 3,05 × 105 ; 1,06 × 107 ; 2,38 × 105 dan  3,55 × 105 . Hasil prediksi di tahun 2015 hingga tahun 2017 menunjukkan bahwa peningkatan jumlah daya listrik tersambung yang paling tinggi adalah konsumen dari pelanggan bisnis dengan rata-rata laju pertumbuhan sebesar 136,5 % per tahun.   Kata Kunci: Pemodelan, Gauss-Newton, Daya listrik Tersambung, PT. PLN (Persero) Area Pontianak
Aplikasi Metode Fractal Lacunarity Untuk Identifikasi Kanker Payudara Sari, Kartika Kapuas; Nurhasanah, .; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.222 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i3.17065

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang identifikasi citra hasil mammografi normal dan abnormal dengan menggunakan metode fractal lacunarity. Pengolahan citra dimulai dengan memotong citra menjadi ukuran 260 x 260 piksel, kemudian dilanjutkan dengan proses thresholding untuk mendapatkan citra biner. Proses selanjutnya menghitung nilai fractal lacunarity dan gradien dari citra biner tersebut. Hasil pengolahan data menentukan bahwa citra mammogram normal memiliki nilai selisih fractal lacunarity 1,166 hingga 1,453 dengan gradien 0,17 hingga 1,22 dan citra mammogram abnormal memiliki nilai selisih fractal lacunarity 0,624 hingga 0,811 dengan gradien 0,076 hingga 0,098. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fractal lacunarity maupun gradiennya dapat digunakan untuk membedakan citra mammogram normal dan citra mammogram abnormal yang nantinya dapat digunakan untuk identifikasi kanker payudara.     Kata Kunci : Citra Mammogram, Fractal Lacunarity, gradien
Analisis Fraktal Sinyal Berbagai Jenis Musik Gabela, Eisar; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v2i3.7334

Abstract

Telah dilakukan analisis terhadap sinyal dari berbagai jenis musik untuk mengetahui kehalusan sinyalnya. Musik yang diteliti berjenis klasik, pop, rock, jazz dan murottal. Sampel musik yang dipilih memiliki tempo 116-126 BPM (Animato) dengan durasi waktu yang sama yaitu 15 detik. Format file yang digunakan berekstensi .wav dan bertipe mono. Sampel sinyal ditransformasi ke domain frekuensi menggunakan metode Transformasi Fourier untuk diketahui bentuk PSD dan nilai dimensi fraktalnya. Hasil analisis data berdasarkan bentuk PSD dan dimensi fraktalnya menunjukkan bahwa jenis musik yang memiliki bentuk sinyal paling halus adalah pop, klasik, rock, murottal, dan jazz secara berturut-turut.   Kata Kunci : fraktal, musik, power spectral density
Analisis Fraktal Untuk Identifikasi Kadar Gula Rambutan dengan Metode Box-Counting Iman, Iman; Nurhasanah, Nurhasanah; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v6i2.23912

Abstract

Pada penelitian ini, pemodelan matematis yang menghubungkan antara dimensi fraktal dan kadar gula pada daging buah rambutan telah berhasil dilakukan. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap: uji kadar gula, pengolahan citra dan analisis fraktal. Pengujian kadar gula dilakukan dengan menggunakan alat refraktometer brix. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kadar gula dalam daging buah rambutan. Pengolahan citra dimulai dengan mengubah citra berwarna menjadi citra grayscale, kemudian dilanjutkan dengan proses deteksi tepi, dan proses thresholding untuk mendapatkan citra biner. Analisis fraktal bertujuan untuk menghitung dimensi fraktal dari tiap sampel dengan metode box-counting. Hasil pencocokan kurva antara kadar gula terhadap dimensi fraktal menghasilkan model matematis dengan nilai R-square 0.9867 dan RMSE 0.132 serta korelasi 0.9781. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dimensi fraktal kulit rambutan akan diikuti oleh semakin tinggi kadar gula buahnya. Kata Kunci : Rambutan, Dimensi fraktal, Box-counting, Kadar gula