Claim Missing Document
Check
Articles

Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Ditinjau dari Tahap Pembiasaan dalam Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik di Kelas IV SD Amelia Bait Bait; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 1 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i1.1737

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SD GMIT No.7 Oebufu Kupang, yang menemukan bahwa Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam membentuk karakter gemar membaca siswa masih belum optimal. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi: rendahnya minat baca siswa, kurangnya fasilitas belajar seperti ruang perpustakaan yang sempit, buku-buku yang tidak update dan kurang menarik, tidak adanya pojok baca, keterbatasan variasi buku bacaan, serta minimnya pengawasan dari guru. Dampaknya, siswa lebih memilih bermain daripada membaca, yang mengakibatkan rendahnya pengetahuan dan wawasan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program GLS dalam menumbuhkan minat baca siswa kelas IV SD GMIT No.7 Oebufu Kupang pada tahun ajaran 2023/2024, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam tahap pembiasaan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program GLS berhasil menumbuhkan minat baca siswa dengan persentase 70,52%, yang tergolong dalam kategori tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan literasi siswa serta perbaikan program literasi di sekolah.
Penggunaan Media Pembelajaran Papan Pintar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Topik 2 Perkalian Kelas II SD Inpres Oesapa Kecil 1 Kupang Adriana Flaviana Ati; Suryadin Hasyda; Ummu Fajariyah Akbari
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 1 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i1.1740

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada 21-28 Mei 2024 dengan tujuan untuk meningkatkan Hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Matematika topik 2 perkalian kelas 11 SDI Oesapa Kecil 1 Tahun Ajaran 2023/2024 melalui penerapan media kantong perkalian. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 80% dari jumlah siswa yang belum memenuhi kiteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Penelitian ini dilakukan dalam II siklus dan setiap akhir siklus dilakukan refleksi terhadap tindakan yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan media kantong perkalianl pada Topik 2 membaca dan mendengarkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata 5,42%. Kemudian pada siklus II dengan rata-rata 8,15%.
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Picture and Picture dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Daur Hidup Hewan Apolonia Clementia Mogi Gadhi; Suryadin Hasyda; Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif Picture and Picture dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 6 materi Daur Hidup Hewan di kelas IV SDK Maria Bunda Karmel, dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV SDK Maria Bunda Karmel. Teknik pengumpulan data melibatkan soal pilihan ganda, observasi, pretest, dan posttest. Data yang diperoleh dari observasi dan tes dianalisis menggunakan teknik deskriptif dengan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, persentase hasil belajar siswa mencapai 68%, dengan kategori cukup baik. Pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan hasil belajar mencapai 83%, yang dikategorikan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Picture and Picture secara efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 6 materi Daur Hidup Hewan di kelas IV SDK Maria Bunda Karmel tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Time Token Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS Bab 6 Topik B Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV SDN Naikoten Kupang Maria Imakulata Abuk; Suryadin Hasyda; Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi IPAS di kelas IV SDN Naikoten 1 Kupang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran Time Token. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Pada Siklus I, aktivitas guru sebesar 76,75% dan aktivitas peserta didik sebesar 78,5%. Sedangkan pada Siklus II, aktivitas guru sebesar 96% dan aktivitas peserta didik sebesar 92%. Hasil belajar peserta didik pada Siklus I, 19,3% peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan 80,7% tidak mencapai KKM. Sementara pada Siklus II, 83% peserta didik mencapai KKM dan 16% tidak mencapai KKM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar.
Penerapan Model Pembelajaran Contekstual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Tema A Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024 Sonya A.N.B Mnune; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1775

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang pada mata pelajaran PKn, dari hasil observasi prasiklus guru telah menggunakan model pembelajaran tetapi nilai siswa belum mencapai KKM 70. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan Penelitian Tindakan Kelas yanf bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada tema A makna negara kesatuan republik Indonesia kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang melalui model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL). Teknik penelitian tes pilihan ganda, observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data post-test dan pretest , lembar obsevasi, analisis data, data yang diperoleh baik data hasil observasi maupun data hasil tes, selanjutnya dolah dan dianalisis menggunakan Teknik deskriptif melalui perhitungan presentase. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas yang di peroleh siswa sebelum penerapan model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL), pada tahap pratindakan berdasarkan hasil observasi kemampuan berpikir kreatif sisea masih di bawah standar KKM 70. Pada hasil tes Siklus I rata-rata perolehan nilai siswa ialah 6,72%. Pada siklus II nilai rata-rata 8,06%. Hal ini mencapai kriteria ketuntasan yang sangat baik yang sudah mencapai indicator keberhasilan nilai rata-rata diatas KKM dari jumlah siswa 23 orang. Kesimpulan, bahwa model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada tema A makna negara kesatuan republik Indonesia kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024.
Implementasi Model Pembelajaran Team Quis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Topik 7 Indahnya Keragaman Budaya Negeriku, Aku Dan Kebutuhanku Kelas IV SDK Kota Bone Tahun Ajaran 2023/2024 Yunita Luruk Fahik; Uslan; Suryadin Hasyda
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 2 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i2.1777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Pada topik aku dan kebutuhanku dikelas IV SDK Kota Bone tahun ajaran 2023/2024 melalui penerapan model Team Quis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di SDK Kota Bone Kecamatan Weliman dari bulan mei 2024. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDK Kota Bone Kecamatan Weliman tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri dari 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar, dan lembar observasi guru dan siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Quis. Serta perangkat pembelajaran berupa ATP, Modul Ajar, LKPD, dan Materi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Team Quis mengalami peningkatan. Pada pree test, ketuntasan belajar siswa 2,41 Setelah melakukan tindakan siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 2,41 Kemudian padasiklus II ketuntasan belajar meningkat lagi menjadi 7,69 dengan nilai rata-rata 8,54 Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Quis dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDK Kota Bone.
Pemberdayaan Siswa Melalui Bimbingan Belajar Kelompok Oleh Mahasiswa PGSD: Implementasi Program Kampus Berdampak di SD Negeri 1 Naioni, Kota Kupang Nofianti Silfeto; Nur Qurotul Aini; Monica Kase; Tresly Lilan Tanehe; Engly M. J. Nahak; Adelviana Parera; Abner Lakapu; Uslan; Suryadin Hasyda; Ahmad Yani; Nuriyah
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i1.2279

Abstract

Program Kampus Berdampak merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian oleh mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Kupang di SD Negeri 1 Naioni, Kota Kupang. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan siswa sekolah dasar melalui kegiatan bimbingan belajar kelompok guna meningkatkan hasil belajar secara efektif dan efisien, khususnya dalam pemahaman materi pelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama selama 72 hari, yaitu: (a) mendata siswa berdasarkan lokasi tempat tinggal untuk memudahkan akses ke titik bimbingan; (b) observasi dan pemetaan lokasi bimbingan belajar yang terbagi ke dalam tiga titik strategis; dan (c) pelaksanaan bimbingan belajar kelompok secara intensif oleh mahasiswa PGSD. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi siswa dalam mengikuti bimbingan belajar cukup tinggi. Hal ini berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran di sekolah. Meskipun demikian, pelaksanaan program juga menghadapi beberapa kendala, seperti ketidakteraturan kehadiran siswa dan rendahnya kemampuan literasi dasar pada sebagian peserta. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran siswa, sekaligus memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian berbasis keilmuan dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah dasar.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Digital Bagi Guru SD di Era Merdeka Belajar Julhidayat Muhsam; Nurlailah Nurlailah; Suryadin Hasyda; Fenny Tanalinal Khasna; Nuriyah Nuriyah; Kenedi Kenedi
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v4i1.3332

Abstract

Abstrak: Kebijakan Merdeka Belajar mendorong transformasi proses pembelajaran yang tidak lagi terbatas pada ruang kelas konvensional. Namun demikian, sebagian besar guru sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan kompetensi dalam mengembangkan media dan bahan ajar berbasis digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran elektronik serta bahan ajar digital yang sesuai dengan kebutuhan kurikulum. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan terstruktur, pendampingan teknis, dan evaluasi produk. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan 30 guru dari lima sekolah dasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor kompetensi peserta dari 52,3 menjadi 81,7 (peningkatan 56,2%), serta 87% peserta berhasil menghasilkan produk media pembelajaran elektronik yang layak digunakan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik secara langsung efektif meningkatkan kapasitas guru dalam menyiapkan sumber belajar digital yang relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Abstract: The Merdeka Belajar policy promotes a transformation in learning processes that extend beyond conventional classrooms. However, the majority of elementary school teachers still face limitations in digital competence, particularly in developing technology-based instructional media and teaching materials. This Community Service activity aimed to improve the competence of elementary school teachers in designing and developing electronic learning media and digital teaching materials in accordance with curriculum requirements. The methods applied included structured training, technical mentoring, and product evaluation. The training was conducted over three days involving 30 teachers from five elementary schools. Evaluation results showed an average increase in participants' competency scores from 52.3 to 81.7 (a 56.2% improvement), and 87% of participants successfully produced electronic learning media products ready for classroom use. This activity demonstrates that practice-based training is effective in building teachers' capacity to prepare digital learning resources relevant to the demands of 21st-century education.