Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

The Influence of Android-Based Isomorphic Physics (Forfis) Application on Analogical Transfer and Self-Diagnosis Skill of Students at SMA Negeri 3 Kupang Sari, D. K.; Supahar, S.; Ralmugiz, U.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 7, No 2 (2018): June 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v7i2.14268

Abstract

This research intended to understand the effect of Isomorphic Physics (FORFIS) application to the analogical transfer and self-diagnosis skill of high school students. The use of Android applications in physics learning has given a considerable influence in improving the various abilities of learners. However, no one has measured the influence of the Android application on the analogical transfer and self-diagnosis skill of students, especially in physics subject. This research type was experimental research of pre-test post-test control group design. The subjects involved in this research were 1 physics teacher and 87 students of SMA Negeri 3 Kupang; 28 students in the experimental class I (G1), 35 students in the experimental class II (G2), and 24 students in the experimental class III (G3). The data obtained were analyzed using the ANOVA Mixed Design method in combination with General Linear Model. The results of the analysis show that the FORFIS application could improve 0.912 or 91.2% of the students’ analogical transfer and self-diagnosis skill. Therefore, the FORFIS application employed in physics learning had a great influence on the improvement of analogical transfer and self-diagnosis skill of high school students.
KEMAMPUAN SISWA SMP KOTA KUPANG DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HOTS MATEMATIKA Ralmugiz, Uke
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.412 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v5i1.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa SMP Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah HOTS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP se-Kota Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dengan instrumen tes soal HOTS matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dengan menggunakan bantuan Quest. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan siswa SMP Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah HOTS berada pada kategori sedang (62%), 28% siswa memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyelesaikan masalah HOTS, dan 9% siswa memiliki kemampuan rendah dalam menyelesaikan masalah HOTS. Kata Kunci: Penyelesaian Masalah, HOTS.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA Ralmugiz, Uke; Kusumawati, Mike
Math Educa Journal Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mej.v4i2.1819

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Penelitian eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design ini dilakukan di MTs N Kota Kupang dengan siswa kelas VIII-H sebagai subjek penelitian. Tiga tahapan utama dalam penelitian ini adalah memberikan pretest literasi matematis, memeberikan pembelajaran matematika dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), dan memberikan posttest mengenai literasi matematis siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen test tentang literasi matematis siswa sebanyak tiga soal essay materi kubus dan balok, baik pretest dan posttest menggunakan indikator soal yang sama, yang membedakan hanyalah redaksi soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t, namun sebelum dilakukan uji t, terlebih dahulu dilakukan uji Normalitas dan homogenitas sebagai syarat melakukan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pretest tidak ada siswa yang tuntas KKM, pada posttest setelah diterapkan pendekatan RME diketahui bahwa sebagian besar siswa telah mencapai mencapai KKM dengan rata-rata hasil literasi matematisnya di atas nilai KKM. Data pretest dan posttest juga diketahui normal dan homogen sehingga dapat dilanjutkan dengan uji t, hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil literasi siswa setelah diterapkan pendekatan RME dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian juga menunjukkan peningkatan rata-rata literasi matematis siswa dari pretest ke posttest sebesar 42.83. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa pendekatan RME efektiv dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 1 KUPANG Vinche Margarita Naif; St Muthmainnah Yusuf; Uke Ralmugiz
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Sumba Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : STKIP Weetebula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jppms.v2i2.183

Abstract

AbstractThis research aims to find out how the mathematical critical thinking ability of students in SMP Negeri 1 Kupang. The research used descriptive research with a qualitative approach. The subject of this study was 32 students of class VIII-B SMP Negeri 1 Kupang. The object of this research is the ability of critical thinking mathematical class VIII-B SMP Negeri 1 Kupang school year 2019/2020. The data collected in the form of test results are critical thinking skills of student mathematics, interviews and documentation. The data analysis techniques used to adopt and develop by Miles and Hiberman include: data reduction, data presentation, drawing conclusions, and data validity testing with data source triangulation. The results showed that most of the students critical thinking skills were low in mathematics. From the results of the incomplete percentage gained that 62.5% is far above the due percentage is 37.5% showed that most students the ability of critical thinking is low mathematics. If viewed from the results of students answers received percentages 21.87%  the students who answer correctly about number 1. 31.25% students who answer correctly about number 2. And 46.87% the students who answer correctly about number 3. The results showed that the percentage calculation of students who were able to reach KBM 37.5% while students who did not reach KBM as much as 62.5%.Keywords: Analysis, The ability of critical thinking
Keefektifan model pembelajaran CORE dengan strategi konflik kognitif ditinjau dari prestasi belajar, berpikir kritis, dan self-efficacy Sri Wahyuni Ningsih; Sugiman Sugiman; Pika Merliza; Uke Ralmugiz
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 15, No 1: June 2020
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v15i1.34614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) dengan strategi konflik kognitif ditinjau dari prestasi belajar, berpikir kritis, dan self-efficacy siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Yogyakarta dan dipilih  secara acak kelas VIII-C (n = 32) dan Kelas VIII-F (n = 33) sebagai sampel penelitian. One sample t-test digunakan untuk menguji keefektifan model CORE dengan strategi konflik kognitif dan model konvensional, sedangkan untuk menguji perbedaan keefektifan model pembelajaran digunakan uji Manova (Hotteling’s Trace). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran CORE dengan strategi konflik kognitif efektif ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan self-efficacy siswa; (2) model pembelajaran CORE dengan strategi konflik kognitif lebih efektif dibandingkan model konvensional ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan self-efficacy siswa.The effectiveness of the CORE learning model with cognitive conflict strategies in terms of learning achievement, critical thinking, and self-efficacyAbstractThe study aimed to examine the effectiveness of Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) learning model with cognitive conflict strategies in terms of students’ achievement, critical thinking, and self-efficacy. The study was a quasi-experiment with a pretest-posttest nonequivalent group design. The population of the study was all students of 8th-grade of SMP Negeri 3 Yogyakarta (Junior High School), Indonesia, and randomly selected class VIII-C (n = 32) and class VIII-F (n = 33) as the sample. One sample t-test was used to examine the effectiveness of the CORE learning model with cognitive conflict strategies and the conventional model. Whereas, to examine the difference between the effectiveness of the learning model, the Manova test (Hotteling’s Trace) was used. The result of the study showed that: (1) the CORE learning model with cognitive conflict strategies was effective in terms of students’ learning achievement, critical thinking skill, and self-efficacy; (2) The CORE learning model with cognitive conflict strategies was more effective than the conventional model in terms of students’ learning achievement, critical thinking skills, and self-efficacy.
Sistem Cerdas untuk Inovasi Blender Control System Menggunakan Fuzzy Control System dengan Metode Mamdani Khomarudin Fahuzan; Uke Ralmugiz
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.309 KB) | DOI: 10.25217/numerical.v2i2.232

Abstract

This research aims to establish a control system on blender by using fuzzy control system with mamdani method. In this study, researchers used input in the form of hardness level and volume of fruit to be blend, while the output is blend time (0 to 180 seconds) with assumption of constant blender velocity). Researchers used fuzzy inference control system with Mamdani method with some stages: fuzzification, inference, rule base, and defuzzification. Fuzzification changes the hardness of the fruit and the volume into a value. Inference created fuzzy output using pre-made rules. Defuzzification counted the time it takes to blend into output. Based on the results of the research, the results obtained for the sample of fruit with a level of hardness of 40%, and volume 4 (400 ml), in obtaining the minimum time required to smooth the fruit about 79 seconds. Thus the fuzzy control system can be used as an innovation to make the control system in blender. This system not only applies to blenders only, but also can be applied to other machines using fuzzy control system.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI STATISTIK MAHASISWA MELALUI PEMBELAJAAN STATISTIK INFERENSIAL BERBASIS PROYEK DENGAN MENINJAU GAYA KOGNITIF MAHASISWA Eva Dwika Masni; Uke Ralmugiz; Nia Kurniaty Rukman
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2020): Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.488 KB) | DOI: 10.30605/pedagogy.v5i2.401

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah one group only pretest-posttest design. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah mengetahui (a) Apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran statistik antara mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FI dan FD (b) Apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi statistik antara mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FI dan FD (c) Apakah terdapat korelasi antara kemampuan penalaran statistik mahasiswa dan kemampuan komunikasi statistik mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Kupang tahun akademik 2019/2020. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih semua mahasiswa yang sedang mengontrak mata kuliah statistika inferensial.Beberapa Instrumen penelitian yang dikembangkan yakni (1) Test GEFT (2) instrumen tes kemampuan penalaran statistik (3) instrumen tes kemampuan komunikasi statistik. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif deksriptif. Data mengenai peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi statistik dianalisis dengan statistika inferensial menggunakan uji independent sample t tes, untuk menganalisis keeratan hubungan keamampuan penalaran dan komunikasi statistik digunakan uji korelasi Product Moment Pearson.Hasil penelitian menunjukkan: a) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran statistik antara mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FI dan FD (b) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi statistik antara mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FI dan FD (c) Terdapat korelasi yang kuat antara kemampuan penalaran statistik mahasiswa dan kemampuan komunikasi statistik mahasiswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,683.
KEMAMPUAN SISWA SMP KOTA KUPANG DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HOTS MATEMATIKA Uke Ralmugiz
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v5i1.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa SMP Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah HOTS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP se-Kota Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dengan instrumen tes soal HOTS matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dengan menggunakan bantuan Quest. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan siswa SMP Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah HOTS berada pada kategori sedang (62%), 28% siswa memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyelesaikan masalah HOTS, dan 9% siswa memiliki kemampuan rendah dalam menyelesaikan masalah HOTS. Kata Kunci: Penyelesaian Masalah, HOTS.
Perangkat Pembelajaran Metode Inquiry Based Learning untuk Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Matematika Evvy Lusyana; Tri Rahmah Silviani; Uke Ralmugiz; Fitriani Fitriani
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 2 No 2 (2021): Volume 02 Nomor 2 December 2021
Publisher : IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v2i2.730

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran metematika berbasis inquiry based learning untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Plomp dengan tahapan meliputi: (1) studi pendahuluan mencakup analisis kebutuhan dan situasi; (2) tahap perancangan dan pengembangan prototype; (3) tahap penilaian mencakup validasi ahli dan uji coba produk. Instrumen penelitian terdiri dari: (1) lembar validasi RPP dan LKS; (2) lembar penilaian kepraktisan dari guru dan siswa; (3) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran; (4) angket minat; dan (5) prestasi belajar. Subjek uji coba yaitu guru dan siswa MTsN 1 Kota Bima dan SMP N 1 Mantingan. Analisis rata-rata dilakukan dengan cara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis inquiry memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA KONSEP BANGUN RUANG PADA KUE TRADISIONAL LAMPUNG Pika Merliza; Henry Kurniawan; Uke Ralmugiz
Math Educa Journal Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mej.v6i1.3858

Abstract

Mathematics is still considered difficult by some Indonesian students. This is because mathematics is still considered meaningless and culture-free. Indonesia is a rich country in term of culture. Various cultural objects can be integrated in the mathematics learning process. Therefore, the purpose of this study is to explore mathematical concepts that are integrated in cultural elements, traditional cakes from Lampung, Indonesia. This research was a qualitative descriptive study with an ethnographic approach. Data collection techniques were by observation, interviews, documentation and literature study. The results of this study indicated that traditional Lampung cakes such as selimpok, engkak, sekubal, bebai maghing, and buak tat contain mathematical concepts of 3D-Shape such as quadrilateral pyramids, cylinder, polygons, cubes and cuboids both in form and how to make them. The concept of volume has actually been applied since preparing the cake ingredients to the making process. This involves the concept of traditional estimation using “irus” (vegetable spoon) or glass and “rantang” (bowl)  in estimating the number of ingredients that will be used as cake dough. Thus, this cultural object in the form of traditional Lampung cakes can be used as a source of learning both in terms of form and which making process can facilitate students in understanding mathematical concepts. It is hoped that cultural objects in the form of traditional Lampung cakes can be used as learning resources to facilitate mathematics learning