Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL TAMANAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt L.) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK MUTIARA Fadlia, Fadlia; Nur Sangadji, Muhd; Lido , Fardi T.
Jurnal Agrotech Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK, dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini mulai dari tahap persiapan hingga panen dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Januari 2024, Bertempat Dilahan Pekarangan Warga Jalan Teluk Raya Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan yaitu tanpa perlakuan pupuk NPK, NPK 50 kgha-1, NPK 100 kgha-1, NPK 1500 kgha-1, NPK 200 kgha-1, NPK 250 kgha-1, setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali dan masing masing unit percobaan ditanam pada petak percobaan berukuran 2 x 1.5 m. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan pengamatan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, diameter tongkol dan produksi jagung per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulai dosis NPK 100 kgha-1 berpanguruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis, yang mana Semakin tinggi pemberian dosis pupuk NPK mutiara semakin baik pula pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK GUANO BURUNG WALET Saputra, Anang; Sangadji, Muhd. Nur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i1.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dosis pupuk guano burung walet yang memberikan pengaruh lebih baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, dengan perlakuan dosis pupuk guano burung walet yang terdiri dari 6 taraf yaitu G0 = Tanpa pemberian pupuk (Kontrol), G1 = Pupuk Guano 10 g/polibag, G2 = Pupuk Guano 20 g/polibag, G3 = Pupuk Guano 30 g/polibag, G4 = Pupuk Guano 40 g/polibag dan G5 = Pupuk Guano 50 g/polibag, dimana setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga secara keseluruhan terdapat 24 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 2 polybag, maka total keseliruhan 48. Hasil penelitian menunjukkan yaitu perlakuan dosis pupuk guano burung walet yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy yaitu perlakuan G4 = Pupuk Guano 40 g/polibag hampir pada semua parameter pengamatan terkecuali luas daun dan volume akar.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK ORGANIK PADAT Syahputra, Julian Haris; Kadekoh, Indrianto; Sangadji, Muhd Nur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/g8rf9w05

Abstract

Produksi kedelai di Indonesia hanya mampu memenuhi 30% konsumsi dalam negeri, sisanya dipenuhi melalui impor. Rendahnya produksi kedelai Indonesia salah satunya dikarenakan belum maksimalnya pengetahuan petani dalam penggunaan teknologi produksi yang mendukung pertanian berkelanjutan dan semakin berkurangnya sumber daya lahan yang subur karena penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair dan dosis pupuk organik padat terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah, dimulai dari bulan September sampai November 2022,. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial terdiri atas dua faktor dengan pengulangan 3 kali. Faktor pertama adalah Pupuk Organik Cair Urine sapi dengan 4 Taraf yakni : 100 ml/L,150 ml/L,200 ml/L, 250 ml/L. Faktor kedua adalah pupuk organik padat dengan 3 taraf yakni : 10 t/ha, 20 t/ha, 30 t/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara POC urine sapi dan pupuk organik padat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dengan kombinasi terbaik pada pemberian POC 200 ml/L dan pupuk organik padat 20 t/ha. Secara mandiri Konsentrasi POC 100 ml/L menghasilkan tanaman tertinggi dan jumlah polong terbanyak, dan dosis pupuk organik padat 30 t/ha menghasilkan jumlah daun.