Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH BERBAGAI MEDIA ARANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) Noormawati Pratiwi; Muhd. Nur Sangadji; Jeki Jeki
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas bawang daun di tingkat petani masih rendah akibat belum menggunakan media tanam dan pupuk yang optimal. Arang merupakan jenis-jenis bahan organik yang berasal dari berbagai sumber. Sumber dan komposisi bahan yang berbeda akan menyebabkan kemampuan mempengaruhi penyediaan fosfor dan kalium pada tanah berbeda pula. Penggunaan arang sebagai media dapat menetralisir dan mengadaptasi kekeliruan unsur hara dalam pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai media arang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah pada Bulan Maret sampai dengan Bulan Juni 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 9 taraf perlakuan media arang, yaitu Arang Kayu 1 kg per polybag (AK1), Arang Sekam 1 kg per polybag (AS1), Arang Tempurung 1 kg per polybag (AT1), Arang Kayu 2 kg per polybag (AK2), Arang Sekam 2 kg per polybag (AS2), Arang Tempurung 2 kg per polybag (AT2), Arang Kayu 3 kg per polybag (AK3), Arang Sekam 3 kg per polybag (AS3) dan Arang Tempurung 3 kg per polybag (AT3). Hasil penelitian menunjukan bahwa media tanam arang sekam dengan dosis 2 kg per polibag memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman bawang daun.
PENGARUH PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Ahmad Fauzi Pabemba; Muhd. Nur Sangadji; Ichwan Madauna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 5 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i5.1873

Abstract

Kacang hijau merupakan komoditas tanaman kacang-kacangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dalam bentuk seperti bubur kacang hijau, isi onde-onde dan lain-lain. penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai oktober 2021. Pelaksanaan penelitian bertempat di lapangan Fakultas Pertanian berletak di jalan Re martadinata, Palu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan satu faktor yaitu faktor perbandingan dosis dari pupuk kandang kambing. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu : K0 = 0 ton/ha = 0 gram/polybag (kontrol), K1 = 5 ton/ha = setara dengan 12,5 gr/polybag, K2 = 10 ton/ha = setara dengan 25 gr/polybag, K3 = 15 ton/ha = setara dengan 37,5 gr/polybag, K4 = 20 ton/ha = setara dengan 50 gr/polybag, K5 = 25 ton/ha = setara dengan 62,5 gr/polybag. yang terdiri dari 6 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 polibag percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian pupuk kandang kambing berpangaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau pada parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman umur 8 dan 10 MST, jumlah polong berisi dan berat biji sedangkan perlakuan pemberian pupuk kandang kambing berpengaruh tidak nyata terhadap pengamatan luas daun dan jumlah polong hampa. Perlakuan pemberian pupuk kandang kambing yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau yaitu perlakuan pemberian pupuk kandang kambing K3 = 15 ton/ha = setara dengan 37,5 gr/polybag.
RESPONS PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elais Guineensis Jacq.) DI PRE-NURSERY TERHADAP PEMBERIAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT (LCPKS) Wahyono, Dwi; Fathurrahman; Sangadji, Muhammad Nur
Jurnal Agrotech Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal (pre nursery). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022 sampai Juni 2022, bertempat di PT. Letawa, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit yang digunakan adalah L0 (Kontrol), L1 (0,5 l/bibit), L2 (1,0 l,bibit), L3 (1,5 l/bibit), L4 (2,0 l/bibit), L5 (2,5 l/bibit). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan berbagai dosis limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) belum mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Namun demikian terdapat kecenderungan pertumbuhan bibit kelapa sawit pada dosis L3 (1,5 l/bibit) seperti tinggi tanaman, diameter tanaman, jumlah daun, luas daun bibit kelapa sawit. Pada perlakuan L4 (2,0 l/bibit) cenderung meningkatkan pertumbuhan panjang akar terpanjang pada bibit kelapa sawit.
PENGARUH PUPUK ORGANIK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L). Nindrawati, Nindrawati; Nursangadji, Muhd.
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara pupuk organik padat dan pupuk organik cair yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau, serta mengetahui interaksi antara perbandingan pupuk organik padat dan pupuk organik cair yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Telah dilaksanakan di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Desa Labuan donggulu, Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung dari tanggal 27 Desember 2020 sampai 26 Maret 2021. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dua faktor, dengan 3 kali kelompok. Kemudian setiap satuan percobaan menggunakan 3 tanaman, sehingga terdapat 81 unit percobaan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk organik padat (D) terdiri dari 3 taraf yaitu D1= 500 gram/bedeng, D2= 1000 gram/bedeng, D3= 1500 gram/bedeng. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu k1= 5 ml/liter, k2= 10 ml/liter dan k3= 15 ml/liter. Penelitian ini menggunakan uji BNJ 0,05 menunjukkan bahwa pada pupuk organik padat D2 1000 gram/bedeng nyata lebih tinggi di bandingkan dengan perlakuan D1 500 gram/bedeng dan D3 1500 gram/bedeng. Sedangkan pada kosentrasi pupuk organik cair pada uji BNJ 0,05 maka K2 10 ml/liter dan K3 15 ml/liter lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan K1 5 ml/liter pada pertumbuhan tanaman kacang hijau. Pupuk organik cair dan pupuk organik padat sangat berpengaruh pada semua pengamatan, sehingga menghasilkan tanaman kacang hijau yang baik.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TAMANAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt L.) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK MUTIARA Fadlia, Fadlia; Nur Sangadji, Muhd; Lido , Fardi T.
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK, dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini mulai dari tahap persiapan hingga panen dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Januari 2024, Bertempat Dilahan Pekarangan Warga Jalan Teluk Raya Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan yaitu tanpa perlakuan pupuk NPK, NPK 50 kgha-1, NPK 100 kgha-1, NPK 1500 kgha-1, NPK 200 kgha-1, NPK 250 kgha-1, setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali dan masing masing unit percobaan ditanam pada petak percobaan berukuran 2 x 1.5 m. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan pengamatan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, diameter tongkol dan produksi jagung per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulai dosis NPK 100 kgha-1 berpanguruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis, yang mana Semakin tinggi pemberian dosis pupuk NPK mutiara semakin baik pula pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis.
Integrated Management of Mangrove Ecosystem Area in Geser Island and Surrounding Waters Marasabessy, Jahdi; Abrahamsz, James; Sangadji, M.
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 17 No. 2 (2024): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/agrikan.v17i2.2353

Abstract

This research was conducted from January to May 2024, with the aim of analyzing the potential and utilization of ecosystems in the waters of Geser Island and its surroundings, East Seram District, East Seram Regency, especially mangrove ecosystems. Primary and secondary data collection and analysis and processing of mangrove data and fish data to see the potential and level of utilization are expected to answer the objectives of this study. The results showed that the area of mangrove ecosystems in the study area reached 7.02 ha consisting of 5 species, with Rhizophora apiculata species having a high density for the category of trees, saplings and debris and Aegiceras corniculatum species in the category of trees and saplings are in a threatened position because they have a low percent cover. The results of the mangrove potential estimation, showed that the ratio of trees: saplings: mangrove saplings is 2 : 1 : 21, while the ratio of saplings: mangrove saplings reached 1 : 21. The ratio of trees and weeds is relatively small and can be called disproportionate, Potential fish resources are 47 species belonging to 34 genera and 26 families namely the Siganidae family (6 species), Lutjanidae family (4 species), Mugillidae family,Mullidae and Serranidae each with 3 species, Apogonidae, Carangidae, Gerridae, Labridae and Pomacentridae families each with 2 fish species.
COLLABORATION OF STAKEHOLDERS IN THE DEVELOPMENT OF MICRO ENTERPRISES FOR SUSTAINABLE FOOD SECURITY IN TELUK BINTUNI REGENCY Sangadji, Muhd. Nur; Edy, Nur; Rahman, Abdul; Haryanti, Tuti; Latifah, Ayi; Krisnamurti, Reza Mahendra; Maiwa, Arman; Megasari, Desi; P, Karisma Kondo
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 11 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v11i2.2452

Abstract

The establishment of micro-enterprises for Independent Workers (TKM) aimed at enhancing sustainable food security in Teluk Bintuni Regency, West Papua, is a crucial initiative to bolster local food production sustainably. This study investigates the challenges of TKM and the cooperation among stakeholders in the regional employment expansion initiative. Qualitative research was employed, encompassing field observation, interviews with micro-entrepreneurs and stakeholders, and focus group discussions (FGDs) with local populations. The findings indicate that the Independent Workers (TKM) initiative significantly enhances local economic development by empowering micro-enterprises in food production and processing. Challenges faced by TKM, specifically restricted financial access, market entry, corporate governance, and digital marketing, continue to pose substantial barriers. Cooperation among government agencies, commercial firms, academic institutions, and non-governmental organizations is crucial for addressing these challenges. This study underscores the necessity for a unified strategy to enhance TKM development, fostering sustainable food systems and economic resilience. This collaborative methodology seeks to produce insights for attaining the sustainable development goals (SDGs) associated with poverty alleviation and hunger reduction in the region.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) PADA PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR NASA Sari, Ikra; Sangadji, Muhd Nur; Nursalam, Nursalam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari konsentrasi POC NASA terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan konsentrasi POC NASA. Perlakuan terdiri atas: 1) 0 %, 2) 0,2 %, 3) 0,4 %, 4) 0,6 %, 5) 0,8 %, 6) 1,0 %, 7) 1,2 %. Parameter penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar daun pertanaman dan berat kering daun pertanaman. Data hasil penelitian yang dipeoleh dianalisis dengan metode ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf kepercayaan 95%. Uji organoleptik dianalisis dengan mengggunakan chi-square pada taraf uji α (0,05). Hasil yang didapatkan terhadap pemberian konsentrasi POC NASA 0,2 % mampu meningkatkan pertambahan tinggi tanaman 1 - 2 MSA, namun untuk luas daun konsentrasi POC NASA 0,4 % menunjukan hasil yang lebih baik. Sedangkan pemberian konsentrasi POC NASA 1,0 % memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil berat segar dan berat kering.
PERTUMBUHAN STEK LADA DENGAN PEMBERIAN ZPT SINTETIK Hidayat, Muh Khairuddin; Sangadji, Muhd Nur; Rahmi, Rahmi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman lada terhadap berbagai konsentrasi perendaman zat pengatur tumbuh atonik dan rootone F di desa Tinggede, kecamatan Marawola, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang berlangsung pada bulan Maret hingga Mei 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah jenis ZPT yaitu ZPT atonik dan rootone F sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi dengan taraf 1000 ppm, 2000 ppm dan 3000 ppm. tiap kosentrasi ZPT diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 28 unit tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman rootone F dengan konsentrasi 2000 ppm memperlihatkan hasil terbaik pada pertumbuhan stek tanaman lada pada periode muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas dan jumlah daun. sedangkan hasil terbaik volume akar terdapat pada perendaman rootone F 1000 ppm.
Pengembangan Ekonomi Produktif Melalui Pengolahan Susu Jagung Fortifikasi Daun Kelor di BPP Layana, Duyu dan Kayumalue Rahmatu, Rostiati Dg.; Kadir, ⁠Syahraeni; Rahim, Abdul; Hadid, Abdul; Rahman, Abdul; Lakani, Irwan; Sangadji, Muhd. Nur; Monde, Anthon; Noviyanty, Amalia; Ariany, Septian Palma; Marwiah, Sitti; Mutmainah, Mutmainah; Laksmayani, Made Krisna; Arsih, Desi Wahyuni; Nugroho, ⁠Muhammad Fawzul Alif; Iqbal, Muhammad; Badrin, Badrin; Djau, Nurfathia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8023

Abstract

Jagung merupakan komoditas strategis di Kota Palu dengan produktivitas cukup tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi langsung sehingga nilai ekonominya rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ekonomi produktif melalui pengolahan susu jagung yang difortifikasi dengan daun kelor sebagai sumber gizi tambahan. Program dilaksanakan di tiga BPP (Layana, Duyu, dan Kayumalue) dengan metode penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari kelompok tani dan kelompok wanita tani yang terlibat aktif dalam seluruh tahapan. Produk susu jagung fortifikasi daun kelor diterima baik oleh peserta, dinilai enak, bergizi, dan memiliki potensi sebagai usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, memperkenalkan teknologi sederhana yang aplikatif, serta membuka peluang pengembangan usaha kecil berbasis diversifikasi jagung.