Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Putih Telur Sebagai Aditif Pada Sintesis Dan Karakterisasi Lapis Tipis SnO2 Dengan Metode Dip Coating Soviah, Sadri; Sanjaya, Hary; Budiman, Septian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan energi listrik di Indonesia berkembang pesat sehingga dibutuhkan energi alternatif sebagai cadangan energi seperti sel surya. SnO2 merupakan salah satu material yang dapat digunakan sebagai bahan semikonduktor untuk aplikasi sel surya. Bahan-bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah SnCl2.2H2O, Methanol, dan Putih Telur (albumin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan aditif Putih Telur (albumin) dan banyak pencelupan (dipping) terhadap konduktivitas lapisan tipis SnO2 menggunakan metode sol gel dip coating. Pada pengujian dengan menggunakan analisis UV-DRS diperoleh data band gap optimum pada penambahan 2 mL albumin dengan nilai bandgap 3,6 eV, penambahan zat aditif berpengaruh terhadap kenaikan nilai badgap.
Pengaruh Suhu Kalasinasi Pada Sintesis dan Karakterisi SnO2 Menggunakan Metode Sol-gel Husna, Nurul; Sanjaya, Hary; Budiman, Septian; Mulia, Melindra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Sementara cadangan energi seperti gas bumi dan minyak semakin menipis, permintaan akan energi listrik terus meningkat. Mengeksplorasi sumber daya dan teknologi baru dan memperluas penggunaan teknologi listrik terbarukan saat ini diperlukan untuk mengantisipasi kondisi yang akan terjadi. salah satunya dengan menggunakan bahan semikonduktor dalam hal penggunaan energi alternatif dari sel surya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana variasi suhu dan waktu kalsinasi mempengaruhi sintesis SnO2. Dengan menggunakan metode sol-gel, kami menemukan nilai celah pita 3,6 eV selama 4 jam pada suhu 400°C.
Pengaruh Waktu Kalsinasi dan Konsentrasi Terhadap Sintesis Tembaga (II) Oksida (CuO) Dengan Menggunakan Metoda Sol-Gel Putri Rahayu, Nanda; Sanjaya, Hary; Budiman, Septian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrtik semakin meningkat dengan meningkatnya ekonomi dan jumlah penduduk di Indonesia. Semakin tinggi aktifitas ekonomi maka akan semakin besar kebutuhan akan energi listriknya. Diperlukan penambahan kapasitas pembangkit yang berasal dari energi baru terbarukan (EBT). Salah satunya menggunakan sel surya dengan memanfatkan bahan semikonduktor yaitu CuO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kalsinasi dan konsentrasi terhadap sintesis CuO. Dengan menggunakan metode sol-gel, kami menemukan nilai celah pita 1.21 eV selama 2 jam pada konsentrasi 0.8 mmol.
Pengaruh Konsentrasi Prekusor Terhadap Sintesis Dan Karakterisasi Powder Cuo Dengan Metode Sol Gel Mifthahul Jannah, Nurul; Sanjaya, Hary; Budiman, Septian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listri semakin meningkat seiiring bertambahnya jumlah penduduk. Untuk itu dibutuhkan alternatif lain sebagai penghasil energi listris. Salah satunya, penggunaan bahan semikonduktor pada pada panel surya. Tujuan dari penelitian ini meliputi sintesis dan karakterisasi CuO sebagai bahan semikonduktor yang disintesis melalui variasi kosentrasi CuCl2.2H2O menggunakan metode sol-gel.. Nanopartikel akan dikarakterisasi dengan spektrofotometer UV-DRS hasil karakterisasi CuO dengan variasi konsentrasi pekusor dan waktu kalsinasi didapatkan nilai celah pita 1,20 eV pada konsentrasi 0,8 mmol selama 4 jam.