Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERBAIKAN DOK PERAHU SOPEK BERBAHAN BAMBU Yuniarto Yuniarto; Mohd Ridwan; Seno Darmanto; Sarwoko Sarwoko; Adi Kurniawan Yusim; Yusuf Umardani
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30640

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan dengan menerapkan teknologi dok perahu untuk perawatan perahu sopek. Rancang bangun dok perahu mempunyai ukuran panjang x lebar yakni 8 m x 4 m dengan ketinggian menyesuaikan kedalaman pantai dan pasang surut air laut. Jarak pilar/penyangga diatur 2 meter antar penyangga lain dan penyangga ini menggunakan bambu petung. Realisasi perbaikan dok perahu dilaksanakan dengan berbahan utama bambu bambu petung dan bambu apus. Dok perahu di kelompok nelayan tersusun oleh penyangga bambu petung sebanyak 24 buah. Prosedur perbaikan dok perahu pada prinsipnya dilaksnakan pelepasan lapisan dasar yang berbahan bambu apus, pelepasan lapisan dasar penguat yang berbahan bambu petung dan penggantian atau perbaikan tiang dok yang berbahan bambu petung
STUDI PENGARUH PERTUMBUHAN BIOFOULING PADA LAMBUNG KAPAL IKAN PUGER Adi Kurniawan Yusim
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v3i1.13310

Abstract

Kabupaten Jember memiliki panjang pantai sekitar 170 km, yang membentang dari Bande Alit di sebelah timur sampai dengan Paseban di ujung barat. Potensi perikanan laut di Pesisir Selatan Kabupaten Jember, khususnya Paseban, belum dieksploitasi dan dikelola secara maksimal. Cara terbaik untuk menangani potensi laut yang besar ini adalah menyiapkan armada kapal ikan yang handal. Kapal yang tetap stabil saat obak tinggi dan hemat bahan bakar. Lambung kapal ikan yang ditempeli makhluk hidup laut (biofouling) merupakan permasalahan yang muncul ketika kapal mulai beroperasi. Bertambah kasar dan tebal pada permukaan kapal yang tercelup dalam air laut adalah efek yang ditimbulkan akibat penempelan ini. Lambung kapal yang ditempeli biofouling secara fisik menambah volume (displasemen) dan pola aliran saat kapal beroperasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey di perairan Puger, Kabupaten Jember. Survey meliputi: bentuk-bentuk kapal ikan di Puger, kondisi lambung kapal ikan tersebut, dan karakteristik perairan Puger. Hambatan total kapal ikan di Puger dihitung dengan menggunakan metode CFD pada kecepatan 5-10 knot. Hambatan total kapal dengan kondisi belum ada biofouling (smooth hull) danditempeli biofouling (roughness hull) dihitung dengan menggunakan metode CFD